Apa Itu Astaxanthin dalam Skincare? Ini 8 Manfaat & Cara Pakainya

Vitamin C menjadi salah satu bahan aktif skincare yang kerap digunakan karena beragam manfaatnya untuk kulit. Tapi, tahukah kamu kalau ada bahan lain yang memiliki kekuatan 6.000 kali lebih baik dari vitamin C? Kandungan ini bernama Astaxanthin yang diklaim bisa mengatasi berbagai masalah kulit wajah.
Astaxanthin dalam skincare tidak hanya memiliki sifat anti aging saja, tapi juga bisa melindungi kulit dari sinar matahari. Menariknya lagi, kandungan astaxanthin ini juga mudah ditemukan di lingkungan sekitar, seperti tomat dan wortel.
Jadi, sebenarnya apa manfaat astaxanthin dalam skincare untuk kulit wajah? Cari tahu informasinya di bawah ini!


Apa itu Kandungan Astaxanthin?
Zat ini merupakan senyawa pigmen kemerahan yang ada di dalam karotenoid dan paling banyak terdapat pada tanaman ganggang, sebagai bentuk pertahanan diri melawan stres.
Terkadang beberapa hewan yang menjadikan ganggang sebagai makanannya juga mendapatkan warna kemerahan di tubuhnya. Contohnya burung flamingo.
Sumber makanan lain yang juga mengandung astaxanthin adalah wortel, tomat, salmon, dan udang. Namun kandungan tertinggi terdapat pada jenis ganggang Haematococcus Pluvialis (mikroalga).
Potensi astaxanthin yang luar biasa berhasil menarik perhatian ilmuwan dan peneliti untuk mengembangkannya secara lebih serius. Kini, astaxanthin tak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan medis saja. Penggunaannya sudah meluas hingga merambah ranah perawatan kecantikan.
Penggunaan astaxanthin baik secara oral maupun topikal secara rutin, dapat mengurangi kerutan, memperbaiki tekstur kulit, dan mengurangi flek hitam.
Kualitas Terbaik Kandungan Astaxanthin dalam Skincare
Berbicara soal komposisi produk skincare, tentu kita semua menginginkan bahan-bahan dengan kualitas terbaik. Termasuk urusan memilih astaxanthin ini.
Pada dasarnya, astaxanthin terbaik bisa kamu dapatkan dari sumber natural seperti wortel, delima, tomat, salmon dan udang-udangan. Namun kandungan astaxanthin dari wilayah Islandia dianggap memiliki kualitas super karena berasal dari mikroalga yang hidup di perairan bebas polusi.
Menurut Root Science, astaxanthin yang diperoleh dari Islandia telah dipastikan bebas dari kontaminasi logam berat. Kualitas air dan lingkungan yang selalu terjaga juga mendukung produksi astaxanthin terbaik dari ganggang di sana.
Tetapi hal tersebut bukan berarti astaxanthin dari sumber lain buruk. Melalui pengolahan yang baik dan benar, kamu tetap bisa memperoleh manfaat terbaik dari senyawa ini.
Baca Juga: 5 Manfaat Asam Hialuronat dalam Skincare, Bantu Samarkan Bekas Jerawat
Manfaat Kandungan Astaxanthin dalam Skincare
Khasiat astaxanthin dalam produk perawatan kulit, memang tidak bisa dianggap remeh. Sederet manfaat yang dapat kita peroleh dari astaxanthin di antaranya:
Melindungi Kulit dari Sinar UV
Sinar matahari bukanlah sahabat yang baik untuk kulit kita. Paparan sinar UVA dan UVB membuat kulit mudah terbakar dan beresiko menyebabkan kanker kulit dalam jangka panjang.
Sebab itulah kita butuh astaxanthin sebagai penangkal. Melansir dari Formula Botanica, kandungan antioksidan yang cukup tinggi di dalamnya, mampu mengurangi efek buruk sinar UV sekaligus menghambat pertumbuhan sel kanker di tubuh kita.
Membantu Memperbaiki Kerusakan DNA
Kerusakan DNA pada kulit salah satunya dapat terjadi karena dampak buruk paparan sinar UV. Sehingga penggunaan antioksidan secara rutin dapat menurunkan resiko tersebut.
Kekuatan astaxanthin yang ribuan kali lebih baik dari jenis antioksidan lainnya, membuat bahan ini pantang dilewatkan. Selain digunakan sebagai skincare, kamu juga bisa mengonsumsinya lewat suplemen dan sumber makanan alami.
Meningkatkan Sistem Imun pada Kulit
Tidak cuma tubuh kita saja yang butuh perlindungan. Kulit kita juga perlu sistem imun untuk menjaga kesehatannya dari dalam.
Berdasarkan penelitian, astaxanthin terbukti dapat meningkatkan kadar imun dalam kulit sehingga mampu melawan berbagai virus bahkan melanoma.
Mencegah Kemunculan Garis Halus dan Kerutan
Rutin menggunakan astaxanthin bisa mengurangi garis halus dan kerutan di wajah. Hal ini karena antioksidan di dalamnya dapat menangkal efek buruk dari polusi dan radikal bebas.
Baca Juga: 5 Manfaat Panthenol dalam Skincare untuk Kecantikan Kulit
Melindungi dari Hiperpigmentasi
Hiperpigmentasi adalah kondisi di saat area kulit tertentu menggelap daripada area lain di sekitarnya. Biasanya hal ini terjadi karena bekas jerawat dan paparan sinar matahari.
Kandungan antioksidan yang tinggi dalam astaxanthin dapat mencegah terjadinya hiperpigmentasi dan kerusakan DNA akibat sinar UV. Selain itu, antioksidan dapat bekerja dengan membantu merangsang regenerasi sel kulit yang sehat, sehingga dapat membantu mengembalikan kesehatan dan warna kulit secara bertahap.
Membantu Melembapkan Kulit
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa astaxanthin yang dikonsumsi secara oral bisa menambah kelembapan di kulit kita. Lagi-lagi ini karena peran antioksidan yang mampu menjaga tekstur dan kekenyalan kulit.
Melawan Radikal Bebas
Kekuatan astaxanthin sebagai antioksidan terbaik di bumi mungkin tak perlu diragukan lagi. Bahkan vitamin C dan E masih belum cukup untuk menyaingi manfaatnya.
Astaxanthin bekerja dengan merespons kerusakan oksidatif dari agresor lingkungan, seperti matahari, serta menghambat pembentukan radikal bebas. Sehingga berbagai masalah akibat radikal bebas pada kulit juga akan dapat terminimalisir.
Cocok untuk Kulit Sensitif
Bagi kamu yang memiliki tipe kulit sensitif, kamu patut mempertimbangkan astaxanthin sebagai kandungan skincare-mu. Pasalnya bahan ini bersifat anti-inflamasi dan membantu meredakan kulit kemerahan dan peradangan.
Di sisi lain, astaxanthin juga memiliki karakter yang lebih lembut daripada vitamin C, yang dalam beberapa kasus tidak cocok untuk kulit sensitif.
Adakah Efek Samping dari Penggunaan Astaxanthin?
Pemakaian astaxanthin secara topikal minim efek samping. Namun jika ingin mengkonsumsinya, kamu perlu berkonsultasi lebih dahulu dengan dokter kecantikanmu.
Pasalnya penggunaan astaxanthin secara oral bisa saja menimbulkan efek samping, terutama bagi penderita autoimun. Dosis yang digunakan juga harus seimbang agar tak memberatkan kerja ginjal.
Sebelum memakai skincare yang mengandung astaxanthin, sebaiknya lakukan patch test dulu di area kulit belakang telinga. Hal ini bisa menghindarkan kamu dari efek samping yang tidak diinginkan.


Bagaimana Penggunaan Astaxanthin dalam Skincare?
Setelah memahami manfaat astaxanthin yang luar biasa, kamu mungkin tertarik untuk menjadikan astaxanthin sebagai bahan unggulan untuk produk skincare milikmu.
Astaxanthin dapat kita olah sebagai serum, pelembab, maupun sabun pencuci wajah. Jenis antioksidan ini bahkan dapat kita kombinasikan bersama dengan vitamin C dan E, untuk memaksimalkan kinerjanya.
Nah, formula tersebut bisa menjadi nilai unik dari suatu produk skincare. Terlebih lagi, astaxanthin termasuk golongan bahan yang cukup aman untuk berbagai jenis kulit. Sehingga tak salah, jika skincare dengan astaxanthin terlihat menjanjikan untuk prospek bisnis kosmetik di masa depan.
Panduan Membuat Skincare dari Astaxanthin untuk Bisnis
Banyaknya manfaat astaxanthin dalam skincare, mungkinkan kamu tertarik membuat produk untuk bisnis brand sendiri? Mengingat, astaxanthin menjadi bahan yang mampu mengatasi beragam masalah kulit. Jika iya, kamu bisa berkolaborasi dengan jasa maklon di PT Mash Moshem Indonesia dan tidak perlu memiliki pabrik sendiri.
Kamu akan didampingi oleh tim profesional PT Mash Moshem Indonesia mulai dari penyusunan konsep hingga produk siap edar. Untuk mewujudkannya, kamu bisa mengikuti tahapan maklon melalui:
Diskusi Ide dan Konsep Produk
Tahap awal, kamu akan diajak diskusi oleh tim ahli PT Mash Moshem Indonesia untuk menentukan konsep produk skincare yang akan dikembangkan serta target penggunanya siapa.
Menentukan Komposisi Bahan yang Aman
Jika konsep sudah disepakati, tim R&D akan merancang komposisi bahan yang aman, termasuk pemakaian astaxanthin dalam skincare sesuai ketentuan tingkat konsentrasinya. Setelah itu, akan masuk ke tahap uji stabilitas untuk memastikan kualitas dari sisi tekstur, warna, dan performanya aman digunakan.
Membuat Desain Label & Kemasan
Tidak hanya dari segi formula, PT Mash Moshem Indonesia juga akan mendampingi kamu dalam membuat desain label dan kemasan. Baik dari pemilihan bentuk kemasan, ukuran, warna, font, hingga desain label stiker yang memikat konsumen serta sesuai identitas brand.
Pengurusan Legalitas Produk
Agar produk skincare kamu layak di edarkan, maka wajib memiliki legalitas resmi. Tim legal PT Mash Moshem Indonesia akan membantu mengurus dokumen terkait kebutuhan legalitas dan izin edar produk, baik itu BPOM, sertifikat Halal, hingga HAKI.
Produksi Skala Besar
Jika semua tahapan di atas sudah selesai, maka produk skincare kamu akan masuk ke produksi skala besar dengan fasilitas standar CPKB Grade A. Setiap prosesnya, akan diawasi langsung oleh tim ahli PT Mash Moshem Indonesia untuk memastikan kualitas dan keamanannya terjamin.
Pemasaran Produk
Tahap akhir, kamu akan tetap didampingi oleh tim ahli PT Mash Moshem Indonesia dalam memasarkan maupun menjual produk di pasar. Tim akan membantu menyusun strategi promosi yang tepat sesuai target pengguna. Bahkan, pembuatan konten promosi juga akan dibantu langsung oleh tim kreatif.
Yuk, Ciptakan Produk Skincare Kandungan Astaxanthin untuk Brand Sendiri Bersama PT Mash Moshem Indonesia!
Ketertarikan kamu dalam terjun di industri kecantikan dan menghadirkan produk skincare kandungan astaxanthin bisa terwujud dengan maklon di PT Mash Moshem Indonesia. Tanpa perlu miliki pabrik sendiri, kamu bisa memproduksinya dengan formula kustom sesuai kebutuhan maupun tren pasar. Alhasil, produk skincare milikmu bisa lebih unggul dibanding kompetitor karena formulasinya menjawab kebutuhan konsumen, termasuk pemakaian astaxanthin.
Jangan ragu, saatnya wujudkan mimpi kamu miliki brand skincare sendiri dengan maklon di PT Mash Moshem Indonesia. Tekan banner di bawah ini untuk mulai konsultasi bersama tim ahli kami, Gratis!













