Jenis Bekas Jerawat yang Perlu Kamu Tahu, Serta Cara Mengatasinya

jenis bekas jerawat (2)

Jangan kira pertarunganmu dengan jerawat sesudah menyembuhkannya akan langsung berakhir. Karena umumnya, masalah kecantikan kulit satu ini pun bisa meninggalkan bekas yang juga cukup bandel dan susah dihilangkan.

Bahkan enggak sedikit juga yang telah mencoba mengatasi bekas-bekas jerawat dengan menggunakan berbagai jenis produk perawatan kecantikan, namun hasilnya sama sekali tidak terlihat.

Nah, mungkin masalahnya bukan pada produk yang kamu gunakan, melainkan pemilihan bahan-bahan yang tidak sesuai dengan kebutuhan bekas jerawat yang kamu miliki.

Karena, rupanya bekas jerawat pun memiliki jenis yang berbeda-beda, pun dengan cara mengatasinya yang tidaklah sama.

Maka dari itu, kamu perlu mengetahui berbagai jenis bekas jerawat serta cara mengatasinya dengan tepat berikut ini!

Tiga Jenis Bekas Jerawat yang Perlu Kamu Tahu

jenis bekas jerawat (3)

Kamu mungkin mengira, bekas jerawat seolah sama saja dan memukul rata cara mengatasinya. Padahal, itu tidaklah benar sama sekali.

Sebab, bekas jerawat sebenarnya terbagi dalam tiga jenis yang berbeda. Pertama Post Inflammatory Hyperpigmentation atau PIH, kedua Post Inflammatory Erythema atau PIE, dan yang ketiga adalah bekas jerawat Atrophic Scars atau yang umum dikenal dengan nama bopeng.

Ketiga bekas jerawat ini memiliki karakterisitik dan ciri yang sangat berbeda. Misalnya pada bekas jerawat PIH, yang berupa noda-noda kecokelatan atau kehitaman. Kemudian, bekas jerawat PIE yang berupa kulit kemerahan.

Sementara itu, scars atau bopeng yang ditandai dengan bekas lekukan atau lubang pada kulit bekas jerawat. Nah, menurutmu mana yang paling susah untuk dihilangkan dan bagaimana cara mengatasinya dengan tepat?

Untuk bisa memilih produk perawatan wajah guna membersihkan bekas-bekas jerawat di atas, kamu pun harus mengenal ketiganya dengan lebih baik lagi, seperti dalam ulasan berikut ini.

Bekas Jerawat PIE dan Cara Mengatasinya dengan Tepat

Post Inflammatory Erythema atau PIE merupakan bekas jerawat yang ditandai dengan warna kemerahan atau keunguan dari pembesaran pembuluh darah yang disebabkan oleh proses inflamasi.

Beberapa jerawat akan membuat reaksi inflamasi pada kulit, yakni dengan pembesaran pada pembuluh darah yang berada dekat dengan permukaan kulit. Hal inilah yang akhirnya akan membuat noda kemerahan tampak muncul pada kulit.

Selain karena peradangan pada jerawat, kondisi inflamasi ini pun bisa disebabkan karena kebiasaan buruk kamu ketika memencet atau mencoba memecahkan jerawat secara manual sendiri, serja bisa juga disebabkan oleh paparan sinar matahari berlebihan.

Tak hanya itu, reaksi inflamasi yang menyebabkan PIE ini pun kerap dialami karena ketidakcocokan kandungan skincare tertentu dengan kulit wajah kamu.

Umumnya, orang dengan kulit yang lebih terang akan kian rentan mengalami PIE. Meski begitu, pemilik kulit lebih gelap pun tetap memiliki risiko berurusan dengan bekas jerawat satu ini.

Cara Mengatasi  Bekas Jerawat PIE

Cara untuk mengatasi bekas jerawat PIE ini enggak bisa disamakan dengan PIH maupun Scars. Sebab, ketika kamu mencoba menghilangkan PIE dengan mendorong pergantian kulit, maka hal ini akan membuat wajah jadi iritasi dan kian sensitif.

Karenanya, beberapa ahli kecantikan merekomendasikan cara mengatasi bekas jerawat PIE dengan perawatan laser wajah.

Namun, jika kamu tidak yakin menggunakan metode tersebut. PIE pun bisa diatasi secara bertahap menggunakan produk-produk bersifat shooting dan calming, seperti centella asiatica, aloe vera, teh hijau, hingga allantoin.

Kandungan-kandungan tersebut akan membantu menenangkan kemerahan pada kulit dan meredakan inflamasi yang terjadi.

Bekas Jerawat PIH dan Cara Mengatasinya yang Tepat

Post Inflammatory Hyperpigmentation atau yang lebih dikenal dengan PIH, adalah noda kecoklatan atau kehitaman akibat produksi melanin berlebih ketika inflamasi terjadi.

Ketika jerawat muncul, kulit akan mengalami tekanan dan memproduksi melanin untuk merespon kondisi inflamasi yang terjadi. Well, melanin sendiri merupakan sel pemberi pigmen pada kulit, rambut, bahkan mata manusia.

Berbeda dengan PIE, bekas jerawat PIH akan lebih sering ditemukan pada pemilik kulit berwarna sedang hingga gelap. Sebab, produksi melanin pada tipe kulit tersebut cenderung lebih aktif.

Selain jerawat yang meradang dan bandel, inflamasi yang bisa menyebabkan PIH atau noda hitam ini bisa terjadi karena paparan sinar matahari berlebihan. Karenanya, kamu akan sering menemukan PIH yang dikaitkan dengan dampak buruk radiasi sinar UV dan bekas jerawat.

Cara Mengatasi Bekas Jerawat PIH

Perbedaan antara PIH dan PIE ini dapat dilihat dari karakteristik dan cara mengatasinya. Misalnya pada PIH ini memang tidak bisa dihilangkan secara langsung, namun dalam prosesnya kamu tidak perlu menggunakan terapi laser.

Proses pemudaran PIH ini bisa dipercepat dengan mendorong proses regenerasi sel kulit. Kamu bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai produk perawatan wajah yang mengandung bahan aktif eksfoliatif dan retinoid.

Kedua bahan ini akan mendorong luruhnya sel kulit mati pada epidermis, dan memicu proses regenerasi kulit jadi lebih cepat.

Selain itu, kamu pun dapat melakukan chemical exfoliation dengan rutin. Khususnya dengan produk berkandungan Alpha Hydroxy Acid (AHA), ataupun memakai produk yang bisa menghambat produksi melanin seperti kojic acid dan asam azelaic.

Bekas Jerawat Atrophic Scars atau Bopeng dan Cara Mengatasinya

Bekas jerawat atrophic scars atau bopeng terhitung jadi bekas jerawat yang paling susah untuk dihilangkan. Gimana enggak? Bekas jerawat ini enggak hanya berupa noda hitam atau kemerahan di kulit, melainkan berbentuk lekukan atau lubang pada kulit.

Kemunculan scars ini akibat kebiasaan buruk yang suka memencet atau menggaruk jerawat dengan tangan hingga pecah. Tak cuma dari jerawat, scars juga bisa ada karena cacar air.

Tiga Jenis Bekas Jerawat Scars

Nah, apakah kamu tahu kalau scars juga ada beberapa macam? Ya, secara umum ada tiga jenis bekas jerawat scars yang dibagi berdasarkan kedalaman, lamanya proses penyembuhan, hingga bentuk lukanya pada kulit berikut ini.

Ice Pick Scars

Ice pick scar bisa ditandai dengan lubang yang kecil, menyempit, dan tampak menembus jauh ke dalam kulit kamu. Jenis bekas jerawat satu ini tergolong cukup sulit untuk kamu hilangkan, lho, Ladies.

Bekas luka pada wajah ini biasanya timbul sebagai bekas jerawat kistik yang ada pada area pipi, dagu, dan rahang.

Sebab, jerawat kistik yang telah terinfeksi akan membuat jalan dari dalam hingga keluar permukaan kulit. Dalam prosesnya, jerawat ini akan merusak jaringan tisu dan meninggalkan bekas luka yang serupa lubang tusukan jarum kecil pada kulit kamu.

Boxed Scar

Jenis scars stau ini memiliki bentuk dengan sudut dan tepi yang cukup jelas. Boxed scars muncul ketika kamu mengalami inflamasi atau peradangan saat berjerawa.

Meski tidak terlalu dalam, namun jenis scars ini memiliki area luka yang lebih lebar hingga batasan bekas jerawat terlihat lebih jelas.

Penyebab kemunculan scars ini adalah hilangnya jaringan tisu dan kolagen pada kulit. Khususnya saat jaringan tisu pada kulit hilang akibat peradangan pada kulit yang bisa merusak kolagen kamu, inilah yang akhirnya menimbulkan cekungan dan muncul scars.

Rolling Scars

Merupakan bekas jerawat yang bisa membuat tekstur kulit kamu terasa tidak rata karena banyak area yang bergelombang, lebar, dan tampak dangkal.

Jenis scars satu ini cendreung muncul karena jerawat mengalami peradangan dalam waktu yang relatif lama.

Cara Mengatasi Bekas Jerawat Scars

Sebenarnya, jenis bekas jerawat satu ini terbilang cukup sulit untuk diatasi. Karena, sangat mempengaruhi tekstur kulit hingga ke bagian terdalam.

Karenanya beberapa ahli menyarankan untuk mengatasi jenis bekas jerawat ini dengan menggunakan bantuan tenaga professional secara medis. Yakni melalui perawatan Auto Microneedle, Microneedle RF atau laser fraksional.

Selain tindakan medis di atas, kamu pun bisa mengurangi tampilan scars dengan menggunakan chemical peeling. Sebab, produk satu ini disinyalir dapat menembus jauh ke dalam lapisan kulit dan mendorong produksi kolagen.

Beberapa jenis cairan peeling yang dapat kamu gunakan adalah yang berkandungan glycolic acid, niacinamide, retinoid, salicylic acid, vitamin E, dan pyuruvic acid.

Nah, itu adalah beberapa jenis bekas jerawat dan cara mengatasinya yang perlu kamu tahu. Apakah dari semua jenis itu ada yang kamu alami?

Well, pastikan setelah ini kamu menggunakan perawatan bekas jerawat yang tepat sesuai jenis dan karakteristiknya, ya.

Karena dengan produk yang tepat dan sesuai, maka hasil yang akan kamu dapatkan dengan perawatan rutin pun akan jadi jauh lebih maksimal.

About Author

Renny Ambar Sari

An author, content writer and editor.

Related posts

pentingnya membuka bisnis untuk kecantikan (1)

Ketahui Berbagai Alasan Pentingnya Membuka Bisnis Sendiri Bagi Perempuan

Kamu pasti belakangan sangat menyadari bagaimana struktur sosial bergerak dan berubah. Salah satunya, bagaimana kedudukan perempuan dalam dunia bisnis dan industry. Tak hanya berperan dalam ranah domestic, kini kamu bisa menemukan dengan mudah perempuan-perempuan yang juga aktif dalam berbagai...

Continue Reading

Leave a Comment