Kandungan Sodium Tallowate dalam Sabun, Manfaat dan Efek Sampinya untuk Kulit

kegunaan sodium tallowate dalam sabun

Hai, Beauty Preneurs, sebagai seorang brand owner kosmetik penting untukmu memiliki pengetahuan dasar soal macam-macam bahan kosmetik. Misalnya saja mengenal sodium tallowate yang sangat umum dalam sabun. Apakah kamu sudah pernah dengar soal kandungan sodium tallowate ini?

Sabun adalah salah satu produk kosmetik yang sangat umum dimiliki oleh masyarakat. Tak peduli seberapa ignorant-nya mereka untuk merawat wajah, sabun pasti ada di rumah dan mereka gunakan setiap hari. Entah itu berwujud sabun mandi maupun sabun muka.

Penting untuk dicatat bahwa ada berbagai jenis sabun, termasuk sabun yang dibuat dari lemak hewan seperti sodium tallowate, sabun nabati yang terbuat dari minyak nabati, dan sabun sintetis yang dibuat dengan bahan kimia. Sabun dapat digunakan untuk membersihkan berbagai jenis permukaan, termasuk kulit manusia, pakaian, dan berbagai benda lainnya.

Sabun merupakan agen pembersih yang terbuat dari kombinasi lemak atau minyak. Sayangnya, saat ini terdapat banyak jenis sabun yang tidak mengandung lemak. Banyak sabun yang beredar di pasaran hanya tersusun atas deterjen.

Padahal jika kita teliti lagi kandungan sodium tallowate dalam sabun itu sangat krusial. Apa sih sodium tallowate itu? Apa saja kegunaan sodium tallowate? Langsung simak penjelasan berikut ini, ya, Beauty Preneurs!

cta benzoyl peroxide

Apa itu Sodium Tallowate?

Merupakan bahan sabun yang sering digunakan dan ditemukan pada berbagai jenis produk pembersih kulit. Sodium tallowate adalah bahan sabun asli yang merupakan hasil kombinasi dari jaringan lemak hewan seperti sapi dan domba dengan alkali. 

Sodium tallowate dalam sabun adalah hasil dari proses saponifikasi, di mana lemak hewan, khususnya lemak sapi, bereaksi dengan sodium hydroxide (NaOH) untuk menghasilkan garam sodium dari asam lemak. Garam sodium ini kemudian digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan sabun.

Sodium tallowate memiliki sifat-sifat yang menguntungkan dalam pembuatan sabun, seperti kemampuan membentuk busa dan sifat pembersih yang baik dan efektif. Sabun dengan sodium tallowate seringkali memiliki tekstur yang kaya dan lembut saat digunakan.

Sejarah Sodium Tallowate dalam Pembuatan Sabun

Sodium tallowate adalah bahan sabun yang memiliki akar sejarah yang panjang. Memahami asal-usul sodium tallowate berarti menyoroti pentingnya sabun dan perawatan kulit.

Tidak jelas siapa yang pertama kali menemukan sabun, namun sejarawan memiliki catatan bahwa bangsa Sumeria menggunakan campuran air dan abu sekitar 5.000 tahun yang lalu di Irak modern. Diperkirakan abunya bereaksi dengan minyak pada pakaian mereka untuk menghasilkan sabun dasar.

Penggunaan lemak yang dimaksud di sini yaitu lemak hewani, sudah ada sejak berabad-abad yang lalu. Ini merupakan salah satu sumber utama lemak untuk pembuatan sabun di peradaban kuno. 

Teknik pembuatan sabun pada zaman dahulu melibatkan penggabungan lemak hewani (seperti lemak sapi dan domba) dengan zat basa seperti abu kayu atau abu tumbuhan. Proses inilah yang dikenal sebagai saponifikasi.

Lemak hewani yang dicampur dengan zat alkali dapat menghasilkan natrium, magnesium, atau kalium lemak. Ketiga jenis garam tersebut juga diolah sebagai formula sabun.

Proses ini menghasilkan sabun dengan memecah lemak menjadi gliserin dan asam lemak, termasuk garam natrium dari asam lemak tersebut yang pada dasarnya adalah sodium tallowate. 

Lemak secara tradisional berasal dari berbagai hewan, dengan lemak daging sapi dan kambing sebagai sumber yang paling umum.Bahan ini terbuat dengan memanaskannya dan memisahkan lemak cair dari komponen padat. Lemak yang dihasilkan ini kemudian digunakan dalam produksi sabun.

Selama abad ke-18 dan ke-19, produksi sabun mengalami kemajuan yang signifikan. Sabun berbahan dasar lemak menjadi lebih banyak tersedia pada periode ini. Dalam formulasi sabun awal ini, sodium tallowate merupakan bahan utama.

Meskipun terdapat pengembangan deterjen sintetis dan alternatif sabun nabati, sodium tallowate tetap ada dalam beberapa resep sabun tradisional. Kemampuannya untuk menghasilkan busa yang banyak dan memberikan pembersihan yang efektif membuatnya tetap digunakan dalam sabun batangan dan produk pembersih tertentu.

Mau buat sabun dengan bahan terkuno sepanjang sejarah? Langsung isi formulir di bawah untuk mengajukan pembuatan sampel!

Fakta menariknya, sodium tallowate tebilang sebagai salah satu formulasi sabun pertama dalam sejarah manusia, yang sudah masyarakat gunakan sejak masa Romawi Kuno, loh.

Ingin Punya Kosmetik Dengan Brand Sendiri?

Segera hubungi Mash Moshem Indonesia untuk membuat sampel kosmetik sesuai keinginanmu secara gratis.

    Bagaimana Pembuatan Sabun dengan Sodium Tallowate?

    Jika menyimak dari sejarahnya, pembuatan sabun dengan sodium tallowate sangatlah panjang. Penggunaan sodium tallowate dalam pembuatan sabun memiliki termasuk dalam sejarah produksi sabun tradisional. 

    Sabun lemak secara tradisional terbuat dari lemak yang bersumber dari domba atau sapi. Yang kita sebut sebagai lemak di sini adalah lemak putih yang biasa kalian lihat pada potongan daging. Lemak ini bisa memadat pada suhu ruangan.

    Pembuatan sabun dengan sodium tallowate melibatkan serangkaian langkah yang melibatkan bahan-bahan utama yaitu lemak hewan (tallow) dan sodium hydroxide (NaOH). Pertama, lemak hewan dipersiapkan dan dipanaskan agar meleleh. 

    Selanjutnya, sodium hydroxide larut dalam air untuk membentuk larutan kaustik. Campuran ini kemudian akan larut bersama untuk menciptakan pasta sabun.

    Proses selanjutnya adalah saponifikasi, di mana lemak dan sodium hydroxide bereaksi membentuk garam sodium dari asam lemak, yakni sodium tallowate dan gliserol. Pada tahap ini, kamu dapat menambahkan pewangi, pewarna, atau bahan tambahan lainnya sesuai kebutuhan. 

    Setelah pencampuran selesai, sabun dituangkan ke dalam cetakan dan dibiarkan mengeras. Jika sabun yang telah mengeras, selanjutnya keringkan dan dipotong sesuai ukuran yang diinginkan. 

    Produk akhir tersebut kemudian mengalami proses pematangan selama beberapa minggu untuk meningkatkan kualitas sabun. 

    Beberapa orang mengira sabun yang terbuat dari lemak hewani akan memiliki bau yang aneh atau terasa berminyak dibanding dengan sabun yang terbuat dari bahan lainnya. Namun, jika dibuat dengan benar, produk akhir seharusnya tidak berbau atau sedikit berbau lemak.

    Kegunaan Sodium Tallowate dalam Perawatan Kulit

    sodium tallowate dalam sabun

    Sodium tallowate dapat digunakan sebagai sabun atau sebagai pembersih, sebagai surfaktan. Bahan ini memiliki mampu menghilangkan kotoran dan minyak dari kulit karena struktur molekulnya. 

    Sodium tallowate juga mampu memutus tegangan permukaan yang pada akhirnya memungkinkan kotoran dan minyak mudah tersapu oleh molekul air.

    Selain itu sodium tallowate membantu membersihkan kulit dengan cara membantu air bercampur dengan kotoran dan minyak sehingga kamu lebih mudah untuk membersihkannya. 

    Berikut ini beberapa kegunaan sodium tallowate dalam sabun untuk perawatan kulit. 

    Pembersihan Efektif

    Sodium tallowate memiliki sifat-sifat pembersihan yang efektif terhadap minyak dan kotoran yang menempel pada kulit. Sabun yang mengandung sodium tallowate mampu membantu mengangkat sebum (minyak alami kulit) dan kotoran lainnya. Sabun dengan sodium tallowate dapat menjadi pilihan yang baik untuk membersihkan tubuh.

    Membentuk Busa yang Baik

    Sodium tallowate mampu membentuk busa yang kaya dan tahan lama. Busa ini membantu proses pembersihan dengan meratakan sabun dan membuat partikel-partikel kotoran terangkat dari kulit.

    Tekstur yang Lembut

    Sabun dengan sodium tallowate cenderung memberikan tekstur yang lembut dan nyaman saat kita gunakan. Hal ini membuat sabun sodium tallowate populer dalam produk-produk perawatan kulit seperti sabun mandi dan sabun cuci muka. 

    Menghidrasi Kulit

    Sodium tallowate bersama dengan gliserol sebagai hasil dari proses saponifikasi dapat membantu melembapkan kulit. Gliserol memiliki kemampuan menarik dan menyimpan air sehingga membantu menjaga kelembapan kulit.

    Potensi Adanya Efek Samping pada Penggunaan Sodium Tallowate

    Secara umum, sodium tallowate adalah bahan yang relatif aman. Lemak ada dalam daftar makanan dan obat-obatan yang diakui secara umum sebagai produk aman dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

    Beberapa peninjau bahan kosmetik menyatakan bahwa lemak sebagai bahan yang aman sebagai formulasi kosmetik. Hal ini berarti menunjukkan rendahnya tingkat pengaruh terhadap hal-hal, seperti alergi pada kulit dan toksisitas terhadap lingkungan. 

    Namun, bukan berarti bahan ini tidak bisa memberikan efek negatif pada kulit. Faktanya, beberapa ahli tidak terlalu merekomendasikan bahan sodium tallowate ini sebagai bahan utama yang harus masyarakat dapatkan atau gunakan. 

    Sodium tallowate dalam sabun dapat membuat kulit menjadi terlalu kering, terutama jika bahan ini termasuk dalam formulasi yang sama dengan pewangi atau pewarna. Sodium tallowate juga dapat menghilangkan minyak penting yang membantu menghidrasi dan melindungi kulit. 

    Ingat juga bahwa bahwa sabun yang mengandung sodium tallowate lebih basa daripada jenis sabun dengan bahan lain. Hal ini pada akhirnya dapat memengaruhi pH kulit yang dapat memicu peradangan, gangguan pelindung kulit, dan sejumlah masalah lainnya.

    Kulit yang sehat memiliki keseimbangan pH 5,4 hingga 5,9. Kebanyakan sabun yang terbuat dari lemak alami, memiliki pH 9 hingga 10. Penggunaan sabun jenis apa pun secara konsisten mungkin akan berpotensi mengganggu keseimbangan pH alami kulitmu.

    Mengganggu keseimbangan pH kulit dapat mengganggu produksi minyak alami kulit dan menyebabkan kekeringan. Jika kamu rentan terhadap kulit kering, kamu perlu memilih produk yang khusus untuk merawat kondisi kulitmu tersebut.

    Hal yang perlu kamu ingat adalah bahwa komponen utama bahan ini adalah lemak hewani. Lemak dalam natrium lemak adalah produk sampingan dari industri daging sehingga tidak cocok untuk vegan atau mereka yang memiliki gaya hidup vegetarian. 

    Bagaimana Cara Menggunakan Produk dengan Kandungan Sodium Tallowate

    Entah menggunakan sabun dengan kandungan sodium tallowate atau pembersih yang mengandung sodium tallowate, lebih jarang atau lebih sedikit maka lebih baik. Gunakan pembersih atau sabun yang mengandung sodium tallowate hanya sekali sehari.

    Produk dengan kandungan sodium tallowate lebih cocok untuk kamu pemilik kulit berminyak. Bagi kamu yang memiliki kulit sensitif atau rentan eksim ada baiknya untuk menghindarinya. Hal ini karena dapat sangat mengurangi tingkat sebum dan kelembapan yang penting untuk kesehatan kulit.

    Perlu kamu perhatikan bahwa beberapa sabun natrium lemak memiliki label hipoalergenik. Meskipun bahannya sendiri mungkin cukup lembam agar tidak memicu alergi.

    Namun jika menggabungkan bahan ini dalam formula dengan bahan lain, kamu tetap perlu melakukan pengujian. Hal ini bertujuan untuk memastikan tidak ada bahan lain dalam campuran tersebut yang dapat menyebabkan alergi.

    Rekomendasi Maklon Sabun dengan Spesifikasi Custom

    Setelah membaca penjelasan di atas, pasti kamu setuju bahwa penggunaan bahan sodium tallowate pada sabun dan produk pembersih memang penting dalam rutinitas perawatan kulit. Terutama untuk kulit yang berminyak sehingga dapat menampilkan kulit yang bersih dan sehat.

    Saat ini di pasaran banyak sekali beredar pembersih yang tidak mengandung sodium tallowate. Banyak sabun yang beredar di pasaran hanya mengandung deterjen. Padahal sabun yang mengandung sodium tallowate sangat efektif untuk membersihkan kotoran dan minyak pada kulit. 

    Hal ini tentu dapat kamu manfaatkan dengan menjadi pemilik merek pembersih sodium tallowate. Kamu bisa menggunakan layanan pembuatan sabun dari Mash Moshem Indonesia. Bersama kami, kamu dapat menciptakan produk sabun dan pembersih sesuai kemauan serta ide-ide kreatifmu.

    Sebagai contoh, kamu dapat memilih jenis bahan yang ingin kamu campurkan pada sabun sodium tallowate sehingga memiliki kelebihan lain selain mampu membersihkan kulit dengan efektif. Kamu juga bisa memilih desain kemasan, bentuk sabun (padat atau cair), dan berbagai konsep produk lainnya.

    Mash Moshem Indonesia juga menyediakan layanan pengurusan legalitas BPOM untuk produk sabun milikmu. Intinya, Mash Moshem Indonesia memiliki layanan jasa maklon terlengkap. Bahkan, Mahs Moshem Indonesia memiliki layanan after sales.

    Bagaimana dengan biaya pembuatan produk sabun atau produk pembersih lain di Mash Moshem Indonesia? Apakah mahal? 

    Biaya pembuatan produk sabun di Mash Moshem Indonesia ini dapat kamu sesuaikan dengan modal dan spesifikasi produk yang kamu inginkan. Hal ini berarti Mash Moshem Indonesia dapat menyesuaikan biaya sesuai dengan anggaran yang kamu tentukan.

    About Author

    Mash Moshem Indonesia

    PT. Mash Moshem Indonesia merupakan perusahaan jasa pembuatan kosmetik private label yang telah beroperasi sejak tahun 2011

    Related posts

    manfaat kandungan adaptogen dalam skincare

    Manfaat Kandungan Adaptogen dalam Skincare, Apa Saja?

    Tahukah kamu, manfaat kandungan adaptogen dalam skincare ada banyak macamnya. Kandungan ini nggak cuma bermanfaat untuk mempercantik kulit wajah, tetapi juga bisa membantu menyehatkan kulit kamu. Nggak seperti kandungan bahan aktif lainnya, kandungan adaptogen masih jarang dipakai sebagai komposisi...

    Continue Reading