Iklan Pop Up – Definisi, Manfaat, dan Tips Menggunakannya untuk Promosi Bisnis

iklan pop up adalah

Sering mendapat notifikasi artikel maupun promo dari jendela Smartphone-mu? Yap, notifikasi ini disebut juga sebagai iklan pop up, yang ternyata cukup efisien jika kamu gunakan untuk promosi bisnis. Benarkan begitu?

Di era milenial yang serba canggih ini, hampir sebagian besar kegiatan dihabiskan dengan mengakses internet. Entah itu dalam komunikasi sehari-hari, urusan pekerjaan, kesehatan, sampai kebutuhan pangan, rasanya semua hal tersebut tidak lepas dari dunia digital.

Bagi yang sering menggunakan internet, tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah pop up. Pop up sendiri dibagi menjadi beberapa macam sesuai dengan kegunaannya. Mulai dari pop up iklan, pop up menu, pop up grafik, sampai pop up dialog box.

Kali ini, kita akan membahas pop up iklan atau iklan pop up yang biasanya digunakan oleh pelaku bisnis untuk memasarkan produk atau jasa yang mereka punya di dunia digital.

Di artikel ini, kamu juga bisa tahu apa sebenarnya keuntungan yang bisa didapat para pebisnis dari penggunaan iklan pop up. Langsung simak penjelasan lebih lengkapnya berikut ini, yuk!

Apa Itu Iklan Pop Up?

Iklan pop up adalah salah satu jenis iklan yang yang tiba-tiba muncul saat pengguna membuka sebuah situs. Iklan ini biasanya berupa jendela kecil yang muncul secara tiba-tiba pada layar depan antarmuka visual website atau internet.

Tentunya isinya menampilkan promosi suatu produk atau jasa para pelaku bisnis. Pengguna akan dibawa ke halaman tertentu ketika dia mengklik tampilan iklan tersebut.

Biasanya kemunculan jenis iklan ini sedikit mengganggu pengguna internet? Apakah kamu salah satunya?

Karena iklan pop up seringkali menutupi halaman internet yang sedang diakses sehingga kehiatan pengguna harus terhenti sejenak untuk kemudian mengklik, menggeser atau menutup tampilan jendela kecil yang keluar.

Tak hanya pada komputer, iklan pop ini tentunya juga bisa tiba-tiba muncul ketika pengguna internet mengakses sistus web dari smartphone mereka.

Karena kemunculan iklan pop up yang di mana-mana inilah, yang terkadang membuat pengguna internet kesal. Bahkan tak jarang yang memilih untuk langsung menutup iklan tersebut sebelum mengkliknya.

Meski begitu, iklan jenis ini cukup dibutuhkan oleh para pelaku bisnis. Ini adalah salah satu cara yang bisa mereka lakukan untuk memasarkan produk atau jasa yang ingin ditawarkan. Dengan adanya iklan pop up ini, pelaku bisnis juga bisa berinteraksi dengan pengguna internet yang mungkin saja bisa menjadi calon pelanggan.

Lantas tertarikkah kamu menggunakan iklan pop up untuk memasarkan produk bisnismu? Jika iya, kamu perlu tahu terlebih dahulu keuntungan dan kekurangan menggunakan iklan pop up untuk bisnismu.

Dengan begitu, kamu akan dengan mudah memutuskan untuk menggunakan jenis iklan ini untuk bisnismu atau tidak.

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Iklan Pop Up untuk Bisnis

Menjalankan sebuah bisnis tentu kamu harus punya effort untuk beriklan. Banyak jenis iklan yang bisa kamu coba untuk memasarkan produk bisnismu. Salah satunya adalah membuat iklan pop up.

Asal kamu tahu, iklan jenis ini juga sering digunakan oleh pelaku bisnis untuk menghasilkan konversi di website-nya. Meski beberapa orang beranggapan bahwa jenis iklan ini dapat mengganggu pengalaman pengguna, nyatanya masih banyak website yang menampilkannya.

Salah satu alasannya karena iklan pop up dapat “mencuri” fokus users, berbeda dengan iklan banner yang sering tidak terlihat oleh pengunjung website.

Pada dasarnya, menjalankan sebuah teknik pemasaran akan diiringi plus dan minus-nya. Oleh karena itu, ketahui keuntungan dan kekurangan menggunakan iklan pop up untuk bisnis berikut ini:

Kelebihan Menggunakan Iklan Pop Up untuk Bisnis

  1. Memberikan lebih banyak hasil ketimbang iklan biasa, karena kemungkinan diklik akan lebih besar. Hal itu disebabkan karena setiap iklan otomatis terbuka di setiap halaman website yang dikunjungi;
  2. Iklan akan selalu terlihat karena menggunakan menu melayang dan tombol close. Jadinya lebih menarik perhatian para pengunjung internet;
  3. Pendaftaran atau cara pembayaran tidak terlalu ribet dan iklan bisa langsung dipasang jika sudah melakukan transaksi;
  4. Tak hanya mudah, minimal pembayaran iklan pop up juga terbilang kecil antara $5-$10.

Kekurangan Menggunakan Iklan Pop Up untuk Bisnis

  1. Tak dipungkiri jika jenis iklan ini cukup mengganggu pengunjung internet;
  2. Bisa terdeteksi sebagai virus, bahkan website bisnismu rawan turun peringkat;
  3. Memperberat loading blog, karena javascript yang tertanam pada iklan;
  4. Pemborosan kuota internet karena setiap membuka blog kebanyakan selalu loading untuk membuka iklan di tab baru.

Hal yang Harus Diperhatikan dalam Pembuatan Iklan Pop Up

Ada hal-hal yang perlu diperhatikan jika kamu berminat untuk membuat iklan pop up guna memasarkan bisnismu. Agar iklan yang kamu rancang nantinya tidak akan sia-sia, dan justru memberikan keuntungan untuk bisnismu. Diantaranya sebagai berikut:

Tampilan yang Jelas dan Simpel

Hal pertama yang harus kamu perhatikan jika ingin membuat iklan pop up adalah membuatnya se-efisien dan efektik mungkin. Pastikan pembaca dengan mudah menemukan tanda close untuk menutup atau menggeser tampilan iklan.

Gunakan Jenis Iklan Exit Intent

Selanjutnya buatlah iklan dengan memunculkan tampilan jendela kecil pada saat pembaca ingin meninggalkan situs web-nya. Di mana iklan tidak akan muncul saat pembaca masih aktif menggunakan lamannya.

Jangan Tampilkan Iklan di Smartphone

Sebisa mungkin kamu mengatur media tampilan pop up untuk tidak terpampang nyata pada smartphone. Pasalnya, tampilan layar sulit diakses pada layar smartphone yang berukuran kecil. Hal ini juga bisa membuat pengunjung internet frustasi karena kemunculan iklan pop up tersebut.

Kuantitas Pengguna Pop Up

Sebelumnya cek terlebih dahulu kuantitas pengguna pop up.  Pada website penayangan jenis iklan ini tidak diizinkan lebih dari 3 iklan. Hal ini bisa berimbas pada terganggunya navigasi situs dan penyebaran virus.

Durasi Iklan Pop Up

Kamu perlu membuat pengaturan jarak dan durasi untuk tampilan iklan pop up bisnismu. Jangan memunculkan iklan berkali-kali pada layar untuk menghindari terjadinya spam iklan.

Dampaknya pun sudah pasti kamu tahu, yakni pembaca tidak mau lagi mengunjungi laman website milikmu karena dianggap “bantak gangguan”.

Sertakan Tutorial Pop Up

Dalam website, kamu juga bisa memasang iklan popup dengan cara me-login ke akun akun pribadimu. Kemudian masuk pada kolom template kemudian edit HTML nya, masukan kode script, lalu simpan.

Tips Membuat Iklan Pop Up yang Menarik Pelanggan

Ada kiranya 10 tips yang bisa kamu aplikasikan jika ingin membuat iklan pop up untuk memasarkan produk bisnismu. Dijamin pengunjung tidak akan men-skip iklan pop up-mu. Simak rinciannya berikut ini:

Gunakan Konsep Menyapa Konsumen

Yang namanya sebuah iklan tentu dibuat dengan tujuan untuk menarik perhatian konsumen atau pun para calon konsumen. Iklan ini yang sengaja di-setting agar muncul otomatis ke hadapan konsumen akan meninggalkan kesan bahwa kehadiran mereka diperhatikan.

Konsep ini sama halnya dengan prinsip layanan di toko offline. Ketika konsumen datang, kamu menyambut mereka dengan ramah. Namun karena tidak mungkin menyambut konsumen secara tatap muka, maka tugas tersebut bisa digantikan dengan via notifikasi pop up dari perusahaanmu.

Tawarkan Diskon atau Hadiah Gratis (Freebies

Semua konsumen pasti suka dengan yang namanya diskon atau hadiah gratis. Oleh karena itu, pancing perhatian mereka dengan menawarkan diskon belanja atau hadiah gratis lewat iklan yang kamu buat.

Trik ini selalu sukses sukses mendorong pengunjung mau berinteraksi dengan website perusahaanmu. Entah mereka nantinya akan langsung berbelanja, mengklaim voucher atau mendaftar akun dan berlangganan email newsletter

Sampaikan Pesan Penting yang Bermanfaat

Iklan yang kamu buat tidak melulu harus digunakan untuk memasarkan produk bisnismu. Sesekali kamu juga perlu memakainya untuk menyampaikan pesan-pesan penting yang bermanfaat pula bagi konsumen.

Contohnya, iklan popup dipakai untuk menyampaikan ada layanan free ongkir se-Indonesia di toko milikmu. Atau kamu juga bisa menyampaikan informasi penting bahwa tokomu melayani konsumen dengan protokol kesehatan ketat selama pandemic.

Informasi-informasi tersebut mungkin terkesan sepele. Tapi jangan salah, dampaknya bisa luar biasa untuk meyakinkan konsumen mau mencoba belanja di tokomu.

Ciptkan “Urgensi” Untuk Belanja

Tentunya kamu sering menmukan pop up berisi timer (jam hitungan mundur) ketika mengunjugi sebuah toko online bukan? Nah, tips ini bisa kamu terapkan dalam membuat iklan popup untuk menarik perhatian pengunjung.

Beberapa pelaku bisnis sengaja memasang pop up yang memuat timer untuk momen penjualan tertentu. Pemanfaatan jam hitungan mundur ini bukan tanpa tujuan. Adrenalin konsumen akan terpacu ketika mereka melihat waktu diskon atau penawaran semakin menipis.

Tanpa membuang-buang waktu, mereka akan segera mengunjungi website mu untuk melakukan transaksi.

Bagikan Kode Diskon

Diskon jadi salah satu “alat” untuk memancing minat beli para calon konsumen. Karenanya saat kamu membuat iklan popup, jangan lupa membagikan voucher atau kode diskon pada tampilannya. Terbukti toko yang sering mengadakan diskon akan mendapatkan jumlah kunjungan dan pembelian produk yang cukup tinggi.

Kamu bisa dengan mudah membagikan voucher atau kode diskon secara gratis lewat iklan pop up yang kamu pasang di internet.

Cukup masukkan kode voucher yang bisa pengunjung klaim secara gratis, lalu sebarkan lewat iklan pop up-mu secara otomatis. Ini akan membuat konsumen yang tadinya Cuma mampir, akan tergoda untuk meng-klik penawaranmu dan melakukan pembelian karena adanya diskon.

Adakan Flash Sale

Menjalankan sebuah bisnis membutuhkan adanya inovasi yang berbeda setiap momennya. Begitu pula yang harus kamu lakukan jika ingin membuat iklan popup untuk memasarkan produk daganganmu, barang-barang kosmetik misalnya.

Salah satu trik yang juga tengah popular saat ini adalah mengadakan flash sale yang menjual barang-barang dengan harga miring. Jadi, jangan ragu menyertakan flash sale di iklan pop up-mu guna mendapatkan lebih banyak perhatian konsumen.

Promosikan Produk-produk Best Seller

Perkuat keinginan belanja konsumen dengan mempromosikan produk-produk unggulan atau best seller yang ada di toko online-mu dalam iklan popup. Hal ini bisa menumbuhkan keinginan belanja konsumen atau membuat mereka jadi penasaran ingin menelusuri website tokomu lebih lanjut.

Ini karena produk-produk best seller memiliki daya tarik tersendiri yang bisa membuat orang tergoda. 

Munculkan Iklan Pop Up Sebelum Pengunjung Pergi

Untuk mempertahankan agar pengunjung tidak pergi begitu saja setelah melihat iklan popup milikmu, kamu harus punya strategi lain.

Misalnya kamu bisa memasang iklan popup untuk menyambut pengunjung dan memasang satu lagi ketika pengunjung hendak menutup browser website.

Kadang ada pengunjung yang awalnya tak tertarik melihat iklan pop up-mu, tapi setelah mendapatkan penawaran iklan kedua, mereka justru berubah pikiran dan tertarik untuk berselancar di website bisnismu. Namun, memasang jenis iklan ini kedua ini juga butuh strategi cermat.

Jadi, kamu tidak boleh asal membuat iklan pop up kedua ini tanpa mengetahui info-info yang pengunjung butuhkan.

Tawarkan Rekomendasi Produk

Selain menawarkan produk best seller, kamu juga bisa menganjurkan pengunjung untuk mencoba rekomendasi produk dari perusahaanmu di iklan popup. Rekomendasi di sini lebih berfokus pada produk-produk yang sekiranya konsumen atau target pasarmu butuhkan.

Trik ini pun tak kalah sukses ketika menerapkannya, karena pelanggan pasti akan tertarik membeli barang yang mereka butuhkan.

Tawarkan Produk Pelengkap

Tips yang terakhir dalam pembuatan iklan popup ini adalah menawarkan produk pelengkap dari bisnis yang sedang kamu jalankan. Misalnya ketika kamu menawarkan suatu produk pada iklan, kamu juga bisa menyertakan produk lainnya, atau produk-produk kosmetik pelengkap.

Urgensinya mungkin memang tidak terlalu mendesak, namun tidak menutup kemungkinan jika produk yang kamu iklankan terseut juga menarik minat beli para pelanggan.

Setelah mengetahui berbagai kelebihan, kekurangan, dan tips penerapannya. Apakah kamu tertarik untuk menggunakan iklan pop up ini dalam strategi pemasaran brand kosmetikmu?

Well, untuk mendukung proses promosi yang kamu lakukan, Mash Moshem Indonesia memberikan layanan aftersales berupa foto produk, video produksi, FAQ atau product knowlede, dan Webinar Digital Marketing gratis buatmu.

Dengan begitu, kamu bisa menyusun strategi pemasaran yang jauh lebih efektif, menarik, dan membuat konsumen kian menerima brand kosmetikmu.

About Author

Related posts

total quality management adalah

Kenali Sistem Total Quality Management (TQM) dan 8 Elemen Pokoknya

Apakah kamu pernah mendengar istilah total quality management? Konsep awal total quality management awalnya diciptakan untuk sektor manufaktur, tetapi konsep tersebut sudah banyak digunakan untuk berbagai macam industri. Dalam penerapannya, konsep total quality management adalah meningkatkan budaya kerja, sistem,...

Continue Reading

Leave a Comment