8 Cara Mengatasi Jerawat Kistik yang Tepat Sampai Bekasnya

Jerawat kistik bukan sekadar jerawat biasa karena ukurannya besar, terasa nyeri, dan sering muncul di area wajah yang dalam seperti pipi, dagu, atau rahang. Tak jarang, jerawat ini sulit hilang dan berisiko meninggalkan bekas jika ditangani dengan cara yang salah. Karena itulah, banyak orang mencari cara mengatasi jerawat kistik yang benar dan aman.
Dengan memahami pengertian, penyebab, dan cara mengatasi jerawat kistik, membuat masalah wajah kamu bisa diatasi secara aman tanpa menimbulkan risiko berlebih. Langsung saja, kamu bisa cari tahu informasi selengkapnya di bawah ini!
Apa Itu Jerawat Kistik?
Jerawat kistik adalah salah satu bentuk jerawat yang cukup parah. Jerawat ini berupa benjolan yang berisi nodul nanah dalam, merah, dan memiliki permukaan yang lembut ketika terbentuk pada kulit.
Benjolan ini sering kali sulit dikeringkan atau disembuhkan dan dapat meninggalkan bekas gelap dan bekas luka yang dapat bertahan setelah sembuh.
Itulah mengapa sangat penting buat kamu mengetahui cara mengatasi jerawat kistik dan menghilangkan bekasnya dengan benar agar tidak menimbulkan masalah baru pada wajah.


Penyebab Kemunculan Jerawat Kistik di Wajah
Pada dasarnya, munculnya jerawat kistik tidak bisa disebabkan oleh satu atau dua faktor saja. Melainkan, ada banyak faktor yang melatarbelakanginya, hingga pada akhirnya muncul sampai waktu berbulan-bulan.
Adapun faktor penyebab munculnya jerawat kistik di wajah, antara lain:
Perubahan Hormon
Salah satu penyebab kemunculan jerawat kistik adalah perubahan hormonal dalam tubuh. Hal inilah alasannya kenapa banyak perempuan yang memiliki masalah jerawat kistik selama masa pra-menstruasi. Sebab, dalam periode inilah ada lonjakan hormon dalam tubuh kamu.
Pada dasarnya, ketika kadar hormon tubuh kamu bergeser, ia mengirimkan kelenjar penghasil minyak ke overdrive. Kelenjar minyak ini bisa menjadi membesar atau bengkak karena diisi dengan minyak berlebih yang mengeras.
Kista jerawat paling mungkin mempengaruhi dagu dan garis rahang karena daerah ini memiliki banyak kelenjar minyak, yang berarti kemungkinan lebih tinggi untuk berjerawat dan pori-pori tersumbat.
Baca Juga: 7 Perbedaan Purging dan Breakout pada Wajah, Jangan Keliru!
Pola Hidup dan Konsumsi yang Tidak Sehat
Selain karena perubahan hormon, makanan yang tidak sehat juga memicu kemunculan jerawat kistik di wajah.
Makanan yang biasanya dapat memicu kemunculan jerawat kistik antara lain, terlalu banyak susu, kafein atau gula. Untuk menghindari dan meredakan adanya jerawat kistik di wajah ini, kamu juga perlu mengatur pola makan yang sehat.
Stres Berlebihan
Salah satu penyebab kemunculan jerawat kistik adalah adanya stress berlebihan. Hal ini karena stress bisa menimbulkan ketidakseimbangan hormon, menyebabkan produksi minyak berlebihan, dan memicu pembentukan jerawat kistik.
8 Cara Mengatasi Jerawat Kistik
Kemunculan beberapa penyebab di atas, mengharuskan kamu untuk mencegah atau mengatasinya agar jerawat kistik tidak semakin parah. Kamu bisa mengikuti tips di bawah ini untuk mengatasinya.
Mengaplikasikan Tabir Surya Setiap Hari
Tabir surya sangat penting bagi siapa saja yang rentan terhadap jerawat. Bintik-bintik gelap atau merah muda yang terbentuk setelah noda dapat membutuhkan waktu yang sangat lama untuk sembuh.
Pilihlah produk yang bisa menyerap dengan baik di kulit, bersifat non comedogenic, dan ber-SPF tinggi sehingga dapat melindungi kulit tanpa menyebabkan penumpukan minyak di wajah. Ini menjadi cara mengatasi jerawat kistik yang cukup krusial untuk kamu lakukan agar tidak semakin memperburuk kondisi di wajah.
Membersihkan Kulit Wajah Secara Teratur
Cara mengatasi jerawat kistik yang pertama adalah dengan rutin membersihkan wajah, akan lebih baik dengan menggunakan metode double cleansing.
Proses ini akan membantu mengangkat kotoran, minyak berlebih, hingga berbagai bakteri yang bisa membuat jerawat kamu lebih susah dihilangkan.
Namun, yang perlu diperhatikan adalah jangan menggosok wajah dengan terlalu keras. Karena hanya akan membuat pelindung kulit bermasalah, sehingga membuat pemulihan kulit menjadi lebih lambat.
Baca Juga: 9 Kandungan Facial Wash yang Tidak Boleh untuk Kulit Berjerawat
Jangan Melewatkan Penggunaan Pelembap Wajah
Penggunaan produk pelembap wajah akan membantu melindungi dan melembutkan kulit wajah kamu, bahkan bisa menyamarkan bekas jerawat.
Kamu bisa memilih pelembap wajah dengan label “non comedogenic”, yang berarti tidak akan menyumbat pori-pori wajah kamu. Adapun bahan yang biasanya bisa membantu menenangkan dan melembapkan wajah, di antaranya ceramide, dimethicone, dan gliserin.
Atur Diet Sehat dan Seimbang
Langkah selanjutnya untuk menghilangkan jerawat kistik adalah dengan mengatur diet sehat dan seimbang.
Ada beberapa penelitian yang menyebutkan bahwa produk susu dapat memperburuk kondisi jerawat. Diet indeks glikemik juga dapat memperburuk jerawat.
Kondisi tersebut karena termasuk diet tidak seimbang yang diisi dengan sebagian besar makanan olahan, manis, dan karbohidrat, seperti mac dan keju dari kotak, roti putih dan bagel, nasi putih, dan pasta sederhana.
Kulit akan lebih bahagia dan lebih tenang jika makan berbagai makanan, dengan protein tanpa lemak, biji-bijian, banyak sayuran dan buah.


Gunakan Produk dengan Bahan untuk Mengatasi Jerawat
Benzoil peroksida dan asam salisilat adalah bahan ajaib yang efektif mengatasi masalah jerawat. Nilai menyenangkan lainnya adalah kamu bisa menemukan berbagai jenis produk dengan kandungan ini dengan mudah.
Banyak ahli menyarankan penggunaan produk benzoil peroksida di atas area yang rawan noda sekali atau dua kali sehari. Produk ini biasanya banyak ditemukan dalam sediaan Ini datang krim, gel atau pencuci wajah.
Antibiotik ini dapat bekerja secara efisien di kulit, sehingga dapat membantu membersihkan jerawat yang membandel. Namun, sisi negatifnya dapat membuat kulit iritasi, ruam, dan kemerahan.
Lakukan Facial untuk Mengangkat Sisa Jerawat dan Komedo
Buat kamu yang rutin datang ke klinik kecantikan, cara mengatasi jerawat kistik satu ini mungkin tidak asing lagi bagimu.
Facial rutin menjaga pori-pori wajah kamu dalam keadaan sebersih mungkin. Ini tentu bisa mencegah jerawat untuk muncul dan berkembang, karena pada dasarnya jerawat akan datang karena penyumbatan pori-pori wajah.
Baca Juga: 8 Kandungan Skincare untuk Menghilangkan Bekas Jerawat, Apa Saja?
Belajar untuk Mengelola Stress
Langkah selanjutnya untuk meredakan jerawat kistik adalah dengan belajar mengelola stress. Tak sedikit, kemunculan jerawat ini sangat berkaitan dengan kesehatan mental kamu.
Karenanya akan sangat penting bagimu untuk belajar mengatur dan mengelola stress pada diri sendiri. Misalnya dengan menonton film kesukaan, melakukan game tertentu, juga melakukan hobi yang disukai.
Istirahat Malam yang Cukup
Setelah mengelola stress, hal lain yang perlu kamu lakukan adalah menjaga pola kesehatan tubuh dengan mengatur jam tidur yang sesuai.
Pada dasarnya, tidur yang cukup terbilang sangat ampuh dalam manajemen stress. Karena dengan tidur, pikiran dan tubuh akan lebih rileks.
Selain itu, kurang tidur juga bisa menyebabkan tubuh kita berada dalam tekanan ekstra. Sehingga akan mendorong pembentukan minyak berlebih, hidrasi kulit yang rendah, dan muncul jerawat dengan kondisi yang lebih parah.
Yuk, Hadirkan Produk Skincare untuk Mengatasi Jerawat yang Aman Bersama PT Mash Moshem Indonesia!
Salah satu cara mengatasi jerawat kistik yang cukup efektif adalah menggunakan produk skincare khusus. Buat kamu yang masih belum menemukan produknya di berbagai brand kecantikan, solusinya adalah menciptakan skincare sendiri bersama PT Mash Moshem Indonesia.
Dengan dukungan fasilitas modern berstandar CPKB Grade A, tim ahli berpengalaman, dan bahan aktif premium akan membantu kamu mengembangkan produk skincare khusus jerawat kistik. Terlebih, kamu bisa menentukan formula sendiri dan akan dibantu oleh tim R&D profesional, dijamin hasilnya berkualitas serta aman bahkan bisa mengatasi jerawat kistik.
Jadi, yuk, langsung saja hubungi kami dengan tekan banner di bawah ini untuk mulai konsultasinya!

