Kegiatan MMI

Business Growth Series Vol. 7 Bersama Aditya Pramana Kupas Strategi Konten dan Video Marketing di Era AI 

Business Growth Series Vol. 7 bersama Aditya Pramana bahas strategi video AI marketing.

Surabaya, 28 Juli 2026—  Business Growth Series Vol. 7 sukses digelar PT Mash Moshem Indonesia dengan mengangkat tema “Cara Bikin Video Produk Menarik, Omzet Naik! Makismalkan AI & Cukup Modal Smartphone untuk Bisnis”. 

Webinar ini menghadirkan Aditya Pramana, Video & AI Content Creator sekaligus Business Administration Lecturer, sebagai narasumber utama yang membagikan strategi pemanfaatan artificial intelligence (AI) untuk menghasilkan video produk yang lebih menarik, efektif, dan mampu mendukung pertumbuhan bisnis.

Webinar ini diikuti oleh pelaku UMKM, brand owner, mahasiswa, digital marketer, content creator, hingga social media specialist yang ingin meningkatkan kemampuan content creation, pemanfaatan AI, dan produksi video menggunakan smartphone untuk mendukung pemasaran digital. 


Gambar Banner CTA Desktop MMI - Keuntungan pakai jasa maklon kosmetik PT Mash Moshem Indonesia
Gambar Banner CTA Mobile MMI - Keuntungan pakai jasa maklon kosmetik PT Mash Moshem Indonesia

Brand Perlu Memahami Tujuan Content Creation dan Dinamika Media Sosial 2026

Mengawali sesi webinar, Aditya Pramana menjelaskan bahwa content creation tidak hanya berfokus pada pembuatan konten yang menarik, tetapi juga harus mampu mendukung tujuan bisnis. Membangun brand awareness menjadi langkah awal agar sebuah brand lebih dikenal oleh masyarakat. 

Selanjutnya, konten berperan dalam membangun transparansi, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta memperkuat identitas brand melalui ide-ide yang kreatif dan konsisten. Besarnya peluang pemasaran digital di Indonesia turut menjadi sorotan dalam webinar ini. 

Berdasarkan data yang dipaparkan, Indonesia memiliki sekitar 180 juta pengguna media sosial. Rata-rata masyarakat menghabiskan waktu hingga 21 jam 50 menit per minggu di media sosial dan aktif menggunakan 7 hingga 8 platform setiap bulan. 

Tingginya aktivitas tersebut menjadi peluang besar bagi pelaku usaha untuk menjangkau lebih banyak calon pelanggan melalui strategi content marketing yang tepat. Untuk memaksimalkan peluang tersebut, pemahaman terhadap karakteristik algoritma setiap platform menjadi hal yang tidak kalah penting.

Baca Juga: Rika Yeo Kupas Tuntas Strategi Tingkatkan Omset di Shopee pada Business Growth Series Vol.6 

Di Instagram, algoritma lebih mengutamakan hubungan dengan komunitas dan audiens yang telah dimiliki. Konten yang mampu mendorong interaksi, seperti save, share, dan komentar, memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh jangkauan yang lebih luas. Selain itu, format storytelling, reels, dan carousel post masih menjadi jenis konten yang efektif untuk meningkatkan engagement.

Sementara itu, TikTok lebih mengandalkan sistem rekomendasi untuk menjangkau audiens baru. Karena itu, watch time, tingkat interaksi, serta hook pada tiga detik pertama menjadi faktor utama agar sebuah video direkomendasikan oleh algoritma. 

TikTok kini juga bekerja layaknya mesin pencari (SEO) untuk video dengan membaca berbagai elemen, seperti teks, suara, caption, dan kata kunci guna menentukan relevansi konten dengan pencarian pengguna.

Webinar ini juga membahas pemanfaatan artificial intelligence (AI) sebagai pendukung proses content creation. AI dapat dimanfaatkan untuk membantu berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari mencari ide konten, menyusun outline, hingga membuat draft naskah. Platform seperti ChatGPT maupun Google Gemini mampu mempercepat proses kreatif sehingga content creator dapat bekerja lebih efisien.

Meski demikian, AI bukanlah pengganti kreativitas manusia. Materi yang dihasilkan masih berpotensi mengandung informasi yang kurang akurat atau belum sesuai dengan kebutuhan sebuah brand. Oleh sebab itu, penyusunan prompt yang jelas dan spesifik menjadi kunci untuk menghasilkan output yang lebih relevan.

Setiap hasil dari AI juga tetap perlu melalui proses evaluasi, penyuntingan, dan pengembangan agar selaras dengan karakter, tujuan, serta identitas brand yang ingin dibangun. Dengan memahami tujuan content creation, karakter algoritma media sosial, serta peran AI sebagai pendukung proses kreatif, peserta kemudian diajak mempelajari strategi praktis untuk menghasilkan konten yang lebih efektif dan mampu menjangkau audiens yang tepat.

Strategi Mengoptimalkan Performa Konten di Media Sosial 

Setelah memahami dasar-dasar content creation, peserta diajak menyusun strategi agar konten tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu meningkatkan engagement dan memperluas jangkauan audiens.

Salah satu konsep yang diperkenalkan adalah CATOKAN, yaitu Cari Topik, Cari Target Penonton, dan Cari Keunikan Diri. Ketiga aspek tersebut menjadi fondasi dalam menyusun konten yang lebih terarah, relevan dengan kebutuhan audiens, serta memiliki nilai pembeda dibandingkan kompetitor.

Keberhasilan sebuah konten juga ditentukan oleh cara penyampaiannya. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah prinsip KISS (Keep It Short and Simple), yaitu menyampaikan informasi secara singkat, padat, dan mudah dipahami. Untuk konten video, durasi sekitar 15–90 detik dinilai lebih efektif dalam mempertahankan perhatian audiens tanpa mengurangi pesan utama yang ingin disampaikan.

Agar audiens tertarik untuk terus menonton, konten juga perlu memiliki hook yang kuat pada tiga detik pertama. Hook dapat dibangun melalui visual yang menarik, pertanyaan yang memancing rasa penasaran, maupun penyampaian permasalahan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Jordan Susantio Ungkap Framework Meta Ads dalam Business Growth Series Vol.5 

Selain itu, strategi storytelling dan penggunaan call to action (CTA) juga berperan penting dalam meningkatkan interaksi. Storytelling membantu menyampaikan pesan secara lebih emosional dan mudah diingat, sedangkan CTA mendorong audiens untuk melakukan tindakan, seperti memberikan komentar, membagikan konten, atau mengunjungi halaman bisnis.

Materi juga menyoroti pentingnya penerapan SEO video, terutama pada platform seperti TikTok dan Instagram. Penggunaan teks di dalam video, caption yang informatif, audio yang jelas, serta kata kunci yang relevan dapat membantu algoritma memahami isi konten sehingga lebih mudah direkomendasikan kepada pengguna yang sesuai. 

Di samping itu, menjaga orisinalitas konten dan mampu memanfaatkan momentum tren tetap menjadi strategi penting agar sebuah konten mampu bersaing di berbagai platform media sosial.

Selain strategi penyusunan konten, kualitas visual dan teknis produksi juga menjadi faktor penting yang menentukan pengalaman audiens. Oleh karena itu, peserta selanjutnya diajak memahami proses produksi video menggunakan smartphone agar strategi yang telah dipelajari dapat diterapkan secara optimal.



Teknik Produksi dan Editing Konten dengan SmartphoneSelain 

Setelah memahami strategi penyusunan konten, peserta diajak mempelajari proses produksi video menggunakan smartphone. Materi ini menekankan bahwa kualitas video tidak hanya ditentukan oleh proses editing, tetapi juga oleh persiapan sebelum pengambilan gambar.

Beberapa aspek yang perlu diperhatikan antara lain memastikan lensa kamera dalam kondisi bersih, memilih pencahayaan yang memadai, serta mengoptimalkan kualitas audio agar hasil rekaman lebih jernih. Peserta juga dikenalkan dengan fitur AE/AF Lock untuk mengunci fokus dan pencahayaan sehingga hasil video tetap stabil meskipun terdapat perubahan posisi maupun kondisi cahaya selama proses perekaman.

Selanjutnya, peserta mempelajari berbagai teknik pengambilan gambar menggunakan variasi shot serta pergerakan kamera seperti pan, tilt, dan truck agar video terlihat lebih dinamis. Untuk meningkatkan efisiensi proses produksi, peserta juga dikenalkan pada berbagai AI tools, seperti Google Gemini, ChatGPT, dan fitur AI di CapCut. Berbagai tools tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu menyusun ide konten, membuat naskah, menghasilkan caption, hingga mempercepat proses editing. 

Meski mampu menghemat waktu, hasil yang diberikan AI tetap perlu ditinjau dan disesuaikan agar selaras dengan karakter brand, target audiens, serta tujuan komunikasi yang ingin dicapai. Sebagai pelengkap proses produksi, peserta juga memperoleh rekomendasi berbagai platform penyedia aset visual dan audio bebas hak cipta yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan konten yang lebih profesional tanpa melanggar ketentuan penggunaan materi digital.

Seluruh materi tersebut memberikan gambaran bahwa pembuatan konten yang efektif membutuhkan perpaduan antara strategi, kreativitas, kemampuan teknis, dan pemanfaatan teknologi secara tepat.

Antusiasme Peserta Menutup Business Growth Series Vol. 7 

Webinar Business Growth Series Vol. 7 ini  ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi mengenai berbagai tantangan dalam pembuatan konten, mulai dari menyusun ide, memanfaatkan AI secara optimal, hingga strategi menghasilkan video yang mampu menarik perhatian audiens.

Diskusi yang berlangsung aktif menjadi bukti bahwa pengembangan bisnis tidak hanya bergantung pada kualitas produk, tetapi juga pada kemampuan brand dalam mengikuti perubahan tren pemasaran digital dan memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan konten yang lebih efektif.

Melihat tingginya antusiasme peserta, PT Mash Moshem Indonesia terus berkomitmen menghadirkan program edukasi yang relevan bagi para brand owner. Selain menyediakan layanan maklon kosmetik, perusahaan juga memberikan after sales service berupa pendampingan melalui webinar, seminar, dan berbagai program lainnya untuk membantu klien memahami strategi branding, pemasaran digital, hingga pengembangan bisnis.

Melalui penyelenggaraan series webinar ini, PT Mash Moshem Indonesia berharap para brand owner dapat meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta lebih siap menghadapi dinamika industri dan perkembangan teknologi yang terus berubah. Dengan bekal strategi content creation, pemanfaatan AI, dan kemampuan produksi konten yang tepat, pelaku usaha diharapkan mampu membangun brand yang lebih kompetitif di era digital.


Gambar Banner CTA Desktop MMI - Statistik product & brand
Gambar Banner CTA Mobile MMI - Statistik product & brand

author-avatar

About PT Mash Moshem Indonesia

PT. Mash Moshem Indonesia merupakan perusahaan jasa pembuatan kosmetik private label yang telah beroperasi sejak tahun 2011