Cara Mengelola Stok Produk Kosmetik di Gudang, Brand Owner Wajib Tahu!

Sebagai salah satu fasilitas yang sangat krusial, entah dibidang jual beli apapun, pengelolaan gudang penyimpanan produk kosmetik merupakan hal yang harus kamu perhatikan. Mengapa demikian?

Banyak dari brand owner kosmetik, khususnya yang baru memulai bisnis di bidang ini, kerap menyepelekan peranan gudang dan mengatur arus logistic dengan ala kadarnya. Padahal, hal ini hanya akan memberikan banyak kerugian pada bisnis kosmetik yang kamu jalankan.

Karena, gudang merupakan salah satu fasilitas tetap yang sebenarnya dirancang untuk mempermudah tercapainya target tingkat pelayanan yang baik, efisien, juga cepat dengan biaya yang rendah.

Gudang di lain sisi juga menjadi sistem logistic dari toko atau brand kosmetik yang kamu miliki. Fungsi utamanya, tentu saja, berguna sebagai penyimpanan produk dan menyediakan informasi mengenai status barang.

Tak ketinggalan juga, dengan manajemen gudang yang baik, kamu juga akan mendapatkan informasi kondisi serta kuantitas produk kosmetik yang kamu simpan.

Nah, bayangkan bila sebagai brand owner kamu tidak memiliki manajemen gudang yang baik? Padahal kamu harus berhubungan dengan puluhan reseller dan distributor, juga konsumen-konsumen yang melakukan transaksi langsung?

Tentu aka nada banyak missed, stok produk kosmetik yang tidak sesuai dengan penjualan, kondisi produk yang ternyata berjamur atau rusak, dan masih banyak lainnya.

Hal-hal ini akan berdampak buruk pada bisnis yang kamu jalankan. Tak hanya rugi waktu dan tenaga, jumlah kerugiaan materiil yang telah kamu keluarkan pun akan besar.

Menyadari betapa pentingnya manajemen gudang ini untuk brand owner kosmetik, atau pelaku bisnis kecantikan lainnya. Kami merangkumkan cara mengelola stok produk kosmetik pada gudangan dengan efektif dan tepat dalam ulasan berikut ini.

Baca sampai habis ya, Beautypreneurs!

6 Cara Mengelola Stok Produk Kosmetik di Gudang dengan Tepat dan Aman

Mengatur manajemen gudang bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, apalagi ketika yang diurus adalah produk kosmetik. Kok bisa?

Yap! Kosmetik memiliki sediaan yang cukup sensitif dengan udara atau paparan eksternal. Misalnya nih, ketika kemasan tidak sengaja pecah dan tidak tertutup dengan rapat, maka sediaan berisiko mengalami oksidasi dan rentan terkena bakteri.

Bayangkan, sebagai brand owner kosmetik kamu tentu enggak hanya memiliki sepuluh-dua puluh stok barang. Bisa jadi stok produk kosmetikmu mencapai puluhan ribu banyaknya.

Tentu, perkara penyimpanan ini akan bikin pusing kalau kamu enggak melakukannya dengan baik.

Nah, untuk mencegah adanya hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, simak berbagai cara mengelola stok produk kosmetik di gudang dengan aman dan tepat berikut ini!

Atur Tempat Penyimpanan Produk Kosmetik agar Lebih Efisien

Langkah pertama dalam cara mengelola stok produk kosmetik di gudang adalah dengan mengatur tempat penyimpanan produk agar lebih efisien.

Kamu bisa menata tempat penyimpanan dengan mengatur penataan barang agar jadi lebih rapi. Dengan begitu, produk-produk ini akan lebih tertata dengan teratur, sehingga proses pemindahan atau pengambilannya nanti pun akan jadi lebih mudah.

Langkah ini pun akan membantu mengurnagi jumlah kerusakan produk kosmetik karena jatuh, terbentur, atau tertekan stok produk yang lain. Selain itu, kamu pun akan lebih mudah mencari produk kosmetik yang kamu butuhkan.

Jika anda memiliki beberapa jenis produk kosmetik sekaligus, maka pisahkan stok produk sesuai dengan kategori kosmetik. Sediakan juga rak atau storage khusus untuk produk best seller, yang mudah dijangkau dan dapat diambil kapan saja.

Persiapkan Data Seakurat Mungkin

Langkah selanjutnya dalam cara mengelola stok produk kosmetik di gudang adalah dengan mempersiapkan data stok seakurat mungkin. Kamu bisa merekrut satu crew khusus untuk menangani tugas satu ini dengan baik.

Pastikan untuk selalu melakukan pencatatan stok produk kosmetik seakurat mungkin. Misalnya menginput tiap detail produk kosmetik yang masuk, berapa jumlahnya, juga melakukan sortir terlebih dahulu agar taju kondisinya.

Dengan membuat catatan yang akurat, kamu akan mengetahui data dari periode launching produk pertama kali. Kemudian menentukan target dan strategi pemasaran, bahkan bisa memperdiksi jumlah penjualan pada periode yang akan datang.

Meski terlihat cukup merepotkan, namun langkah ini sangat penting untuk kamu lakukan. Karena bagi perusahaan distributor atau produsen besar sekalipun akan menggunakan cara yang sama untuk menentukan angka persediaan produk.

Membuat Forecast Persediaan Produk Kosmetik

Setelah kamu menyiapkan data yang akurat, mengenai data yang masuk dan keluar. Maka langkah selanjutnya dalam cara mengelola stok produk kosmetik di gudang adalah dengan membuat perkiraan persediaan stok.

Dengan sistem yang disebut juga sebagai forecast ini, kamu bisa memprediksi persediaan stok yang akan kamu butuhkan nantinya.

Untungnya, sebagai brand owner kosmetik yang baru mulai meniti karier ini bisa cukup mudah untuk kamu lakukan. Karena, jumlah jenis produk kosmetik yang kamu jual pun tidak akan terlalu beragam.

Berbeda kalau kamu menjual berbagai jenis produk dan merk sekaligus. Kalau begitu, kamu harus bersusah payah dalam menentukan perkeriaan persediaan barang per item dan per merk.

Sortir Produk Kosmetik yang Datang Sebelum Disimpan

Ada satu hal yang harus kamu perhatikan baik-baik sebelum memasukkan barang ke dalam gudang, kemudian mengimputnya pada data stok. Ya, kamu tidak boleh lupa untuk selalu menyortir produk kosmetik yang datang terlebih dahulu.

Pengecekan ini pun bisa kamu lakukan sebelum memberikan kode, agar kamu bisa mengetahui apakah ada tidaknya produk kosmetik yang mengalami kerusakan selama perjalanan, selisih jumlah produk dengan nota kirim, dan lain sebagainya.

Ketika kamu mendapati adanya produk kosmetik yang cacat atau salah produksi, kamu bisa mengumpulkannya ke dalam satu wadah yang sama. Kemudian jangan lupa untuk memberikan tanda ataupun catatan kecil mengenai kondisi produk tersebut.

Memberikan Kode di Setiap Produk Kosmetik yang Ada

Setelah menyortir produk kosmetik yang datang, langkah selanjutnya adalah memberikan kode pada setiap produk tersebut. Dengan begitu, kamu akan lebih terbantu ketika akan mengirimkan barang-barang yang dijual.

Misalnya, kamu menjual produk body care dengan jenis, body brightening, body whitening dan body lightening. Kamu bisa menciptakan kode tersendiri untuk ketiga jenis produk tersebut, seperti bb untuk body brightening.

Sehingga, ketika sebuah pesanan masuk dengan kode tersebut kamu akan paham produk yang mana yang diinginkan oleh pelanggan.

Ketika barang-barang ini tidak diberikan kode yang efektif, maka transaksi pembelian produk pun akan terasa rumit dan sulit. Ini akan mengurangi citra perusahaan atau brand kosmetik kamu di mata para konsumen.

Tak hanya mempermudah transaksi penjualan, penulisan kode ini pun akan membantu penataan dan pencarian stok produk kosmetik di gudang.

Pisahkan Stok Baru dan Stok Lama

Langkah terakhir yang bisa kamu lakukan untuk mengelola stok produk kosmetik di gudang adalah dengan memisahkan stok produk baru dengan yang lama.

Ini sangat penting dilakukan, mengingat kosmetik (apapun jenisnya) tentu memiliki tanggal kedaluarsa yang berbeda. Bergantung dari kapan produk tersebut diproduksi massal.

Karenanya, kamu perlu memisahkan kedua produk ini agar memudahkan manajemen gudang. Baik ketika kamu melakukan pencatatan, pengecekan kondisi dan kuantitas produk kosmetik, pun memperhitungkan seberapa banyak laba yang kamu peroleh.

Nah, itu adalah berbagai cara mengelola stok produk kosmetik di gudang yang perlu kamu pelajari. Jangan lupa untuk menerapkan tips-tips di atas, ya!

About Author

Related posts

fitur paket bundling tokopedia (2)

Fitur Paket Bundling di Tokopedia, Cara Mudah Jual Produk Lebih Banyak!

Ketika menjalankan toko online, kita pasti selalu menginginkan bisnis yang lacar dan jumlah penjualan tinggi. Nah, dengan mengaktifkan fitur paket bundling di Tokopedia, kamu bisa meraih jumlah penjualan yang besar dan kunjungan toko yang tinggi. Tokopedia merupakan e-commerce terpopuler...

Continue Reading

Leave a Comment