Kreativitas Bertemu Riset: Beauty Lab Vol. 3 DIY Perfume Workshop Mash Moshem Disambut Antusias Khalayak Umum

Rejotangan, 16 Februari 2026 – Mash Moshem sukses menyelenggarakan Beauty Lab Vol. 3: DIY Beauty – Workshop Perfume pada Senin (16/2) di pabrik Mash Moshem, Rejotangan No. 14. Kegiatan yang terbuka untuk khalayak umum ini menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya kreatif, tetapi juga berbasis riset melalui pendampingan langsung dari tim Research & Development (R&D).
Workshop yang berlangsung pukul 09.00 hingga 11.00 WIB ini diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari pecinta parfum, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum yang ingin mengenal lebih jauh dunia fragrance dan peluang bisnisnya.
Antusiasme Peserta dan Suasana Interaktif
Sejak awal acara, suasana berlangsung hangat dan interaktif. Peserta aktif berdiskusi mengenai aroma, tren, hingga potensi pasar produk parfum. Tingginya partisipasi ini menunjukkan bahwa industri parfum semakin diminati oleh masyarakat luas, baik sebagai hobi kreatif maupun peluang usaha.


Edukasi Dasar Formulasi Parfum Berbasis Riset
Pada sesi pemaparan materi, tim Mash Moshem Indoneisa menjelaskan struktur dasar parfum yang terdiri dari top notes, middle notes, dan base notes, serta bagaimana ketiganya membentuk karakter aroma yang harmonis. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai teknik blending, keseimbangan komposisi, serta pentingnya konsistensi kualitas dalam produksi parfum.
Pendekatan yang digunakan tidak hanya teoritis, tetapi juga mengacu pada praktik industri dan standar pengembangan produk yang diterapkan oleh tim R&D.
Sesi DIY: Meracik Parfum Didampingi Tim R&D
Sesi DIY (Do It Yourself) menjadi inti dari kegiatan ini. Berbeda dari workshop biasa, proses pembuatan parfum dilakukan dengan pendampingan langsung dari tim R&D Mash Moshem Indonesia. Peserta tidak hanya meracik aroma berdasarkan preferensi pribadi, tetapi juga mendapatkan arahan teknis mengenai takaran, keseimbangan formula, serta potensi daya tahan aroma.
Tim R&D memberikan insight tentang bagaimana sebuah formula dikembangkan, diuji, dan disesuaikan agar menghasilkan wangi yang stabil dan memiliki karakter kuat. Dengan bimbingan tersebut, peserta dapat memahami bahwa di balik sebuah parfum terdapat proses riset, eksperimen, dan pengujian yang terstruktur.
Pengalaman ini memberikan nilai tambah karena peserta dapat merasakan langsung proses kreatif yang berpadu dengan pendekatan ilmiah.


Factory Tour: Melihat Standar Produksi Secara Profesional
Rangkaian acara dilanjutkan dengan factory tour untuk melihat proses produksi, pengemasan, serta penerapan quality control. Peserta mendapatkan gambaran nyata mengenai bagaimana produk parfum diproduksi secara profesional dengan standar mutu tinggi dan teruji.
Kunjungan ini memperkuat pemahaman bahwa industri fragrance tidak hanya berbicara tentang kreativitas, tetapi juga tentang sistem, riset, dan kualitas.

Talk Session: Peluang dan Strategi di Industri Fragrance
Melalui sesi product knowledge, peserta diajak memahami tren industri parfum, peluang pasar, serta pentingnya branding dan positioning dalam membangun produk yang kompetitif.
Diskusi berlangsung dinamis, membahas langkah awal memulai usaha parfum hingga strategi diferensiasi produk di tengah persaingan pasar.
Baca Juga: “PT Mash Moshem Indonesia Perkuat Inovasi Maklon Kosmetik di IFBC Expo Jakarta 2026“
Komitmen Menghadirkan Edukasi Terbuka untuk Masyarakat
Sebagai penutup, seluruh peserta menerima e-certificate dan bentuk apresiasi lainnya. Antusiasme yang ditunjukkan sepanjang acara menjadi bukti bahwa edukasi berbasis praktik dan riset sangat diminati oleh masyarakat.
Melalui DIY Beauty Lab Vol. 3, Mash Moshem Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program edukatif yang terbuka bagi khalayak umum, serta mendorong lahirnya kreativitas dan peluang usaha baru di industri kecantikan dan parfum.













