Brand Extension: Definisi, Manfaat dan Cara Mengembangkannya

brand extension adalah

Brand merupakan kunci dari kesuksesan sebuah bisnis. Semakin dikenal brand yang kamu pasarkan, semakin besar pula potensi mendapat pelanggan baru. Atau bahkan pelanggan lama menjadi lebih setia dengan bisnismu.

Oleh karena itu membangun sebuah brand adalah wajib hukumnya bagi pebisnis. Selain strategi pemasaran dan promosi produk, branding juga merupakan kegiatan marketing yang dapat meningkatkan profit.

Beberapa strategi branding yang bisa kamu lakukan adalah co-branding, brand refresh hingga melakukan strategi digital marketing yang saat ini sedang tren. Namun di antara banyaknya strategi tersebut, kamu juga perlu mengetahui tentang brand extension.

Apa itu? Secara sederhananya brand extension ini merupakan strategi branding yang digunakan para pebisnis untuk meminimalisir kerugian. Yakni dengan meningkatkan bisnis dengan meningkatkan brand demi mendapatkan persepsi konsumen.

Untuk lebih jelasnya kamu bisa membaca artikel ini hingga selesai. Sebab artikel ini akan menjelaskan secara lengkap mengenai definisi, manfaat serta kelebihan dari brand extension. Selamat mencoba!

Apa Itu Brand Extension?

Seperti yang telah disinggung sebelumnya bahwa brand extension digunakan pebisnis untuk meminimalisir kerugian. Caranya dengan meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap brand tersebut.

Lebih jelasnya brand extension merupakan sebuah strategi bisnis perluasan merek di mana perusahaan mengembangkan brand tersebut dengan membuat produk-produk baru namun tetap dengan merek yang sama.

Dengan kata lain merek tersebut lebih melebarkan sayapnya untuk menciptakan produk-produk baru. Selain meminimalisir kerugian, brand extension juga berguna untuk mendekatkan diri pada konsumen. Sebab dengan produk-produk baru tersebut diciptakan, kebutuhan konsumen akan semakin terpenuhi. Brandmu pun akan semakin dikenal.

Sebelum melakukan brand extention, perusahaan juga harus melakukan survey dan analisis mengenai apa yang dibutuhkan pasar. Dengan mengetahui kebutuhan pasar tersebut, kamu dapat merancang produk apa yang layak untuk dibuat. Sehingga saat branding dan peluncurannya nanti akan berpotensi untuk sukses.

Misalnya kamu memiliki satu merek untuk pelembab wajah. Nah, karena rangkaian skincare banyak macamnya, kamu ingin membuat berbagai produk. Seperti facial foam, serum, cleanser dan masih banyak lainnya dengan menggunakan merek yang sama. Nah, itulah yang dimaksud dengan brand extension.

Tak hanya mendapat pelanggan baru, pelanggan lama pun akan senang jika ada produk baru yang diluncurkan. Sebab mereka dapat mencoba berbagai varian produk dari brand yang sama. Oleh karena itu strategi branding yang satu ini sangat perlu dipertimbangkan bagi perusahaan.

Itulah definisi atau pengertian dari brand extension yang perlu kamu ketahui. Namun sebelum memutuskan untuk melakukan strategi baranding yang satu ini, kamu harus mengetahui elemen penting apa saja untuk menentukan brand extension. Berikut penjelasan selengkapnya.

Elemen Penting untuk Menentukan Brand Extension

Nah, sebelum terjun menggunakan strategi brand extension, ada barbagai elemen penting yang harus kamu ketahui. Elemen ini akan sangat membantu kelancaran bisnismu untuk kedepannya. Berikut detailnya.

Relevansi

Elemen penting yang pertama adalah relevansi. Buatlah produk baru yang relevan dengan bisnis yang selama ini kamu jalankan. Misalnya kamu focus pada brand kosmetik, maka kamu bisa mengembangkan brand tersebut ke berbagai skincare.

Brand extension memiliki keterkaitan yang tinggi dengan brand inti. Strategi ini juga mampu meningkatkan nilai perusahaan di masyarakat. Bahkan para kompetitor dan mitra kerja pun akan semakin mempertimbangkan kredibilitas produkmu ketika menggunakan strategi ini.  

Kredibilitas

Selain relevansi, kredibilitas juga merupakan elemen penting yang harus kamu perhatikan. Kredibilitas ini merupakan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas dan kapabilitas dari brand yang kamu bangun.

Semakin besar kepercayaan masyarakat terhadap brandmu, maka kemungkinan besar ketika melakukan brand extension akan sukses.

Namun tidak selamanya demikian. Ada beberapa brand yang sudah mendapatkan kepercayaan pasar ketika meluncurkan produk terbaru justru gagal.

Meskipun demikian, brand yang sudah mendapat keercayaan tersebut tetap akan dilirik dan mendapat atensi lebih dari masyarakat. Sebab image dari perusahaan sudah terbentuk.

Transfer

Elemen penting selanjutnya adalah transfer. Transfer merupakan pengalaman dari pelanggan terhadap brand inti, lalu kemudian di transfer menjadi brand extension.  Untuk lebih sederhananya, perusahaan inti akan mentransfer kepercayaan pasar menjadi produk-produk baru.

Dengan begitu pasar akan mempunyai pengalaman yang lebih banyak lagi terhadap brand tersebut. perlu diketahui bahwa melakukan peluncuran produk baru memang sangat tidak mudah. Dibutuhkan analisis sekaligus research yang mendalam mengenai hal tersebut.

Untuk itu kamu harus terus memanfaatkan nama popular perusahaan untuk terus melakukan inovasi. Langkah tersebut dinilai sangat efektif untuk meningkatkan pendapatan perusahaan.

Setelah mengetahui elemen apa saja yang penting untuk menentukan brand extension, ada beragam manfaat yang akan kamu dapatkan ketika menggunakan strategi yang satu ini. Apa saja manfaat dari brand extension?

Manfaat Brand Extension untuk Bisnis

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa brand extension ini sangat berpotensi mendatangkan beragam profit untuk perusahaan. Dengan memanfaatkan nama perusahaan yang sudah terkenal, kamu dapat terus berinovasi dengan menciptakan produk-produk baru.

Tentu saja hal tersebut juga dapat meningkatkan profit. Selain itu masih banyak manfaat dari brand extension. Apa saja?

Meningkatkan Brand Image dan Value

Manfaat pertama yang akan kamu dapatkan ketikan menggunakan strategi yang satu ini adalah meningkatkan brand image atau nilai dari sebuah brand. Selain itu citra dari brand juga semakin terangkat.

Sebab dengan adanya beragam variasi produk tersebut, masyarakat akan lebih mengenal brand yang kamu bangun. Mereka juga akan menilai bahwa brandmu sangat kredibel karena mempunyai beragam produk.

Keuntungan Profit yang Lebih Tinggi

Menggunakan strategi brand extension juga meningkatkan potensi profit atau pendapatan yang lebih tinggi. Karena semakin banyak produk yang dijual. Selain itu perusahaan juga dengan mudah akan mendapatkan prospek baru.

Membantu Peluncuran Produk Baru

Selanjutnya yang akan kamu dapatkan adalah mempermudah peluncuran sebuah produk baru. Dengan menggunakan brand extension, kamu pasti juga mempunyai brand inti yang sudah dikenal banyak orang.

Sehingga ketika kamu meluncurkan produk baru bisa langsung dikenali dengan mudah di pasaran. Selain peluncuran juga dapat mengurangi biaya untuk peluncuran produk baru.

Memenuhi Permintaan Pasar

Sebelum melakukan brand extension, pasti para pebisnis sudah melakukan analisa tentang kebutuhan pasar terlebih dahulu. Dengan menciptakan produk baru berdasarkan apa yang dibutuhkan oleh pasar, maka hal tersebut memberikan kepuasan tersendiri terhadap konsumen. Kebutuhan mereka akan merasa terpenuhi dengan brand yang kamu bangun.

Meningkatkan Jangkauan Pasar yang Lebih Luas

Manfaat berikutnya yang akan kamu dapatkan adalah jangkauan pasar yang lebih luas. Sebab dengan banyak produk baru, akan banyak pula konsumen dengan kebutuhan baru yang akan menggunakan brandmu. Dengan begitu jangkauan pasar yang kamu dapatkan akan semakin luas.

Itulah beragam manfaat yang akan kamu dapatkan ketika menggunakan brand extension. Namun perlu diketahui juga bahwa strategi yang satu ini juga memiliki beberapa resiko. Untuk mengantisipasi kerugian, kamu bisa mengetahu resikonya sebagai berikut.

Risiko-risiko yang Mungkin Terjadi

Melakukan strategi pemasaran baru bukan tanpa risiko. Ada beberapa resiko yang akan kamu hadapi ketika menggunakan strategi yang satu ini. Apa saja resiko-resiko tersebut? Berikut detail dan penjelasan selengkapnya.

Permintaan Pasar Lebih Banyak

Semakin banyak produk yang kamu buat, akan semakin banyak pula permintaan pasar. Masyarakat akan terus meminta lebih banyak produk lagi untuk melengkapi kebutuhan mereka. Meskipun hal ini juga bisa dijadikan untuk acuan membuat produk baru, namun dengan permintaan pasar yang semakin banyak kamu juga harus siap menampung semua keluhan yang mereka rasakan.

Biaya Produksi Meningkat

Permintaan pasar yang semakin banyak juga dapat meningkatkan produksi. Semakin banyak produk yang dibuat, maka semakin tinggi pula biaya produksi yang dikeluarkan. Tak hanya biaya produksi, namun biaya promosi juga semakin tinggi pula. Sebab ada banyak brand yang harus dipromosikan. Oleh karena itu perlu pertimbangan yang mapan untuk menggunakan strategi brand extension.

Berpotensi Menghancurkan Brand Inti

Menggunakan brand extension juga sangat berpotensi menghancurkan brand inti. Jika ada produk baru yang diluncurkan dan eksis di pasar, akan berpotensi untuk menggeser eksistensi dari brand inti. Tentunya jika hal tersebut terjadi akan mendapatkan kerugian yang sangat besar.

Membuat Konsumen Bingung

Banyaknya produk yang diluncurkan juga sangat berpotensi membuat konsumen bingung. Apalagi jika produk yang kamu luncurkan memiliki perbedaan yang tipis.

Misalnya kamu meluncurkan produk pelembab dengan merek inti. Namun dalam peluncurannya tersebut kamu memiliki banyak dari jenis pelembab tersebut. Tentunya hal itu akan membuat konsumen kebingungan.

Nah, itulah resiko-resiko yang mungkin kamu akan hadapi ketika menggunakan strategi yang satu ini. Namun setelah mengetahui inti dari resiko-resiko tersebut, kamu bisa meminimalisirnya dengan menemukan beberapa solusi.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengetai brand extension, kamu perlu mengetahui jenis-jenisnya. Apa saja? Berikut penjelasan selengkapnya.

Jenis Brand Extension Beserta Contoh Penerapannya Oleh Brand Terkenal

Setelah mengetetahui resiko yang kemungkinan akan terjadi ketika menggunakan strategi brand extension, kamu juga perlu mengetahui jenis-jenisnya. Simak penjelasan selengkapnya sebagai berikut:

Product Extension

Produk extension merupakan upaya bisnis memperluas bisnis dengan meluncurkan produk baru secara terpisah dengan produk yang ditawarkan kala itu. Secara singkatnya produk extension ini merupakan produk pendamping dari produk yang telah diluncurkan sebelumnya.

Misalnya ada sebuah brand yang membuat produk khusus pelembab untuk jerawat. Nah, kemudian untuk mendampingi dan menyempurnakan produk tersebut, brand tersebut meluncurkan produk obat totol untuk jerawat tersebut.

Line Extension

Selanjutnya adalah line extension. Ini merupakan upaya perluasan pasar brand dengan menyediakan produk yang beragam untuk saat ini. Dengan jenis yang satu ini perusahaan mampu membuat variasi produk dengan brand tersebut.

Misalnya kamu adalah perusahaan parfum dengan wangi tertentu. Nah untuk mengembangkan produk tersebut kamu juga membuat sabun dengan wangi yang sama dari parfum tersebut.

Sehingga pasar akan dengan mudah menggunakan sabun yang kamu buat dengan wangi yang sama dengan parfum yang kamu produksi.

Company Expertise Extension

Jenis berikutnya adalah company expertise extension. Yakni perluasan perusahaan membuat sekaligus merancang produk berdasarkan niche yang dimiliki. Dengan begitu perusahaan akan menggunakan reputasinya untuk menciptakan produk-produk yang lain.

Misalnya kamu adalah produk kosmetik yang berfokus pada bahan-bahan alami pada skincare. Dalam menggunakan strategi jenis ini, kamu bisa memperluas bisnismu dengan membuat produk make up dengan bahan-bahan yang alami pula.

Sehingga di pasar akan terlihat lebih bervariasi. Yakni tidak hanya berfokus pada skincare juga, namun make up pula.  

Brand Distinction Extension

Jenis strategi brand distinction extension yang satu ini bisa kamu gunakan ketika brandmu terkenal dengan keunikan akan manfaatnya. Keunikan tersebut membuat perusahaan atau brandmu dapat bersaing dengan kompetitor.

Contohnya seperti brand Lifeboy dari perusahaan unilever. Tidak hanya menciptakan produk kebersihan berupa sabun saja. Namun juga menciptakan tisu basah, handsanitize dan berbagai produk lainnya untuk membersihkan tubuh.

Transfer of Component Extension

Jika target audience yang kamu tuju mengenal brand dari jenis produk tertentu, jenis ini menawarkan brand dengan kemampuan yang sudah ada. Mulai dari rasa, bahan, warna dan masih banyak lainnya. Strategi ini bertujuan menarik minat pelanggan untuk meningkatkan citra perusahaan.

Salah satu brand besar yang sudah menapkan strategi yang satu ini adalah Fanta. Fanta dikenal dengan minuman soda dengan varian rasa. Nah, untuk mengembangkannya, mereka menciptakan minuman soda berbagai rasa. Sesuai dengan Negara yang ingin mereka capai. Total saat ini sudah mencapai lebih dari 100 rasa.

Leveraging a Lifestyle Extension

Jenis strategi yang satu ini memiliki konsep peningkatkan gaya hidup yang merujuk pada upaya bisnis yang menciptakan serangkaian nilai bagi konsumen. Perusahaan memiliki bebagai macam nilai pada brand tersebut. Seperti kecanggihan, keandalan dan masih banyak yang lainnya.

Ketika sebuah perusahaan menciptakan sebuah lifestyle pada konsumennya, maka perusahaan akan memperluas brandnya dengan produk-produk yang terkait.

Contohnya adalah SK II. Merek tersebut menciptakan lifestyle yang minimalis dan praktis. Mereka pun mengembangkan merek tersebut terhadap produk yang menawarkan minimalis dalam skincare.

Nah, itulah jenis-jenis brand extension dan beragam jenisnya yang perlu kamu ketahui. Lantas bagaimana sih cara melakukan brand extension untuk bisnis? Berikut langkah-langkah yang harus kamu lakukan.

Cara Melakukan Brand Extension Untuk Bisnis

Jika kamu melakukannya dengan benar dan tertata, brand extension dapat memperluas jangkauan pasar untuk bisnismu. Untuk itu kamu perlu mengetahui cara-caranya agar strategi brand extension yang kamu gunakan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan mendatangkan profit. Berikut langkah-langkahnya:

Penelitian Awal

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah melakukan penelitian awal. Yakni mengetahui kebutuhan pasar lalu menggabungkannya dengan nilai yang perusahaan dan merek kosmetikmu miliki. Dengan begitu membuat produk-produk baru berdasarkan analisis dan potensi pasar akan membuat strategi ini lancar.

Investigasi Penyesuaian

Cara selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah dengan melakukan investigasi penyesuaian. Yang kamu perlukan dari cara ini adalah konsistensi.

Konsistensi ini memiliki peranan penting dalam strategi brand extension. Sebab tidak hanya membuat masyarakat secara alami mengenal brandmu, namun juga mengenalkan mereka terhadap produk baru.

Pilih Brand Extension

Seperti yang telah sebelumnya kita singgung, bahwa menghubungkan produk baru dengan merek inti sangatlah penting. Sebab hal tersebut akan dengan mudah membuat pasar menemukan dan mengenali produkmu.

Arahkan Brand Extension

Terakhir kamu harus memastikan bahwa kamu tahu kemana arah dari brand extension yang kamu buat. Tanyakan pada diri sendiri mengapa harus membuat produk baru. Dengan begitu kamu akan mengetahui kemana arah dari brand yang kamu buat.

Nah, itulah beberapa penjelasan lengkap mengenai brand extension. Kamu dapat menerapkan strategi bisnis ini untuk mengembangkan brand kosmetik yang kamu miliki, dengan catatan kamu telah memiliki kolam pasar sendiri.

Dengan begitu, konsumen dari brandmu tak akan merasa bingung mengenali produk barumu. Selain itu, menerapkannya pada awal-awal brand didirikan juga terbilang kurang strategis, karena perlu waktu bagi brandmu untuk masuk ke dalam pasar dan masyarkat terima.

Karenanya, kamu akan menemukan contoh-contoh brand extension ini hanya pada brand kosmetik besar. Seperti L’Oreal, yang kemudian menciptakan Garnier, ataupun Unilever yang meluncurkan berbagai jenis merk kosmetika lain, seperti Love Beauty and Planet.

Nah, sambil menata dan merancang masa depan brand kosmetikmu, Mash Moshem Indonesia bisa menjadi partner ideal buat bisnismu. Kok bisa? Yap! Karena kami menyediakan layanan maklon kosmetik terlengkap.

Dari pembuatan formula produk yang unik dan khas, produksi massal, pembuatan logo dan kemasan, hingga pengurusan legalitas. Bahkan, kami juga membantu menyiapkan media promosi online dan offline untuk menunjang kegiatan pemasaranmu.

Menarik, kan? Langsung diskusikan inovasi dan buat produk kosmetik barumu bersama kami. Caranya mudah, tinggal hubungi tim pemasaran kami via Contact Us!

About Author

Related posts

total quality management adalah

Kenali Sistem Total Quality Management (TQM) dan 8 Elemen Pokoknya

Apakah kamu pernah mendengar istilah total quality management? Konsep awal total quality management awalnya diciptakan untuk sektor manufaktur, tetapi konsep tersebut sudah banyak digunakan untuk berbagai macam industri. Dalam penerapannya, konsep total quality management adalah meningkatkan budaya kerja, sistem,...

Continue Reading

Leave a Comment