5 Perbedaan BHA AHA dan PHA dalam Skincare, Jangan Keliru!

Pernahkah kamu membaca kandungan BHA, AHA, dan PHA dalam skincare? Ketiganya sering disebut sebagai chemical exfoliants yang berperan penting dalam membantu regenerasi kulit, mengangkat sel kulit mati, hingga mengatasi berbagai permasalahan kulit. Namun, meski terdengar mirip, masing-masing memiliki cara kerja, manfaat, dan tingkat toleransi yang berbeda pada kulit.
Memahami perbedaan BHA AHA dan PHA dalam skincare menjadi langkah penting sebelum memilih produk perawatan wajah yang tepat. Kesalahan dalam memilih jenis eksfoliator bisa berujung pada iritasi, kulit kering, atau bahkan memperparah masalah kulit yang ada. Oleh karena itu, mengenal karakteristik setiap kandungan ini akan membantu kamu menyesuaikannya dengan jenis dan kebutuhan kulit.
Mengenal BHA AHA dan PHA dalam Skincare
Salah satu jenis bahan aktif yang paling banyak digunakan dalam berbagai produk perawatan kecantikan kulit adalah asam. Biasanya memiliki kandungan pH tinggi dan selalu diasumsikan dengan sifatnya yang merusak serta mengiritasi kulit.
Padahal pendapat itu tidak sepenuhnya benar, lho! Karena jika digunakan dengan formulasi dan kadar yang tepat, asam akan bekerja dengan sangat baik untuk merawat kecantikan kulit.
Karenanya, tidak sedikit produk kecantikan yang menggunakan bahan aktif ini ke dalam formula mereka. Jenis asam yang paling banyak digunakan dalam skincare antara lain BHA, AHA, dan PHA,
Meski tidak terlalu signifikan, ketiganya memiliki perbedaan masing-masing. Mulai dari cara kerja, manfaat, gugus hidroksi, hingga reaksi ketika diaplikasikan pada kulit.
Namun, ketiga jenis asam tersebut memiliki peran cukup penting dalam meningkatkan kesehatan kulit wajah. Caranya adalah dengan menghilangkan sel-sel kulit mati, merangsang pertumbuhan sel kulit baru, hingga mengatasi masalah kulit wajah.


Perbedaan BHA, AHA, dan PHA dalam Skincare
Meskipun memiliki manfaat cukup baik untuk kulit, terdapat perbedaan BHA AHA dan PHA dalam skincare, termasuk perihal formulasi dan keamanan kulit. Adapun perbedaannya meliputi:
Berdasarkan Fungsi sebagai Jenis Asam
Beta Hydroxy Acids (BHA) beerfungsi sebagai anti inflammatory yang mampu menenangkan peradangan serta kemerahan pada wajah akibat jerawat. Berbeda dengan Alpha Hydroxy Acids (AHA) yang mana memiliki sifat hydrophilic atau mampu bertahan dalam air, sehingga membantu memecah ikatan sel kulit.
Sementara Polyhydroxy Acids (PHA) termasuk jenis asam yang berfungsi untuk mengeksfoliasi kulit, termasuk kulit sensitif.
Cara Kerja untuk Kulit
BHA bekerja secara efektif pada kulit berminyak dan rentan terhadap jerawat maupun komedo. Sifat anti airnya mampu melakukan penetrasi, sehingga bisa membersihkan minyak secara menyeluruh pada pori-pori.
Kemudian, untuk AHA bekerja pada bagian luar kulit dan efektif mengangkat sel kulit mati serta meratakan tekstur kulit. Sedangkan cara kerja PHA dengan molekul lebih besar, akan memberikan kelembutan pada kulit sensitif, sehingga minim iritasi.
Baca Juga: Apa Itu Polyacrylamide dalam Skincare dan Apakah Aman untuk Kulit Sensitif?
Persentase Penggunaan yang Efektif
Kandungan asam AHA akan bekerja lebih efektif dengan persentase 5% sampai 10% dan aman untuk pemakaian harian. Sementara BHA, cukup 1% sampai 4% saja sudah cukup efektif dalam mengangkat sel kulit mati. Namun, untuk PHA memiliki molekul lebih besar, sehingga lebih baik menggunakan di angka sekitar 10%.
Jenis Kandungan pada Skincare
Meskipun termasuk asam, ada perbedaan BHA AHA dan PHA dari jenis kandungan yang digunakan pada skincare. Kandungan AHA sering ditemukan dalam bentuk: glycolic acid, hydroxycaproic acid, hydroxycaprylic acid, lactic acid, malic acid, dan tartaric acid.
Kemudian, untuk kandungan BHA bisa kamu temukan dalam bentuk: salicylic acid dan citric acid. Sementara itu, bentuk kandungan PHA dalam skincare antara lain: gluconolactone, galactose, lactobionic acids, gluconic acid, dan zinc gluconate, atau copper gluconate
Efek Samping pada Kulit
Perbedaan BHA AHA dan PHA juga bisa kamu lihat dari efek samping pemakaiannya. Ketika kamu memakai skincare kandungan AHA, terutama dengan persentase di atas 10%, kemungkinan kulit akan mudah iritasi dan kemerahan.
Berbeda halnya dengan pemakaian skincare kandungan BHA. Jika kamu memakainya secara berlebihan, maka dapat menyebabkan kulit menjadi kering. Sementara itu, meskipun memiliki sifat anti-inflamasi, PHA juga bisa memberikan efek samping pada kulit, yakni menjadi iritasi.


Cara Menggunakan Skincare AHA, BHA, dan PHA dengan Aman
Sama halnya dengan ketika akan mencoba produk perawatan kulit baru, kamu harus ekstra hati-hati dalam memilih kandungan yang cocok dan tidak cocok dengan kulit wajahmu,
Nah, karena AHA dan BHA cenderung menyebabkan iritasi pada kulit, maka dalam point ini kita akan membahas cara aman menggunakan skincare dengan kandungan AHA BHA dan PHA, melalui tahapan:
Kenali seberapa Besar Kandungan Bahan
Hal pertama yang wajib kita lakukan adalah mengecek kandungan skincare yang kita gunakan saat ini. Apakah terdapat kandungan AHA, BHA, dan PHA?
Lalu jika ada, berapa persen kandungan bahan itu dalam skincare kamu?
Seberapa besar kandungan AHA, BHA, dan PHA dalam skincare kamu, akan mempengaruhi hasil akhir dari produk skincare tersebut.
Kita harus memperhatikan seberapa besar takaran dari AHA, BHA dan PHA dalam setiap produk perawatan kulit seperti AHA dalam estimasi 10-15%, BHA dalam takaran 0.5-5% dan PHA karena kandungan lebih ringan dan sejenis dengan AHA ada di kisaran 10%.
Lakukan Tes Sederhana pada Produk Skincare
Jika kamu ingin menggunakan rangkaian produk skincare dengan AHA, BHA, dan PHA agar aman, maka sebaiknya lakukan patch test dengan mengaplikasikan produk skincare pada belakang siku dan pergelangan tangan.
Aplikasikan dalam kurun waktu tertentu dan tunggu efek dari produk itu bekerja. Jika timbul iritasi maka hentikan pemakaian produk.
Perhatikan Petunjuk Penggunaan Produk
Seperti yang telah dipaparkan di atas bahwa ketiga kandungan produk memiliki senyawa yang bersifat membantu eksfoliasi, maka lebih baik jika menghindari kombinasi penggunaan produk.
Hal ini dikarenakan ketiga senyawa ini fokus pada regenerasi lapisan kulit. Jika dikombinasikan secara bersamaan akan menyebabkan kulit cenderung sensitif.
Jaga Kondisi Kulit dari Paparan Sinar Matahari Berlebih
Rangkaian produk skincare dengan AHA, BHA, dan PHA lebih sering ditemui pada produk pencerah dan pembersih kulit.
Maka untuk menghindari efek buruk pemakaian kandungan senyawa tersebut dianjurkan untuk menggunakan tabir surya (sunscreen) dan juga pelembab. Sehingga kulit dapat terhindar dari dampak buruk paparan sinar matahari, tetap lembab dan sehat.
Baca Juga: 7 Manfaat Air Mawar untuk Wajah, Meredakan Peradangan & Melembapkan Kulit!
Apakah BHA, AHA, dan PHA Aman Digunakan Secara Bersamaan?
Aman. Kamu bisa menggabungkan produk skincare kandungan BHA, AHA, dan PHA secara bersamaan. Namun, pastikan kamu memahami tingkat konsentrasi yang ada pada formulanya.
Semakin tinggi konsentrasinya, maka semakin rendah pH bahan pengelupas kimiawi, sehingga makin kuat pula efek kulit mengelupasnya. Pengelupasan ini dapat menimbulkan iritasi kulit, sehingga bisa menyebabkan munculnya masalah kulit, seperti jerawat dan kemerahan.
Jadi, lebih baik kamu pilih salah satu jenis eksfoliasi kimia ini berdasarkan jenis kulit. Bila tetap menggabungkan AHA, BHA, dan PHA, sebaiknya pisahkan menjadi dua produk perawatan kulit untuk rutinitas siang dan malam hari, hindari dipakai secara bersamaan.
Yuk, Ciptakan Produk Skincare dari BHA, AHA, dan PHA yang Aman untuk Kulit Bersama PT Mash Moshem Indonesia
Memahami perbedaan BHA AHA dan PHA menjadi modal penting buat kamu sebelum memakai produk skincare. Terlebih, bila kamu memiliki kulit sensitif, pemakaian produk skincare tidak bisa sembarangan karena bisa makin berdampak buruk pada kulit. Jadi, agar kamu bisa memakai produk skincare yang aman untuk kulit dari bahan eksfoliasi tersebut, memproduksi sendiri solusinya.
Bersama jasa maklon PT Mash Moshem Indonesia, kamu bisa menghadirkan skincare berbahan BHA AHA dan PHA yang aman dengan formulasi tepat sesuai kebutuhan kulit. Langkah ini memastikan kamu memiliki produk aman untuk kulit serta membuka peluang bisnis skincare yang sukses di pasaran. Dengan dukungan fasilitas produksi standar CPKB Grade A, skincare yang diproduksi sudah pasti aman digunakan. Jadi, langsung saja konsultasikan kebutuhan kamu dengan tekan banner di bawah ini!













