Atasi Kulit Kering dan Kasar, Ketahui 9 Bahan Pelembap dalam Skincare Ini

kandungan melembapkan dalam skicnare

Banyak dari kita yang beranggapan bahwa memiliki kulit sehat artinya kondisi wajah yang kering tanpa kilap. Padahal hal itu bertolak belakang dengan fakta yang ada, lho, Ladies.

Justru, salah satu cara yang  paling mudah untuk memiliki kulit sehat adalah dengan memastikan kulit terhidrasi dengan baik dan kelembapannya tidak mudah hilang.

Jangan bayangkan kulit yang lembap dan terhidrasi dengan baik ini seperti kulit berminyak. Keduanya memiliki karakteristik yang berbeda, kilau alami yang dihasilkan kulit sehat tidak akan berlebihan dan menyebabkan berbagai masalah kecantikan.

Untuk mendapatkan hidrasi yang cukup ini, kamu bisa memperolehnya dengan menggunakan skincare yang tepat. Yap, apalagi kalau bukan yang memiliki kandungan hydrating dan moisturizing dalam skincare.

Lho, bukannya dua-duanya sama saja, ya? Enggak dong! Keduanya memiliki kerja yang berbeda namun berkaitan satu sama lain.

Misalnya, kandungan hydrating akan bekerja memberikan hidrasi atau air tambahan pada kulit. Sedangan moisturizing bekerja mengunci kelembapan alami dalam kulit, khususnya dengan mencegah proses penguapan air dari kulit kamu.

Beberapa produk kosmetik memiliki kombinasi dua kandungan ini. Namun, tentunya kamu pun harus mempertimbangkan penggunaan produk kombinasi ini sesuai dengan jenis dan kebutuhan kulit wajahmu, ya.

Nah, agar tak salah pilih, kamu harus kenalan dulu dengan berbagai bahan aktif pelembap wajah berikut ini!

Glycerin

kandungan pelembap dalam skincare (2)

Bahan pelembap wajah dalam skincare yang pertama adalah glycerin atau gliserin. Kamu pasti udah kenal banget sama kandungan satu ini, kan?

Yap! Gliserin ini termasuk satu dari sekian jenis bahan humektan yang digunakan dalam berbagai produk perawatan kecantikan kulit.

Kandungan humektan ini secara umum berbentuk cair dan cukup kental, serta tidak memiliki warna ataupun bau-bauan yang khas.

Biasanya gliserin bisa diperoleh dari lemak hewani atau nabati, namun beberapa lainnya pun bisa diperoleh dari fermentasi glukosa.

Cara kerja glycerin dalam menghidrasi kulit adalah dengan menarik air yang ada di udara hingga ke bagian terdalam dari kulit. Sehingga akan sangat cocok digunakan untuk orang yang memiliki kulit kering.

Tak hanya itu, beberapa penelitian pun membuktikan bahwa, kandungan ini bisa meniru apa yang dikenalnya sebagai faktor pelembap alami kulit. Karenanya, penggunaan krim berkandungan gliserin tidak akan menimbulkan reaksi alegi, sehingga dapat digunakan oleh semua jenis kulit dari segala usia.

Hyaluronic Acid

manfaat minyak biji anggur untuk kecantikan

Hyaluronic acid belakangan ini tengah naik daun dalam dunia kecantikan. Sama halnya dengan glycerin, kandungan ini pun tergolong dalam jenis humektan.

Pada dasarnya hyaluronic acid bisa diproduksi oleh tubuh secara alamiah. Senyawa ini pun dapat ditemukan dalam jumlah cukup besar di area lapisan bening mata, jaringan ikat persendian manusia, dan kulit.

Sayangnya, seperti halnya kolagen, produksi asam hialuronat pun bisa menurun seiring bertambahnya usia. Karenanya, asam hialurnonat banyak diproduksi dalam bentuk skincare atau suplemen.

Hyaluronic acid memiliki fungsi untuk menjaga kadar air dalam jaringan kulit. Bahkan, beberapa artikel kesehatan menyebutkan bahwa senyawa ini mampu menampung air hingga ribuan kali dari bobotnya sendiri.

Enggak heran, kalau banyak ahli kecantikan yang merekomendasikan penggunaan krim atau skincare berkandungan hyaluronic acid kepada pasien mereka, apalagi yang membutuhkan hidrasi esktra.

Lalu apakah asam hialuronat atau hyaluronic acid ini cukup aman untuk semua kulit? Jawabannya, iya. Karena kandungan ini pun sebetulnya telah ada dalam jaringan kulit secara alami, sehingga cenderung tidak akan menimbulkan reaksi negative.

Sebab itu, kamu yang memiliki kulit kering dan sensitif, boleh banget mencoba krim berkandungan asam hyaluronat sebagai bagian dari perawatan kecantikan kamu.

Ceramides

Bahan pelembap wajah dalam skincare selanjutnya adalah ceramides. Katanya, kandungan ini memiliki kemampuan yang sama dan bisa disejajarkan dengan hyaluronic acid, lho.

Ceramide sebenarnya merupakan bagian penting dalam lapisan pelindung kulit alami, yakni stratum corneum. Sehingga, kandungan ini dapat ditemukan di antara sel kulit dan membantu menghidrasi, melindungi kulit dari berbagai zat iritan.

Beberapa masalah kesehatan kulit yang berkaitan dengan kondisi kering, dehidrasi, eksim, dan sejenisnya, dilansir terjadi karena adanya masalah pada lapisan pelindung ini.

Karenanya, ceramides kerap diresepkan untuk para pasien atau orang-orang yang menderita gejala serupa agar lekas pulih.

Fatty Alcohol

Fatty alcohol adalah salah satu bahan pelembap wajah dalam skincare yang perlu kamu tahu. Eits! Jangan salah sangka dulu, alcohol jenis ini bukan alcohol biasa pada umumnya.

Ya, mungkin yang banyak diketahui orang adalah jenis alcohol yang dapat menyebabkan banyak dampak buruk pada kulit. Seperti membuatnya jadi kering, rentan mengalami iritasi, hingga terasa kasar.

Nah, alcohol yang akan dibagas ini sama sekali berbeda, lho. Sebab fatty alcohol justru bisa membantu melembapkan dan menjaga kelembapan alami pada kulit wajah kamu. Jenis alcohol dengan manfaat moisturizing ini antara lain cetyl dan stearyl alcohol.

Faktanya lagi, kandungan ini pun sebenarnya terdapat dalam lapisan kelembapan kulit wajahmu secara alami. Bahkan sama seperti ceramide, fatty alcohol bisa membantu mencegah penguapan air dari jaringan kulit.

Fatty alcohol dapat ditemukan dalam berbagai produk, khususnya yang menggunakan ekstrak carrier oil, baik dari bunga, sayuran, maupun buah-buahan.

Petrolatum

Bahan pelembap dalam skincare selanjutnya adalah petrolatum atau yang lebih dikenal dengan nama petroleum jelly.

Kandungan ini sebenarnya sudah sangat popular sejak zaman dulu, dan hingga kini pun kamu bisa dengan mudah menemukannya di berbagai ritel kosmetik terdekat.

Petroleum jelly bisa bekerja sebagai penghalang oklusif dalam formula skincare, sehingga bisa mengurangi kadar air yang hilang atau menguap dari kulit.

Tekstur petroleum jelly pun lebih kental dan berminyak dibandingkan dengan keempat jenis bahan pelembap wajah yang telah disebutkan sebelumnya.

Karena itulah, pemilik kulit berminyak mungkin kurang cocok dan tidak direkomendasikan untuk menggunakan skincare dengan kandungan petrolatum.

Sebab, kandungan ini akan membuat kulit berminyak dan dapat menimbulkan penyumbatan pori-pori kulit. Akhirnya bisa memicu kemunculan komedo ataupu jerawat lain.

Sebaliknya, untuk pemilik kulit kering petrolatum merupakan kandungan yang paling baik dan patut untuk dicoba.

Squalane

manfaat squalane oil untuk kulit (1)

Kandungan selanjutnya yang bisa jadi bahan pelembap wajah dalam skincare adalah squalane oil. Squalane bisa dibilang merupakan debutan atau bahan baru dalam industry skincare, karenanya mungkin kamu tidak terlalu familier dengan kandungan ini.

Squalane pun merupakan bentuk lebih stabil dari squalene, yakni senyawa yang secara alami ada dalam tubuh kamu, khususnya dalam kelenjar sebaceous.

Fungsi utama dari kelenjar ini adalah memproduksi sebum atau minyak alami kulit. Sehingga dapat memberikan kelembapan pada kulit, namun tetap bisa membantu melindungi dan menyehatkannya.

Beda dengan minyak wajah biasa, squalane oil memiliki sifat yang lebih ringan sehingga dapat meresap ke dalam kulit dan bisa bekerja sebagai emolien.

Soluble Collagen

Kamu pasti udah menebak apa yang dimaksudkan dengan soluble collagen? Yap! Kandungan ini merupakan bentuk pecahan senyawa kolagen dalam bentuk kecil, sehingga dapat meresap ke dalam pori-pori kulit.

Sama halnya dengan sebagian bahan pelembap dalam skincare yang telah disebutkan di atas, kolagen pun pada dasarnya ada dalam jaringan kulit manusia secara alami.

Fungsi utamanya adalah untuk menjaga kelembapan kulit, mendukung proses regenerasi kulit, pun menjaga dan merawat elastisitas kulit.

Sayangnya, kolagen pun bisa menurun seiring dengan bertambahnya usia. Karena itu, kamu perlu menggunakan produk kecantikan berkandungan ini untuk mendapatkan asupan yang cukup atau sesuai kebutuhanmu.

Lactic Acid

Bahan pelembap dalam skincare lainnya adalah lactic acid atau asam laktat. Ya, kandungan ini pun termasuk dalam jenis humektan.

Artinya, asam laktit bisa membantu mendorong proses pengangkat sel kulit mati, sehingga dapat memberikan hidrasi tambahan pada kulit wajahmu.

Meski begitu, penggunaan lactic acid ini enggak bisa dijadikan sebagai satu-satunya sumber hidrasi. Setidaknya harus ada beberapa kandungan pelembap lain yang bisa menenangkan dan memiliki fungsi moisturizing.

Sebab, lactic acid pun rupanya bisa menimbulkan efek negative, yakni menyebabkan iritasi pada kulit wajah.

Propolis

manfaat propolis untuk kecantikan

Terakhir ada propolis! Yap, beda dengan kandungan-kandungan sebelumnya, propolis ini sebenarnya didapat dari lebah madu.

Bahan alami satu ini bisa membantu menjaga kelembapan kulit tanpa membuat wajahmu jadi berminyak, atau memicu adanya penyumbatan pori-pori.

Propolis bisa tetap menghidrasi kulit dan membantu mengontrol produksi sebum berlebihan dengan memperkecil pori-pori kulit.

Tak cuma itu, kandungan ini pun dinilai cukup aman digunakan untuk semua jenis kulit. Dari yang normal, berminyak, kering, bahkan yang sensitif sekalipun.

Nah, itu adalah Sembilan bahan pelembap wajah dalam skincare yang bisa kamu pertimbangkan kecocokannya dengan kulit wajahmu.

Apakah ada dari salah satu bahan itu yang telah kamu gunakan? Well, jangan lupa bagikan pendapat dan pengalamanmu di kolom komentar, ya!

About Author

Related posts

kandungan pemutih wajah dalam skincare (2)

15 Kandungan Pemutih Wajah dalam Skincare yang Aman, Apa Saja?

Ketika akan membuat brand skincare sendiri, kita harus lebih selektif dalam memilih kandungan yang tepat. Sebab, kandungan ini berpengaruh terhadap kualitas dan manfaat produk kita. Apalagi saat memilih kandungan pemutih wajah dalam skincare, tentu enggak boleh sembarangan. Skincare pemutih...

Continue Reading

Leave a Comment