Hydroquinone dalam Krim Wajah, Apakah Efek Buruknya untuk Kulit?

Ketika akan memilih suatu produk perawatan kecantikan, kandungan menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dengan baik. Sebab, kandungan dalam skincare bisa berperan sangat besar pada kesehatan kulitmu.

Kok bisa? Yap! Pada dasarnya semua manfaat atau efek yang diberikan oleh skincare sangat dipengaruhi oleh kandungan yang dimilikinya.

Jika kandungan ini tidak cocok dengan kondisi dan jenis kulit wajah kamu, bisa-bisa bukannya mendapatkan wajah yang cerah merona, justru bisa menimbulkan iritasi.

Salah stau kandungan yang memiliki reputasi yang cukup buruk di kalangan pecinta kosmetik adalah hydroquinone. Yah, bahan aktif yang digunakan untuk memutihkan wajah ini diklaim dapat menimbulkan reaksi iritasi dan alergi pada kulit, lho.

Benarkah begitu? Untuk menjawab kegelisahanmu ini, kami bertanya pada formulator ahli Mash Moshem Indonesia mengenai fakta krim wajah hydroquinone dan efeknya untuk kulit.

Penasaran, kan? Langsung cek ulasan lengkapnya di bawah ini, ya!

Kadar Aman Hydroquinone dalam Krim Pemutih Wajah

Penggunaan hydroquinone dalam krim wajah atau skincare pemutih lain cenderung ditujukan untuk mengatasi bercak gelap, kulit yang kusam, atau warna kulit yang tidak merata akibat penumpukan melanin.

Kondisi yang umumnya dikenal juga dengan nama hiperpigmentasi ini memang sangat mungkin muncul di kulit. Baik ketika kita sering terpapar sinar matahari, pola konsumsi yang buruk dan tidak sehat, juga karena paparan radikal bebas.

Nah, hidrokuinone diketahui dapat mengatasi berbagai masalah hiperpigmentasi ini. Karenanya, enggak sedikit pula skincare atau krim wajah yang menggunakannya sebagaui formula. Pertanyaannya: apakah hidrokuinon aman digunakan?

Dilansir dari Hallodoc, penggunaan hydroquinone sebagai kandungan kosmetik sebenarnya enggak sepenuhnya dilarang, lho.

Akantetapi, penggunaannya harus berada dalam takaran yang diatur dan ditentukan oleh Badan POM. Juga, penggunaan krim wajah berkandungan hydroquinone pun harus dibawah pengawasan dokter.

Jika batasan dan aturan ini benar-benar diterapkan, penggunaan krim wajah hydroquinone pun cukup aman. Sebab hal ini dapat membantu mencegah adanya kemunculan efek samping berbahaya.

Menurut peraturan yang dikeluarkan oleh Badan POM, batas aman penggunaan hydroquinone dalam produk perawatan kecantikan tidaklah diperbolehkan lebih dari dua persen.

Akan tetapi, di Indonesia penggunaan hydroquinone dalam kosmetika telah dilarang karena cenderung membawa dampak yang buruk pada kulit san kesehatan tubuh secara umum.

Efek Buruk Penggunaan Krim Wajah Berkandungan Hidroquinone

Meski cukup aman jika digunakan dengan resep dokter, efek samping hydroquinone untuk kulit juga enggak bisa diremehkan. Apalagi kalau kamu menggunakannya secara sembarangan dan membeli produk perawatan yang tidak terdaftar secara resmi di Badan POM.

Nah, berikut ini beberapa efek buruk hydroquinone untuk kulit jika penggunaannya tidak sesuai takaran dan anjuran dari dokter. Simak baik-baik, ya!

Membuat Kulit Lebih Sensitif Terhadap Sinar Matahari

Tahukah kamu, meski biasanya krim berkandungan hydroquinone memiliki harga yang lebih murah dan bisa bekerja cepat dalam mencerahkan wajah, tapi ada beberapa efek samping yang justru bikin kulitmu tidak sehat.

Salah satunya adalah membuat kulit jadi lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari. Karenanya, wajah akan lebih mudah memerah di bawah sinar matahari, rentan mengalami iritasi, hingga sunburning.

Kondisi ini dikarenakan melanin yang ada dalam kulit tidak bisa melindungi kulit dengan baik, karena pertumbuhannya dihalangi oleh hydroquinone.

Menimbulkan Gejala Iritasi Pada Kulit

Salah satu efek buruk kandungan hydroquinone dalam krim wajah adalah mampu menimbulkan gejala iritasi kulit. Seperti membuat kulit terasa perih, kering, melepuh, memerah, bahkan pecah-pecah.

Namun, jika digunakan sesuai takaran yang telah disebutkan sebelumnya, dampak buruk ini bisa lebih diminimalisir. Well, diminimalisir enggak berarti bebas risiko ya, Ladies.

Memicu Kemunculan Reaksi Alegi Ringan dan Berat

Selain menimbulkan reaksi iritasi pada kulit, beberapa orang bahkan bisa mengalami reaksi alergi yang cukup besar. Misalnya timbul rasa sakit kepala, ruam, bengkak ada wajah dan tenggorokan, bahkan bisa menyebabkan sesak napas.

Karena itulah, ketika akan menggunakan krim dengan kandungan hydroquinone kamu sangat disarankan untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu.

Sementara itu, ketika kamu akan membeli produk perawatan wajah baru, usahakan untuk meneliti daftar kandungan yang ada dalam kemasan terlebih dahulu.

Lakukan uji tempel produk ke belakang siku, tunggu beberapa saat untuk mengetahui bagaimana reaksi kulitmu terhadap sediaan kosmetik tersebut.

Cara ini bisa membantumu untuk lebih waspada dalam memilih produk, sehingga dapat terhindar dari kosmetik illegal dan berbahaya lainnya.

Menimbulkan Pigmentasi Kulit Secara Permanen

Dikenal mampu mengatasi masalah hiperpigmentasi kulit dengan cepat dan efektif. Siapa sangka kalau penggunaan krim wajah berkandungan hydroquinone justru bisa membuat pigmentasi kulit muncul secara permanen?

Well, ironisnya ketika kamu menggunakan krim wajah berkandungan hydroquinone ini secara berlebihan akan membuat kulit jadi tampak lebih gelap. Karena, produksi melanin telah diberhentikan secara paksa dalam waktu yang terlalu lama.

Kondisi yang juga dikenal dengan nama Ochronosis ini tidak dapat diobati bahkan melalui bahan pemutih lainnya. Selain itu, bila digunakan terlalu lama, hidrokuinon juga dapat menyebabkan kemerahan, peradangan, pengelupasan, dan rasa terbakar.

Adanya Paparan Merkuri

Beberapa krim hidrokuinon mengkompensasi jumlah zat pemutih yang rendah dengan sedikit merkuri. Tetapi bahan kimia ini dapat menyebabkan hilangnya elastisitas kulit, memicu penyakit gagal hati dan ginjal.

Membuat pH dan Struktur Kulit Tidak Seimbang

Penggunaan krim berkandungan hydroquinone terlalu tinggi bisa menyebabkan pH kulit tidak seimbang, juga membuat struktur kulit bermasalah.

Untuk itu, bila kamu berniat membeli produk perawatan kecantikan kulit tertentu, sebaiknya pilih produk yang memang kamu butuhkan.

Jangan terlena dengan klaim instan dan permanen yang diberikan, periksa dulu keamanan dan legalitas produk kosmetik tersebut.

Misalnya dengan mencari tahu Cara Cek BPOM Kosmetik Palsu atau Asli.

Meski ketika dalam pengawasan dokter krim wajah berkandungan hydroquinone bisa cukup aman digunakan. Kamu juga harus tetap waspada ketika akan memilih produk perawatan kulit tertentu.

Sebenarnya enggak sedikit juga berbagai bahan pencerah wajah lain yang memiliki manfaat sama baiknya dan lebih aman dari hydroquinone. Beberapa diantaranya yakni vitamin C, bakuchiol, salicylic acid, asam laktat, vitamin E, bahkan kolagen.

Banyak orang yang mungkin tergiur akan harga krim abal-abal yang lumayan terjangkau, atau bahkan sangat miring. Namun, perlu kamu ketahui dampak penggunaan krim berbahaya dapat bertahan lama dan bahkan bisa membuat kulit jauh lebih tak sehat.

Untuk itu, enggak ada salahnya untuk selalu mengedepankan keamanan produk yang kamu gunakan. Alih-alih tergiur dengan manfaatnya yang terdengar fantastis.

Nah, setelah membaca ulasan tentang krim wajah hydroquinone di atas, apakah kamu amsih tertarik untuk menggunakannnya sebagai bagian dari perawatan kecantikan kulit harianmu?

Well, sebenarnya ada banyak cara untuk membuat penampilan kulit tampak lebih cerah, sehat, dan kencang secara alami. Misalnya dengan mengonsumsi makanan dengan gizi tinggi, menggunakan produk perawatan yang tepat dan aman, serta rutin berolah raga.

About Author

Related posts

kandungan pemutih wajah dalam skincare (2)

15 Kandungan Pemutih Wajah dalam Skincare yang Aman, Apa Saja?

Ketika akan membuat brand skincare sendiri, kita harus lebih selektif dalam memilih kandungan yang tepat. Sebab, kandungan ini berpengaruh terhadap kualitas dan manfaat produk kita. Apalagi saat memilih kandungan pemutih wajah dalam skincare, tentu enggak boleh sembarangan. Skincare pemutih...

Continue Reading

Leave a Comment