Waspada! Ini Bahan Alami Yang Tidak Bisa Diaplikasikan Secara Langsung ke Wajah

bahan alami yang tidak boleh langsung diaplikasikan ke wajah

Hi girls, kamu suka pakai bahan-bahan alami untuk skincare? Suka meracik berbagai bahan-bahan dapur untuk dijadikan masker atau perawatan wajah lain? Be careful! Karena nggak semua bahan yang alami itu bagus untuk langsung diaplikasikan ke wajah.

Memang menurut berbagai penelitian, bahan alami itu sangat minim efek samping jika dibandingkan dengan produk perawatan wajah yang sudah dicampur dengan bahan-bahan aktif. Tetapi ada beberapa bahan alami yang penggunaannya tidak bisa langsung.

Alih-alih mendapat wajah yang didamkan, justru bisa sebaliknya. Wajah bisa rusak dan mengalami gangguan karena bahan-bahan alami tersebut. Lalu apa saja sih bahan-bahan alami itu? Berikut adalah daftar dan resikonya. Simak baik-baik ya girls!

Bahan Alami Yang Tidak Bisa Diaplikasikan Langsung Ke Wajah

bahan alami yang tidak bisa diaplikasikan langsung ke wajah

Memilih bahan alami sebagai perawatan wajah memang nggak salah. Apalagi bahan-bahan itu cenderung mudah didapat dengan harga lebih terjangkau. Selain bisa lebih hemat, kulit wajahmu juga bisa ternutrisi dengan efek samping yang sangat minim.

Tapi sebelum terjun menggunakan bahan-bahan alami itu, kamu perlu waspada. Karena tidak semua bahan alami bisa diaplikasikan secara langsung ke wajah. Berikut daftarnya:

Telur Mentah

Bahan pokok yang satu ini memang sudah sangat terkenal khasiatnya. Selain bagus untuk kesehatan tubuh, telur mentah juga sangat berguna untuk kecantikan kulit. Bahkan masyarakat juga percaya jika telur mentah diaplikasikan ke wajah sebagai masker bisa membuat komedo hilang dan mengurangi jerawat.

Well, itu tidak sepenuhnya benar. Sebab telur mentah ini masuk ke dalam salah satu bahan alami yang berbahaya jika diaplikasikan secara langsung ke wajah. Telur mentah mengandung bakteri salmonella. Yang mana bakteri tersebut termasuk ke dalam bakteri negatif.

Jika diaplikasikan langsung ke wajah akan berpotensi tinggi menyebabkan iritasi. Sehingga bukan kulit mulus yang didapat. Justru kulitmu akan tambah rusak. Apalagi jika kamu mengoleskannya di area mulut. Itu akan sangat beresiko menyebabkan gangguan atau infeksi pada saluran pencernaan.

Selain itu, pengaplikasian telur mentah pada wajah yang berjerawat juga sangat berbahaya.Bakteri-bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi pada kulit. Sehingga luka yang disebabkan oleh jerawatmu bisa bertambah parah dan semakin meradang. Jika sudah begini jerawat akan susah hilang. Begitupun dengan bekasnya.

Cuka Apel

Belakangan ini bahan alami yang satu ini menjadi tren di kalangan remaja dan dewasa. Cuka apel dipercaya bisa menyembuhkan jerawat dan berbagai masalah kulit yang lain. Bahkan banyak juga Beauty Influencer yang menyarankan untuk menggunakan bahan ini untuk yang punya masalah kulit berjerawat.

Benarkah cuka apel sebagus itu untuk wajah? Tidak sepenuhnya. Bahkan jika digunakan secara rutin dan terus menerus, cuka apel ini justru bisa merusak kulit wajah kamu. Hah, kok bisa?

Dilansir dari Harpers Bazaar, menurut Ahli Dermatorlogi Shasa Hu, cuka apel berpotensi tinggi membuat kulitmu iritasi. Bahkan juga menyebabkan luka bakar kimiawi superfisial hingga depigmentasi. Ini disebabkan karena kandungan asam pada cuka apel yang tinggi.

Selain itu kandungan asam yang tinggi ini bisa membuat kulit wajah kering. Apabila terkena kulit di area mata juga sangat berbahaya. Luka pada jerawatmu akan mengalami resiko iritasi yang besar. Bahkan bisa mengalami peradangan hingga menyebabkan luka bakar pada kornea.

Baca Juga: Beragam Manfaat Cuka Apel untuk Kecantikan dan Cara Aman Menggunakannya

Jeruk Nipis dan Lemon

Dua bahan alami ini memang dikenal mempunyai antioksidan dan vitamin C yang tinggi. Kedua kandungan itu sangat berguna dan baik untuk kecantikan kulit. Namun ternyata, jeruk nipis dan lemon ini bagus loh. Kedua bahan ini termasuk ke dalam golongan bahan alami yang tidak bisa diaplikasikan langsung ke wajah.

Kandungan asamnya yang cukup tinggi dapat menyebabkan kulit kering bahkan hingga iritasi. Jika kamu mengaplikasikan dua bahan ini untuk perawatan jerawat, pasti akan memberikan sensasi menyengat pada kulit wajah. Hal ini bukannya memperbaiki, namun justru bisa semakin merusak.

Selain itu jeruk nipis dan lemon juga bisa membuat jerawatmu terlihat parah seperti luka bakar. Kandungan psoralen dalam dua bahan ini juga bisa  menyebabkan reaksi phototoxic pada kulit Anda saat terkena sinar UV. Sehingga kulit bisa muncul bintik-bintik hitam dan gangguan lainnya.

Oleh karena itu, sebisa langsung kamu harus menghindari dua bahan ini sebagai perawatan untuk kulit wajahmu.

Ketahui Juga: Manfaat Jeruk Nipis untuk Kecantikan Kulit dan Rambut, Simak Baik-Baik!

Kayu Manis

Bahan alami yang tidak bisa diaplikasikan langsung ke wajah selanjutnya adalah kayu manis. Bahan yang juga sering disebut dengan cinnamon tree ini ternyata bisa memberikan efek samping yang cukup serius jika diaplikasikan secara langsung ke wajah. Seperti sensasi kesemutan dan kemerahan.

Banyak yang memanfaatkan kayu manis ini sebagai masker alami yang bisa dibuat sendiri di rumah. Mereka mengklaim jika bahan yang satu ini bisa menyembuhkan beberapa masalah kulit. Seperti jerawat, kulit kusam, hingga penuaan. 

Namun nyatanya bahan yang satu ini bisa menyebabkan kesemutan dan kemerahan pada kulit. Tak heran jika beberapa dari mereka justru mengalami beberapa masalah seperti luka bakar setelah menggunakan kayu manis sebagai masker dan perawatan wajah lainnya.

Well, meskipun kayu manis ini mengandung antimikroba, namun sangat tidak disarankan penggunaannya untuk langsung ke wajah. Sebab senyawa aktif dalam kayu manis yang bernama cinnamaldehyde bisa menimbulkan reaksi negatif apabila langsung berbaur dengan wajah.

Bahkan hal ini dapat menyebabkan kulit rawan mengalami kemerahan, bengkak, nyeri hingga gatal-gatal.  So girls, be careful!

Baking Soda

Buat kamu yang suka menggunakan baking soda sebagai bahan untuk perawatan wajah. Hati-hati! Baking soda memiliki pH 9. Yang mana jika suatu zat memiliki pH di atas 7 dikategorikan sebagai basa. Sifat basa ini bisa mengubah pH alami pada kulit. Jika pH tersebut meningkat, kulit bisa mengalami iritasi hingga kekeringan.

Belum cukup, karena selain itu baking soda bisa merusak lapisan kulit terluarmu dan membuat bakteri semakin mudah untuk masuk ke kulit.  Sehingga kulit akan jadi semakin tipis dan sensitif jika kamu terus menerus menggunakan baking soda.

Selama ini baking soda sering digunakan sebagai scrub untuk penggunaannya. Hal itu sama sekali tidak benar. Kandungan baking soda bisa membuat kulitmu iritasi hingga kemerahan. Bahkan jika kamu menggunakan baking soda ini sebagai sabun cuci muka, minyak alami dalam kulitmu bisa hilang.

Kulitmu pun bisa semakin kering dan sensitif. Jika kamu berjerawat, penggunaan baking soda ini juga bisa membuat kulitmu semakin terinfeksi dan jerawat akan semakin parah.

Minyak Kelapa

Nggak semua minyak ternyata bagus untuk kulit. Salah satunya adalah minyak kelapa. Apalagi untuk kamu yang memiliki masalah kulit berminyak, sangat tidak disarankan untuk menggunakan minyak kelapa sebagai alternatif perawatan.

Meskipun minyak yang satu ini memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, namun ternyata ada beberapa bahaya yang mengintai. Seperti memperparah jerawat hingga bisa membuat banyak komedo.

Ini karena minyak kelapa mempunyai tekstur yang tebal. Jika kamu aplikasikan minyak ini ke wajah, kulit akan sulit menyerap dan justru akan memberi beberapa dampak negatif. Layaknya menyumbat pori-pori, membuat bakteri semakin bertambah dan menyebabkan penumpukan komedo. Jika komedo sudah bertumpuk, bersiaplah. Karena pasukan jerawat sudah mengintai.

Tapi nggak buat kamu pecinta minyak nggak perlu khawatir. Karena nggak semua minyak sifatnya seperti minyak kelapa. Kamu bisa menggunakan  minyak zaitun sebagai perawatan. Tapi ingat, pengaplikasiannya jangan langsung menggunakan tangan lalu langsung ke wajah. No, no! Tetap gunakan kapas untuk pengaplikasiannya.

ASI

Bahan alami yang tidak bisa diaplikasikan langsung ke wajah adalah ASI. Hah, ASI? Yes, metode perawatan wajah dengan air susu ibu ini belakangan memang cukup tren. Bahkan banyak juga dari klinik kecantikan yang memakai ASI untuk perawatan wajah mereka.

Kandungan asam laktat dan laurat dalam ASI diklaim dapat menyembuhkan dan mengobati jerawat dan penyakit kulit lain. Makanya tak heran jika para ibu-ibu di rumah banyak yang menggunakan metode ini untuk perawatan kulit wajah di rumah.

Namun ibu-ibu, ini perlu sangat diperhatikan. Sebab cairan ASI itu sangat mudah terkontaminasi oleh bakteri. Dan hal ini tentu sangat tidak bagus untuk kulit. Apalagi untuk perawatan. Bisa-bisa justru menyebabkan tumbuhnya penyakit lain. Bahkan bisa juga menyebabkan infeksi akibat bertumpuknya bakteri-bakteri tersebut.

Lalu apakah perawatan ASI di klinik kecantikan itu aman? Belum tentu. Kamu harus bertanya terlebih dahulu sebelum tentang praktik keamanan ketika akan menggunakannya. Jangan sampai ketika kamu sudah melakukan perawatan, tapi justru membawa efek buruk pada kulit. Be aware!

Urine

Belakangan ini dunia kecantikan sedang digemparkan oleh bahan alami yang satu ini. Ya, urine. Memang terkesan sangat menjijikkan. Namun percaya atau tidak, belakangan ini banyak dari masyarakat yang mengklaim jika urine mempunyai banyak manfaat untuk kecantikan. Seperti membuat kulit tampak muda, menghilangkan jerawat hingga menghilangkan kulit kusam.

Bahkan beberapa orang menjadikan bahan ini sebagai toner untuk perawatan wajah mereka. Hm, menjijikkan sekali bukan?

Memang ada beberapa produk kecantikan yang mengandung urea. Kandungan ini dilansir dapat membantu menyembuhkan kondisi kulit berjerawat atau psoriasis. Namun kandungan itu tentunya sudah dicampur dengan bahan lain.

Mengoleskan urine langsung pada wajah tentu akan menyebabkan resiko yang sangat tinggi. Sebab urine pada manusia mengandung urea sintesis yang tinggi. Tentunya  hal itu jika langsung diaplikasikan ke wajah akan mempunyai dampak buruk.

Seperti menyebabkan infeksi pada kulit dan menumbuhkan bakteri. Jadi, bukannya kulit indah dan mulus. Yang ada justru semakin rusak.

Gula dan Garam

Selanjutnya bahan alami yang tidak bisa diaplikasikan langsung ke wajah adalah gula dan garam. Memang dua bahan ini menjadi favorit bagi masyarakat untuk mengekfoliasi kulit. Selain mudah didapat juga ramah dikantong.

Tapi apakah boleh menggunakan gula dan garam untuk perawatan wajah? Boleh saja. Namun juga jangan terlalu sering. Sebab gula dan garam ini memiliki tekstur yang sangat kasar. Jika digunakan untuk mengekfoliasi kulit secara terus menerus justru akan memberikan dampak yang buruk. Seperti iritasi dan kemerahan.

Tak hanya itu, menggosokkan dua bahan ini terlalu sering juga bisa mengikis lapisan terluar kulit. Sehingga bisa membuat kulit semakin tipis dan sensitif.

So girls, itu semua adalah bahan-bahan alami yang tidak bisa diaplikasikan langsung ke wajah. Hati-hati dalam memilih bahan untuk perawatan wajahmu.

About Author

Related posts

kandungan pemutih wajah dalam skincare (2)

15 Kandungan Pemutih Wajah dalam Skincare yang Aman, Apa Saja?

Ketika akan membuat brand skincare sendiri, kita harus lebih selektif dalam memilih kandungan yang tepat. Sebab, kandungan ini berpengaruh terhadap kualitas dan manfaat produk kita. Apalagi saat memilih kandungan pemutih wajah dalam skincare, tentu enggak boleh sembarangan. Skincare pemutih...

Continue Reading

Leave a Comment