Insight Bisnis

10 Kesalahan dalam Membuat Konten Iklan Kosmetik yang Perlu Dihindari

kesalahan membuat konten iklan

Saat ini, iklan sudah tidak bisa dipisahkan dari strategi digital marketing dalam bisnis kecantikan. Sebab, iklan memudahkan konsumen mengenal sebuah brand, tanpa perlu memasarkannya secara offline lewat banner hingga majalah. Tak heran, bila kehadirannya cukup penting dalam mengenalkan hingga menjualkan produk kosmetik Anda.

Sayangnya, banyak brand, termasuk milik Anda yang masih banyak kesalahan dalam membuat konten iklan kosmetik. Padahal, pembuatan konten ini sangat berpengaruh terhadap daya tarik konsumen untuk mengenal maupun membeli produk kosmetik Anda.

Oleh karena itu, Anda wajib menghindari beberapa kesalahan dalam membuat konten iklan kosmetik di sosial media. Tujuannya agar tidak membuang-buang anggaran, serta bisa menjaring audiens lebih luas.


Gambar Banner CTA Desktop MMI - Keuntungan pakai jasa maklon kosmetik PT Mash Moshem Indonesia
Gambar Banner CTA Mobile MMI - Keuntungan pakai jasa maklon kosmetik PT Mash Moshem Indonesia

Pentingnya Konten Iklan dalam Kosmetik

Konten iklan dalam industri kosmetik memiliki peran yang sangat penting karena bukan hanya berfungsi untuk memperkenalkan produk, tetapi juga membentuk cara berpikir, persepsi, dan keputusan konsumen. Melansir dari laman Tinuiti, menjelaskan bahwa pengeluaran iklan digital pada industri kosmetik diperkirakan akan tumbuh sebesar 5,5% setiap tahunnya dan dimulai pada 2026 karena pendapatan global bisnis ini diproyeksikan meningkat sebesar $703 miliar pada 2026.

Tak heran, bila Anda sebagai brand owner harus membuat konten iklan yang menarik dan sesuai target pasar. Sebab, konten yang tepat sasaran, bisa membantu meningkatkan brand awareness hingga penjualan. Hasilnya, pendapatan brand Anda juga akan naik seiring berjalannya waktu.

Baca Juga: 5 Cara Membuat Iklan Carousel di Facebook untuk Bisnis

Kesalahan dalam Membuat Konten Iklan Kosmetik

Agar strategi pemasaran yang Anda lakukan berhasil dan bisa konversi ke penjualan, pastikan menghindari beberapa kesalahan dalam membuat konten iklan sosial media berikut ini.

Tidak Menentukan Tujuan Campaign Sejak Awal

Sebelum Anda menciptakan iklan produk, atau media promosi lainnya, akan sangat penting untuk menentukan tujuan utama dari campaign ini dibuat sejak awal.

Misalnya, meningkatkan engagement rate, meningkatkan jumlah transaksi, atau sekadar menarik perhatian konsumen untuk berkunjung ke website official dari brand kosmetik milikmu. Apapun itu, semua juga nantinya akan berdampak pada perkembangan bisnis kosmetik Anda.

Dengan menentukan tujuan awal iklan ini dibuat, Anda akan lebih mudah mengatur ilustrasi iklan dan komponen lain yang dibutuhkan sesuai target pasar.

Sesuaikan Format dan Konten Iklan dengan Platform yang Digunakan

Media sosial yang sedang kita bicarakan sekarang enggak hanya punya satu atau dua jenis saja. Melainkan ada berbagai macam, seperti TikTok, YouTube, Twitter, Instagram, Facebook, dan masih banyak lainnya.

Platform ini tentu memiliki algoritma, karakteristik, dan kecenderungan konten yang berbeda. Misalnya, Anda akan lebih mudah menemukan konten full kalimat di Twitter dan Facebook, dibandingkan dengan di Instagram dan TikTok.

Nah, agar iklan yang Anda buat bisa efektif, sebaiknya perhatikan dan sesuaikan format iklan ini dengan platform yang akan Anda gunakan nantinya.

Kata Kunci yang Digunakan Terlalu Banyak

Tak hanya website, media sosial seperti Instagram, Youtube, dan TikTok pun bekerja dengan kata kunci. Sehingga kedudukan kata kunci dalam membuat iklan media sosial ini cukuplah diperhitungkan.

Selain itu, ketika akan membuat konten iklan yang menarik di media sosial, penggunaan kata kunci akan memudahkan iklan yang Anda buat sampai pada target yang tepat melalui sistem pencarian.

Sayangnya, banyak orang yang kurang paham bagaimana cara penggunaan kata kunci yang benar. Ada baiknya untuk tidak menggunakan keyword terlalu banyak, cukup gunakan 3-5 kata kunci dalam satu iklan.

Dengan begitu, teks iklan yang Anda gunakan akan lebih tertata dan enak dibaca. Dibandingkan terlalu penuh dengan kata kunci yang mungkin malah bisa membuat pembaca tidak nyaman.

Usahakan juga setidaknya dalam satu teks iklan, kata kunci yang terdeteksi secara keseluruhan hanyalah 3% saja. Sebaiknya, Anda tidak menggunakan lebih dari itu, karena justru akan membuat iklan jadi tidak efektif.

Sembarangan Mengaplikasikan Tren

Melek tren adalah hal yang sangat baik, apalagi kalau Anda ingin bisa membuat konten iklan dan promosi yang segar. Namun, menggunakan tren secara sembarangan justru bisa menimbulkan kesalahan dalam membuat konten iklan, lho!

Tidak semua tren ini akan cocok dengan brand kosmetik atau bisnis yang sedang Anda jalankan sekarang. Misalnya, ketika Anda memiliki brand kosmetik dengan motto ‘perbedaan adalah cantik’, tapi justru ikut tren dengan tendensi rasisme tentu akan menimbulkan masalah besar.

Anda harus bisa merancang sebuah script iklan yang relate dengan brand image produk kosmetik, motto, juga bagaimana konsep dari brand tersebut.

Terlalu Banyak Kesalahan Ketik dalam Iklan

Media sosial mungkin terkesan sangat santai dibandingkan dengan media promosi lainnya, seperti koran atau majalah. Di mana Anda harus memperhatikan betul gaya Bahasa tertentu.

Meski begitu, bukan berarti Anda bisa menulis iklan dengan sembarangan juga. Apalagi ketika di media sosial, tulisan menjadi aspek yang sangat penting dalam iklan yang Anda buat.

Karena itulah Anda perlu memperhatikan ejaan dengan benar, meski tidak sekaku buku pelajaran sekolah. Tapi penggunaan tanda baca, penulisan kata dan penataan kalimat haruslah benar.

Dengan begitu, tulisan tersebut akan jauh lebih terasa bernada dan dapat menyalurkan ekspresi yang Anda inginkan. Tak hanya itu, para pembaca pun akan bisa menangkap iklan yang Anda buat dengan lebih baik.

Baca Juga: 10 Contoh Iklan Lip Serum yang Menjual dan Memikat Konsumen

Selalu Menyertakan Nama Brand di Awal Iklan

Sebenarnya tidak ada masalah besar dengan menyematkan nama brand di awal iklan yang Anda buat. Tapi, ketika itu dilakukan terus menerus justru akan menciptakan kesan monoton dan membosankan.

Alih-alih selalu menggunakannya secara terang-terangan di halaman pertama, Anda bisa membuat microblog sederhana dan menarik di Instagram, kemudian menyisipkan logo brand dengan lembut. Selain itu, Anda juga bisa menaruh nama brand kosmetik di bagian akhir iklan, dengan membuatnya seolah menjadi solusi dari tiap masalah kecantikan yang di alami oleh konsumen.

Tidak Menggunakan Fitur di Media Sosial dengan Kreatif

Kesalahan dalam membuat konten iklan di Instagram selanjutnya adalah tidak menggunakan fitur yang disediakan dengan kreatif dan optimal.

Setiap platform media sosial selalu memberikan keuntungan bagi para konten creator dan pebisnis, yakni dengan memberikan alat dan fitur lengkap untuk mempermudah pembuatan konten.

Sayangnya, banyak orang yang kurang bisa memanfaatkan tools dan fitur media sosial dengan baik. Karenanya, postingan yang dibuat pun akan cenderung membosankan dan tidak maksimal.

Iklan Tidak Fokus pada Copy

Kesalahan dalam membuat iklan di media sosial lainnya adalah tidak fokus dengan copy. Fenomena ini sering kali terjadi dan kadang banyak orang juga yang tidak terlalu menyadarinya.

Ketika melakukan promosi di TikTok dan Instagram, orang-orang cenderung melupakan esensi dari kata-kata yang sebenarnya karena terlalu fokus dengan aspek visual yang mereka buat.

Padahal, ketika Anda bisa menggunakan kata-kata yang sugestif dan ekspresif, psikologis pembaca pun bisa Anda pengaruhi. Tak hanya itu, ada beberapa aturan seperti penebalan kata-kata yang memiliki value kuat, juga pemilihan diksi untuk mengajak audiens melakukan tindakan tertentu.

Semua aspek komunikatif dalam iklan memiliki peranan yang sangat penting, termasuk tulisan itu sendiri.

Terlalu Fokus Mengunggulkan Produk

Kesalahan dalam membuat konten iklan di Instagram selanjutnya adalah Anda terlalu fokus dalam mendeskripsikan keunggulan produk atau brand kosmetik. Walaupun memang tujuan iklan adalah untuk meningkatkan citra bisnis, namun bukan berarti Anda terus-terusan menyebutkan keunggulan produk dengan cara yang sama dan membosankan.

Istilahnya, siapa yang mau terus-terusan mendengar kehebatan orang lain?

Anda bisa mengganti metode iklan ini dengan berorientasi kepada kebutuhan dan perasaan konsumen. Anda bisa mencari apa yang mereka butuhkan dan inginkan dari produk kosmetik yang Anda jual.

Misalnya, ketika Anda memproduksi produk untuk mengatasi jerawat membandel. Maka, Anda bisa membuat iklan dengan pendekatan permasalahan konsumen terlebih dahulu. Barulah di akhir-akhir iklan tersebut, Anda mengatakan bahwa produk kosmetik brand ini adalah solusi yang efektif untuk mereka gunakan.

Tidak Melakukan Pelacakan pada Hasil Iklan

Kesalahan dalam membuat konten iklan kosmetik di media sosial selanjutnya adalah tidak melakukan pelacakan pada hasil iklan yang dibuat. Ingat ya, strategi yang baik tidak hanya berakhir ketika kampanye telah dilakukan. Melainkan, juga harus mempelajari bagaimana iklan ini bisa diterima dan berpengaruh pada bisnis kosmetik Anda.

Dengan melacak dan melakukan analisis ini, Anda akan mengetahui seberapa efektifnya strategi pembuatan konten iklan yang menarik ini bagi bisnis kosmetik milikmu.

Jika ternyata hasilnya tidak menyentuh target atau ekspektasimu, maka Anda bisa mempelajari bagian-bagian mana yang kurang tepat dan mengembangkannya di konten yang akan datang.



Panduan Mengembangkan Produk Kosmetik untuk Brand Sendiri

Memahami kesalahan dalam membuat konten iklan pada kosmetik saja tidak cukup untuk memenangkan persaingan di pasar. Anda juga perlu memiliki produk kosmetik yang unik dan menjawab kebutuhan konsumen. Untuk mewujudkannya, Anda bisa membuat produk dengan bantuan jasa maklon di PT Mash Moshem Indonesia yang mana sudah terbukti kualitas serta sesuai standar regulasi industri kosmetik.

Dengan dukungan tim profesional, Anda akan didampingi mulai dari nol, yakni penentuan konsep, produksi massal, hingga produk siap edar di pasar. Berikut ini panduan maklon yang bisa Anda ikuti untuk membuat produk kosmetik berkualitas:

Menentukan Konsep Produk

Langkah awal, Anda akan didampingi tim ahli untuk menentukan konsep produk kosmetik yang akan dibuat. Misalnya, skincare, hair care, atau body care yang sesuai kebutuhan pasar. Tahap ini, Anda sekaligus memastikan siapa yang menjadi target pasar pada produk yang dikembangkan.

Merancang Formula Produk

Tim R&D PT Mash Moshem Indonesia akan membuat komposisi produk yang aman, minim efek samping, serta sesuai manfaat yang ditonjolkan. Setelah itu, formula akan masuk pada tahap uji sampel untuk memastikan semua komposisi aman dan tidak menimbulkan iritasi pada kulit.

Membuat Desain Kemasan

Agar produk menarik perhatian konsumen, tim PT Mash Moshem Indonesia akan membantu Anda membuat desain kemasan yang eye catching. Mulai dari pemilihan bentuk kemasan, warna dan tipografi yang dipilih, hingga desain label sesuai identitas brand.

Mengurus Legalitas Produk

Untuk memastikan produk kosmetik Anda layak diedarkan, maka tim akan membantu Anda mengurus legalitas dan izin edar. Mulai dari nomor registrasi BPOM, sertifikasi Halal MUI, HAKI, hingga HSA Singapore (bila dijual di luar negeri). 

Produksi Skala Besar

Jika formula sudah ditetapkan, maka akan dilanjutkan ke tahap produksi skala besar di fasilitas produksi standar CPKB Grade A dengan teknologi modern. Setiap tahapannya juga didampingi oleh tim ahli untuk memastikan formulasinya aman dan berkualitas setiap batch.

Pemasaran dan Penjualan

Tahap terakhir, Anda bisa langsung memasarkan dan menjual produk di pasar. Tak perlu bingung, karena tim PT Mash Moshem Indonesia akan mendampingi Anda untuk menyusun strategi promosi yang tepat, penentuan kanal penjualan, hingga pembuatan konten pemasaran, termasuk menghindari kesalahan dalam membuat konten iklan.

Yuk, Miliki Produk Kosmetik Brand Sendiri yang Berkualitas dengan Maklon di PT Mash Moshem Indonesia!

Sekarang, saatnya Anda mewujudkan impian miliki produk kosmetik brand sendiri dengan maklon di PT Mash Moshem Indonesia. Dengan dukungan fasilitas standar CPKB Grade A, dipastikan semua produk yang kamu kembangkan berkualitas dan aman digunakan. 

Terlebih, Anda juga akan dibantu oleh tim profesional untuk memasarkan produk sesuai segmentasi pasar yang telah ditentukan. Hasilnya, brand dan produk kosmetik Anda akan lebih mudah dikenal serta penjualan meningkat. Jadi, langsung saja hubungi kami untuk mulai konsultasi pembuatan produk kosmetiknya bersama PT Mash Moshem Indonesia, tekan banner di bawah ini sekarang! Gratis!


Gambar Banner CTA Desktop MMI - Statistik product & brand
Gambar Banner CTA Mobile MMI - Statistik product & brand

author-avatar

About PT Mash Moshem Indonesia

PT. Mash Moshem Indonesia merupakan perusahaan jasa pembuatan kosmetik private label yang telah beroperasi sejak tahun 2011