Cara Menerapkan Referral Marketing untuk Bisnis, Mudah dan Efisien

cara menerapkan referral marketing

Sebelumnya kalian sudah mengenal apa itu advocacy marketing dan word of mouth. Yang mana keduanya adalah teknik pemasaran yang melibatkan konsumen. Nah, referral marketing di sini merupakan strategi yang tidak jauh berbeda penerapannya dengan dua hal tersebut.

Referral marketing pun cukup populer sebagai salah satu strategi pemasaran yang cukup efektif untuk menjangkau lebih banyak leads baru.

Leads alias sekumpulan calon konsumen baru akan menunjukkan ketertarikannya pada sebuah produk atau layanan yang perusahaan tawarkan, setelah mereka melihat bentuk kampanye pemasarannya.

Tak hanya menguntungkan pihak perusahaan, strategi ini juga memberikan dampak positif bagi konsumen. Seperti apa? Untuk lebih jelas, simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Apa Itu Referral Marketing?

Referral marketing adalah upaya promosi yang mendorong konsumen untuk mengajak konsumen baru menjajal produk atau layanan suatu perusahaan.

Metode ini termasuk ke dalam strategi pemasaran tradisional lantaran pelaksanaannya tanpa menggunakan teknologi apa pun, yakni masih dari mulut ke mulut. Targetnya pun tak jauh-jauh dari orang terdekat mereka, seperti keluarga, teman, tetangga, atau kerabat lainnya.

Perusahaan yang mengaplikasikan strategi ini secara tidak langsung akan membuat konsumen memengaruhi konsumen lain untuk menggunakan produk yang sama setelah ia menjelaskan kualitas dari produk tersebut.

Cara ini termasuk ampuh karena konsumen cenderung lebih memercayai rekomendasi dari orang yang mereka kenal. Bahkan sebuah penelitian membuktikan bahwa metode ini empat kali lebih ampuh untuk menarik konsumen baru.

Menariknya, strategi ini sudah tentu menguntungkan para pelaku bisnis karena menghemat biaya promosi, dengan catatan konsumen tetap mendapatkan kepuasan.

Tidak hanya itu, para konsumen yang telah bekerja sama ikut memasarkan bisnis perusahaan juga mendapatkan keuntungan semisal mendapat hadiah berupa produk gratis dan semacamnya.

Jenis-Jenis Referral Marketing

Referral marketing memiliki beberapa jenis yang bisa kalian coba untuk kelancaran bisnis perusahaan. Pun tentunya ada sisi positif dan negatif yang akan kamu rasakan sebagai seorang pebisnis dan juga brand owner kosmetik.

One Way Incentive

Jenis yang satu ini dalam penerapannya memberikan reward untuk setiap aktivitas promosi produk yang kamu lakukan. Entah imbalan tersebut akan kamu berikan kepada pemberi atau penerima referral nantinya.

Referrer

Pada program ini, perusahaan hanya akan memberi imbalan kepada referrer alias konsumen yang merekomendasikan produk.

Kelebihannya, hubungan antara perusahaan dan pelanggan akan terjaga dengan baik. Hal ini juga mampu meningkatkan retention rate pelanggan melalui program rekomendasi tersebut.

Kekurangannya, promosi yang dilakukan konsumen bisa saja kurang tulus karena mereka hanya mengincar imbalan.

Referred

Referral program merupakan kebalikan dari poin sebelumnya, di mana orang yang menerima rekomendasi atau referred yang justru akan mendapatkan reward.

Namun, strategi ini mungkin belum banyak ditemui karena perusahaan lebih banyak meggunakan metode yang pertama, yakni referrer.

Kelebihannya, akan lebih banyak konsumen baru yang ingin mencoba produk bisnismu lantaran iming-iming hadiah.

Kekurangannya, lantaran referrer tidak mendapatkan imbalan, maka strategi ini hanya akan berhasil jika produk bisnismu memang memiliki kualitas yang baik. Sehingga konsumen bersedia merekomendasikan produk dengan cuma-cuma.

Two Way Incentives

Apabila pada one way incentive perusahaan hanya akan memberikan imbalan kepada salah satu konsumen, maka di sistem kali ini para pelaku bisnis akan memperlakukan secara adil.

Baik pemberi maupun penerima rekomendasi, keduanya akan mendapat reward yang telah kamu siapkan, semacam win-win solutions.

Kelebihannya, sistem two way incentives ini mampu meningkatkan motivasi masyarakat untuk membeli produk atau layanan bisnismu. Pasalnya, tidak ada konsumen yang tidak tertarik membeli suatu produk jika terdapat reward di dalamnya.

Kekurangannya, kamu benar-benar perlu memperhitungkan imbalan apa yang akan diberikan kepada konsumen. Jangan sampai hal itu malah membuat perusahaanmu rugi, lantaran memberikan dua reward sekaligus kepada referrer dan referred.

Milestone Reward

Milestone reward merupakan jenis referral marketing dengan adanya target pencapaian tertentu. Dalam hal ini, referrer dituntut untuk memenuhi target yang telah ditentukan oleh perusahaan, baru ia akan mendapatkan hadiah.

Misal, pada salah satu e-commerce menawarkan hadiah kepada pengguna bergantung banyaknya konsumen baru yang didapatkan.

Kelebihannya, konsumen akan termotivasi untuk lebih banyak mendapatkan pelanggan baru agar ia mendapatkan imbalan yang telah dijanjikan. Dengan begitu, perusahaan juga yang akan mendapatkan untung.

Kekurangannya, perusahaan perlu memikirkan strategi yang tepat agar pelanggan konsisten melakukan program. Jika tidak, bisa-bisa konsumen berhenti di tengah program dan perusahaan akan dirugikan karena aktivitas yang tidak rampung.

Leaderboard Reward

Terakhir, ada leaderboard reward yang menawarkan imbalan berbasis peringkat. Referrer nantinya akan melakukan aktivitas tertentu dan mendapatkan poin yang kemudian diakumulasi. Dari poin yang telah terkumpul tersebut akan dihitung dan menentukan ranking referrer.

Dengan begitu, hadiah yang didapat oleh para referrer akan berbeda-beda sesuai dengan referred yang didapatkan.

Kelebihannya, lagi-lagi referrer akan semakin termotivasi untuk mencari konsumen baru bagi bisnis atau brand kosmetik yang kamu miliki. Mereka akan lebih gencar melakukan promosi setelah mengetahui jika hadiah yang akan mereka dapatkan semakin besar sesuai dengan ranking teratas.

Kekurangannya, referrer yang tertinggal jauh kemungkinan akan bosan dan tidak melanjutkan program referral. Jika sudah begini, perusahaan lah yang akan merugi.

Cara Menerapkan Referral Marketing

Lantas bagaimana caranya menerapkan strategi referral dari berbagai jenis di atas? Berikut enam cara yang bisa kamu coba:

Menggelar Giveaway

Perlu kamu ketahui bahwa referral marketing juga bisa dikemas dalam bentuk giveaway. Referrer nantinya akan merekomendasikan produk ke sejumlah orang sebagai syarat untuk mendapatkan hadiah giveaway.

Dengan cara ini, brand perushaanmu dapat dikenal dengan mudah sekaligus bisa menjaring lebih banyak calon konsumen tanpa memikirkan biaya promosi yang mahal.

Cara ini seringkali dilakukan melalui media sosial, dan terbukti efektif. Namun, kamu wajib memastikan bahwa referrer tidak memanfaatkan akun palsu untuk mengadakan giveaway.

Kamu juga bisa mempelajari cara melakukan Giveaway yang tepat di sini.

Menerapkan Email Referral

Cara selanjutnya yang bisa dicoba adalah dengan melakukan blast email yang berisi referral kepada daftar calon konsumen yang dimiliki perusahaanmu.

Teknisnya, perusahaanmu perlu menyediakan sistem pada situs web, di mana referrer bisa mengirimkan link referral secara langsung ke email calon pelanggan baru.

Strategi pengiriman email ini akan menguntungkan perusahaanmu karena mendapat daftar calon pelanggan baru yang lebih banyak. Namun, cara ini juga memiliki kekurangan lantaran email referral bisa saja dianggap sebagai spam dan malah tidak digubris oleh calon konsumen baru.

Mengadakan Gamify Referral

Selain dikemas dalam bentuk giveaway, referral marketing juga bisa dilakukan dengan cara membuat sebuah game. Tentu sebagian orang suka bila diajak bermain game.

Caranya, kamu bisa mengajak konsumen untuk melakukan promosi dengan menawarkan hadiah dengan tingkat level yang berbeda.

Ketika referrer sudah berhasil menyelesaikan level pertama, maka selanjutnya kamu ajak untuk menerima tantangan di level berikutnya. Suasana layaknya bermain game membuat referrer akan lebih nyaman dan senang dalam melakukan promosi.

Bisnis perusahaanmu pun bisa mendapatkan calon konsumen baru dan referrer akan menjadi konsumen loyal tanpa harus merasa terpaksa.

Menawarkan Upgrade Produk Gratis

Tidak semua konsumen bersedia melakukan upgrade produk. Hal itu biasa terjadi lantaran mereka belum mengetahui keunggulan fitur dan fasilitas yang ditawarkan oleh perusahaanmu.

Untuk menarik minta konsumen, kamu bisa membeirkan layanan upgrade produk kepada pelanggan secara cuma-cuma alias gratis. Jika konsumen menyukai versi upgrade tersebut, bukan tidak mungkin kedepannya mereka akan melakukannya secara sukarela.

Mengadakan Referral Contest

Strategi lain yang bisa kamu lakukan adalah mengadakan kontes seperti halnya mengajak konsumen melakukan permainan. Program nantinya akan terasa lebih menyenangkan, dan referrer akan lebih semangat lagi untuk melakukan promosi.

Pada cara menerapkan referral marketing ini, perusahaan perlu melakukan pendekatan two way incentives, yakni dengan memberi hadiah pula kepada referred.

Penawaran ini terbilang ampuh dalam membuat banyak orang semakin tertarik dengan produk atau tawaran dari bisnis yang kamu jalankan. Dengan begitu bukan hanya leads yang akan bertambah, tapi keloyalan konsumen juga kian meningkat.

Mengadakan Donation Referral

Terakhir, cara menerapkan referral marketing yang bisa kamu lakukan adalah dengan menyentuh sisi emosional para konsumen. Misalnya saja perusahaanmu mengajak konsumen untuk membeli produk dengan embel-embel berdonasi. Tapi, hasil dari penjualan tersebut harus benar-benar kamu berikan kepada yang membutuhkan, sesuai dengan target donasi.

Lantaran hal ini sangat menggugah sisi kemanusiaan, kemungkinan besar konsumen bersedia membeli produk hitung-hitung beramal.

Alangkah lebih baik jika kamu merencanakan strategi donasi ini pada sebuah momen special seperti Ramadan misalnya. Dengan begitu, kredibilitas brand akan meningkat karena konsumen melihat perusahaanmu sangat menunjukkan komitmen berbagi dengan sesama.

Tips Menerapkan Referral Marketing

Agar referral marketing berjalan dengan maksimal, wajib bagimu untuk menerapkan beberapa tips ini:

Ukur Brand Positioning

Sejatinya, perusahaan wajib melakukan brand positioning dengan cara-cara yang telah kamu pikirkan sedemikian matang. Tujuannya tentu saja agar masyarakat luas memahami brand dengan persepsi tertentu.

Dengan membentuk preferensi konsumen, strategi brand positioning secara tidak langsung akan menumbuhkan sikap loyal pada pelanggan.

Karena itu, penting pula bagi para pelaku bisnis untuk mencari tahu sejauh mana masyarakat mengenal brand perusahaanmu.

Serta seberapa tinggi mereka percaya dan tertarik dengan produk atau layanan yang brand kosmetikmu tawarkan. Langkah ini bisa kamu lakukan dengan berkomunikasi langsung dengan para konsumen.

Baca Juga: Cara Membangun Brand Positioning untuk Bisnis Kosmetik, Banyak Manfaatnya!

Promosikan Referral

Cara menerapkan Referral marketing selanjutnya adalah dengan melakukan promosi. Yap, strategi ini tidak akan berjalan lancar jika tidak mengimbanginya dengan melakukan promosi mandiri.

Selain memanfaatkan peran konsumen (referrer), kamu juga bisa menggunakan berbagai channel untuk melakukan promosi. Kamu juga bisa mempertimbangkan untuk memakai website utama perusahaan jika ingin melakukan promosi, agar terlihat lebih meyakinkan referrer.

Kamu juga bisa menggunakan cara lain, yakni membuat blog yang menarik atau media sosial marketing dengan memposting beragam hal melalui akun resmi perusahaan.

Cara menerakan referral marketing ini tentunya akan menarik bagi referrer, sehingga membuat mereka mempertimbangkan untuk mempromosikan produk bisnsimu kepada calon konsumen lain.

Bangun Program Referral yang Sederhana Tapi Menarik

Pentingnya membuat program referral yang sederhana agar tidak menyusahkan konsumen. Karena sering terjadi, di mana referral marketing kurang berhasil karena sistemnya yang rumit.

Perlu kamu ingat bahwa konsumen tidak pernah suka dengan hal-hal yang rumit saat ingin membeli atau memprmosikan suatu produk bisnis.

Oleh karena itu, buatlah program yang terbilang mudah untuk kamu jalankan, tapi tetap menarik. Semisal siapkan link atau kode khusus untuk setiap pelanggan, yang mana akses tersebut mudah disebarkan ke orang lain melalui media sosial. Untuk urusan menarik, kamu bsia mendiskusikannya dengan timmu.

Begitu pula dengan pemberian hadiah, kurangi prosedur berbelit dan buatlah secara otomatis. Contohnya, memberikan langsung reward lewat aplikasi yang pihak referrer dan referred gunakan.

Manfaatkan Momentum

Memanfaatkan momen special juga merupakan tips yang patut kamu coba dalam referral marketing. Misalnya saja mengadakannya di event tahunan yang mana momen itu selalu masyarakat nantikan. Atau jika bisnismu di bidang fashion, kamu bisa memanfaatkan momen keagamaan seperti Lebaran, Natalan, dan lain sebagainya.

Jangan lupa tentukan strategi untuk event tersebut. Apakah dengan diskon 10% setiap konsumen menggunakan kode yang mereka ketahui dari informasi brand-mu, promo untuk upgrade layanan premium, serta banyak lagi strategi yang bisa kamu coba terapkan.

Kolaborasi dengan Influencer dan Brand Ambassador

Perlu kamu ingat bahwa fokus strategi referral adalah word of mouth. Sudah terbayang bukan jika yang mempromosikan bisnismu adalah seorang influencer?

Tentu dampaknya akan lebih besar karena keberadaannya yang memang sudah banyak orang ketahui, bahkan tak jarang telah memiliki banyak penggemar layaknya selebriti.

Itulah kenapa berkolaborasi dengan influencer memiliki kesempatan lebih besar untuk mendorong masyarakat mengenali dan menerima brand kosmetikmu. Namun, pastikan kamu memilih influencer atau brand ambassador harus sesuai dengan jenis dan branding perusahaan.

Kamu bisa cari tahu cara memilih brand ambassador untuk brand kosmetik di sini.

Nah, Beautypreneurs, itu adalah berbagai hal yang perlu kamu ketahui tentang cara menerapakn referral marketing untuk bisnis dan manfaatnya. Kamu bisa menerapkan strategi ini untuk meningkatkan popularitas brand kosmetikmu dan meningkatkan penjualan produk.

About Author

Related posts

total quality management adalah

Kenali Sistem Total Quality Management (TQM) dan 8 Elemen Pokoknya

Apakah kamu pernah mendengar istilah total quality management? Konsep awal total quality management awalnya diciptakan untuk sektor manufaktur, tetapi konsep tersebut sudah banyak digunakan untuk berbagai macam industri. Dalam penerapannya, konsep total quality management adalah meningkatkan budaya kerja, sistem,...

Continue Reading

Leave a Comment