Tak Takut Sunburning, Berikut Ini Jenis Tabir Surya yang Perlu Kamu Ketahui

jenis tabir surya

Untuk terlihat selalu menawan, kita juga harus memastikan kesehatan kulit kita. Apalagi untuk kamu yang sering beraktivitas di luar ruangan dan sering terpapar sinar matahari.

Kulit akan jadi rawan terkena berbagai masalah kulit, mulai dari kering, iritasi hingga terbakar. Hal ini dapat kamu hindari dengan menggunakan tabir surya sebelum melakukan aktivitas harianmu.

Tabir surya sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit kita. Yakni mencegah dan melindungi kulit dari kerusakan atau gangguan yang diakibatkan oleh paparan sinar matahari berlebihan.

Dalam sinar matahari terdapat sinar UVA dan UVB, yang dapat menyebabkan kulit jadi terbakar dan akhirnya menggelap. Tidak hanya memicu berbagai masalah kecantikan, terlalu lama terpapar sinar UV juga bisa meningkatkan risiko terjangkit kanker kulit.

Oleh sebab itu, penting banget buat kamu untuk selalu menggunakan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan. Dengan demikian kulitmu akan terhindar dari efek buruk sinar matahari.

Karena sifatnya yang sangat penting itu, tabir surya telah diproduksi dengan berbagai inovasi. Bahkan enggak sedikit juga disatukan dalam formula skincare lainnya, misalnya dalam moisturizer.

Namun dari sekian banyak inovasi itu, mana sih yang paling cocok dan baik digunakan? Untuk tahu lebih jauh, baca ulasan ini sampai habis ya!

Jenis-jenis Tabir Surya yang Perlu Kamu Ketahui

Sunscreen

Tabir surya kini banyak jenisnya, lho. Sejalan dengan itu fungsi dan cara kerjanya juga akan berbeda. Nah, dengan tahu jenis-jenis tabir surya ini kamu dapat menentukan yang paling cocok untuk dirimu.

Sunblock

sunblock

Jenis tabir surya yang pertama adalah sunblock. Yang mana sangat efektif menangkal atau menghalangi sinar matahari sebelum meresap ke dalam kulit.

Pada dasarnya ada dua jenis sinar ultra violet yang dapat menimbulkan berbagai penyakit pada kulit, yakni sinar UVA dan UVB. Keduanya memiliki cara kerja yang berbeda, UVA dapat menembus bagian terdalam kulit dan menjadi faktor utama munculnya gejala penuaan dini.

Sementara sinar UVB sangat berpengaruh pada lapisan terluar kulit kita, yakni dengan menyebabkan kulit terbakar dan menggelap.

Dengan menggunakan sunblock kamu bisa melindungi kulitmu dari kedua jenis sinar ultraviolet tersebut. Karena sunblock dapat bekerja dengan membentuk pelindung di permukaan kulit dan membuat lapisan bawahnya terhindar dari kerusakan akibat sinar UV.

Kandungan dalam Sunblock

Dalam sunblock terdapat zat titanium dioksida dan zinc oksida yang bekerja sebagai penyaring sinar UVA dan UVB. Titanium dioksida merupakan mineral alami yang dapat memantulkan sinar UV. Zat ini juga sangat stabil dan tidak akan terurai dengan mudah di bawah sinar matahari.

Zinc oksida yang merupakan mineral buatan ini mampu memecah panas dan energi yang dihasilkan oleh sinar UV. Zat yang ada dalam sunblock ini juga mampu menghalangi radiasi sinar matahari dari kulit.

Enggak cuma itu, zinc oksida rupanya juga mengandung zat anti-iritasi dan dapat melindungi kulit. Hal ini pulalah yang membuat zat satu ini sering ditambahkan dalam formula produk skincare untuk kulit sensitif.

Kedua zat tersebut merupakan zat yang paling berperan dalam menangkal sinar UV pada kulit. Bahkan zinc oksida dan titanium dioksida dinilai paling ideal digunakan karena jarang menyebabkan alergi pada kulit.

Karena memberikan double protection dari kedua jenis sinar UV, dan juga sifatnya yang anti-iritasi. Sunblock sangat cocok digunakan untuk anak-anak atau mereka yang memiliki kulit sensitif.

Keunggulan Sunblock

  • Memberikan double protection dari kedua jenis sinar UV
  • Bisa digunakan untuk kulit sensitif dana anak-anak
  • Memiliki efek anti-iritasi
  • Hasilnya dapat terlihat dengan segera.

Kekurangan Sunblock

  • Teksturnya kurang bisa menyatu dengan kulit
  • Meninggalkan bercak putih pada kulit

Sunscreen

sunscreen (4)

Jenis tabir surya yang kedua adalah sunscreen atau juga disebut sebagai tabir surya kimiawi. Cara kerjanya yakni dengan menembus lapisan terluar kulit dan menyerap sinar matahari yang sudah terlanjur masuk.

Bisa dibilang, cara kerja sunscreen ini mirip dengan spons pada wajah kamu. Jadi dia menyerap paparan sinar matahari baik yang telah terserap dalam kulit, maupun yang hendak masuk.

Beda dengan sunblock, sunscreen ini ada dua jenis. Yang dibuat untuk menyesuaikan dengan tipe kulit tertentu. Mau tahu enggak? Yuk, baca sama-sama!

Sunscreen Kimia

Jenis sunscreen yang pertama adalah sunscreen kimia, yang mengandung berbagai zat kimia aktif. Kandungan inilah yang berperan sebagai penyaring untuk mengurangi paparan sinar UV pada kulit.

Dalam sunscreen kimiawi biasanya terkandung avobenzone, oxybenzone, octocrylene dan lain sebagainya.

Kelebihan
  • Mudah digunakan pada wajah
  • Tidak meninggalkan bercak atau sisa bewarna putih di kulit.
  • Lebih tahan lama dan cocok digunakan saat berolahraga
Kekurangan
  • Pemilik kulit sensitif sayangnya kurang dianjurkan untuk menggunakan sunscreen kimiawai. Karena dalam beberapa kasus, sunscreen ini bisa menyebabkan reaksi alergi pada kulit.
  • Membutuhkan waktu penyerapan yang agak lama, yakni 20 menit.

Sunscreen Mineral

Jenis snscreen yang kedua adalah sunscreen mineral, yang mengandung bahan-bahan mirip dengan formula sunblock. Yakni zat titanium dioksida dan zinc oksida seperti yang dijelaskan sebelumnya.

Karena kandungannya sama, maka cara kerja sunscreen mineral pun serupa dengan sunblock. Yaitu dengan menangkal sinar matahari dan memantulkannya dari kulit.

Dengan kemampuannya yang melindungi kulit dari kedua jenis ultraviolet, penggunaan sunscreen mineral ini sangat bermanfaat untuk membuat kulit selalu sehat dan terlihat awet muda.

Kelebihan
  • Karena serupa dengan sunblock, maka sunscreen mineral lebih ramah digunakan untuk pemilik kulit sensitif.
  • Durasi efek sunscreen mineral lebih cepat dibanding sunscreen kimiawi yang harus menunggu sekitar 20 menit sebelum diserap oleh kulit.
  • Mampu memperlambat penuaan dini, seperti munculnya keriput, kulit kusam dan lainnya. Yang disebabkan oleh paparan sinar UV berlebih.
Kekurangan
  • Meninggalkan bercak berwarna putih pada kulit.
  • Daya tahannya tidak lama, jadi harus dioleskan berkali-kali atau sesering mungkin. Paling tidak selama 3 jam sekali.
  • Berisiko menimbulkan jerawat bagi sebagian orang.

Nah itu adalah perbedaan sunscreen berbahan kimia dan mineral, dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Maka, kamu harus menyesuaikan dulu dengan kebutuhan dan jenis kulitmu sebelum membeli salah satunya.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan Kala Memilih Produk Tabir Surya Untukmu

produk skincare

Meskipun sangat berguna untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet, tidak semua produk tabir surya cocok digunakan. Apalagi kalau kamu memiliki masalah atau jenis kulit tertentu.

Di bawah ini ada beberapa hal yang bisa kamu perhatikan sebelum memilih produk tabir surya yang cocok untuk kulitmu.

Sesuaikan dengan Jenis Kulitmu

bekas jerawat

Kamu telah mengetahui berbagai jenis tabir surya yang kini dengan mudah ditemukan di pasaran. Mulai dari cara kerja, bahan, hingga kelebihan dan kekurangannya.

Selain mengetahui jenis-jenis tersebut, kamu juga harus memperhatikan jenis kulitmu. Nah, agar tak salah pilih, ini penjelasan lengkapnya!

Pemilik Kulit Berminyak dan Berjerawat

Pada dasarnya semua jenis tabir surya cukup aman digunakan untuk berbegai tipe kulit. Namun buat pemilik kulit berminyak dan berjerawat, sangat direkomendasikan menggunakan tabir surya berbahan dasar titanium dioksida dan zinc oksida.

Pasalnya kedua bahan ini dinilai lebih bersahabat dan tidak menimbulkan efek samping lanjutan pada kulit. Hal ini dikarenakan tabir surya dengan bahan ini berkemungkinan lebih kecil untuk menimbulkan reaksi alergi dibanding dengan jenis lainnya.

Ketika kamu memiliki masalah dengan jerawat, maka kamu juga harus memperhitungkan penggunaan sunscreen dengan bahan air. Hal ini bertujuan agar kandungan dalam sunscreen dapat terserap dengan baik dan tidak malah tersumbat di pori-pori.

Oh, iya! Sebagai catatan, jangan lupa memeriksa kandungan SPF yang ada dalam tabir surya yang ingin kamu beli. Pilihlah sunscreen dengan SPF 35 ke atas untuk mendapatkan perlindungan optimal dan lebih efektif.

Bagi Pemilik Kulit Kering dan Sensitif

skincare untuk kulit sensitif

Jika kamu memiliki jenis kulit kering dan sensitif, maka kamu harus lebih waspada lagi. Apalagi kalau sering berada di luar ruangan dan terpapar sinar matahari secara berlebih.

Pertimbangkan untuk membeli produk tabir surya yang enggak hanya mampu melindungi kulit dari paparan sinar UV. Juga dapat membantu untuk mencegah agar kulit kering dan iritasi.

Jenis tabir surya yang cocok dan aman digunakan untuk pemilik kulit kering atau sensitif yakni yang terbuat dari mineral. Bisa kamu memakai sunscreen mineral dan sunblock, ya.

Hal ini dikarenakan kandungan titanium dioksida merupakan mineral alami yang mampu membantu memantulkan radiasi dari sinar UV. Dan formulanya tidak akan mudah terurai di bawah sinar matahari.

Enggak cuma itu, kandungan zinc oksida yang ada dalam tabir surya berbasis mineral juga sangat berguna. Zat yang merupakan mineral sintetis dapat bekerja memecah panas yang dilepaskan oleh sinar UV. Bahkan mampu mengahalangi radiasi matahari agar tidak mengenai kulit kita.

Penggunaan tabir surya dengan dua bahan ini juga dinilai lebih aman karena lebih jarang menimbulkan alergi atau iritasi. Oleh sebab itu, pemilik kulit sensitif sangat cocok menggunakan jenis tabir surya yang satu ini.

Karena kulitmu kering, pilihlah tabir surya dengan bahan aktif yang mampu menjaga kelembapan kulit wajah. Misalnya bahan-bahan aktif humektan, seperti hyaluronic acid.

Pilih juga tabir surya yang berbentuk krim, sebab bisa melindungi dan melembapkan kulit wajahmu. Sebaliknya, kamu harus menghindari produk-produk tabir surya yang berbahan keras dan yang mengandung alkohol maupun pewangi berlebihan.

Untuk tahu lebih jauh soal perawatan kulit sensitif bisa kamu baca di sini.

Bagi Pemilik Kulit Normal

melembutkan kulit

Pemilik kulit normal patut bahagia, sebab kamu bisa memilih berbagai jenis tabir surya terbaik. Karena dengan kulit yang normal kamu lebih mudah beradaptasi dengan tekstur, kandungan, maupun hal-hal lainnya dari suatu jenis tabir surya.

Kamu bisa memilih jenis tabir surya apapun, tanpa takut merasakan dampak yang besar. Cukup perhitungkan kandungan tambahan yang dapat menutrisi kulitmu, seperti hyaluronic acid dan lainnya.

Bagi Pemilik Kulit Kombinasi

Bagi pemilik kulit kombinasi, umumnya pemilihan jenis tabir surya didasarkan dengan karater kulit penggunanya. Misalnya kalau kamu punya zona T yang berminyak, maka ada baiknya untuk menyediakan tabir surya yang dapat mengatasi hal itu.

Kamu bisa menggunakan dua jenis tabir surya sekaligus, yakni yang berbahan dasar mineral dan kimia. Namun penggunaannya berbeda-beda bergantung pada area wajah yang berminyak dan yang kering.

Pilih Tabir Surya Broad Spectrum

Kamu pasti bertanya-tanya mengapa kita harus memilih tabir surya dengan label broad spectrum? Memang apa bedanya dengan yang lain?

Fungsi tabir surya sebagai pelindung kulit dari paparan sinar UVA dan UVB ini bisa kian optimal kalau kamu pakai produk dengan label broad spectrum.

Karena tabir surya dengan label ini mampu melindungi kulit dari dua jenis sinar UV yang dapat menyebabkan kerusakan pada kulit kamu.

Gunakan Tabir Surya Dengan SPF 35 atau Lebih

Jangan lupa pilih produk tabir surya dengan SPF yang tinggi, yakni senilai 35 atau bahkan lebih. Karena semakin tinggi nilai SPF dalam sebuah produk tabir surya, maka efek perlindungan yang diberikan pun akan semakin tinggi.

Cermati Bahan dan Kandungan di Dalam Produk

Sayangnya enggak semua tabir surya dapat dengan aman digunakan. Karena tiap kulit pasti memiliki masalah tersendiri, yang juga pasti membutuhkan perawatan yang berbeda.

Untuk itu kamu harus cermat memilih produk skincare atau tabir surya dengan kandungan tertentu. Misalnya pakai yang tidak mengandung pengawet, pewangi dan alkohol yang terlalu berbelebihan. Karena dapat memicu reaksi alergi dan iritasi di kulit.

Tips Biar Tabir Surya Makin Optimal Melindungi Kulit

paparan sinar matahari

Sunscreen dan sunblock terbukti mampu menjaga kesehatan dan kecantikan kulit wajah. Karena mampu melindungi kulit dari paparan sinar UV, tabir surya mampu meminimalisir risiko penuaan dini dan kanker kulit.

Untuk hasil yang lebih optimal, tentu penggunaan tabir surya ini enggak boleh sembarangan. Nah berikut tips-tips yang bisa kamu terapkan agar tabir surya makin optimal melindungi kulit kita.

Gunakan Tabir Surya yang Berbeda untuk Kulit Tubuh dan Wajah

tabir surya untuk tubuh

Ternyata masih banyak dari kita yang dengan sembrono menggunakan tabir surya yang sama untuk kulit tubuh dan wajah. Alasannya juga beragam, mulai dari tak ingin repot, berhemat dan lain sebagainya.

Padahal tindakan ini dinilai kurang baik, apalagi untuk kulit wajah kita. Karena cukup berisiko menimbulkan iritasi, terutama untuk pemilik kulit wajah yang sensitif.

Maka dari itu, pastikan menggunakan produk tabir surya sesuai dengan kebutuhanmu dan kulitmu. Dengan demikian, hasil yang akan didapatkan juga bakal lebih optimal. Karena perawatannya lebih pas dan efektif.

Jangan Terlalu Bergantung pada Kandungan SPF dalam Kosmetik Saja

rangkaian skincare untuk kulit sensitif

Berbagai jenis skincare dan kosmetik akhir-akhir ini sering mengombinasikan SPF ke dalam formula mereka. Tentu saja hal ini bertujuan untuk memberikan efek dan manfaat yang menyeluruh untuk pengguna.

Namun, apakah dengan hanya mengandalkan spf dalam kandungan kosmetik saja cukup? Jawabannya tidak ya, Ladies.

Hal ini dikarenakan kandungan SPF dalam produk-produk kosmetik atau skincare itu tidaklah setinggi dalam tabir surya. Karena memang fokus utamanya bukan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

Sebut saja moisturizer dengan SPF, mungkin memang benar memiliki zat pelindung sinar matahari. Tapi kadarnya tidaklah tinggi, karena fungsi utamanya adalah untuk melembapkan kulit wajah.

Jangan Mencampur Tabir Surya dengan Make Up

Mencampur berbagai jenis make up atau barangkali jenis skincare tertentu cukup lumarah dilakukan. Namun untuk tabir surya, kamu direkomendasikan untuk tidak melakukannya, ya.

Karena dengan mencampur sembarangan antara tabir surya dengan make up, malah akan membuat fungsi tabir surya menurun. Hasilnya malah perlindungan yang diberikan tidak akan seoptimal semula.

Gunakan Tabir Surya Secara Menyeluruh

jenis tabir surya

Yang satu ini emang wajib banget dilakukan, ya. Kalau kamu tidak mengaplikasikan tabir surya dengan merata, tetap saja sinar UV akan bisa masuk dan menembus kultimu melalui bagian yang tidak tertup.

Masalah warna kulit yang tidak merata dan berbagai permasalahan kulit lainnya akhirnya akan muncul. Yakni sebagai dampak dari perlindungan dari tabir surya yang tidak optimal dan menyeluruh.

Well, itu dia hal-hal mengenai tabir surya yang mungkin belum kamu ketahui dengan baik. Mulai dari jenis, kandungan, cara memilih hingga tips agar hasil yang didapatkan lebih optimal.

Dari sana kamu juga tahu kalau tabir surya sangat penting digunakan untuk melindungi kesehatan dan kecantikan kulit kita. Maka jangan lewatkan mengaplikasikannya sekali pun ya, Ladies.

Kalau kamu tahu soal tips lain yang barang kali dicantumkan di atas, kamu bisa diskusikan di kolom komentar.

Semoga artikel kali ini bermanfaat untuk kamu. Semoga harimu menyenangkan! Jangan lupa share, comment dan like, ya!

About Author

Related posts

kandungan pemutih wajah dalam skincare (2)

15 Kandungan Pemutih Wajah dalam Skincare yang Aman, Apa Saja?

Ketika akan membuat brand skincare sendiri, kita harus lebih selektif dalam memilih kandungan yang tepat. Sebab, kandungan ini berpengaruh terhadap kualitas dan manfaat produk kita. Apalagi saat memilih kandungan pemutih wajah dalam skincare, tentu enggak boleh sembarangan. Skincare pemutih...

Continue Reading

Leave a Comment