5 Cara Membuat Exfoliating Toner: Aman, Cepat, & Mudah

Kulit kusam, tekstur terasa kasar, atau skincare terasa “nggak meresap”? Bisa jadi masalahnya ada pada penumpukan sel kulit mati. Nah, di sinilah exfoliating toner berperan penting untuk membantu membersihkan sisa kotoran sekaligus mempercepat regenerasi kulit, sehingga wajah tampak lebih cerah dan halus.
Menariknya, kamu tidak selalu harus beli produk mahal untuk miliki kulit sehat. Dengan bahan tepat dan cara yang benar, cara membuat exfoliating toner sendiri bisa kamu coba. Selain lebih hemat, kamu juga bisa menyesuaikan kandungannya dengan kebutuhan kulitmu, baik itu untuk kulit berminyak, kering, atau sensitif.
Jadi, mari cari tahu cara membuat exfoliating toner yang tepat dan aman untuk kulit.
Apa itu Exfoliating Toner?
Seperti yang sempat dibahas sebelumnya, exfoliating toner merupakan produk skincare yang berfungsi mengangkat sel-sel kulit mati yang menghalangi penyerapan skincare. Tapi, siapa sangka jika jenis toner satu ini masih memiliki banyak sekali manfaat, terutama untuk menjaga kulit tetap segar dan bersih.
Produk ini mengandung bahan-bahan kimia atau alami yang membantu mengelupas lapisan kulit terluar yang mati sehingga merangsang regenerasi kulit yang lebih baru dan sehat di bawahnya.
Exfoliating toner biasanya mengandung bahan eksfolian seperti asam AHA dan BHA yang terkenal andal dalam mengangkat sel kulit mati yang tertumpuk sekaligus meningkatkan tekstur dan kecerahan kulit.
Meskipun fungsinya untuk mengikis sel kulit mati, exfoliating toner sering kali diformulasikan dengan bahan-bahan yang dapat melembapkan dan menenangkan, sehingga kulit tidak mudah teriritasi.
6 Manfaat Exfoliating Toner untuk Wajah
Exfoliating toner memiliki berbagai manfaat penting dalam rejimen perawatan wajah, sehingga tidak heran jika produk ini mulai banyak diminati. Tapi, kira-kira apa saja sih manfaat exfoliating toner untuk kesehatan dan kecantikan kulit? Berikut di antaranya:
Menghilangkan Sel-Sel Kulit Mati
Penggunaan exfoliant toner akan membantu mengangkat sel-sel kulit mati pada kulit wajah. Membiarkan sel-sel yang sudah mati tertumpuk di wajah dapat membuat kulit terlihat kusam. Dengan begitu, produk ini akan membantu kulit terlihat lebih cerah, halus, dan tampak glowing.
Mengurangi Bintik Hitam dan Jerawat
Exfoliating toner memiliki sifat pembersih yang mampu bekerja hingga ke dalam pori-pori dan membantu mengurangi kemunculan bintik hitam (dark spot) dan mencegah munculnya jerawat. Menggunakan jenis toner ini pastinya akan membuat kulit terasa lebih bersih dan halus.
Meratakan Warna Kulit
Exfoliating toner juga dapat membantu meratakan warna kulit. Selain itu, toner ini juga mampu membantu mengurangi noda, bintik-bintik gelap, dan hiperpigmentasi.
Meningkatkan Penyerapan Produk Skincare
Sel kulit mati menjadi penghalang masuknya manfaat dari skincare yang kita gunakan. Oleh karena itu, exfoliating toner hadir untuk membuat kulit lebih siap menyerap produk skincare lainnya. Itu artinya, produk skincare seperti serum, krim, atau pelembap akan lebih efektif.
Stimulasi Regenerasi Kulit
Exfoliating toner merangsang regenerasi kulit yang lebih baru dan sehat. Ini berarti, lapisan kulit baru akan muncul dengan lebih cepat sehingga membantu kulit terlihat lebih muda dan segar.
Pencegahan Penuaan Dini
Siapa sangka, menggunakan exfoliating toner dapat menunda penuaan, loh! Penggunaan toner ini secara teratur dapat membantu mencegah penuaan dini dengan merangsang produksi elastin dan kolagen untuk meningkatkan kekenyalan dan elastisitas kulit.


Cara Kerja Exfoliating Toner
Kata pengelupasan memang terdengar cukup seram, ya? Tapi, sebenarnya bagaimana sih exfoliating toner bekerja? Produk ini bekerja dengan cara menghilangkan sel-sel kulit mati yang ada pada kulit serta merangsang regenerasi sel-sel kulit yang lebih baru dan sehat.
Ini dapat dicapai melalui penggunaan bahan-bahan aktif yang terkandung dalam toner tersebut.
Nah, perlu kamu ketahui jika tiap jenis produk eksfoliasi memiliki cara berbeda dalam mengeksfoliasi kulit, yakni:
Pengelupasan Mekanis
Beberapa exfoliating toner mengandung partikel halus seperti mikrogranul yang akan mengikis sel-sel kulit mati dengan cara mekanis. Ketika toner diaplikasikan dan digosokkan pada kulit dengan lembut, partikel-partikel ini membantu mengikis sel-sel kulit yang tak dibutuhkan lagi.
Pengelupasan Kimiawi
Sebagian besar exfoliating toner bekerja melalui pengelupasan kimia. Ini berarti bahwa mereka mengandung bahan-bahan kimia tertentu yang membantu melarutkan ikatan antara dead skin cell pada permukaan kulit.
Bahan kimia yang sering digunakan dalam exfoliating toner adalah asam alpha hydroxy (AHA) dan asam beta hydroxy (BHA). Keduanya dapat mengangkat sel-sel mati dari kulit dan membersihkan pori-pori wajah secara efektif.
Stimulasi Regenerasi Kulit
Setelah sel-sel kulit mati terangkat, exfoliating toner merangsang pembaruan sel-sel kulit yang lebih baru di bawahnya. Ini berarti lapisan kulit yang lebih segar dan sehat akan muncul, membuat kulit terlihat lebih cerah serta bersih.
Baca Juga: 5 Cara Membuat Exfoliating Shampoo dengan Jasa Maklon untuk Brand Sendiri
Bahan Aktif dalam Exfoliating Toner
Dalam cara membuat exfoliating toner, memahami bahan aktif yang digunakan pada produk ini sangat penting kamu lakukan. Sebab, bahan aktif inilah yang membuat cara kerja exfoliating toner bekerja maksimal untuk kulit.
Chemical Exfoliant (Eksfolian Kimiawi)
Chemical exfoliant adalah bahan-bahan kimia yang dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan kulit yang disebabkan oleh menumpuknya sel-sel kulit mati. Berikut ini contoh chemical exfoliants yang terdapat dalam exfoliating toner.
Alpha Hydroxy Acids (AHA)
AHA memiliki kemampuan untuk mengikis sel-sel kulit yang telah mati dan merangsang regenerasi sel-sel kulit yang lebih baru.
Beta Hydroxy Acid (BHA)
Seperti asam salisilat, BHA memiliki kemampuan menembus minyak yang ada di dalam pori-pori sehingga dapat membersihkan pori-pori. Tidak heran jika bahan cocok digunakan untuk tipe kulit berminyak atau berjerawat.
Antioksidan
Kandungan antioksidan pada exfoliating toner membantu mencegah kulit dari risiko kerusakan akibat dari radikal bebas dan pencemaran lingkungan. Berikut ini beberapa antioksidan yang sering digunakan dalam exfoliating toner.
Vitamin C
Jenis vitamin yang sangat populer ini merupakan antioksidan kuat yang dapat meningkatkan tona kulit dan berfungsi sebagai anti aging.
Vitamin E
Merupakan salah satu sumber antioksidan alami, vitamin E membantu melindungi kulit dari kerusakan oksidatif dan menjaga kelembapan kulit.
Humektan
Humektan adalah salah satu bahan skincare yang berfungsi menarik dan menjaga kelembapan kulit. Bahan ini membantu kulit tetap lembap dan terhidrasi. Berikut ini beberapa contoh humektan yang dapat ditemukan dalam exfoliating toner.
Glycerin
Glycerin merupakan salah satu humektan yang umum digunakan dalam produk perawatan kulit.
Hyaluronic Acid
Hyaluronic acid sangat sering ditemui pada produk skincare, khususnya pelembap karena bahan ini sangat efektif dalam menjaga kelembapan kulit.
Baca Juga: 15 Bahan Alami Terbaik untuk Toner Wajah, Apa Saja?
Adakah Efek Samping dari Exfoliating Toner?
Setelah menjelajahi seluk beluk produk exfoliating toner beserta dengan manfaatnya, kini kamu perlu tahu juga tentang efek samping yang ada pada penggunaan produk ini.
Ya, penggunaan exfoliating toner yang berlebihan atau tidak sesuai dengan jenis kulit penggunaannya dapat menimbulkan efek samping, seperti:
Iritasi Kulit
Beberapa pengguna baru exfoliating toner yang mengalami iritasi kulit. Kulit yang teriritasi akan kemerahan, terasa panas, gatal, mengering, dan mengelupas. Hal ini sering terjadi jika menggunakan toner dengan kandungan asam terlalu kuat atau terlalu sering.
Sensitivitas Tinggi
Penggunaan exfoliating toner secara berlebihan dapat menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif terhadap paparan lingkungan, termasuk sinar matahari.
Sebab produk ini dapat meningkatkan risiko terjadinya sunburn dan kerusakan pada kulit akibat paparan sinar UV secara berlebihan.
Pelekatan Kulit
Penggunaan exfoliating toner yang terlalu keras atau terlalu sering dapat menghilangkan lapisan perlindungan kulit secara berlebihan yang membuat kulit lebih rentan terhadap bakteri dan iritasi.
Efek Samping Alergi
Beberapa orang akan merasakan reaksi alergi karena bahan-bahan tertentu dalam exfoliating toner. Alergi ini menyebabkan munculnya rasa gatal, bengkak, atau ruam pada kulit.
Ketidakseimbangan PH Kulit
Penggunaan exfoliating toner yang berlebihan atau tidak sesuai dapat mengubah pH kulit dan merusak lapisan pelindung alami. Hal ini dapat mengakibatkan ketidakseimbangan kulit, seperti kulit berminyak atau kering yang lebih parah.
Risiko Munculnya Jerawat
Jika exfoliating toner digunakan dengan tidak benar, terutama pada kulit yang cenderung berjerawat, ini dapat menyebabkan peningkatan jerawat atau bahkan munculnya jerawat baru.
Baca Juga: 4 Cara Membuat Clarifying yang Aman dan BPOM
Cara Menghindari Efek Samping dari Exfoliating Toner
Untuk menghindari efek samping tersebut, berikut ini beberapa tips yang dapat kamu coba:
- simak petunjuk penggunaan yang tercantum pada kemasan produk. Jangan menggunakan exfoliating toner terlalu sering, terutama jika belum pernah menggunakan produk eksfoliasi.
- lakukan tes lakukan tes patch pada area kecil kulit sebelum mengaplikasikan produk secara keseluruhan. Tujuannya untuk mencari tahu apakah produk tersebut cukup aman digunakan pada kulit atau tidak.
- pilih jenis kandungan yang sesuai dengan jenis dan kondisi kulit.
- terakhir, gunakan produk tabir surya setelah menggunakan produk ini untuk memproteksi kulit dari sinar matahari.


Cara Membuat Exfoliating Toner dengan Jasa Maklon
Semakin yakin untuk membuat produk exfoliating toner sesuai kebutuhan kulit? Tak perlu bingung, cara membuat exfoliating toner bisa kamu lakukan dengan kolaborasi bersama jasa maklon PT Mash Moshem Indonesia. Perusahaan maklon ini akan mendampingi kamu mulai dari konsultasi konsep hingga penyusunan strategi pemasaran yang tepat. Nah, adapun tahapan maklon yang perlu kamu lalui melalui:
Diskusikan Konsep Produk
Setelah memutuskan untuk bekerja sama dengan perusahaan kami, kamu bisa segera mendiskusikan produk apa yang ingin kamu buat. Hal-hal yang perlu kamu diskusikan dapat berupa jenis produk, formulasi bahan, gramasi, nama produk, desain kemasan, dan tren terkini.
Dalam hal ini, kamu akan didampingi oleh tim ahli yang sudah sangat berpengalaman di bidangnya.
Mereka akan merekomendasikan jenis bahan dan formulasi terbaik untuk produk exfoliating toner dengan jaminan formulasi bahan tersebut belum pernah digunakan oleh produsen mana pun.
Tentu saja, kamu bisa menanyakan tentang apa saja yang kamu butuhkan sebelum memulai menentukan konsep produk.
Pembuatan Sampel Produk
Setelah konsep produk sudah disepakati, kami akan segera membuat sampel produk sesuai yang kamu inginkan. Proses ini akan dilakukan oleh tim research and development kami. Setelah sampel produk selesai formulator buat, kami akan segera mengirimkannya untuk kamu tes.
Jika sampel produk sudah sesuai dengan harapanmu, kami akan segera melanjutkan ke tahap berikutnya yaitu produksi massal. Akan tetapi, jika sampel produk yang kami buat belum mendekati hasil final yang kami inginkan, kami akan membawanya kembali untuk diformulasikan ulang.
Pengurusan Legalitas dan Pembuatan Desain Kemasan
Tahukah kamu, salah satu keuntungan ketika kamu menggunakan jasa kami adalah kemudahan dalam pengurusan legalitas produk.
Seperti yang kita ketahui, sebuah produk baru yang akan dijual dipasaran tidak akan bisa diterima oleh konsumen jika tidak memiliki sertifikat-sertifikat tertentu yang menjadikannya produk legal.
Oleh karena itu, di sini kamu perlu mengurus beberapa legalitas produk sebelum mengedarkan produkmu. Pengurusan legalitas produk memang tidak mudah, prosesnya akan sangat memakan waktu, tenaga, dan biaya.
Tapi siapa sangka, kini kamu tidak perlu mengurusnya sendiri karena tim kami akan mengurus semua sertifikat produk seperti HaKI, Halal, BPOM, HAS, dan Vegan.
Bersamaan dengan itu, tim desainer kami akan membuatkan desain kemasan produk. Kamu bisa mendiskusikan konsep desain yang kamu mau dan memberikan contoh acuan kemasan yang menarik perhatianmu. Selanjutnya, tim desainer kami yang akan mengembangkan desain tersebut dan menyesuaikannya dengan karakter produk kamu
Produksi Massal
Produksi massal akan berlangsung di pabrik kosmetik kami yang memiliki mesin dan peralatan berteknologi tinggi. Selain itu, proses produksi massal akan dikerjakan oleh tim produksi yang berkompeten dan telah berpengalaman di bidangnya.
Kami pastikan proses produksi kami lakukan dengan cepat dan tepat tanpa mengesampingkan nilai kebersihan produk. Di samping itu, kami juga memiliki tim Quality Control (QC) yang dapat membantu melakukan double checking, untuk meminimalisir terjadinya kesalahan produksi. Proses produksi massal sendiri berkisar antara dua minggu hingga satu bulan.
Penyusunan Strategi Pemasaran
Bukan hanya proses produksi saja, PT Mash Moshem Indonesia juga akan membantu kamu untuk menyusun strategi pemasaran yang tepat. Mulai dari penentuan konsep promosi, ide konten yang digunakan, hingga channel pemasaran sesuai target market. Tentu, langkah ini membantu kamu untuk memudahkan produk exfoliating toner sampai di tangan target pasar, baik domestik maupun global.
Yuk, Hadirkan Produk Exfoliating Toner Brand Sendiri Bersama PT Mash Moshem Indonesia!
Pemahaman akan cara membuat exfoliating toner dengan jasa maklon PT Mash Moshem Indonesia, menjadi modal awal kamu sukses di industri kecantikan ini. Sebab, kamu bisa memproduksi exfoliating toner yang aman, sesuai kebutuhan audiens tanpa perlu memiliki fasilitas produksi sendiri.
PT Mash Moshem Indonesia siap mendampingi kamu mulai dari penentuan konsep produk hingga penyusunan strategi pemasaran yang tepat. Jadi, yuk, segera wujudkan miliki produk exfoliating toner brand sendiri melalui konsultasi kebutuhan bersama tim ahli dengan tekan banner di bawah ini!













