Webinar Business Growth Vol.2 PT Mash Moshem Indonesia Hadirkan Aldo Adela, Kupas Tuntas Formula Konten Jutaan Views 2026

Surabaya, 21 Februari 2026 — PT Mash Moshem Indonesia sukses menyelenggarakan Webinar Business Growth Vol.2 bertajuk “Formula Konten Jutaan Views: Strategi Berbasis Tren & Data 2026” pada Sabtu (21/2), yang berlangsung pukul 10.00 hingga 12.30 WIB.
Webinar ini menghadirkan praktisi digital dan content strategist, Bapak Aldo Adela, Digital Practitioner & Content Creator, yang membagikan strategi membangun konten berbasis tren dan data, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan performa serta potensi viralitas di tahun 2026.
Acara yang digelar secara daring tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai latar belakang industri, mulai dari pelaku UMKM, brand owner, tim marketing, hingga content creator yang ingin memahami arah perkembangan media sosial dan strategi konten ke depan.
Strategi Konten 2026: Bukan Sekadar Viral
Dalam webinar ini, salah satu materi utama yang dibahas adalah proyeksi tren media sosial 2026. Konten dengan jutaan views ditegaskan bukan sekadar hasil keberuntungan,melainkan buah dari strategi yang terstruktur dan berbasis data.
Gear dan visual memang mendukung kualitas produksi, namun bukan menjadi faktor utama keberhasilan. Fondasi terpenting tetap terletak pada mindset, konsistensi, dan strategi yang tepat.


Peserta diperkenalkan pada metode “Teori 2X”, yaitu meningkatkan kualitas konten melalui tiga aspek utama: cerita yang lebih kuat, talent yang lebih tepat, dan properti yang lebih mendukung. Pendekatan ini mendorong peningkatan kualitas secara bertahap dan terukur.
Konten dengan pendekatan sinematik dinilai efektif untuk kebutuhan iklan berbayar (ads). Namun, untuk membangun konten viral dan engagement organik, pendekatan yang autentik dan raw dinilai lebih relevan karena mampu menciptakan kedekatan emosional dengan audiens.
Struktur Konten, A/B Testing, dan Pemanfaatan AI
Webinar ini juga membahas struktur konten yang terbukti efektif, yaitu: Hook – Foreshadow – Body – CTA. Untuk menemukan formula konten yang optimal, peserta didorong memproduksi berbagai variasi konten sebagai bagian dari strategi A/B testing. Proses ini bertujuan membangun kebiasaan produksi, menemukan winning content, kemudian meningkatkan kualitas secara lebih maksimal.
Penggunaan Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu pembahasan utama. AI dinilai sangat membantu dalam proses kreatif, tidak hanya untuk penyusunan caption, tetapi juga dalam pengembangan konsep serta model konten. Meski demikian, AI tetap diposisikan sebagai alat bantu yang mendukung arah dan strategi brand.
Persona Jadi Kunci Strategi Konten Beauty
Salah satu poin penting yang dibahas adalah pentingnya brand memiliki persona yang jelas dalam setiap konten. Untuk memperoleh views secara organik, fokus strategi tidak lagi semata mengejar jumlah followers, melainkan membangun komunitas dengan persona yang spesifik dan tetap engaging.
Khusus untuk industri kecantikan, peserta diajak memahami bahwa brand beauty tidak cukup hanya menampilkan produk. Brand perlu membangun narasi yang relevan dengan problem dan aspirasi target audiens. Beberapa contoh ide persona yang dibahas untuk bisnis kecantikan antara lain:
- Mahasiswi dengan keterbatasan budget yang ingin tampil glowing dan lebih percaya diri
- Perempuan yang mengalami masalah jerawat dan kurang percaya diri
- Ibu rumah tangga yang ingin kembali merawat diri dan melakukan glow up
- Pria yang peduli pada penampilan sebagai bagian dari personal branding
Pendekatan ini menekankan bahwa konten harus menyentuh cerita dan emosi, bukan sekadar menjual manfaat produk.
Baca Juga: “Mash Moshem Indonesia Dorong Transformasi Mindset Business Owner lewat Business Growth Vol. 1“
Endorse Bergeser ke Affiliate
Dalam konteks tren 2026, strategi monetisasi juga mengalami pergeseran. Jika sebelumnya banyak brand berfokus pada endorse, kini pendekatan affiliate marketing dinilai lebih relevan karena berbasis performa dan lebih terukur.
Peserta juga diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih talent serta waspada terhadap fenomena fake influencer. Dalam ekosistem digital, terdapat perbedaan peran antara influencer, content creator, dan buzzer yang perlu dipahami agar strategi kolaborasi lebih tepat sasaran.


Antusiasme Peserta dan Challenge Implementasi
Webinar berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif peserta sepanjang sesi. Antusiasme terlihat dari tingginya keterlibatan dalam diskusi serta respons terhadap setiap strategi yang dibahas. Sesi tanya jawab bersama Bapak Aldo turut menjadi momen yang dinanti peserta.
Dalam sesi ini, peserta berkesempatan mengajukan pertanyaan secara langsung seputar strategi konten, tren 2026, hingga tantangan dalam membangun persona dan engagement brand. Diskusi berlangsung dinamis dan aplikatif.
Di akhir acara, peserta juga mendapatkan challenge implementasi strategi konten sebagai bentuk praktik langsung dari materi yang telah dipelajari. Peserta terpilih memperoleh hadiah sebagai apresiasi atas kreativitas dan eksekusi terbaik.
Mengakselerasi Pertumbuhan Bisnis Melalui Edukasi Strategis
Melalui Webinar Business Growth Vol.2 ini, PT Mash Moshem Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaku bisnis agar lebih adaptif terhadap perubahan tren digital serta mampu membangun strategi konten yang tidak hanya viral, tetapi juga berkelanjutan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui konsistensi menghadirkan program edukatif yang relevan, aplikatif, dan berbasis kebutuhan industri, khususnya bagi brand yang ingin memperkuat positioning dan daya saing di era digital.
Ke depannya, PT Mash Moshem Indonesia akan terus menghadirkan forum pembelajaran, kolaborasi, dan insight strategis guna membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis secara lebih terarah, terukur, dan berdampak jangka panjang.













