Iklan Komparatif: Definisi, Manfaat, Cara Penerapan, dan Jenisnya

iklan komparatif adalah

Kamu pasti pernah menemukan iklan dengan konten yang mengunggulkan suatu produk dan membandingkannya bersamaan produk dari brand lain. Dikenal dengan istilah iklan komparatif, strategi ini terbilang efektif untuk menarik konsumen dengan membuat produkmu terkesan lebih unggul.

Beauytpreneurs, membuat iklan komparatif memberikan banyak keuntungan buatmu. Terlebih dalam memasarkan produk dari brand kosmetikmu, mengingat kompetisi pasar industry kecantikan di Indonesia sangat ketat.

Penasaran, kan, apa itu iklan komparatif? Apa saja manfaatnya? Bagaimana cara penerapannya? Dan apa sajakah jenis-jenisnya?

Keep reading, ya, Beautypreneurs!

Apa Itu Iklan Komparatif?

Iklan komparatif adalah praktik periklanan di mana perusahaan membandingkan produk atau layanannya dengan kompetitornya dan membuat produknya lebih unggul daripada kompetitornya.

Tujuannya, agar perusahaan dapat membujuk para konsumen untuk mencoba produk atau layanan yang dibuatnya.

Iklan komparatif menekankan bagaimana produk atau layanan yang dibuat oleh suatu perusahaan lebih baik daripada yang serupa yang tersedia di pasaran.

Dalam praktiknya, kamu dapat memilih untuk membandingkan produk dengan satu kompetitor atau dengan representasi fiktif dari kompetitor dari brand kosmetikmu.

Biasanya, iklan komparatif menyertakan teks, audio, atau visual yang menjelaskan mengapa produk kosmetikmu lebih unggul.

Sehingga, iklan komparatif dapat menargetkan setiap aspek produk kosmetikmu, mulai dari nilai, kualitas, estetika, biaya, kinerja, hingga penerimaan sosial. Dengan demikian, kamu dapat menggunakan iklan komparatif untuk menekankan aspek positif dari produkmu.

Manfaat Menggunakan Iklan Komparatif dalam Bisnis

Setelah memahami mengenai apa itu iklan komparatif, kamu juga perlu mengetahui juga manfaat menggunakan iklan komparatif ini dalam bisnismu.

Membedakan Merek dengan Kompetitor

Ketika ingin menunjukkan keunggulan merek kosmetikmu di depan para konsumen, kamu harus memastikan produk atau layanan yang ada tawarkan memiliki keunikan tersendiri yang tidak ada pada brand kompetitor.

Dengan membuat perbandingan antara satu perusahaan dengan perusahaan lain secara berdampingan, kamu dapat menunjukkan kepada konsumen alasan spesifik mengapa produkmu istimewa.

Hal tersebut tentu saja akan memperkuat merek kosmetikmu di pasaran. Dalam hal ini, kamu dapat menerapkan iklan dengan menggunakan pesan perbandingan, misalnya “produk non alkohol versus produk beralkohol”.

Jenis iklan ini sering kali digunakan untuk menyatukan semua kompetitor ke dalam satu kategori bersamaan, tujuannya untuk memarkan bagaimana keunggulan produk tersebut.

Menekankan Manfaat Produk

Mengiklankan produk dari brand kosmetikmu hanya dengan kata-kata, konsumen tidak akan berminat menjadi pelanggan setia. Satu hal yang perlu kamu ketahui bahwa kamu juga harus membuktikan bahwa produk tersebut memang terbukti unggul dari merek lainnya.

Memang benar jika metode periklanan komparatif ini dapat membuat atribut positif pada produkmu, sehingga terllihat lebih daripada jika tidak menggunakan perbandingan.

Akan tetapi, kamu juga harus meyakinkan konsumen untuk mempercayai keunggulan produkmu dengan menunjukkan kualitas sesungguhnya.

Setelah produk telah teruji keunggulannya, kamu tidak hanya dapat mengatakan produk tersebut bagus dan unggul. Kamu bahkan dapat mengatakan bahwa produkmu adalah yang paling baik yang ada di pasaran. Hal tersebut tentu saja akan lebih mudah menarik perhatian konsumen.

Meyakinkan Konsumen untuk Mencoba Hal Baru

Salah satu tujuan utama dari bisnis adalah memperoleh pangsa pasar yang lebih besar. Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, metode pemasaran komparatif dapat menjadi cara yang baik untuk menarik konsumen yang saat ini masih menjadi konsumen dari kompetitor bisnis kosmetikmu.

Ketika konsumen melihat produk atau layanan yang mereka gunakan saat ini secara negative dibanding dengan produk unggulan, mereka mungkin akan mempertimbangkan kembali untuk membeli produk yang lebih unggul.

Iklan komparatif dapat membuat konsumen merasa penasaran dan ingin tahu tentang berapa banyak value lebih yang akan mereka dapatkan dengan menggunakan produkmu. Hal tersebut tentunya akan mendorong mereka untuk melakukan pembelian dan bahkan beralih menjadi pelanggan setia brand kosmetikmu.

Membangun Loyalitas Konsumen

Selain menarik konsumen baru dari merek kompetitor, menggunakan iklan komparatif adalah cara jitu untuk memperkuat basis konsumen bisnismu saat ini.

Konsumen saat ini yang melihat iklan komparatif untuk produkmu mungkin merasakan adanya validasi oleh pilihan smart buying mereka. Hal tersebut dapat mendorong mereka untuk terus membeli produkmu dan mendukung brand kosmetik milikmu di masa mendatang.

Iklan komparatif akan memanfaatkan keinginan konsumen untuk bias konfirmasi. Dengan begitu, mereka lebih cenderung memilih produk kamu lagi daripada mencoba sesuatu yang baru.

Memanfaatkan Fakta dan Penelitian

Kamu dapat menggunakan iklan komparatif sebagai cara yang efektif untuk membagikan informasi mengenai keunggulan produkmu konsumen dibanding dengan perusahaan lain.

Memberikan konsumen detail dan fakta spesifik tentang kinerja produkmu daripada produk atau layanan lain akan memberikan mereka alasan konkret untuk melakukan pembelian.

Sebagai contoh, jika kamu memiliki harga terendah di pasar, kamu dapat menekankan keterjangkauan produk dengan membandingkan hargamu dengan kompetitor lain yang lebih mahal.

Praktik untuk Iklan Komparatif

Bagaimana, manfaat iklan komparatif untuk bisnis cukup menarik, bukan? Jika kamu tertarik, mari lebih jauh memahami praktik untuk iklan komparatif agar strategi bisnis tersebut berjalan dengan baik.

Lakukan Validasi Fakta

Sebelum menerapkan strategi pemasaran dengan iklan komparatif, kamu harus memahami implikasi hukum ketika akan membuat klaim tentang produk perusahaan lain.

Kamu juga harus dapat mendukung klaim yang kamu buat dalam iklan komparatif dan tidak menyebarkan informasi palsu atau menyesatkan konsumen.

Oleh karena itu, riset tentang produk lain yang ada di pasaran merupakan langkah pertama dalam pembuatan iklan ini.

Misalnya, apabila kamu mengatakan bahwa produk kosmetikmu adalah satu-satunya yang menggunakan bahan organik, tetapi merek lain juga menggunakan bahan organik, mereka dapat mengajukan klaim terhadap bisnismu.

Lakukan Studi Mandiri

Selain memastikan faktanya, kamu juga perlu melakukan studi mandiri dengan mempekerjakan perusahaan luar untuk melakukan studi yang dapat menguji klaim terhadap kompetitor.

Hal tersebut dapat menjadi cara yang baik untuk memastikan kamu menggunakan penelitian yang tidak bias sebagai bukti perbandingan produkmu dengan kompetitor.

Apabila kamu menemukan penelitian yang bertentangan saat menyiapkan iklan komparatif, kamu dapat melakukan upaya ekstra untuk memverifikasi hasil tersebut dan membatasi tanggung jawabmu.

Jadilah Spesifik

Dalam membuat iklan ini, kamu harus memastikan bahwa kontennya bersifat spesifik. Oleh karena itu, kamu perlu menggunakan bahasa tertentu dan kualifikasi yang jelas saat mendiskusikan produk atau layanan dalam iklan.

Apabila iklan komparatif yang kamu buat terlalu umum dan tidak spesifik, maka hal tersebut dapat meninggalkan terlalu banyak celah untuk interpretasi di mana konsumen dapat disesatkan.

Jenis-Jenis Iklan Komparatif

Banyak sekali jenis iklan komparatif yang perlu Akamu ketahui sebelum mulai menerapkan strategi ini. Apa saja jenis iklan komparatif? Simak di bawah ini.

Mengutamakan Gaya Hidup

Salah satu cara untuk menggunakan iklan komparatif adalah berfokus pada gaya hidup konsumen daripada fitur atau desain produk tertentu. Iklan yang menunjukkan konsumen.

Bentuk iklan tersebut dapat menunjukkan bahwa seorang konsumen yang menggunakan produkmu memiliki gaya hidup yang ideal dibanding dengan konsumen yang menggunakan produk atau layanan kompetitor yang gaya hidupnya tidak memuaskan.

Misalnya, kamu mengiklankan sebuah produk sampo khusus untuk perempuan pengguna hijab dengan kandungan mint dan menthol yang menyegarkan rambut serta kulit kepala.

Dalam iklan tersebut, kamu dapat mengilustrasikan bahwa produk tersebut sangat nyaman digunakan untuk orang-orang yang bergaya hidup demikian dibanding dengan produk lain yang tidak mendukung gaya hidup perempuan berhijab.

Membandingkan Nilai

Beberapa iklan komparatif mengukur nilai suatu produk atau layanan dibanding dengan kompetitor untuk menarik bisnis. Misalnya, pada iklan yang berbunyi “10x lebih efektif melembabkan kulit” atau “Anda memerlukan dua botol produk lain untuk memutihkan kulit yang dapat dilakukan produk kami dalam satu botol saja”.

Biasanya, iklan jenis ini menampilkan produk dari suatu perusahaan di samping beberapa produk lainnya dari perusahaan kompetitor untuk menunjukkan bahwa mereka menawarkan nilai lebih tinggi.

Tes Rasa Buta

Cara umum yang biasa digunakan untuk mengiklankan produk makanan adalah tes buta rasa. Dalam hal ini, kamu dapat menghapus semua merek, meminta konsumen untuk menggunakan produk-produk tersebut, dan kemudian membagikan pendapat mereka. Setelah itu, konsumen tersebut akan mengungkapkan bahwa produkmu adalah yang mereka sukai.

Dalam dunia kosmetik dan perawatan tubuh, kamu dapat menggunakan teknik periklanan ini dengan meminta konsumen untuk menggunakan produk tersebut tanpa mengetahui merek apa yang mereka gunakan.

Setelah itu, mereka akan memberikan komentar positif pada salah satu produk yang mereka gunakan. Kemudian, kamu akan membuka produk tersebut dan menunjukkan kepada semua orang bahwa produk terbaik tersebut adalah milikmu.

Demo Langsung

Salah satu contoh teknik klasik dalam penerapan iklan komparatif adalah dengan melakukan demonstrasi langsung tentang bagaimana satu produk bekerja dibanding dengan produk lain.

Hal tersebut sangat umum dalam informesial yang menunjukkan efektivitas atau kecepatan satu produk di samping produk serupa yang tidak efektif.

Umpan Balik Pelanggan

Dalam menjalankan iklan komparatif, kamu dapat menggunakan testimonial konsumen tentang betapa mereka sangat menyukai produkmu daripada milik kompetitor.

Dalam hal ini, kamu dapat menggunakan kutipan dari konsumen yang merasa puas dan beralih dari produk atau layanan kompetitor untuk menunjukkan keunggulan produkmu. Namun, tanpa membahas produk atau layanan kompetitor yang sebenarnya.

Berbagi Statistik

Jenis iklan komparatif lain yang cukup populer digunakan adalah menggunakan statistic tentang seberapa baik suatu produk milikmu daripada penawaran serupa dari kompetitor.

Misalnya, perusahaan kosmetik yang membagikan statistik penjualan produk mereka dibanding dengan penjualan produk kompetitor. Dalam hal ini, kamu dapat membagikan rincian konkret dari studi mandiri untuk menarik perhatian konsumen.

Visual Berdampingan

Teknik iklan komparatif yang menggunakan visual berdampingan sangat banyak digunakan oleh perusahaan. Dalam hal ini, perusahaan akan menunjukkan produk atau layanan mereka berdampingan dengan produk atau layanan serupa, kemudian menguraikan perbedaan utamanya.

Kamu dapat menggunakan gambar produk atau layanan yang sebenarnya akan memudahkan konsumen untuk melihat dengan tepat mengapa suatu produk atau layanan lebih unggul.

Kemudian, kamu dapat membiarkan mereka menarik kesimpulan sendiri dan membantu mereka merasa percaya diri dalam pilihan pembelian mereka.

Pemeragaan Ulang Pengalaman Pelanggan

Jika kamu perhatikan, iklan video sering kali menampilkan peragaan ulang konsumen yang menggunakan produk dari sebuah perusahaan dan dari kompetitor. Jenis ikla ini biasanya bertujuan untuk menunjukkan betapa mudanya menggunakan merek mereka.

Misalnya, salon perawatan dan refleksi mengiklankan layanan konsumen yang lebih mudah dengan memberikan layanan reservasi melalui web dengan pilihan pemabayaran yang beragam.

Sementara jika konsumen ingin mendapatkan layanan dari kompetitor, mereka harus datang ke tempat dan menunggu antrean.

Perbandingan Non-Spesifik

Ketika bisnis menggunakan istilah seperti “produk lain” atau “merek terkemuka” tanpa benar-benar menunjukkan merek kompetitor, mereka menerapkan perbandingan yang tidak spesifik.

Hal ini biasanya melibatkan pengelompokan semua kompetitor Bersama-sama dan berfokus pada value utama dari produk yang mereka miliki.

Menampilkan Fitur Unik

Apabila produkmu memiliki fitur yang tidak dimiliki kompetitor di pasaran, kamu dapat menekankan keunikan fitur tersebut dalam iklan komparatif.

Kamu dapat menampilkan kesamaan antara semua kompetitor kemudian menunjukkan sifat khusus dari produk kosmetik yang kamu iklankan dengan perbandingan langsung. Misalnya berdasarkan fungsi produk, bahan-bahan yang kamu gunakan, hingga pengemasannya yang unik.

Sebagai contoh, apaila kamu memiliki satu-satunya layanan potong rambut gratis hair spa. Kamu dapat beriklan dengan menekankan bahwa kompetitor kamu tidak memiliki layanan ini.

Nah, itu adalah pembahasan lengkap mengenai iklan komparatif, manfaatnya bagi bisnis, serta cara penerapannya, serta jenis-jenisnya. Iklan komparatif tentu saja merupakan salah satu cara terbaik untuk membuat produk terlihat unggul di antara produk dari perusahaan lain.

Hal ini dapat menciptakan kesadaran merek, menjadi daya tarik bagi konsumen, membantu bisnis kosmetikmu untuk fokus pada produk tertentu. Sehingga dapat mendidik konsumen untuk memutuskan pembelian.

Akan tetapi, kamu harus melakukannya dengan efektif dan sesuai dengan aturan. Jika kamu gagal dalam melakukannya, kamu mungkin akan kehilangan konsumen, reputasi, dan keuntungan.

Selain tips iklan ini, kamu bisa menemukan berbagai tips bisnis dan promosi brand kosmetik liannya di laman Berita Terkini.

Oleh karena itu, kamu harus memahami strategi iklan komparatif terlebih dahulu sebelum mengimplementasikan strategi ini. Semoga berhasil, Beautypreneurs!

About Author

Related posts

total quality management adalah

Kenali Sistem Total Quality Management (TQM) dan 8 Elemen Pokoknya

Apakah kamu pernah mendengar istilah total quality management? Konsep awal total quality management awalnya diciptakan untuk sektor manufaktur, tetapi konsep tersebut sudah banyak digunakan untuk berbagai macam industri. Dalam penerapannya, konsep total quality management adalah meningkatkan budaya kerja, sistem,...

Continue Reading

Leave a Comment