8 Jenis Keyword untuk Tingkatkan Traffic Website Bisnis dan Contohnya!

jenis keyword

Bagi kamu yang sudah terjun ke dunia digital marketing pasti sudah tidak asing dengan istilah keyword. Istilah yang satu ini merupakan kunci dasar untuk mencapai kesusksesan sebuah artikel di internet. Nah, tahukah kamu kalau jenis keyword ini sangat beragam dan memiliki karakteristik masing-masing?

Untuk bisa tampil di halaman pertama Google, untuk mendapatkan banyak pengunjung di website, semua membutuhkan keyword. Keberadaan keyword dalam dunia digital marketing memilki peranan sangat penting.

Misalnya, untuk memenangkan Search Engine Optimization, butuh adanya riset keyword terlebih dahulu. Riset ini bertujuan untuk mengetahui topik apa yang paling banyak dicari oleh pengguna Google.

Dengan mengetahui apa kebutuhan atau hal yang paling dicari oleh pengunjung, sebagai penulis artikel online, itu akan sangat membantumu untuk menentukan topic yang akan ditulis.

Nggak hanya itu, dengan mengetahui keyword yang pas, artikelmu juga akan berpotensi dibaca oleh banyak orang. Sehingga pengunjung websitemu akan semakin bertambah.

Sebelum melangkah lebih jauh ke pembahasan mengenai apa saja jenis-jenis keyword, langkah pertama yang harus kamu ketahui adalah definisi dari keyword itu sendiri. Apa itu keyword? Dan bagaimana cara menemukan keyword yang pas untuk artikel? Simak penjelasannya berikut

Apa Itu Keyword?

Keyword atau kata kunci merupakan serangkaian kata yang paling sering dicari oleh para pengguna Google. Saat memikirkan sesuatu, manusia cenderung akan memikirkan kata kunci dari apa yang mereka pikirkan.

Kata kunci itu kemudian mereka masukkan ke dalam mesin pencarian untuk menemukan jawaban yang diinginkan.

Saat memasukkan kata pencarian itulah mesin akan menganalisis dan menyimpan kata tersebut menjadi sebuah data. Semakin umum atau banyak keyword itu dicari oleh orang, akan semakin popular pula keyword tersebut.

Nah, keyword popular ini biasanya akan dimanfaatkan oleh para penulis artikel online atau SEO specialist untuk membuat artikel. Dengan mencari keyword yag popular, potensi artikel untuk berada pada halaman pertama mesin pencarian pun semakin tinggi.

Secara singkatnya keyword juga bisa disebut sebagai inti topic dari sebuah artikel. Biasanya keyword pada umumnya akan terdapat pada judul. Sebab untuk membaca sebuah artikel, yang pertama kali orang lihat adalah judul. Jika judul memuat topic yang mereka cari, pasti potensi klik pun akan semakin besar.

Lantas apa sih fungsi dari keyword itu? Apa pentingnya untuk sebuah tulisan? Well, nggak perlu bingung karena setelah kamu bisa membaca dan memahami apa fungsi dari keyword. Berikut penjelasannya. Happy Reading!

Apa Itu Keyword?

Jika ditanya apakah keyword sangat penting untuk sebuah artikel? Jawabannya sangat penting. Saat ini menulis sebuah artikel berbasis optimasi SEO. Oleh karena itu sangat penting bagi pemilik website untuk memahami keyword.

Sebab salah satu fungsi dari keyword adalah meningkatkan traffic sebuah website. Perlu diketahui bahwa memahami keyword saja tidaklah cukup untuk meingkatkan traffic.

Kamu pun perlu membuat artikel berkualitas dan juga berbasis SEO. Dengan memadukan dua faktor tersebut, potensi websitemu untuk mendapat banyak pengunjung akan semakin tinggi.

Fungsi dari keyword pun bisa terlihat dari berbagai faktor, yakni bagi mesin, penulis dan untuk website itu sendiri. Berikut penjelasannya.

Bagi mesin pencarian atau Google, dengan adanya keyword akan lebih mudah menampilkan hasil pencarian teretentu. Seiring dengan seringnya keyword itu dicari, akan semakin sering pula keyword tersebut ditampilkan pada mesin pencarian.

Sehingga hal ini tentu akan sangat menguntungkan Google untuk menampilkan informasi yang relevan dan dibutuhkan oleh pengguna Internet.

Tak hanya itu saja, masih banyak fungsi keyword yang lain. Apa saja itu? Berikut daftarnya.

Fungsi Keyword

Eksistensi keyword memang tidak bisa dilepaskan dari dunia digital marketing. Keberadaannya menjadi sebuah jembatan kesuksesan untuk sebuah konten.

Baik konten berupa tulisan, gambar, maupun video, keyword memegang peranan penting di dalamnya. Lantas apa saja sih fungsi dari keyword itu? Berikut penjelasannya.

Sebagai Rujukan

Jika dilihat dari sudut pandang pengguna atau pencari di internet, keyword memiliki fungsi sebagai rujukan. Keyword berisi serangkaian kata yang menyajikan konten dari seluruh data di internet.

Untuk dengan mudah menemukan konten yang dicari oleh pengguna, Google akan menampilkan beberapa rekomendasi keyword pada kotak pencarian.

Jadi pengguna dapat dengan muda menemukan kata kunci untuk apa yang mereka cari. Selain itu, Google juga akan merekomendasikan konten yang sesuai dengan apa yang diinginkan. Konten yang paling relevan biasanya akan ada pada halaman pertama.

Tentu saja konten yang berada pada halaman pertama ini merupakan yang paling terpilih. Keberadaannya sesuai dengan algoritma Google. Sebagai contohnya, kamu sedang mencari ‘cara membuat masker timun’. Nah ketika kamu menuliskan kalimat tersebut di kotak pencarian, secara otomatis Google akan memberi rujukan konten untukmu.

Konten yang ditampilan pada bagian paling atas, biasanya adalah konten yang paling relevan dari apa yang kamu cari. Jadi kamu tidak perlu bingung lagi mencari konten tersebut satu per satu. Tinggal memasukkan kata kunci dari apa yang kamu cari, Google akan menyediakannya.

Meningkatkan Traffic

 Fungsi lain dari keyword adalah untuk meningkatkan traffic. Tentu saja hal ini dilihat dari sudut pandang pembuat konten. Untuk mendapatkan perhatian dan banyak dari pengguna internet, para pembuat konten membutuhkan reaserch keyword.

Research ini berfungsi untuk mencari tahu apa saja yang menjadi tren atau yang paling dicari oleh pengguna internet. Dengan begitu pengguna konten atau content creator akan dengan mudah membuat konten.

Selain itu dengan mengetahui keyword apa saja yang dicari oleh pengguna, target atau sasaran konten juga akan tepat. Sehingga traffic akan cenderung naik dengan mudah. Namun keyword saja tidaklah cukup untuk meningkat traffic pengunjung. Konten yang dibuat juga harus disesuaikan oleh SEO atau Search Engine Optimism.

Jika kontenmu telah memenuhi SEO, kemungkinan besar juga akan berada pada posisi pertama pada halaman pencarian. Sehingga akan menjadi rujukan utama untuk singgah para pengunjung internet.

Baca Juga: Bisa Tingkatkan Brand Awareness, Ini Dia Manfaat SEO Untuk Bisnis Online

Lantas setelah mengetahui beberapa fungsi dari keyword, kini saatnya kamu mengetahui apa saja jenis-jenis keyword. Segera simak penjelasannya berikut ini, Beautypreneurs!

8 Jenis Keyword dan Contohnya

jenis keyword

Keyword terdiri dari serangkaian kata yang memiliki beragam fungsi di internet. Meskipun kelihatannya cukup simple, namun ternyata keyword tidak hanya satu dan terdapat banyak jenisnya. Pemilihan jenis-jenis keyword ini akan sangat berpengaruh terhadap kesuksesan sebuah konten.

Apa saja jenis-jenis konten itu? Simak artikel ini hingga selesai ya, Beautypreneurs!

Short-Tail Keyword

Jenis keyword yang pertama dinamakan dengan short-tail. Namanya juga short atau pendek, jenis keyword ini hanya terdiri dari satu hingga kata saja. Biasanya digunakan oleh para pengguna sebelum mencari sesuatu ke arah yang lebih spesifik.

Sebagai contohnya adalah kamu ingin mencari tahu tentang ‘kosmetik’. Lalu kamu menuliskan kata tersebut di mesin pencarian. Secara otomatis Google akan mencarikan seluruh konten yang mengandung unsur kosmetik.

Sehingga hanya konten secara umum saja yang ditampilkan oleh Google. Selain itu dari sisi pembuat konten, kata kunci pendek ini juga kurang mampu untuk menaikkan traffic pada website. Sebab kompetisi untuk mendapat tempat teratas semakin ketat. Mereka harus bersaing dengan jutaan atau bahkan miliaran konten lain yang mengandung unsure yang sama.

Persaingan ketat inilah yang membuat konten susah untuk mendapatkan traffic yang relevan jika menggunakan shot-tail keyword.

Long-Tail Keyword

Kebalikan dari short-tail, long-tail keyword adalah kata kunci yang menggunakan lebih dari tiga kata. Artinya kata kunci ini lebih panjang dari short-tail keyword.

Berbeda dari kata kunci pendek yang digunakan untuk mencari konten dalam bentuk umum, long-tail keyword digunakan untuk mencari sesuatu yang lebih spesifik.

Jadi Google akan lebih spesifik menampilkan apa yang sedang kamu cari. Misalnya kamu sedang mencari ‘cara membuat masker pepaya’. Kata kunci tersebut lebih dari tiga kata dan disebut dengan long-tail keyword.

Setelah menuliskan kata kunci tersebut, Google pun akan menampilkan konten dengan bahasan yang sama. Jadi apa yang kamu cari akan lebih mudah. Jika dilihat dari sisi pengguna internet, long-tail keyword akan lebih memudahkan untuk mencari sesuatu daripada short tal keyword.

Tak hanya bagi pengguna saja yang diuntungkan, bagi pembuat konten juga sama halnya. Dengan memasukkan long-tail keyword, persaingan pun tidak begitu ketat. Sebab Google juga akan langsung membaca mana artikel yang cocok untuk ditampilkan dan mana yang tidak.

Traffic pengunjung pun dapat meningkat dengan signifikan jika kamu menggunakan long-tail keyword. Persaingan antar pembuat konten pun semain rendah. Oleh karena itu tak heran jika long-tail keyword disebut dengan sumber utama untuk kenaikan traffic.

Short Term Fresh Keyword  

Jenis keyword yang selanjutnya adalah short term fresh keyword. Jenis keyword yang satu ini sering juga disebut dengan keyword tren. Yakni apa yang sedang tren belakangan ini. Tentu dengan adanya sebuah tren, pengguna internet pasti akan mencari sesuatu yang sedang terjadi itu di Google.

Misalnya yang sedang tren saat ini adalah Covid-19. Nah, bisa dipastikan pada pandemic ini orang-orang akan cenderung mencari tahu segala sesuatu terkait covid-19. Seperti ‘cara menjaga wajah agar tetap mulus saat pakai masket’ atau bisa yang lainnya.

Pemiliha keyword seperti inilah yang disebut dengan keyword. Biasanya jenis kata kunci yang satu ini juga sering digunakan pada berita. Sebuah berita pastinya akan selalu mengikuti isu dan tren terkini. Oleh karena itu mereka lebih memilih short term fresh keyword sebagai andalan.

Jenis keyword yang satu ini juga diklaim sangat efektif untuk menaikkan traffic pada konten. Jadi selain memprhatikan SEO, para pembuat konten juga harus peka terhadap isu dan apa yang sedang tren saat ini. Sebab hal tersebut juga menjadi salah satu landasan kesuksesan sebuah konten.

Latent Semantic Indexing Keyword

 Tahu nggak sih bahwa algoritma Google ternyata bisa mengidentifikasi kata bersama dengan makna semantiknya. Oleh karena itu ada yang namanya latent semantic indexing keyword. Keyword yang satu ini hampir sama seperti short tail keyword. Yakni hanya terdiri dari satu hingga tiga kata saja.

Sebagai contohnya kamu menuliskan kata ‘kosmetik’ pada kotak pencarian. Kata tersebut mempunyai makna turunan yang biasanya akan ditampilkan juga oleh Google. Makna turunannya bisa berupa lotion, pelembab, serum atau apapun yang berbau dengan kosmetik.

Untuk pengguna internet, keyword yang satu ini akan sangat membantu menggali segala informasi yang berkaitan dengan keyword. Pengguna mempunyai banyak referensi terhadap kata kunci yang dimasukkan.

Oleh karenanya, latent semantic indexing keyword ini diklaim lebih efektif bagi pengguna untuk membantu menemukan informasi yang relevan.

Geo Targeting Keyword

Geo targeting keyword adalah sebuah kata kunci yang ditargetkan untuk membidik wilayah tertentu. Dengan menggunakan geo targeting keyword, Google akan menampilkan hasil penelurusan berdasarkan jarak.

Sebagai contoh kamu memasukkan kata kunci ‘toko kosmetik terdekat’, secara otomatis Google juga akan memberikan referensinya untukmu. Biasanya penelusuran paling atas akan ditempat dengan rekomendasi jarak yang terdekat.

Selain itu, dengan menggunakan geo targeting keyword, Googe juga akan lengkap menampilkan peta dan tempat lokasi di dalamnya. Nggak cuma itu, Google juga akan menunjukkan arah dengan menggunakan Google street yang seolah jalannya seperti nyata. Jadi area yang kamu tuju bisa dilihat dengan lebih jelas.

Lantas apakah jenis keyword yang satu ini hanya bermanfaat bagi pengguna saja? Bagaimana dengan content creator? Tentu saja content creator dapat memanfaatkan local SEO.

Dengan menggunakan local SEO, konten yang kamu buat akan berpotensi muncul pada rekomendasi halaman utama Google.

Product Defening Keyword

Jenis keyword yang selanjutnya adalah product defening keyword. Yakni sebuah keyword yang berkaitan dengan brand-brand atau produk tertentu. Keyword ini mempunyai fungsi lebih spesifik. Tingkat persaingannya pun bisa sangat rendah.

Oleh karena itu untuk pengguna yang ingin mencari suatu tentang produk tersebut bisa lebih spesifik mendapatkan informasi dengan menggunakan product defending keyword.

Jika pengguna memasukkan kata kunci yang satu ini, pasti beberapa rekomendasi seperti fitur, fungsi dari sebuah produk tersebut juga akan tampil di halaman pencarian.

Selain berguna untuk para pengguna, keyword yang satu ini juga sangat efektif untuk menaikkan traffic suatu konten untuk para pembuatnya. Sebab persaingan yang rendah membuat Google hanya akan menampilkan konten yang spesifik saja.

Keyword yang satu ini juga cenderung untuk mempromosikan sesuatu. Bahkan dengan adanya product defending keyword juga dapat membantu penjualan bagi perusahaan. Tak hanya itu, kata kunci yang satu ini juga sangat cocok untuk program kampanye sebuah produk.

Kata Kunci Abadi

Keyword abadi ini bisa bertahan lama dan tak terbatas oleh waktu. Sebab pengguna akan terus mencarinya sepanjang masa. Hah, kok bisa? Ada beberapa topic yang tidak mungkin hilang dari dunia ini. Topic ini sekilas mirip dengan berita featurs, yang keberadaannya akan tetap terus ada karena kebutuhan.

Misalnya ‘cara mengobati jerawat meradang’. Permasalah atau keyword yang satu itu tidak akan pernah hilang. Sebab permasalahan tersebut akan terus ada pada manusia. Pengguna juga akan terus mencari solusi untuk permasalah itu.

Navigational Keyword

Keyword yang satu ini sering digunakan para digital marketer untuk mendirect para pengguna untuk mengunjungi website miliknya. Biasanya para pebisnis menggunakan keyword navigasional untuk kebutuhan promosi perusahaan ataupun produk mereka.

Misalnya pengguna menuliskan kata ‘obat jerawat ampuh’. Nah, para pengguna biasanya langsung akan direkomendasikan dengan berbagai produk yang menjual produk tersebut.

Jadi hal ini juga menjadi keuntungan tersendiri bagi para pengguna untuk mendapat informasi dan juga solusi dengan cepat.

Nah, itulah beberapa jenis keyword yang harus kamu ketahui jika ingin meningkatkan kunjungan toko online milikmu.

Ingat, keyword memegang peranan penting untuk kesuksesan sebuah kampanye yang kamu jalankan. Selamat mencoba, Beautypreneurs!

About Author

Related posts

fitur paket bundling tokopedia (2)

Fitur Paket Bundling di Tokopedia, Cara Mudah Jual Produk Lebih Banyak!

Ketika menjalankan toko online, kita pasti selalu menginginkan bisnis yang lacar dan jumlah penjualan tinggi. Nah, dengan mengaktifkan fitur paket bundling di Tokopedia, kamu bisa meraih jumlah penjualan yang besar dan kunjungan toko yang tinggi. Tokopedia merupakan e-commerce terpopuler...

Continue Reading

Leave a Comment