Stres Bisa Picu Masalah Kecantikan, Cek Fakta dan Cara Mengatasinya!

Pernah enggak sih, kamu mengalami breakout pada wajah yang datang tiba-tiba? Padahal kamu enggak pakai atau menambahkan produk kecantikan baru pada daftar skincare routine-mu. Well, bisa saja breakout ini dipicu oleh kondisi tubuh kamu, lho!

Yap! Dilansir dari Halodoc, ada banyak hal yang memicu kondisi breakout di wajah, salah satunya adalah ketika kamu mengalami stress yang berlebihan.

Ini dikarenakan, stress ketika tidak ditangani dengan baik, akan menjadi kronis dan dapat berdampak buruk pada kesehatan. Seperti meningkatkan risiko terkena depresi, membuat kekebalan tubuh jadi menurun, juga mempengaruhi perubahan hormone dalam tubuh seseorang.

Dari penelitian yang dilakukan pada tahun 2007 pada siswa sekolah menengah yang berumur 14-15 tahun, dikatakan bahwa dalam keadaan stress yang tinggi dapat memicu serangan jerawat yang cukup signifikan.

Nah, tahukah kamu selain jerawat, rupanya stress bisa memicu masalah kecantikan lainnya. Karena itulah, kamu perlu banget baca artikel di bawah ini supaya bisa tahu bagaimana cara mengatasi masalah kulit akibat stress dan menjaga wajah tetap sehat dari dalam.

Well, tanpa banyak babibu lagi, langsung simak ulasan berikut ini ya!

Beragam Masalah Kecantikan Akibat Stress Berlebihan

Telah dikatakan sebelumnya, bahwa stress yang berlebihan bisa jadi salah satu penyebab kemunculan berbagai masalah kecantikan.

Nah, berikut ini ada beberapa masalah kecantikan kulit yang umumnya muncul karena stress berlebihan. Simak baik-baik, ya, Ladies!

Jerawat

Salah satu masalah kecantikan yang kerap terjadi saat stress adalah jerawat. Bahkan, dalam banyak kasus, jerawat bisa muncul dalam bentuk breakout.

Nah, ini dipicu oleh peningkatan kadar hormone kortisol yang ada dalam tubuh. Sehingga produksi minyak alami atau sebum pada kulit pun akan turut meningkat.

Selain pembentukan sebum yang berjalan dua kali lebih banyak, sebenarnya ketika dalam kondisi stress tak sedikit orang yang jadi lupa untuk merawat kulit mereka. Kedua hal ini disinyalir dapat membuat kulit jadi lebih rentan berjerawat.

Selain itu, menurut jurnal penelitian yang diterbitkan Universitas Muhammaddiyah Surakarta (UMS) pada tahun 2015. Dikatakan bahw stres psikologis dapat memperburuk jerawat, karena peningkatan asam lemak bebas dalam wajah.

Muncul Biduran pada Kulit

Tak hanya memunculan jerawat, stress yang tidak diatasi dengan baik pun bisa memicu terjadinya biduran, lho. Kondisi ini umumnya muncul sebagai salah satu reaksi imun tubuh terhadap zat allergen.

Nah, saat kita sedang stress, tubuh mengeluarkan zat kimia yang dapat mempengaruhi respon tubuh terhadap paparan allergen. Sehingga kulit akan jadi lebih sensitif, dan akhirnya sangat rentan muncul gejala biduran ataupun gatal-gatal.

Namun, enggak semua orang juga mengalami gejala yang sama. Berdasarkan buku penelitian yang diterbitkan oleh Stikes Mojokerto, disebutkan bahwa stress memiliki dampak yang cukup beragam pada kulit. Salah satunya dengan muncul urtikaria atau biduran, juga disertai rasa gatal.

Memunculkan Eksim

Masalah kecantikan lainnya yang bisa muncul karena stress adalah eksim. Masalah ini bisa memicu ruam kemerahan, rasa gatal, kulit yang kering dan bersisik, juga menebal pada orang yang mengalaminya.

Meski penyebab pasti eksim atopic ini sering kali tidak diketahui secara pasti, namun stress berlebihan diklaim dapat memicu peradangan pada kulit sehingga bisa menimbulkan eksim atopic tersebut.

Menyebabkan Psoriasis

Kamu pasti sudah sering dengar soal masalah psoriasis, bukan? Yap! Masalah kulit yang sebenarnya sangat berkaitan erat dengan sistem kekebalan tubuh ini, biasanya disertai dengan bercak merah pada kulit, memberikan efek bersisik dan gatal, dan rasa tidak nyaman lainnya.

Nah, tahukah kamu kalau psoriasis juga bisa dipicu dan diperparah oleh stress belerbihan?

Dilansir dari penelitian yang dilakukan pada tahun 2013, disebutkan bahwa ada hubungan antara psoriasis dengan kondisi psikologis penderitanya.

Bahkan disebutkan juga bahwa stres emosional tidak hanya memperburuk tingkat keparahan psoriasis, tetapi juga mempengaruhi hasil pengobatannya.

Menimbulkan Pembengkakan pada Kantung Mata

Masalah kecantikan satu ini terbilang sangat sering terjadi kalau kamu sering merasa stress, kurang tidur, dan terlalu lelah. Yah, apalagi kalau bukan kantung mata yang bengkak dan kehitaman.

Kantung mata pun bisa saja muncul ketika usia kita bertambah, sebab otot pendukung di sekitar mata kamu pun akan semakin melemah.

Kondisi ini juga bisa membuat area di mata menjadi bewarna lebih gelap, yang dikenal dengan mata panda.

Kulit Wajah Jadi Kering dan Kusam

Tahukah kamu kalau lapisan paling luar dari kulit kita itu disebut dengan stratum corneum? Yap! Pada lapisan ini terdapat lapisan protein yang memiliki peran paling penting untuk menjaga hidrasi pada sel kulit wajah kamu.

Tak hanya itu, stratum corneum pun dapat bekerja sebagai lapisan penghalang yang melindungi kulit dari dampak buruk radikal bebas.

Nah, saking pentingnya, kalau lapisan ini enggak dijaga dengan baik dan tidak dapat berfungsi optimal akan menimbulkan sensasi kering dan gatal pada kulit.

Dilansir dari sebuah studi pada tahun 2014 lalu, beberapa penelitian menyebutkan bahwa tingkat stress yang berlebihan dapat merusak fungsi dari stratum korneum. Sehingga dapat mempengaruhi retensi air pada kulit wajah secara negative.

Bahkan pada penelitian ini pun disebutkan bahwa beberapa penelitian pada manusia juga menunjukkan bahawa stress dapat memperlambat kemampuan skin barrier. Baik untuk mencegah paparan radikal bebas maupun menyembuhkan dirinya sendiri.

Memicu Penuaan Dini pada Kulit

Dampak buruk stress berlebihan pada kulit lainnya adalah memicu kemunculan tanda-tanda penuaan secara premature.

Selain radikal bebas, stress bisa membuat komposisi protein di kulit kamu secara signifikan dengan mengurangi elastisitasnya. Nah, ketika wajah telah kehilangan elastisitas alaminya, maka kerutan dan garis halus akan semakin mudah terlihat.

Tak hanya itu, ketika kamu stress juga dapat membuat alis berkerut berulang kali. Ini juga disinyalir dapat memicu pembentukan kerutan pada dahi dan atas alis.

Mengubah Warna Rambut dan Membuatnya Mudah Rontok

Selain pada kulit wajah dan tubuh, sebenarnya stress juga dapat sama berpengaruhnya pada kesehatan rambut serta kulit kepala.

Kamu pasti kerap mendengar keluhan orang-orang di sekitarmu, yang mengatakan bahwa karena stress yang mereka rasakan rambut jadi beruban dengan lebih cepat dan memicu kerontokan.

Nah, sebelumnya warna hitam atau gelap pada rambut kita sebenarnya dihasilkan oleh sel melanosit atau melanin. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2020 lalu, ditemukan bahwa syaraf simpatik dari stress dapat menyebabkan sel induk yang menghasilkan melanosit menghilang dari jaringan kita.

Karenanya, ketika sel-sel induk melanosit ini menghilang, maka warna rambut yang tumbuh setelahnya akan memudar dan menjadi abu-abu.

Kabar buruk lainnya, stress kronis pun disinyalir dapat menganggu proses metabolisme rambut kamu. Sehingga menyebabkan kerontokan rambut lebih banyak dari bisanya.

Cara Mengatasi Masalah Kulit Akibat Stress dan Mencegahnya Datang Kembali

Nah, setelah mengetahui apa saja masalah kulit akibat stress di atas, kamu pasti menyadari betapa pentingnya untuk menjaga kesehatan mentalmu.

Well, selain agar kamu tidak terus-terusan merasa terpuruk, tentu stress juga membawa dampak buruk pada kesehatan tubuh dan kulit.

Tapi bagaimana kalau masalah kecantikan akibat stress ini terlanjur muncul? Jangan takut, kamu cukup ikuti beberapa cara di bawah ini untuk mengatasinya. Baca sampai habis, ya, Ladies!

Selalu Ingat untuk Menjaga Kebersihan Wajah

Terkadang, ketika kita sedang merasa sangat stress dan tertekan, seluruh motivasi untuk melakukan kegiatan sehari-hari menghilang begitu saja.

Termasuk, untuk melakukan perawatan wajah yang mungkin terlalu panjang. Namun, harus diingat agar wajah tidak mengalami breakout atau masalah kecantikan akibat stress lainnya, kamu harus rajin menjaga kebersihan wajah.

Jangan lupa untuk selalu membersihkan wajah dua kali dalam sehari, gunakan juga tabir surya atau pelembap untuk menjaga kulit agar selalu sehat.

Lakukan Clear Skin Diet

Salah satu hal yang sering terjadi kala stress meningkat adalah nafsu makan yang juga ikut-ikutan naik. Nah, untuk itu kamu harus lebih hati-hati dan menghindari makanan tak sehat yang bisa berpotensi memperburuk penampilan kulit wajah kamu.

Kamu bisa mencoba menggunakan metode clear skin diet untuk mengembalikan kesehatan dan kecantikan kulit wajahmu dari dalam.

Jangan Lupa untuk Tidur Tepat Waktu

Tidur bisa membantu memperbaiki mood dan menjadikan tubuhmu lebih fresh. Karenanya, dengan tidur tepat waktu dan dalam durasi yang dianjurkan, bisa sangat berpengaruh untuk menetralisir rasa stress yang kamu alami.

Tak hanya itu, istirahat yang cukup pun bisa membantu memberikan efek yang baik untuk kulit. Karena saat tidur, tubuh kita akan bekerja untuk memperbaiki jaringan yang rusak, termasuk pada kulit.

Hal ini juga diakui oleh Rose Blackpink, lho! K-Pop Idol ini membagikan kisahnya mendapatkan kulit yang kembali sehat dan kencang setelah mendapatkan waktu tidur yang cukup lewat siaran langsung Instagram.

Oh ya, durasi tidur yang ideal dan baik bagi kesehatan tubuh adalah 7-8 jam sehari. Nah, jangan terlalu sering begadang apalagi karena overthinking, ya!

Menetralisir Stres dengan Meditasi dan Relaksasi

Karena masalah utamanya adalah pada stress yang kamu alami, maka untuk cara mengatasi masalah-masalah kecantikan di atas kamu harus mengurai penyebabnya terlebh dahulu.

Yah, untuk mencoba menekan stress yang kamu rasakan, cobalah untu melakukan meditasi dan relaksasi. Kedua kegiatan ini bisa menenangkan syaraf yang tegang, membuat pikiran menjadi lebih tenang, dan membuat kamu lebih merasa lebih baik.

Tentu, ketika pikiranmu sudah lebih baik, dengan sendirinya masalah-masalah kecantikan akibat stress ini bisa diminimalisir.

Gunakan Perawatan yang Tepat untuk Jenis Masalah Kecantikan yang Kamu Alami

Pada dasarnya pengaruh stress pada setiap orang cukup beragam, ada yang mengalami jerawat, kulit jadi berminyak, atau ada pula yang justru mengalami kebalikannya.

Nah, untuk mengatasi berbagai masalah kecantikan akibat stress ini kamu tentu harus tahu apa yang dibutuhkan oleh kulit wajahmu.

Misalnya, ketika wajahmu terlalu berminyak, maka kamu bisa beralih menggunakan produk water based. Sehingga akan mudah diserap ke dalam kulit dan tidak akan meninggalkan residu di permukaannya.

Begitupun sebaliknya, ketika wajahmu jadi kering dan kusam. Maka, kamu bisa mengimbanginya dengan memberikan produk dengan kandungan yang baik untuk menghidrasi kulit.

Perawatan yang tepat dan merawat stress dengan baik, masalah kecantikan akibat stress ini bisa diatasi dengan lebih optimal.

Well, menjaga kecantikan kulit dari luar dengan menggunakan skincare yang tepat memang perlu. Tapi, jangan lupa juga untuk merawat kesehatan jiwa dan tubuhmu, ya.

Karena rupanya aspek yang tidak terlihat ini bisa memberikan pengaruh yang besar pada penampilan kita.

Sampai sini dulu artikel kali ini, semoga kamu mendapatkan informasi yang kamu butuhkan. See you, Ladies!

About Author

Related posts

kandungan pemutih wajah dalam skincare (2)

15 Kandungan Pemutih Wajah dalam Skincare yang Aman, Apa Saja?

Ketika akan membuat brand skincare sendiri, kita harus lebih selektif dalam memilih kandungan yang tepat. Sebab, kandungan ini berpengaruh terhadap kualitas dan manfaat produk kita. Apalagi saat memilih kandungan pemutih wajah dalam skincare, tentu enggak boleh sembarangan. Skincare pemutih...

Continue Reading

Leave a Comment