Berapa SPF Sunscreen Paling Tinggi? Ini Angka yang Direkomendasikan

Paparan sinar matahari berlebihan dapat mempercepat penuaan kulit dan meningkatkan risiko kerusakan kulit serius. Karena itu, penggunaan sunscreen bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan harian. Namun, ternyata masih banyak yang mempertanyakan sebenarnya berapa SPF sunscreen paling tinggi yang bisa melindungi kulit?
Sebelum kamu membeli dan memakai produk sunscreen-nya, sebaiknya pahami dulu SPF sunscreen paling tinggi yang direkomendasikan sesuai jenis kulit. Artikel ini akan menjelaskan secara lengkap dan rinci. Yuk, simak sampai akhir!
Arti SPF dalam Sunscreen
Sun Protection Factor (SPF) menjadi tolak ukur jumlah perlindungan kulit terhadap matahari yang kamu terima. Tingkatan SPF dibagi menjadi tiga, yakni rendah (6-10), menengah (15-25), tinggi (30-50), dan sangat tinggi (50+).
Nomor SPF berfungsi untuk memberikan informasi berapa lama waktu yang dibutuhkan radiasi UV matahari untuk memerahkan kulit saat menggunakan produk sunscreen sesuai petunjuk dibandingkan dengan jumlah waktu tanpa tabir surya. Jadi idealnya, dengan SPF 30, kulitmu akan terbakar 30 kali lebih lama dibandingkan jika kamu tidak memakai tabir surya atau sunscreen.
Namun, sinar UV mengandung sinar UVA dan UVB yang keduanya dapat menyebabkan kerusakan kulit. Hal tersebut karena SPF hanya melindungi kulitmu dari sinar UVB.
Baca juga “5 Keuntungan Maklon Sunscreen Spray sebagai Pedoman Bisnis“
SPF Sunscreen Paling Tinggi Berapa?
SPF dalam sunscreen adalah suatu ukuran berapa banyak sinar ultraviolet berbahaya yang diserap atau dipantulkan dari kulitmu. Terdapat dua jenis sinar UV, yakni UVA dan UVB yang masing-masing bisa menembus kulitmu dengan tingkatan berbeda.
Jenis SPF yang beredar di pasaran ada lima, yakni SPF 15, 30, 50, 75, dan 100. American Academy of Dermatology merekomendasikan penggunaan tabir surya dengan SPF minimal 30, yang menghalangi 97% sinar UVB matahari.
SPF sunscreen paling tinggi adalah 100 dan menghalangi 99% sinar UVB. Namun para ahli belum tentu menganggap tabir surya SPF 100 adalah pilihan terbaik. Ini hanya sedikit lebih baik daripada SPF 30 dan 50 (yang menghalangi 98% sinar UVB).
Tabir surya SPF 100 juga membuat sebagian besar pengguan merasa terlalu aman, sehingga menyebabkan mereka menghabiskan lebih banyak waktu di bawah sinar matahari. Padahal, peringkat SPF hanya mengacu pada sinar UVB. Tabir surya SPF 15 memblokir 93% radiasi UVB, dan SPF 30 memblokir 97%.
Setelah itu, perbedaan perlindungannya kecil. SPF 50 memblokir 98%, dan SPF sunscreen paling tinggi 100 menghentikan 99% sinar UVB mencapai kulitmu. Oleh karena itu, Meski peringkat SPF berfokus pada sinar UVB, kamu tetap membutuhkan perlindungan dari sinar UVA.
UVA hadir dalam tingkat yang jauh lebih tinggi di bawah sinar matahari dibandingkan UVB dan merupakan penyebab utama penuaan kulit seperti keriput, bintik-bintik, dan bintik matahari. Hal ini juga berperan dalam menyebabkan beberapa kanker kulit.


Apakah SPF Sunscreen Paling Tinggi Berbahaya?
SPF sunscreen paling tinggi tidak memberi perlindungan yang lebih besar. SPF 100 hanya menambahkan 1% perlindungan ekstra yang mencapai 99%. Selain itu, terdapat lebih banyak bahan kimia yang dimasukkan ke dalam produk dengan SPF tinggi untuk memberikan perlindungan.
Tabir surya dengan SPF tinggi tidak secara otomatis berarti kamu dapat tetap berada di bawah sinar matahari sepanjang hari tanpa menggunakan kembali tabir surya. Kamu tetap perlu mengaplikasikannya ke seluruh kulit yang terbuka dan cukup tebal untuk memberikan perlindungan, karena panas matahari tetap dapat memberikan efek yang buruk pada kulitmu.
Baca juga “Mudahnya Cara Membuat Hybrid Sunscreen, Yuk Cobain!“
Jenis-Jenis SPF pada Sunscreen
Selain mengetahui angka SPF sunscreen paling tinggi, kamu juga harus tahu bahwa untuk mendapatkan nomor SPF digunakan rumus sederhana. Jumlah detik yang dibutuhkan sebidang kulit untuk menjadi sedikit memerah ketika terkena tabir surya dibagi dengan jumlah detik yang diperlukan untuk menjadi sedikit memerah ketika tidak ada tabir surya yang diaplikasikan.
Katakanlah butuh 300 detik bagi kulit untuk terbakar dengan tabir surya, dan 10 detik untuk terbakar tanpa tabir surya. Jadi, 300 dibagi 10, hasilnya 30, sehingga yang cocok bisa pakai SPF sunscreen 30.
Berdasarkan peraturan Australia saat ini, tabir surya harus memiliki SPF yang jauh lebih tinggi dari 50 agar dapat diberi peringkat 50+ (tanda plus berarti peringkat tersebut ‘setidaknya’ sesuai dengan nilai yang diberikan). Peringkat 51 tidak akan cukup, tabir surya harus memiliki SPF 60 atau lebih agar sesuai.
Tabir surya dengan perlindungan SPF lebih tinggi menawarkan perlindungan lebih besar terhadap sengatan matahari, kerusakan UVA, dan kerusakan DNA dibandingkan produk serupa dengan nilai SPF lebih rendah. SPF minimal 30 berfungsi dengan baik untuk penggunaan sehari-hari, tetapi jika kamu menghabiskan waktu ekstra di luar ruangan, kamu dapat memilih SPF 50 atau lebih.


Cara Membuat SPF Sunscreen Paling Tinggi
Setelah mengetahui SPF sunscreen paling tinggi, kamu tentu kepikiran bagaimana cara membuat sunscreen bareng pabrik maklon skincare terbaik di Indonesia dengan brand sendiri? PT Mash Moshem Indonesia hadir untuk mewujudkan mimpimu. Dengan mengikuti panduan berikut ini, kamu bisa memiliki produk sunscreen berkualitas.
Bawa Konsep Produk Sunscreen
Langkah pertama yang harus kamu lakukan untuk memulai bisnis sunscreen sendiri yakni datang ke pabrik maklon skincare terbaik. Mash Moshem Indonesia. Bahkan, kamu tidak perlu khawatir jika masih ragu. Tim kami akan membantumu untuk berdiskusi dan merencanakan desain produk, jumlah, hingga nama brand yang harus kamu siapkan untuk sunscreen milikmu.
Tes Sampel Produk
Setelah menemukan konsep, tim formulator PT Mash Moshem Indonesia akan membuat sampel sunscreen yang telah disepakati. Bahkan, kamu dapat mengajukan revisi pembuatan sampel sunscreen milikmu hingga tiga kali jika tidak cocok dengan hasilnya.
Pembuatan Kemasan dan Pengurusan Legalitas
Selepas kamu cocok dengan sampel sunscreen yang telah dibuat, langkah selanjutnya yakni pembuatan desain kemasan yang menarik. PT Mash Moshem Indonesia juga akan membantumu mengurus legalitas dan administrasi produk hingga selesai. Beberapa izin edar produk antara lain BPOM dan HAKI.
Produksi Massal
PT Mash Moshem Indonesia memiliki tim Quality Control (QC) khusus yang akan menangani produk maklon sunscreen milikmu secara profesional. Oleh karena itu, produk maklon andalanmu akan diproduksi secara massal dalam kualitas yang baik dan siap dipasarkan.
Yuk, Ciptakan Produk Sunscreen dengan SPF Tertinggi Bersama Jasa Maklon PT Mash Moshem Indonesia
Mengetahui SPF sunscreen paling tinggi menjadi langkah terbaik kamu sebelum mulai mengembangkan produknya. Pemahaman ini membantu kamu menentukan SPF mana yang akan dipilih untuk dirancang menjadi produk sesuai kebutuhan konsumen.
Bersama PT Mash Moshem Indonesia, kamu akan dibantu sejak awal penentuan konsep dan ide produk sunscreen, mulai dari target pasarnya siapa, kandungan yang dipakai cocok untuk jenis kulit apa, hingga SPF yang dipilih, sampai dengan produksi massal dan penyusunan strategi pemasaran. Jadi, yuk, langsung saja hubungi kami untuk konsultasi kebutuhan produk sunscreenmu dengan tekan banner di bawah ini!













