11+ Digital Marketing Tools untuk Pemula, Jangan Lewatkan Ya!

Memasarkan produk secara digital adalah sebuah cara yang harus kamu tempuh agar brand-mu dapat bersaing dengan kompetitif di pasaran. Sebagai permulaan, kamu harus tahu apa saja jenis digital marketing tools untuk pemula dan harus kamu kuasi ketika merancang pemasaran digital.

Tools yang kita bicarakan ini sebenarnya cukup beragam dan memiliki fungsi masing-masing. Misalnya untuk mengecek bagaimana kemampuan situs toko online yang kamu miliki, kemudian mencari kata kunci populer, desain konten promosi, hingga melakukan riset kompetitor.

Semua tools ini penting untuk kamu pelajari agar semakin mudah pula bagimu menentukan strategi pemasaran online yang tepat untuk brand kosmetikmu. Nah, penasaran apa saja digital marketing tools yang sejak tadi kita bahas? Langsung simak penjelasannya di bawah ini, ya, Beautypreneurs.

11+ Digital Marketing Tools untuk Pemula yang Harus Kamu Tahu

Apa saja sih digital marketing tools yang bisa kamu pelajari? Yuk simak rekomendasi digital marketing tools yang sangat berguna untuk mengembangkan karirmu. Simak penjelasan ini dengan seksama ya!

Google Analytics

Jenis tools pada digital marketing yang pertama adalah Google Analytics. Sebagai digital marketer kamu tentunya sudah pernah mendengan tools yang satu ini. Terlebih kamu juga sudah terbiasa berinteraksi, memantau, dan menganalisis perkembangan dari website atau blog milikmu.

Saat kamu memantau website dan blogmu, kunjungan (traffic) dan juga konversi pengunjung menjadi dua hal yang penting untuk kamu ketahui. Sehingga, dengan google analytics ini akan membantumu mendapatkan data tersebut dengan mudah.

Dari Google Analytics kamu bisa melihat data traffic pengunjung, halaman yang sedang mereka kunjungi. Serta berapa lama waktu yang biasanya mereka habiskan delama mengakses website tersebut. Sehingga, dengan Google Analytics kamu akan mendapatkan insight serta bisa memahami karakteristik dari perilaku pengunjung websitemu.

Dalam Google Analytics juga menampilkan pencapaian dari website, serta memberikan insight sebagai rekomendasi strategi marketing kedepannya.

Google Ads

Jenis tools pada digital marketing berikutnya adalah Google Ads. Sesuai dengan namanya, google ads akan digunakan untuk kamu yang ingin memasang iklan di Google. Sebelum menggunkan tools ini, kamu harus paham search engine marketing (SEM) terlebih dahulu.

Sehingga saat kamu ingin mengiklankan konten, kamu bisa menentukan keyword yang lebih relevan di mesin pencarian.

Google Ads memungkinkan kamu untuk menawar keywords tertentu yang sesuai dengan bisnismu. Tujuannya agar iklan yang kamu lakukan bisa muncul pada hasil pencarian Google.

Facebook Ads

Jenis tools pada digital marketing yang ketiga adalah Facebook Ads. Tidak kalah oenting dengan search engine, nyatanya sosial media sudah menjadi perhatian dari para digital marketer. Salah satu fitur iklan di facebook ini disebut Facebook Ads.

Fitur iklan ini juga banyak disukai oleh para digital marketer, karena memungkinkan kamu dalam membidik audiens di Facebook yang sesuai dengan kriteria target pasar.

Dalam memilih target audiens ini, kamu bisa memilih berdasarkan demografi, mintat (interest), lokasi, dan perilaku (behaviours) mereka. Tidak lupa, Facebook ads juga memungkinkan kamu untuk beriklan dengan platform rekan. Yaitu media yang menjadi rekan dari Facebook sendiri, seperti Instragram dan Facebook Disply Network lainnya.

Twitter Ads

Jenis tools pada digital marketing yang keempat adalah Twitter Ads. Dengan melakukan iklan di Twitter, mereka akan menawarkan beberapa opsi, seperti promoted tweets, promoted account, ataupun promoted trends.

Twitter ads kemudian juga menawarkan format iklan dengan website cards yang bisa mendatangkan audiens untuk berkunjung ke website. Meskipun pemakaian fitur ini tidak memiliki peminat yang banyak seperti Facebook ads, namun Twitter ads memiliki pasarnya sendiri. Jadi, jangan ragu untuk memilih tools ini, karena Twitter juga bisa menjadi pilihan tepat dalam hal promosi online.

Hootsuite

Jenis tools pada digital marketing selanjutnya adalah Hootsuite. Sebagai seorang digital marketer, kamu bisa memperhatikan keseluruhan aktivitas bisnis atau klientmu melalui sosial media. Apalagi jika bisnismu memiliki beberapa platform media seperti Twitter, Instagram, Facebook, dan YouTube.

Dengan beberapa sosial media yang kamu miliki, kamu membutuhkan platform management sosial media terpusat. Nah, Hootsuite ini bisa menjadi manaemen dari semua sosial media kamu. Dengan hanya satu platform ini saja, kamu bisa mengatur semua media sosialmu dengan lebih praktis.

Mailchimp

Jenis tools pada digital marketing yang ke enam adalah Mailchimp. Tools ini memungkinkan kamu menjarin pelanggan baru dan membangun hubungan baik dengan mereka. Mailchimp merupakan jenis tools email marketing yang paling banyak digunakan oleh digital marketer. Karena penggunaan dari tools ini bisa memungkinkan kamu mengirim ratusan hingga ribuan email secara otomatis. Sehingga pengguaannya sangat praktis, bahkan tanpa adanya biaya yang perlu kamu keluarkan.

Ahrefs

Jenis tools pada digital marketing yang berikutnya adalah Ahrefs. Tools ini bisa menjadi salah satu fitur yang bagus untuk kamu pelajari, terutama untuk SEO dan SEM. Melalui Ahrefs ini kamu bisa mempelahari semua hal tentang kompetitor bisnis dengan Ahrefs site explore.

Dari Ahrefs kamu bisa mempelajari dari mana saja lalu lintas traffict pesaing yang muncul. Dari peringkat situs hingga blaklink yang membuat audiens mengaah pada situs tersebut. Kamu bisa menggunakan fitur content explore agar melihat dengan jelas konten seperti apa yang paling banyak dibagikan di situs.  

Google Search Console

Jenis tools pada digital marketing yang ke delapan adalah Google Search Console. Tools ini merupakan layaan yang Google ytawarkan untuk membantumu mempertahankan dan memecahkan masalah keberadaan situs di pencarian Google.

Google Search Console memberikan tawaran fitur yang membantu melihat data traffic untuk situsmu. Tools ini dapat memebritahu kamu jika Google menemukan masalah dalam pengindeksan, spam, atau masalah yang lainnya dalam situs.

SocialBuzz

Jenis tools pada digital marketing yang ke sembilan adalah SocialBuzz. Tools ini memungkinkan kamu menemukan influencer untuk campaign yang akan kamu jalankan. Pada SocialBuzz kamu bisa memilih jenis influencer yang bisa kamu jadikan sebagai key opinion leader (KOL) campaign.

SocialBuzz akan menyarankan mulai dari artis, selebgram, youtuber, hingga mikro-influencer untuk kamu menajlankan endors. Kamu bisa mencari talent yang sesuai dengan campaign yang inginkamu buat. Melalui tools ini, kam bisa melihat dan mengecek kredibilitas influencer yang akan kamu ajak bekerjasama.

Karena pada SocialBuzz terdapat portofokio akun media sosial seperti engangements, followes, angka pengunjung website, dan lainnya.

Yoast

Jenis tools digital marketing yang selanjutnya adalah Yoast. Ini merupakan tools yang wahib kamu ketahui, karena bisa mengoptimalkan SEO bagi konten-konten yang akan kamu unggah di website.

Dengan Yoast, kamu bisa melihat fitur untuk mencari topik konten, riset keyword yang relevan agar konten berada di utrutan atas tampilan. Dan juga skema membuat ringkasan konten, juga lain sebagainya.

Yoast juga membantu mengecek apakah konten yang kamu hasilkan dapat dibaca dengan mudahdengan mengguunakan Readibility Checker. Yoast sendiri sudah menjadi plugin di Gutenberg dan WordPress, sehingga untuk kamu yang menggunakan salah satu situs tersebut. Kamu bisa dengan mudah mengatur SEO konten.

SEMRush

Jenis tools pada digital marketing yang selanjutnay adalah SEMRush. Tools ini memiliki fitur yang bisa mengoptimasi SEO dan memperlihatkan performa dari websitemu.

SEMRush juga mempunya fitur riset dan analisis iklan-ilan yang sudah dipasang (pay per click advertising) dan juga vcontent maketing. Kamu juga bisa mebgeloa sekaligus dan memantau sosial media dengan menggunakan tools ini.

Selain itu, SMURush juga memiliki fitur yang bisa melihat performa website dari kompetitor. Terlebih tools ini bisa kamu akses secara gratis, namun kamu juga bisa membayar tools ini untuk bisa melakukan analisis yang lebih komprehensif.

HubSpot Marketing

Jenis tools dari digital marketing yang terakhir adaah HubSpot Marketing. Tools iini sangat berguna untuk kamu melakukan management conten marketing, baik dari website, sosial media, web analytics, ataupun landing page.

HubSpot Marketing ini juga dikenal sebagai spesialisasi daru CRM. Kamu bisa mengumpulkan informasi kontak dari klien, ataupun leads tang bisa dengan mudah diubah menjadi format CSV. Dengan tools ini kamu akan terintergrasi dengan email bisnis, sehingga semua aktivitas marketing bisa dicatat secara langsung.

Dengan HubSpot marketing, kamu bisa melancarkan email tracking, notification, lead tracking, hingga email marketing. Kamu juga bisa memantau proses komunikasi dengan klien yang akan ditampilkan secara visual oleh tools ini.

Tidak lupa, HubSpot Marketing bisa kamu akses dengan gratus, namun kamu juga bisa memanfaatkan marketing automation jika kamu bersedia membayar.

Nah, itulah beberpaa jenis tools pada digital marketing yang bisa kamu ketahu melalui artikel ini. Dengan informasi di atas kamu bisa belajar beberapa tools yang biasa dipakai saat kamu ingi menjadi digital marketer.

Kamu bisa mempelajari dan menggunakan berbagai tools tersebut untuk memasarkan produkmu secara online. Baik melalui Media Sosial, Website, maupun berbagai jenis e-commerce populer di Indonesia.

Selain artikel ini, kamu bisa menemukan berbagai tips pemasaran digital lainnya yang menarik dan menjanjikan untuk brand kosmetikmu di laman Berita Terkini. See you, Beautypreneurs.

About Author

Retno Ayu Wulandari

Seorang yang suka tidur, makan, dan menulis.

Related posts

total quality management adalah

Kenali Sistem Total Quality Management (TQM) dan 8 Elemen Pokoknya

Apakah kamu pernah mendengar istilah total quality management? Konsep awal total quality management awalnya diciptakan untuk sektor manufaktur, tetapi konsep tersebut sudah banyak digunakan untuk berbagai macam industri. Dalam penerapannya, konsep total quality management adalah meningkatkan budaya kerja, sistem,...

Continue Reading

Leave a Comment