Jangan Sembarangan, Ini Nih Skincare Untuk Ibu Hamil yang Aman

skincare untuk ibu hamil

Tahukah Mom? Ketika hamil ternyata banyak terjadi perubahan pada diri kita, misalnya dari perubahan bentuk tubuh hingga munculnya berbagai permasalahan pada kulit wajah, lho. Untuk itu skincare untuk ibu hamil sangat diperlukan.

Dilansir dari American Pregnancy Association, kehamilan rupanya kerap memicu permasalahan kulit wajah kita. Yakni mulai dari munculnya jerawat, kulit yang kering dan munculnya melasma pada wajah.

Untuk mengatasi hal tersebut, penggunaan skincare tentu menjadi pilihan yang paling efektif untuk menjaga kesehatan kulit ibu hamil. Jadi, enggak akan ada yang menghalangi kita tetap glowing walau sedang hamil sekalipun.

Pada dasarnya penggunaan produk perawatan kulit atau skincare wajah untuk ibu hamil boleh dilakukan. Namun, kita juga enggak bisa sembarangan memilih jenis skincare wajah saat sedang hamil.

Karena meski banyak skincare aman yang dijual bebas di pasaran, tetapi tidak sedikit pula kandungan dalam skincare itu yang harus kita waspadai.

Bagaimana tidak? Karena jika kita memilih atau menggunakan skincare dengan kandungan yang terlalu kuat atau bahkan berbahaya, bukan hanya kulit wajah yang akan terdampak. Namun janin dalam kandungan akan beresiko terkena gangguan kesehatan.

Sederhananya nih, apa yang kita gunakan pada kulit dapat beresiko untuk terserap ke dalam aliran darah. Dan mungkin saja menembus plasenta, organ yang menyediakan oksigen dan nutrisi bagi janin dalam kandungan.

Nah untuk menghindari dampak tidak menyenangkan itu, Mom harus sadar dan mengetahui bahan apa saja sih yang aman dan tidak aman dalam skincare untuk ibu hamil. Juga harus mengetahui jenis skincare apa saja yang bisa digunakan.

Biar Mom tahu dan waspada, baca ulasan di bawah ini hingga habis, ya!

Kandungan yang Aman dalam Skincare untuk Ibu Hamil

bahan berbahaya skincare untuk ibu hamil

Telah dijelaskan sebelumnya bahwa banyak ibu hamil yang mengalami permasalahan kulit ketika sedang mengandung. Sebenarnya hal ini sangat wajar, karena pemicunya juga karena perubahan hormon yang terjadi saat kehamilan.

Untuk mengatasi permasalahan kulit itu Mommy enggak boleh sembarangan memilih skincare, ya. Karena penggunaan skincare yang salah bisa berpengaruh pada kesehatan janin.

Nah untuk itu Mommy harus tahu nih kandungan apa saja yang baik dan aman dalam skincare untuk ibu hamil.

Grapeseed oil

Grapeseed oil atau minyak dari biji anggur, juga menjadi kandungan pada skincare yang aman digunakan saat menjalani kehamilan. Umumnya kandungan bahan ini hanya ditemukan pada serum wajah dan minyak pada tubuh yang berfungsi untuk melembapkan kulit.

Sebaiknya Mom menggunakan bahan ini hanya untuk pemakaian luas saja. Dan hindari mengonsumsi grapeseed dalam bentuk suplemen saat sedang hamil.

Hyaluronic Acid

Jadi ibu hamil emang enggak mudah ya, Mom. Ada saja masalah kulit yang muncul, misalnya nih kulit wajah jadi lebih kering. Namun Mom enggak perlu galau, karena hal ini bisa diatasi dengan menggunakan produk berkandungan hyaluronic acid.

Kandungan ini dinilai cukup aman bagi ibu hamil dan tidak mempengaruhi kesehatan ibu hamil, maupun bayi yang ada dalam kandungan.

Niacinamide

Dilansir dari halodoc.com, kandungan ini cukup aman digunakan untuk ibu hamil karena berasal dari vitamin B3. Niacinamide adalah kandungan skincare yang mengandung antioksidan, serta berfungsi mengurangi hiperpigmentasi kulit dan mencegah munculnya tanda-tanda penuaan dini.

Titanium Dioxide

Kandungan ini banyak digunakan pada produk sunscreen karena mampu menangkal sinar ultraviolet yang berpotensi merusak kulit. Kandungan ini dinilai cukup aman untuk digunakan ibu hamil dan menyusui pada area wajah maupun tubuh yang sering terpapar sinar matahari secara langsung.

Zinc Oxide

Nah kandungan yang satu ini dinilai cukup aman digunakan untuk ibu hamil. Zinc oxide banyak ditemukan pada beberapa produk physical sunscreen.

Kandungan ini tidak menyerap dalam kulit, alias tetap berada pada permukaan kulit sehingga aman digunakan oleh ibu hamil dan tidak akan mengganggu janin dalam rahim.

Vitamin C

Vitamin C menjadi salah satu kandungan dalam skincare yang aman digunakan untuk ibu hamil dan menyusui. Kandungan ini berfungsi meningkatkan kolagen Pada kulit sehin dapat membantu mencerahkan kulit Mom.

Hindari kandungan- kandungan yang tidak aman

kemasan skincare

Selain memperhatikan kandungan yang aman digunakan, Mommy juga harus tahu kandungan apa aja yang harus dihindari. Nah di bawah ini ada 8 kandungan yang tidak aman dalam skincare untuk ibu hamil.

Retinoids

Kandungan pertama yang harus Mom waspadai adalah retinoid dan turunannya. Meski banyak produk perawatan kulit yang memiliki kandungan ini, ibu hamil tetap disarankan untuk menghindari penggunaan produk skincare yang mengandung zat tersebut.

Zat ini umumnya ditemukan pada produk anti penuaan atau anti aging, dan skincare yang dikhususkan untuk mengatasi jerawat. Namun banyak penelitian yang menyebutkan bahwa kandungan retinoid dan turunannya bisa berbahaya dan mempengaruhi janin dalam kandungan Moms.

Salicylic acid

Sebenarnya salicylic acid ini sangat sering digunakan dalam skincare wajah. Karena manfaatnya yang bisa membantu mencerahkan wajah dan mengangkat sel-sel kulit mati.

Dengan demikian bahan ini bisa dibilang aman tidak aman ya, Mom. Karena salicylic acid aman digunakan untuk ibu hamil dalam dosis yang cukup rendah dan frekuensi penggunaan yang tidak terlalu sering.

Bahan ini banyak ditemukan pada produk-produk skincare khusus pembersih wajah dan toner. Mom dianjurkan menggunakan produk skincare yang mengandung salicylic acid tidak lebih dari 2%. Untuk penggunaanya juga maksimal dua kali sehari.

Salicylic acid mampu mengatasi jerawat dan mengangkat sel-sel kulit mati yang menempel di kulit wajah. Penggunaanya akan bisa jadi berbahaya bagi janin Mom jika melebihi kadar maksimal yang telah dianjurkan sebelumnya.

Benzoyl peroxide

Nah, Mom juga disarankan untuk menghindari skincare wajah yang mengandung zat yang satu ini ya. Meski penggunaan benzoyl peroxide dalam jumlah kecil terbilang cukup aman, namun tak ada salahnya untuk tetap waspada.

Meski belum ada penelitian yang membuktikan bahwa kandungan benzoyl peroxide berbahaya bagi ibu hamil. Kandungan ini tetap dikhawatirkan bisa mengkontaminasi aliran darah ke bayi dalam kandungan.

Phthalates

Zat yang satu ini benar-benar harus Mom waspadai ya. Sebab banyak skincare dan kosmetik yang diketahui paling sering menyebabkan paparan kandungan phthalates.

Nah, sejumlah studi pada hewan menunjukkan bahwa zat ini bisa memicu terjadinya gangguan reproduksi dan masalah pada hormon. Biar Mom lebih aman, disarankan banget untuk menghindari produk skincare yang mengandung phthalates, ya.

Hydroquinone

Munculnya bercak kecoklatan di wajah selama masa kehamilan, dapat dibilang sangat normal terjadi nih, Mom. Yang lebih penting lagi, bercak ini hanya bersifat sementara dan akan hilang sendiri setelah melahirkan.

Jadi Mom enggak perlu deh merasa khawatir dan menggunakan berbagai skincare wajah untuk menghilangkan bercak ini. Karena biasanya dalam skincare pencerah, terdapat kandungan hydroquinone yang cukup berbahaya bagi Mom dan si janin.

Paraben

Memang tidak semua paraben berbahaya, namun enggak ada salahnya untuk Mom menghindari skincare untuk ibu hamil yang mengandung zat yang satu ini. Produk perawatan kecantikan wajah dengan kandungan paraben bisa menyebabkan gangguan perkembangan janin.

Tetracycline

Bahan yang satu ini merupakan sejenis antibiotik, dan biasanya dapat Mom temukan dalam skincare khusus mengatasi jerawat. Penggunaan Skincare dengan kandungan tetracycline saat hamil bisa merusak hati si ibu dan menyebabkan perubahan warna keabuan pada bayi saat masa pertumbuhannya.

Beta Hydroxy Acid (BHA)

BHA adalah salah satu kandungan bahan aktif yang tidak dianjurkan ada di skincare untuk ibu hamil. Meski demikian, BHA dapat ditemukan dalam sejumlah produk pembersih wajah, toner dan produk eksfoliasi kulit untuk mengobati jerawat dan lain sebagainya.

Namun kandungan BHA yang tinggi dalam skincare akan memberikan resiko kepada ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Jadi Mom, usahakan untuk menghindari produk skincare yang mengandung zat ini, ya.

Produk – produk Skincare Untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Mom telah mengetahui bahan-bahan aktif yang aman dan tidak aman digunakan dalam skincare untuk ibu hamil. Nah, agar Mom tidak bingung memilih produk skincare wajah mana yang baik digunakan saat hamil. Cek uraian di bawah ini, ya!

Facial wash untuk ibu hamil

Facial wash ini sangat penting dalam perawatan kulit wajah kita. Karena meski jarang keluar rumah, tidak menutup kemungkinan banyak kotoran dan bakteri yang menempel di wajah kita.

Produk sincare satu ini berfungsi untuk membersihkan wajah kita dari kotoran, bakteri dan kuman yang tidak disadari telah menempel di wajah.

Mom bisa memilih sabun wajah yang tidak terlalu membuat kulit semakin kering. Dan juga tidak mengandung bahan-bahan yang berpotensi membahayakan janin. Seperti SLS, paraben, pewangi buatan dan lain sebagainya.

Toner

Toner memiliki banyak manfaat untuk perawatan kulit wajah kita. Misalnya dapat menyeimbangkan pH kulit, memberikan efek menenangkan dan membantu mengoptimalkan fungsi skincare lain yang akan digunakan selanjutnya.

Nah, Mom untuk itu tidak ada salahnya menggunakan toner untuk perawatan wajah ketika hamil. Yang harus diperhatikan adalah kandungan dari produk ini.

Mom dianjurkan memilih toner wajah yang aman, memiliki kandungan alami dan tidak mengandung alkohol, sulfate maupun paraben.

Serum yang aman untuk ibu hamil dan menyusui

serum

Serum merupakan salah satu produk skincare yang sangat penting. Sebab khasiatnya yang dapat mengatasi beberapa permasalahan kulit wajah sekaligus.

Namun, ketika hamil Mommy harus lebih berhati-hati dan tidak sembarangan mencoba serum wajah. Mommy sebaiknya mencoba serum wajah dengan kandungan bahan alami dan bebas dari bahan kimia yang sebelumnya telah disebutkan sebelumnya.

Untuk hasil yang baik, cukup gunakan serum wajah ini maksimal dua kali sehari, ya Mom.

Eye cream dan perawatan mata

Eye cream merupakan produk kecantikan yang digunakan untuk merawat kulit disekitar mata.

Pada dasarnya ibu hamil diperbolehkan menggunakan skincare termasuk eyecream, namun mommy sekali lagi tidak boleh sembarang pilih ya.

Gunakan eye cream yang berbahan alami dan aman jika digunakan. Usahakan agar eye cream yang Mom pilih enggak mengandung asam retinoat serta turunannya, hidroquinon dan asam salisilat.

Pelembap untuk ibu hamil

Day Cream

Jenis pelembap yang aman digunakan oleh ibu hamil adalah yang mengandung gliserin, asam hialuronat, atau bahan alami seperti shea butter.

Face oil

face oil

Face oil ini baik untuk mencegah atau mengurangi munculnya tanda-tanda penuaan dini pada kulit wajah kita, Mom.

Gunakan face oil yang berasal dari minyak esensial alami, misalnya dengan minyak esensial mawar, minyak esensial biji bunga matahari dan minyak esensial dari biji anggur.

Krim malam

skincare yang satu ini emang enggak boleh ketinggalan sih. Karena kulit wajah akan mengalami regenerasi di malam hari. Oleh sebab itu, efektivitas skincare yang kita pakai pun akan lebih optimal saat malam hari.

Gunakan produk krim malam yang aman digunakan untuk ibu hamil dan menyusui. Misalnya yang tidak mengandung paraben, SLS, pewangi sintetis dan zat berbahaya lainnya.

Nah, Mom dan para calon Moms udah baca serta tahu tentang skincare untuk ibu hamil. Mulai dari bahan-bahan yang aman dan tidak aman dalam skincare buat ibu hamil. Sampai produk-produk skincare yang bisa dicoba dan aman digunakan.

Kalau ada hal-hal lain yang kamu ketahui dan barangkali belum disampaikan di atas, boleh dong beri tahu kami di kolom komentar! Stay healthy and beauty, Guys! Jangan lupa like, share and comment, ya!

About Author

Renny Ambar Sari

An author, content writer and editor.

Related posts

Leave a Comment