Jarang Diketahui, Ini Dia Beda SPF dan PA yang Perlu Kamu Tahu

tabir surya

Sinar matahari merupakan salah satu faktor yang bisa memicu berbagai masalah kecantikan. Mulai dari membuat wajah jadi kering, kulit yang kusam, bahkan memicu iritasi hingga membuat kulit terbakar.

Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mencegah dampak buruk sinar matahari pada kulit wajah dan tubuh adalah menggunakan tabir surya atau sunscreen.

Nah, ngomongin soal sunscreen, ketika akan membeli produk ini pasti kamu melihat dulu kemasannya dan kerap menemukan kode SPF serta PA +, bukan?

Kira-kira apakah kamu mengetahui arti dari kode-kode tersebut? Kalau belum, kamu bis abaca ulasan berikut ini hingga habis.

Sebab, dengan mengetahui apa yang dimaksudkan dengan SPF dan PA + tersebut, kamu bisa memilih sunscreen yang tepat dan sesuai dengan kulit wajah maupun tubuh kamu.

Sun Protection Factor (SPF)

beda spf dan pa (3)

Untuk mengetahui beda SPF dan PA, langkah awal yang paling ideal adalah mencari tahu tentang arti dari kedua agen pelindung kulit tersebut.

Pada dasarnya sinar matahari mengandung tiga macam gelombang radiasi, namun yang bisa sampai ke bumi dan memberi dampak pada manusia hanya ada dua, yakni sinar ultraviolet A (UVA) dan radiasi ultraviolet B (UVB).

Ketika kulit terpapar kedua sinar tersebut dalam waktu yang relative lama, maka kesehatan dan kecantikan kulit bisa berisiko terganggu.

Paparan sinar matahari yang berlebihan akan memicu adanya masalah penuaan dini, membuat kulit kering dan kusam, lebih sensitif, bahkan memicu sunburn.

Nah, yang dimaksudkan dengan SPF atau sun protection factor merupakan standar ukuran perlindungan yang diberikan oleh tabir surya kepada kulit wajah maupun tubuh kamu, khususnya dari radiasi sinar ultraviolet B (UVB).

Umumnya kode SPF dalam produk sunscreen selalu diikuti dengan bilangan tertentu, seperti 30, 35, hingga 50. Nah kian tinggi angka di belakang kode SPF ini, maka perlindungan yang diberikan oleh sunscreen kamu pun akan kian baik.

Hal ini memungkinkan adanya risiko kulit terbakar atau terdampak sinar UVB akan semakin berkurang. Contohnya, jika tanpa menggunakan sunscreen atau produk ber-SPF maka dalam waktu sepuluh menit saja kamu beraktivitas di bawah terik matahari, maka kulit akan memerah dan iritasi.

Sementara jika kamu mengaplikasikan sunscreen dengan SPF 30, maka efek buruk sinar matahari ini akan diperlambat. Setidaknya butuh waktu kurang lebih lima jam, sampai kamu mengalami iritasi atau terdampak.

Meski begitu, beberapa ahli menyebutkan bahwa SPF dengan tinggi lebih dari 50 diyakini bekerja tidak lebih efektif. Sebab, tidak akan bisa melindungi kulit hingga prosentasi maksimal sekalipun dari paparan sinar UVB.

Beberapa Tingkatan SPF yang Perlu Kamu Tahu

  1. SPF 15 mampu membantu melindungi kulit kamu dari 93% paparan sinar UVB
  2. SPF 30 mampu membantu melindungi kulit kamu dari 97% paparan sinar UVB
  3. SPF 50 mampu membantu melindungi kulit dari 98% paparan sinar UVB

Protection Grade of UVA (PA)

beda spf dan pa (2)

Selain SPF ada juga yang namanya Protection grade of UVA, atau lebih dikenal dengan nama PA. Sesuai dengan sebutannya, agen pelindung kulit ini secara khusus membantumu mencegah dampak buruk radiasi sinar UVA dari matahari.

Sinar UVA memiliki panjang gelombang yang kuat dan panjang, sehingga mampu menembus hingga ke dalam kulit dan menyebabkan proses penuaan sel kulit jadi lebih cepat dari seharusnya. Kondisi ini dikenal dengan istilah penuaan dini.

Beda SPF dan PA ini, selain dilihat dari apa yang mereka tangkal, juga bisa diketahui dari bagaimana kode tingkatannya.

Jika tinggi perlindungan SPF ditunjukkan dengan angka, maka PA diikuti dengan tanda ‘+’. Tentu tiap tingkatan memiliki makna dan kekuatan yang berbeda pula.

Beberapa Tingkatan PA yang Perlu Kamu Tahu

  1. PA+ = Sedikit perlindungan UVA
  2. PA++ = Cukup perlindungan UVA
  3. PA+++ = Tinggi perlindungan UVA
  4. PA++++ = Sangat tinggi perlindungan UVA

Nah, setelah membaca ulasan di atas, kamu pasti sudah mengetahui beda SPF dan PA serta bagaimana keduanya melindungi kulitmu dari paparan sinar matahari.

Yap! Jika SPF membantu melindungi permukaan kulit, mencegahnya iritasi dan terbakar karena radiasi ultraviolet B (UVB). Maka PA akan membantu menangkal dan menetralisir dampak buruk yang dibawa ultraviolet A (UVA), yang bisa masuk hingga ke dalam lapisan dermis.

Untuk memberikan perlindungan yang kuat akan dampak buruk sinar matahari pada kulitmu, akan sangat disarankan bagimu menggunakan sunscreen yang mengandung kedua agen di atas.

Perlunya Menggunakan Sunscreen dengan Pelindung Maksimal

beda spf dan pa (1)

Kamu mungkin bertanya-tanya, mengapa kita sangat perlu memperhatikan kesehatan kulit dengan membuatnya terhindari dari dampak buruk sinar matahari?

Well, sebenarnya terpapar sinar matahari dalam waktu lama sama sekali enggak baik untuk kulit wajah dan tubuhmu.

Paparan sinar matahari berlebihan akan menimbukan masalah kesehatan dan kecantikan kulit sebagai berikut:

  • Memicu hiperpigmentasi kulit, akhirnya membuat warna kulit tidak merata, bikin wajahmu tampak kusam dan tidak bercahaya.
  • Dapat menimbulkan sunspot. Ini disebut juga dengan bintik penuaan, seperti flek hitam yang muncul di area pipi dan bawah mata.
  • Membuat kondisi melasma bertambah buruk. Melasma merupakan kondisi di mana ada banyak flek atau bintik hitam yang muncul di kulit. Meski jarang disebabkan oleh sinar matahari, terpapar sinar UVA/UVB terlalu lama diklaim bisa memperburuk kondisi melasma.
  • Membuat kulit lebih kering. Panas sinar matahari bisa merusak barrier kulit, membuat hidrasi alami jadi turut menghilang, dan akhirnya membuat wajah kamu jadi kering serta kasar.
  • Membuat kulit mengalami penuaan dini. Telah dijelaskan sebelumnya, bahwa radiasi sinar UVA bisa menembus ke dalam lapisan dermis dan merusak sel kulit. Hal inilah yang kemudian membuat tanda penuaan muncul secara premature.
  • Sunburning atau terbakar sinar matahari. Jika UVA berdampak pada sel dalam jaringan kulit, maka UVB akan memberikan efek yang buruk pada permukaan kulit. Paparan sinar ini dalam jangka lama akan menimbulkan iritasi dan membuat kulit terbakar (Sunburn).
  • Kanker kulit.

Nah, itu adalah beda SPF dan PA yang mungkin belum kamu tahu dengan baik. Karakter dua komponen pelindung kulit dari sinar matahari yang ada dalam kosmetik ini sangatlah berbeda, dan bisa bekerja sama bedanya dalam melindungi kulit.

Setelah membaca ulasan tentang beda SPF dan PA di atas apakah kamu sudah merasa memilih dan menggunakan produk yang tepat?

Kalau belum, kamu bisa menyesuaikan karakteristik tabir surya dan komponennya sesuai kebutuhan dan jenis kulitmu. Dengan demikian efek perlindungan yang diberikan oleh produk tersebut akan jauh lebih optimal.

Well, sampai sini dulu ya pembahasan kita soal beda SPF dan PA. Semoga artikel ini bisa memberikan jawaban dan sangat bermanfaat untukmu.

Selamat menjalani harimu, Cantik. Stay healthy, happy, and be beauty, ya!

About Author

Related posts

kandungan pemutih wajah dalam skincare (2)

15 Kandungan Pemutih Wajah dalam Skincare yang Aman, Apa Saja?

Ketika akan membuat brand skincare sendiri, kita harus lebih selektif dalam memilih kandungan yang tepat. Sebab, kandungan ini berpengaruh terhadap kualitas dan manfaat produk kita. Apalagi saat memilih kandungan pemutih wajah dalam skincare, tentu enggak boleh sembarangan. Skincare pemutih...

Continue Reading

Leave a Comment