Maklon Parfum

6 Cara Membuat Parfum Non Alkohol: Bisa Pilih Formula

cara membuat parfum non alkohol

Bisnis parfum non alkohol kian diminati karena dinilai lebih aman digunakan dan cocok untuk berbagai segmen konsumen. Namun, sebelum melangkah lebih jauh, penting untuk memahami cara membuat parfum non alkohol agar produk yang dihasilkan memiliki aroma, karakter, dan konsep yang jelas sejak awal.

Tak hanya soal wangi, pemilihan formula juga berperan besar dalam menentukan kualitas parfum. Dengan memahami cara membuat parfum non alkohol secara tepat, brand owner dapat menyesuaikan komposisi aroma dan daya tahan parfum agar selaras dengan preferensi pasar serta mampu tampil lebih menonjol di tengah persaingan.

Keunggulan Parfum Non Alkohol Dibandingkan Parfum Alkohol

Parfum non alkohol semakin diminati karena dianggap lebih ramah untuk tubuh dan fleksibel digunakan dalam berbagai kondisi. Nah, sebelum tahu cara membuat parfum non alkohol, ketahui beberapa keunggulannya dibandingkan parfum alkohol:

Aroma Lebih Lembut dan Natural

Parfum non alkohol umumnya menggunakan minyak alami sebagai basis utama, sehingga aromanya tidak terlalu menyengat. Wangi yang dihasilkan terasa lebih halus dan menenangkan, cocok untuk yang kurang nyaman dengan aroma tajam. Karakter wanginya juga cenderung lebih smooth saat menempel di kulit.

Ketahanan Aroma Lebih Stabil

Meski wanginya lembut, parfum non alkohol tetap awet karena tidak mengandung alkohol yang justru membuat aroma parfum mudah menguap. Dalam parfum non alkohol, aroma dilepaskan secara perlahan melalui minyak pembawa, sehingga wanginya terasa lebih stabil dan konsisten. Inilah yang membuat aromanya tidak cepat menghilang meski digunakan dalam waktu lama.

Lebih Fleksibel Digunakan

Parfum non alkohol cenderung aman diaplikasikan di berbagai area, baik pada tubuh maupun pakaian. Formulanya tidak mudah membuat kain kering atau meninggalkan bau tajam. Hal ini menjadikannya lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari.

Baca Juga: 6 Cara Membuat Bath Bomb yang Aman untuk Bisnis

Minim Risiko Alergi Pernapasan

Tanpa kandungan alkohol, parfum non alkohol tidak menghasilkan uap menyengat yang bisa mengganggu pernapasan. Dengan begitu, penggunaannya terasa lebih nyaman, bahkan di ruang tertutup. Ini menjadi keunggulan tersendiri bagi orang yang sensitif terhadap aroma kuat. 

Aman untuk Kulit Sensitif

Parfum non alkohol dikenal lebih ramah untuk kulit, termasuk kulit sensitif. Risiko iritasi, kemerahan, atau rasa perih cenderung lebih rendah dibanding parfum alkohol. Karena itu, parfum ini sering menjadi pilihan bagi pengguna dengan kondisi kulit tertentu.

Cocok untuk Berbagai Situasi

Parfum non alkohol bisa digunakan dalam berbagai kondisi. Misalnya, bagi umat Muslim, parfum jenis ini menjadi pilihan terbaik untuk digunakan saat beribadah. Selain itu, aromanya yang lembut juga sesuai untuk menunjang penampilan dalam aktivitas formal maupun santai. Dengan berbagai keunggulan ini, tak heran jika banyak yang ingin tahu cara membuat parfum non alkohol.



Kandungan untuk Membuat Parfum Non Alkohol 

Parfum non alkohol diformulasikan tanpa kandungan etanol. Untuk tetap menghadirkan aroma yang tahan lama dan menyenangkan, parfum ini mengandalkan kombinasi bahan khusus yang menggantikan peran alkohol. Berikut beberapa kandungan yang biasa digunakan dalam cara membuat parfum non alkohol:

Minyak Esensial atau Fragrance Oil

Minyak esensial atau fragrance oil menjadi sumber utama aroma dalam parfum non alkohol. Bahan ini menentukan karakter wangi, mulai dari floral, fruity, woody, hingga musky. Selain memberikan aroma, beberapa minyak esensial juga memiliki efek menenangkan saat digunakan.

Carrier Oil (Minyak Pembawa)

Carrier oil berfungsi sebagai media untuk mengikat dan menyebarkan aroma secara perlahan. Jenis yang sering digunakan antara lain jojoba oil, almond oil, atau fractionated coconut oil. Minyak ini membantu parfum bertahan lebih lama di kulit tanpa terasa lengket.

Air Murni (Distilled Water)

Air murni atau air suling digunakan untuk membantu menyeimbangkan konsistensi parfum agar tidak terlalu kental. Penggunaan air ini memastikan produk tetap stabil dan bebas dari kontaminasi yang bisa memengaruhi kualitas aroma.

Fixative Alami

Fixative berperan penting dalam memperlambat penguapan aroma sehingga wanginya lebih tahan lama. Bahan alami seperti benzoin, resin alami, atau musk nabati sering digunakan untuk menjaga kestabilan aroma dari waktu ke waktu.

Emulsifier atau Solubilizer

Cara membuat parfum non alkohol juga menggunakan emulsifier (pengemulsi) atau solubilizer (pelarut). Kandungan ini membantu menyatukan minyak dan air agar parfum tetap homogen. Dengan emulsifier yang tepat, bahan dalam parfum non alkohol tidak mudah terpisah sekaligus memberikan sensasi nyaman saat diaplikasikan.

Baca Juga: 5 Cara Membuat Parfum Gel: Formula Unik untuk Tiap Brand

Peluang Bisnis Parfum Non Alkohol Brand Sendiri

Setelah memahami kandungan yang sering digunakan dalam cara membuat parfum non alkohol, penting juga menyadari bahwa peluang bisnis produk ini sangat menjanjikan. Hal itu karena permintaan konsumen terhadap produk yang aman, ramah kulit, dan nyaman digunakan terus meningkat. 

Parfum non alkohol sendiri dikenal memiliki wangi yang lembut namun tahan lama, aman untuk kulit sensitif, serta bisa digunakan dalam berbagai situasi, termasuk saat ibadah sehingga membuat produk ini diminati. Selain itu, cara membuat parfum non alkohol bisa dilakukan dengan memanfaatkan berbagai aroma unik dan menarik. 

Hal itu membuat brand baru sekalipun bisa lebih mudah menonjol di pasar yang kompetitif. Dengan strategi pemasaran yang tepat, kualitas aroma yang konsisten, dan branding yang kuat, bisnis parfum non alkohol berpotensi memberikan keuntungan jangka panjang sekaligus membangun loyalitas pelanggan.



6 Cara Membuat Parfum Non Alkohol untuk Bisnis

Memulai bisnis parfum non alkohol tidak cukup hanya bermodalkan pengetahuan tentang cara membuat parfum non alkohol. Ada banyak aspek teknis yang harus diperhatikan agar produk aman, nyaman digunakan, dan menarik bagi konsumen. Nah, agar prosesnya lebih praktis, Anda bisa bekerja sama dengan jasa maklon seperti PT Mash Moshem Indonesia. Kerja sama ini memudahkan proses dari awal hingga akhir, sambil tetap menjaga kualitas dan keamanan produk. Berikut langkahnya:

Perumusan Konsep Parfum

Tahap awal dimulai dengan diskusi untuk menentukan jenis parfum alkohol yang ingin dibuat apakah semprot atau roll on hingga target konsumennya. Pada tahap ini, Anda juga bisa berkonsultasi seputar formula aroma parfum, misalnya ingin wangi floral, fruity, atau woody. Konsep yang jelas sejak awal membantu proses berikutnya berjalan lebih terarah. 

Menentukan Formulasi dan Sampel

Jika konsep sudah jelas, langkah berikutnya adalah menyusun formula yang sesuai target pasar. Tim formulator akan membantu memilih bibit minyak pewangi, pelarut, dan stabilizer yang biasa digunakan untuk parfum non alkohol. Selanjutnya, dilakukan uji sampel untuk memastikan aroma parfum sesuai konsep yang diinginkan dan nyaman digunakan.

Pembuatan Legalitas

Agar produk dapat dipasarkan secara resmi, semua dokumen legalitas perlu disiapkan, mulai dari pendaftaran BPOM hingga sertifikasi halal MUI bila dibutuhkan. Legalitas lengkap dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan memudahkan ekspansi ke pasar yang lebih luas. Proses ini menjadi landasan agar produk parfum non alkohol dapat bersaing secara aman dan profesional.

Merancang Desain Kemasan

Kemasan bukan sekadar estetika, tapi juga memengaruhi persepsi konsumen terhadap kualitas parfum. Desain yang menarik, ergonomis, dan fungsional membantu produk tampil berbeda di pasaran. Di tahap ini, tim akan membantu memilih botol hingga membuat label yang informatif untuk mendukung identitas brand dan membuat parfum non alkohol Anda mudah dikenali.

Produksi Massal di Fasilitas Berstandar

Setelah seluruh proses sebelumnya rampung, parfum akan masuk tahap produksi massal. Anda tidak perlu khawatir soal cara membuat parfum non alkohol, karena semua proses dijalankan di pabrik PT Mash Moshem Indonesia yang berstandar CPKB Grade A dan diawasi langsung oleh tim ahli. Pendekatan ini menjamin aroma, stabilitas, serta kualitas produk tetap konsisten di setiap batch.

Penyusunan Strategi Pemasaran

Tahap terakhir fokus pada penyusunan strategi pemasaran. Misalnya, melalui pembuatan konten kreatif tentang keunggulan parfum non alkohol serta penyesuaian kampanye promosi dengan tren pasar saat ini. Tim PT Mash Moshem Indonesia juga bisa memberi arahan seputar pemilihan channel distribusi yang tepat agar parfum lebih mudah dikenal target pasar. 

Yuk, Ciptakan Parfum Non Alkohol untuk Brand Sendiri Bersama PT Mash Moshem Indonesia!

Yuk, buat parfum non alkohol untuk brand sendiri bersama PT Mash Moshem Indonesia! Hadir sejak tahun 2011, kami sudah berpengalaman mendampingi ribuan brand untuk menghadirkan produk impiannya dengan sukses. Kini giliran Anda! Tekan banner di bawah untuk wujudkan ide bisnis parfum Anda dengan lebih praktis bersama partner yang tepat! 



author-avatar

About PT Mash Moshem Indonesia

PT. Mash Moshem Indonesia merupakan perusahaan jasa pembuatan kosmetik private label yang telah beroperasi sejak tahun 2011