8 Cara Menentukan Niche Market dan Pengaruhnya dalam Bisnis Kosmetik

cara menentukan niche market

Pada tahap awal memulai bisnis ataupun ketika sedang menggarap produk baru, apakah kamu mendapat saran untuk membangun niche market?

Saran tersebut memang sangat tepat karena menentukan pasar dalam sebuah bisnis memang penting. Untuk itu, kamu perlu mempelajari cara menentukan niche market yang tepat.

Menentukan niche harus dilakukan sebelum menentukan ide produk. Jangan sampai kamu melakukan kebalikannya seperti membuat ide terlebih dahulu, baru mencari pasar. Mengabaikan saran ini sangat tidak dianjurkan.

Salah satu alasan menentukan niche menjadi penting sebelum membuat sebuah produk adalah agar persainganmu di pasar dapat ditekan sehingga potensi bisnismu untuk tumbuh semakin besar.

Kamu pasti ingin mendapatkan keuntungan bukan dari bisnis yang tengah kamu geluti. Untuk tahu lebih jauh mengenai apa itu niche, manfaat hingga cara penentuannya simak selengkapnya pada pembahasan di bawah ini!

Apa Sih Niche Market Itu?

Niche market adalah spesifikasi target pasar atau konsumen dari pasar yang lebih besar dalam dunia bisnis. Dengan menentukan target pasar, pelaku bisnis seperti kamu dapat menawarkan produk pada target yang lebih terarah dan cara yang lebih tepat.

Tingginya tingkat persaingan bisnis, strategi ini sangat layak untuk dipertimbangkan. Dengan target pasar yang jelas, perusahaan dapat lebih mudah memberikan tawaran pada konsumen.

Alasannya adalah, produk yang kamu tawarkan belum tentu dibutuhkan oleh semua orang. Jika kamu sudah tahu, siapa saja yang membutuhkan produk tersebut kamu tidak perlu membuang waktu untuk menawarkannya pada orang yang tidak membutuhkannya.

Penentuan target ini nantinya juga dapat menjadi dasar atau landasan strategi pemasaran produkmu.

Misalnya, jika targetmu remaja maka kamu tidak bisa mematok harga yang tinggi, sedangkan jika sasaranmu adalah orang dewasa maka kamu bisa mematok harga yang sesuai dengan penghasilan mereka.

Untuk menentukan target pasar yang sesuai dengan bisnismu, kamu bisa mengikuti beberapa cara di bawah ini.

Cara Menentukan Niche Market yang Tepat

Menyadari pentingnya hal ini untuk bisnis kosmetikmu, berikut ini rangkuman cara menentukan niche market yang tepat bagi bisnismu.

Identifikasi Kesukaan dan Ketertarikan

Langkah pertama dalam cara menentukan niche market adalah mengidentifikasi kesukaan dan ketertarikanmu. Mula-mula buatlah daftar minimal 10 hal yang kamu sukai atau yang menurutmu menarik.

Mengapa harus hal yang disukai? Coba bayangkan jika kamu sendiri tidak suka atau tidak tertarik dengan produk yang kamu tawarkan.

Apakah bisnismu akan terasa menyenangkan? Jika terjadi masalah di tengah proses, kemungkinan untuk menyerah akan lebih besar dan ini dapat merugikan dirimu sendiri.

Identifikasi Celah

Sebelum menentukan niche yang harus kamu lakukan adalah mengidentifikasi celah. Dibanding meniru bisnis bagus yang sudah ada, jauh lebih jika kamu mampu melihat kekosongan di antaranya. Kekurangan yang ada di pasar dapat menjadi celah untuk mengembangkan ide niche.

Tujuan dari cara ini adalah menjadi berbeda, yaitu agar kamu memiliki apa yang bisnis lain tidak miliki.

Meski dalam hal ini terasa kurang menguntungkan karena belum teruji apakah orang akan menginginkan apa yang kamu tawarkan. Namun, minat pasar dapat dibangun dengan strategi promosi yang tepat.

Untuk itu, agar kamu dapat menemukan celah tersebut kamu dapat melakukannya dengan beberapa cara berikut:

  1. Survei pasar dapat melalui wawancara pelanggan
  2. Perhatikan perilaku pelanggan
  3. Fokuslah pada passion dan masalah
  4. Perhatikan minat orang
  5. Kebutuhan khusus
  6. Pertimbangkan pasar purnajual

Mengamati Peluang

Cara menentukan niche market selanjutnya, kamu perlu menguji peluang. Apakah ide yang ingin kamu kembangkan adalah investasi yang baik? Apakah orang akan memberikan minat mereka untuk produk yang akan kamu tawarkan?

Untuk menguji peluang ini, kamu bisa memulainya dengan mencari seberapa banyak orang yang menggunakan ide tersebut sebagai kata kunci di internet. Dalam hal ini, selain menghitung seberapa banyak yang mencari, kamu juga perlu melihat kompetitormu yang menjual produk serupa.

Beberapa tools yang bisa kamu manfaatkan untuk mempelajari peluang nichemu di pasar adalah sebagai berikut:

  1. Google Trends
  2. Ahrefs
  3. Amazon
  4. SEMrush

Menawarkan Produk atau Layanan yang Unik

Susah menjadi hal yang umum bahwa menawarkan produk dengan persaingan rendah akan lebih mudah dibanding dengan menjual produk dengan persaingan tinggi. Jadi, jika kamu bisa menemukan ide yang unik, ini dapat memudahkanmu dalam bisnis.

Salah satu trik yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan ide unik ini adalah dengan mengamati, kebutuhan atau masalah apa yang dialami pelanggan yang hingga saat ini belum memiliki jalan keluar.

Misalnya pada produk kecantikan adalah diciptakannya produk pemerah bibir yang tanpa menggunakan lipstik.

Produk ini berbentuk jel yang berubah menjadi padat ketika diaplikasikan ke bibir. Kemudian meninggalkan warna merah alami ketika dikelupas. Sehingga pemakai produk tersebut tak perlu menggunakan pewarna bibir lagi seperti lipstik atau liptint.

Produk ini menjawab masalah sebagian konsumen yang ingin memiliki penampilan alami pada kegiatan santai mereka. Atau memenuhi kebutuhan pelanggan yang tak suka memakai make up namun ingin tetap berpenampilan menarik.

Untuk masalah ini, Mash Moshem Indonesia bisa mengatasinya buatmu. Dengan tim ahli dan berpengalaman di bidang formulasi kosmetik, kami dapat membantu menciptakan produk unggulan dan berkualitas tinggi untukmu.

Tak hanya itu, kamu pun bisa meracik dan membuat konsep produk seunik mungkin bersama kami. Karena telah memiliki sertifikat CPKB A, kami bisa menciptakan berbagai produk kosmetik sesuai kebutuhanmu. Mulai dari skincare, body care, parfum, dan perawatan kecantikan lainnya.

Membangun Buyer Persona

Buyer persona adalah karakter yang kamu bangun untuk mewakili jenis pelanggan seperti apa yang akan menjadi target penjualanmu.

Buyer persona dapat kamu jelaskan dengan mengkategorikan karakter, perilaku, pekerjaan, kebiasaan, masalah yang mereka alami, hingga apa yang tidak mereka sukai dan apa yang mereka sukai.

Kamu bisa membedakannya dengan nama jika kamu ingin membangun lebih dari satu persona.

Cara ini sangat membantu untuk membuatmu tetap fokus dan tidak membuat niche yang terlalu lebar. Sehingga kamu mengarahkan produkmu pada pasar yang lebih spesifik.

Selain itu, kamu juga jadi bisa lebih mudah menentukan strategi ke depannya karena kamu memiliki tujuan yang jelas.

Baca Juga: Buyer Persona – Manfaat dan Cara Membentuknya untuk Brand Kosmetik

Pastikan Niche Tersebut Memberi Keuntungan

Ide yang berbeda dan unik belum tentu dapat menarik minat pelanggan. Meski berargumen bahwa hal tersebut dapat diatasi dengan promosi yang baik, kamu tetap harus memikirkannya dua kali.

Setelah kamu menentukan produk yang akan kamu tawarkan pada calon pelanggan, kamu harus menggali sejauh mana keuntungan yang bisa didapatkan dari produk tersebut.

Jika produk yang akan kamu tawarkan memiliki kompetitor serupa, maka buatlah perbandingan antara produkmu dengan milik kompetitor.

Sedangkan jika niche market benar-benar baru, cobalah untuk melakukan riset pelanggan. Apakah mereka memiliki ketertarikan pada produk atau ide yang kamu buat.

Jika tidak ada ketertarikan, akan lebih baik jika kamu mencari ide baru. Namun, jika ada ketertarikan artinya kamu sudah berada di jalan yang tepat dan harus melanjutkan perjalananmu.

Lakukan Riset Kompetitor

Meski kamu menjual produk dengan tingkat persaingan rendah atau bahkan tanpa persaingan sama sekali.

Kamu harus tetap melakukan riset karena nyatanya adanya kompetisi dalam bisnis tidak selalu berarti buruk. Yang harus kamu lakukan dalam persaingan ini adalah menganalisis para pesaing bisnismu.

Kamu bisa mencari tahu, seberapa besar yang kamu miliki di tengah persaingan yang ada. Untuk melakukannya kamu bisa memanfaatkan tools seperti Google Keyword Planner atau Google Trends.

Lihat dan perhatikan juga produk-produk terlaris dan buat penilaian apakah produkmua dapat memenuhi kekosongan para pelanggan.

Ingin tahu bagaimana cara riset kompetitor yang tepat? Cek di sini!

Lakukan Uji Coba Pada Ide

Cara menentukan niche market yang terakhir adalah melakukan uji coba pada produk atau ide yang kamu tawarkan dalam bisnismu. Salah satu cara yang bisa kamu lakukan tanpa kerumitan adalah dengan menyediakan laman atau situs untuk menerima pesanan produk.

Pada tahap ini, sangat mungkin bahwa produkmu tidak memiliki banyak peminat. Bisa jadi karena produkmu adalah produk pertama dari merek yang kamu bangun. Atau strategi promosi yang kamu buat kurang menarik.

Jangan menyerah dahulu jika kamu yakin bahwa produkmu memiliki potensi yang bagus. Buatlah beragam perencanaan untuk pemasaran dan promosi bersama tim. Pilihlah mana cara terbaik dan terus mencoba. Kamu akan menemukan cara yang paling berhasil untuk dilakukan.

Pentingnya Niche Market untuk Bisnis Kosmetik

cara menentukan niche market

Cara menentukan niche market ini sangat penting untuk kamu lakukan. Mengapa begitu? Simak penjelasan mengenai pentingnya niche market untuk bisnis kosmetik berikut ini.

Menekan Persaingan Bisnis

Dengan menarik garis batasan target pasar, kamu telah membatasi persaingan bisnis. Kamu telah membuat niche yang tidak banyak ditargetkan oleh kompetitor.

Namun, kondisi ini hanya berlangsung sementara karena nantinya akan muncul kompetitor yang menargetkan niche yang sama dengan yang sudah kamu rencanakan.

Untuk mengatasi ini, kamu harus menyiapkan rencana dan strategi selanjutnya. Jangan sampai idemu berhenti di situ saja dan membuatmu kalah bersaing dengan kompetitor yang membawa ide barunya.

Lebih Mudah Dikenal Konsumen

Jumlah kompetitor yang sedikit memberi jalan bagi produkmu untuk lebih mudah dikenali oleh konsumen. Ketika produk yang kamu tawarkan sudah populer di kalangan konsumen, maka akan semakin mudah juga untukmu meninggalkan kesan saat promosi.

Besar kemungkinan bahwa produkmu akan dirokemendasikan oleh konsumen tersebut pada orang lain. Maka, kemungkinan masyarakat untuk mengenali dan menerima produkmu pun akan kian besar.

Dapat Menjalankan Bisnis Dengan Fokus

Target pasar dan konsumen yang jelas akan membuatmu lebih fokus dalam menjalani bisnis. Yang perlu kamu lakukan selanjutnya adalah meningkatkan kualitas dan layanan.

Kamu juga bisa terus berinovasi agar dapat memenuhi kebutuhan konsumen secara optimal. Dengan begitu, para pelanggan akan puas telah berbelanja darimu.  

Mudah Mendapatkan Loyalitas Konsumen

Kecilnya angka kompetitor juga memudahkanmu untuk mendapatkan hati para konsumen agar menjadi loyal pada produkmu.

Karena lebih sedikit pilihan produk sejenis yang dapat konsumen pilih, jika kamu bisa memberi manfaat terbaik di antara kompetitor maka konsumen tidak akan beralih pada yang lain.

Pekerjaan Terasa Lebih Menyenangkan

Karena sejak awal, niche yang kamu pilih adalah berdasarkan apa yang kamu sukai. Ketika semua sudah berjalan sesuai dengan rencana maka pekerjaan yang kamu lakukan akan terasa lebih menyenangkan.

Kamu jadi lebih memahami apa yang konsumen butuhkan, dan kamu paham apa yang dapat kamu berikan untuk mereka.

Pemahamanmu akan niche yang kamu bangun sejak awal, memudahkanmu dalam menemukan solusi pada setiap masalah yang kamu hadapi dalam bisnis. Terlebih lagi, kepuasan yang kamu dapat ketika idemu memberikan manfaat pada para pelanggan.

Dengan memahami cara menentukan niche market sesuai penjelasan di atas dan pentingnya penentuan tersebut dalam bisnis.

Apakah kamu mulai mendapat gambaran niche market seperti apa yang akan kamu terapkan pada bisnismu?

Selalu ingat bahwa niche market yang kamu buat menunjukkan potensi yang kamu miliki di pasaran.

Sedangkan hasilnya, tetap terkait pada seberapa efektif produkmu bagi konsumen, promosi yang kamu lakukan dan pelayanan yang kamu berikan. Maka lakukan semuanya dengan maksimal untuk hasil terbaik.

About Author

Related posts

total quality management adalah

Kenali Sistem Total Quality Management (TQM) dan 8 Elemen Pokoknya

Apakah kamu pernah mendengar istilah total quality management? Konsep awal total quality management awalnya diciptakan untuk sektor manufaktur, tetapi konsep tersebut sudah banyak digunakan untuk berbagai macam industri. Dalam penerapannya, konsep total quality management adalah meningkatkan budaya kerja, sistem,...

Continue Reading

Leave a Comment