Kegiatan MMI

Alda Rezma Kupas Strategi Scaling TikTok di Webinar Business Growth Vol 3 PT Mash Moshem Indonesia 

Webinar Business Growth Vol 3 Series

Surabaya — PT Mash Moshem Indonesia sukses menggelar webinar dalam rangkaian Business Growth Vol 3 dengan tema TikTok Revenue Engine: Cara Naikkan GMV dari 100 Juta ke 700 Juta dalam 3 Bulan.” Webinar ini menjadi salah satu sesi yang paling dinanti karena menghadirkan pembahasan mendalam mengenai strategi terbaru dalam memaksimalkan potensi TikTok Shop di tahun 2026. 

Sesi ini dibawakan oleh Alda Rezma, praktisi full stack digital advertising berpengalaman dalam mengelola ratusan brand, khususnya di platform Meta Ads, TikTok, dan e commerce. Dengan pendekatan yang praktis dan berbasis pengalaman langsung, Kak Alda membagikan insight serta strategi yang aplikatif untuk membantu bisnis meningkatkan performa dan skala penjualan secara signifikan.. 

Acara yang digelar secara daring ini diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang industri, mulai dari pelaku UMKM, brand owner, tim marketing, hingga content creator yang ingin memperdalam strategi peningkatan performa bisnis di TikTok, khususnya dalam mengoptimalkan GMV melalui pendekatan yang lebih terstruktur dan scalable.


Gambar Banner CTA Desktop MMI - Keuntungan pakai jasa maklon kosmetik PT Mash Moshem Indonesia
Gambar Banner CTA Mobile MMI - Keuntungan pakai jasa maklon kosmetik PT Mash Moshem Indonesia

Tiktok Shop 2026: Bukan Sekedar Channel, Tetapi Mesin Revenue Brand Owner  

Dalam pemaparannya, kak Alda menjelaskan bahwa TikTok kini telah bertransformasi. Platform ini tidak lagi hanya menjadi sarana hiburan atau tambahan channel marketing, melainkan telah menjadi mesin revenue utama bagi banyak bisnis.

Seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna dan perubahan cara audiens berinteraksi, konten yang sederhana, jujur, dan terasa dekat dengan kehidupan sehari hari justru lebih efektif. Dibandingkan iklan yang terlalu rapi atau dibuat sangat profesional, audiens kini lebih mudah percaya pada konten yang terasa natural dan relatable.

Alda juga menekankan bahwa keberhasilan di TikTok tidak hanya ditentukan oleh besarnya budget iklan, tetapi oleh kemampuan brand dalam memahami momentum dan perilaku audiens. Kombinasi antara konsistensi konten, pemanfaatan data, serta kemampuan beradaptasi menjadi kunci dalam membangun performa yang berkelanjutan. 

Baca Juga: Webinar Business Growth Vol.2 PT Mash Moshem Indonesia Hadirkan Aldo Adela, Kupas Tuntas Formula Konten Jutaan Views 2026 

Rahasia Growth di TikTok Dimulai dari Fondasi yang Tepat

Salah satu poin utama yang dibahas dalam webinar ini adalah pertumbuhan bisnis di TikTok tidak bisa hanya mengandalkan iklan semata. Peserta diajak untuk melihat bahwa performa yang kuat berasal dari sistem yang dibangun secara menyeluruh, bukan dari satu campaign yang kebetulan berhasil.

Melalui penjelasan yang runtut, peserta diperkenalkan pada tiga pilar utama dalam ACE Framework, yaitu produk yang siap jual, konten yang konsisten dan menarik, serta tim dan data yang terintegrasi. Ketiga pilar ini menjadi fondasi dalam membangun sistem yang mampu menghasilkan performa secara berkelanjutan.

Kak Alda juga menjelaskan bahwa banyak bisnis masih terjebak pada mindset mencari satu campaign yang berhasil, padahal yang lebih penting adalah membangun sistem yang mampu berjalan secara konsisten. Dengan sistem yang tepat, bisnis memiliki alur yang jelas untuk melakukan testing, evaluasi, dan pengembangan

Cara Cerdas Scale Campaign Tanpa Buang Budget  

Kesalahan umum yang sering terjadi ketika bisnis ingin melakukan scalling, yakni menaikkan bujet secara terburu-buru tanpa perhitungan yang matang. Alih alih meningkatkan performa, langkah ini justru sering membuat campaign menjadi tidak stabil.

Peserta kemudian diajak memahami dua pendekatan yang lebih terarah, yaitu memperluas target market untuk menjangkau audiens baru dan meningkatkan budget secara bertahap pada campaign yang sudah terbukti memiliki performa baik.

Dari sini terlihat bahwa scaling bukan sekadar memperbesar angka, melainkan tentang mengambil keputusan yang tepat berdasarkan data. Pendekatan yang terstruktur membantu bisnis tumbuh lebih stabil dan minim risiko. Alda juga menekankan pentingnya kesabaran dalam proses scaling agar performa tetap terjaga.



Evolusi Iklan TikTok yang Lebih Efisien Melalui GMV Max 

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah pembahasan mengenai GMV Max, fitur terbaru dari TikTok yang membawa pendekatan berbeda dalam menjalankan iklan. Jika sebelumnya proses pengelolaan campaign cenderung dilakukan secara manual dan cukup kompleks, kini GMV Max hadir dengan sistem yang lebih otomatis dan terintegrasi.

Melalui fitur ini, berbagai proses seperti bidding, distribusi budget, hingga penempatan iklan dapat berjalan secara otomatis dengan dukungan sistem TikTok. Hal ini membuat pengelolaan campaign menjadi lebih praktis, sekaligus membantu menjaga performa tetap stabil meskipun skala campaign terus meningkat.

Peserta juga diajak memahami bahwa peran advertiser kini mulai berubah, dari yang sebelumnya mengatur secara detail menjadi lebih fokus pada memberikan arahan yang tepat agar sistem dapat bekerja secara optimal. 

Cara Pandang Baru dalam Mengukur Hasil dari ROAS ke ROI 

Selama ini, banyak bisnis masih berfokus pada ROAS, yaitu mengukur hasil hanya dari performa iklan. Pendekatan ini sering membuat strategi menjadi terbatas karena tidak melihat kontribusi keseluruhan terhadap pertumbuhan bisnis.

Melalui webinar ini, peserta diajak untuk memahami ROI secara lebih menyeluruh, termasuk peran organik traffic dalam menghasilkan penjualan. Dengan cara pandang ini, setiap bisnis owner dapat mengambil keputusan yang lebih strategis dan tidak hanya terpaku pada hasil jangka pendek.

Pemahaman ini juga membantu dalam mengalokasikan budget dan sumber daya secara lebih efektif, sehingga pertumbuhan yang dihasilkan tidak hanya cepat, tetapi juga lebih stabil dan berkelanjutan. 

Baca Juga: PT Mash Moshem Indonesia Dorong Transformasi Mindset Business Owner lewat Business Growth Vol. 1

Antusiasme Peserta Webinar Business Growth Vol 3

Menjelang akhir sesi, antusiasme peserta terlihat melalui sesi tanya jawab yang berlangsung aktif. Berbagai pertanyaan yang diajukan, mencerminkan tingginya ketertarikan terhadap materi yang disampaikan.

Pertanyaan yang muncul pun berasal dari real case yang sedang dihadapi peserta, mulai dari kendala scaling campaign, performa iklan yang tidak stabil, hingga strategi pengelolaan konten.

Diskusi ini memberikan insight tambahan yang aplikatif sekaligus memperkuat bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan pelaku bisnis saat ini.

Komitmen PT Mash Moshem Indonesia Mendorong Pertumbuhan Bisnis yang Lebih Terarah  

Melalui Business Growth Series Vol. 3, PT Mash Moshem Indonesia menghadirkan ruang belajar yang membantu pelaku bisnis memahami cara kerja TikTok sebagai mesin pertumbuhan yang nyata. Tak hanya membahas tren, webinar ini juga mengupas strategi yang dapat langsung diterapkan untuk meningkatkan performa bisnis 

Dengan pendekatan yang praktis dan berbasis pengalaman di lapangan, PT Mash Moshem Indonesia berkomitmen untuk menghadirkan insight yang relevan dan mudah diterapkan bagi brand yang ingin mengoptimalkan bisnis yang dijalankan.

Dengan begitu, PT Mash Moshem Indonesia bisa terus berperan sebagai partner strategis bagi pelaku usaha dalam mengembangkan sistem yang lebih terarah serta membangun pertumbuhan bisnis yang lebih stabil dan berkelanjutan. 


Gambar Banner CTA Desktop MMI - Statistik product & brand
Gambar Banner CTA Mobile MMI - Statistik product & brand

author-avatar

About PT Mash Moshem Indonesia

PT. Mash Moshem Indonesia merupakan perusahaan jasa pembuatan kosmetik private label yang telah beroperasi sejak tahun 2011