7 Perbedaan Purging dan Breakout pada Wajah, Jangan Keliru!

Pernah merasa bingung ketika wajah tiba-tiba berjerawat setelah mencoba skincare baru? Banyak orang langsung menganggapnya sebagai breakout, padahal bisa jadi itu adalah purging. Kesalahan memahami kondisi ini sering membuat seseorang menghentikan produk yang sebenarnya cocok, atau sebaliknya tetap memakai produk yang justru merusak kulit.
Memahami perbedaan purging dan breakout pada wajah sangat penting agar kamu bisa mengambil keputusan yang tepat dalam perawatan kulit. Keduanya memang sama-sama ditandai dengan munculnya jerawat, tetapi penyebab, proses, dan cara menanganinya sangat berbeda.
Melalui artikel ini, kamu akan mengetahui perbedaan purging dan breakout secara jelas, sehingga tidak lagi salah langkah dalam merawat kulit dan bisa mencapai hasil skincare yang optimal.
Perbedaan Purging dan Breakout pada Wajah
Supaya kamu tidak salah memakai skincare, memahami perbedaan jerawat purging dan breakout sangat penting. Langkah ini memungkinkan produk menyerap lebih efektif dan manfaatnya bisa kamu rasakan pada kulit.
Asal Mula Munculnya Jerawat
Jerawat purging muncul dari hasil reaksi pemakaian skincare baru selama beberapa dan bisa hilang seiring berjalannya pemakaian. Hal ini karena adanya proses penyesuaian kulit lewat pembersihan sel kulit mati dari epidermis.
Berbeda halnya dengan jerawat breakout yang disebabkan dari reaksi kulit dengan zat aktif dalam skincare. Biasanya, muncul hampir di seluruh wajah yang disertai peradangan.
Cara Kerja Produk Perawatan
Jerawat breakout muncul ketika kulit wajah kamu tidak cocok dengan pemakaian skincare tertentu. Bahan aktif dari skincare yang terlalu keras, membuat kulit kamu sulit beradaptasi, sehingga menimbulkan munculnya jerawat.
Sementara itu, jerawat purging disebabkan karena penyesuaian pada pemakaian skincare baru. Proses pemakaian ini membuat sel kulit mati terangkat dan akan digantikan dengan sel kulit baru. Pada tahapan inilah yang membuat penyumbatan pada pori-pori dan menyebabkan munculnya jerawat purging.
Baca Juga: Apakah Timun Bisa Menghilangkan Jerawat? Cek Faktanya, Yuk!
Ciri-ciri Jerawat
Jerawat purging umumnya memiliki ciri-ciri berupa munculnya komedo berlebih, nyeri bila disentuh, adanya pengelupasan karena kulit kering, jerawat batu, serta sering terjadi pada area wajah yang sudah ada bekas jerawat sebelumnya.
Terlihat cukup parah, jerawat breakout ciri-cirinya dibarengi dengan kemerahan, peradangan, rasa sakit, muncul hampir di seluruh area wajah, hingga pertumbuhan jerawatnya makin besar.
Penyebab Munculnya Jerawat
Jerawat breakout tidak hanya disebabkan oleh pemakain skincare yang tidak cocok saja. Akan tetapi, bisa dipicu oleh kebiasaan buruk, seperti mengonsumsi makanan kurang sehat, sering berganti skincare, memakai produk dengan bahan keras, kebiasaan memencet jerawat, stress, hingga akibat sedang menstruasi maupun hamil.
Berbeda dengan jerawat purging yang mana disebabkan karena adanya proses pembersihan kulit wajah akibat pemakaian produk skincare yang mengandung eksfoliator.


Durasi Waktu yang Dialami
Perbedaan purging dan breakout bisa kamu lihat dari durasi waktunya. Bila hanya berlangsung sekitar 2-3 minggu, berarti kamu sedang mengalami jerawat purging. Karena, setelah ini, kulit kamu akan menjadi lebih bersih dan terhindar dari jerawat.
Sementara itu, masalah jerawat breakout akan berlangsung lebih lama, bahkan bisa bertambah parah hingga kurun waktu sekita 8 minggu.
Munculnya di Area Wajah
Bila kamu melihat munculnya jerawat dari bekas sebelumnya, maka disebut sebagai purging. Namun, jika muncul jerawat pada area wajah yang tidak ada bekas atau belum pernah berjerawat sebelumnya, berarti kamu mengalami masalah breakout.
Bahan-bahan Aktif
Purging muncul akibat reaksi kulit yang bersentuhan dengan bahan-bahan aktif dalam skincare. Bahan-bahan aktif ini biasanya cukup keras, hingga dapat mendorong proses eksfoliasi pada epidermis dan memicu proses regenerasi lebih cepat. Adapun bahan aktif yang biasanya menyebabkan purging adalah retinoid, exfoliating acid, benzoyl peroxide, lactic acid, dan Vitamin C
Sementara itu, untuk masalah breakout, bahan aktifnya tergantung pada kondisi kulit masing-masing. Hal ini karena, setiap orang memiliki masalah kulit yang berbeda-beda. Namun, biasanya bahan aktif yang bisa menyebabkan breakout adalah AHA/BHA, lanolin, dan sebagainya.
Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Jerawat Kistik di Wajah
Cara Menangani Jerawat Akibat Purging
Meski umumnya dapat mereda seiring dengan penyesuaian kulit terhadap kandungan skincare, jerawat purging yang tak dirawat dengan baik pun bisa berisiko memburuk.
Lalu bagaimana cara mengatasinya yang benar dan tepat? Yuk, cek beberapa langkah di bawah ini dengan baik, ya, Ladies!
- Menggunakan obat jerawat
- Mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh.
- Rutin membersihkan wajah
- Menghindari pemakaian kosmetik secara berlebihan.
- Membatasi asupan makanan tidak sehat, alias berlemak dan berminyak.
- Pemakaian skincare dengan bertahap.


Cara Mengatasi Breakout Pada Wajah
Meski kadang menyebalkan dan meresahkan, jerawat breakout masih dapat ditangani dengan cukup mudah, kok. Kamu tidak perlu panik dan cukup mengikuti beberapa cara mengatasi breakout pada wajah di bawah ini.
- Meminimalisir efek breakout dengan menggunakan skincare secara bertahap. Hal ini akan membuat kulit terlatih dan terbiasa dengan zat aktif dalam skincare yang baru kamu gunakan.
- Ketika reaksi breakout tak kunjung hilang selama beberapa waktu atau kondisi malah kian parah seiring dengan pertambahan kadar pemakaian skincare tersebut, maka segera hentikan pemakaian produk.
- Perlu diperhatikan, bahwa kamu perlu menghindari produk-produk yang dapat menimbulkan reaksi iritasi pada kulit.
- Gunakan moisturizer untuk menenangkan dan memberikan kelembapan ekstra, ini akan membuat kulit terhindar dari iritasi lain. Sebagai catatan, pelembap ini baiknya tidak mengandung pewangi dan bersifat non comedogenic.
- Kembali menggunakan skincare sesuai jenis kulit wajah.
- Gunakan obat jerawat yang berkandungan benzoil peroksida, asam salisilat, maupun sulfur.
Yuk, Ciptakan Produk Skincare yang Aman Sesuai Jenis Kulit Bersama PT Mash Moshem Indonesia!
Memahami perbedaan purging dan breakout penting untuk kamu lakukan sebelum memutuskan memakai produk skincare. Namun, bila kamu masih ragu memakai skincare dari beberapa brand di luar sana, sekarang tidak perlu khawatir. Soalnya, kamu bisa menciptakan produk skincare sendiri bersama jasa maklon di PT Mash Moshem Indonesia.
Bahkan, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi kamu juga bisa membuka peluang bisnis skincare brand sendiri dengan produk lebih berkualitas serta sesuai kebutuhan pasar. Kamu bisa menciptakan skincare sesuai jenis kulit, seperti sensitif, kombinasi, berminyak, serta berjerawat.
Bersama PT Mash Moshem Indonesia, kamu bisa mewujudkannya dengan dukungan ahli, mulai dari penentuan konsep dan formulasi, hingga penyusunan strategi pemasarannya. Jadi, yuk, langsung saja hubungi kami untuk memulai menciptakan produk skincare berkualitas dengan tekan banner di bawah ini!













