
Blog
Apakah Memakai Lipstik Membatalkan Puasa? Ini Hukumnya

Banyak perempuan tetap ingin tampil rapi dan segar selama bulan Ramadan, termasuk dengan menggunakan lipstik. Hal itulah yang membuat tidak sedikit orang bertanya-tanya, apakah memakai lipstik membatalkan puasa atau masih tetap diperbolehkan selama aktivitas harian. Pertanyaan ini cukup sering muncul karena lipstik digunakan di area bibir yang berdekatan dengan mulut.
Oleh karena itu, penting memahami penjelasan hukumnya agar tidak salah langkah. Dengan mengetahui apakah memakai lipstik membatalkan puasa, Anda bisa tetap tampil percaya diri tanpa rasa khawatir, sekaligus bisa menjalankan ibadah dengan lebih tenang.
Apa Itu Lipstik?
Lipstik adalah produk kosmetik yang digunakan untuk memberi warna dan mempercantik tampilan bibir. Produk ini biasanya berbentuk stik, cair, atau krim, dengan beragam pilihan warna dan hasil akhir, mulai dari matte, satin, hingga glossy. Selain untuk estetika, lipstik juga sering diformulasikan dengan bahan pelembap agar bibir tetap terasa nyaman saat diaplikasikan.
Dalam dunia kecantikan, lipstik termasuk produk makeup dasar yang sering digunakan dalam berbagai kesempatan, baik sehari-hari maupun acara khusus. Tak heran, menjelang Ramadan banyak orang mencari informasi apakah memakai lipstik membatalkan puasa sebelum tetap menggunakannya dalam aktivitas sehari-hari.
Secara umum, lipstik terbuat dari campuran pigmen warna, minyak, lilin, serta bahan tambahan lain yang berfungsi menjaga tekstur dan daya tahan produk. Kombinasi bahan tersebut membantu lipstik mudah diaplikasikan, menempel dengan baik di bibir, dan memberikan hasil warna yang merata.
Beberapa lipstik modern juga dilengkapi kandungan skincare seperti vitamin, hyaluronic acid, atau minyak alami untuk menjaga kesehatan bibir. Karena digunakan di area bibir, pertanyaan seperti apakah memakai lipstik membatalkan puasa pun sering muncul, terutama bagi yang tetap ingin tampil menawan saat berpuasa.


Apakah Memakai Lipstik Membatalkan Puasa?
Pertanyaan apakah memakai lipstik membatalkan puasa sering menimbulkan kebingungan, terutama memasuki bulan Ramadan. Pada dasarnya, penggunaan lipstik termasuk dalam kategori kosmetik yang diaplikasikan di bagian luar tubuh. Karena itu, hukumnya tidak serta-merta membatalkan puasa selama tidak ada bagian produk yang tertelan hingga masuk ke dalam perut.
Mengutip Islamqa, semua yang dipakai di kulit luar, baik yang bermanfaat atau tidak, untuk pengobatan, pelembap, berhias, atau keperluan lainnya, tidak termasuk hal yang membatalkan puasa kecuali jika tertelan oleh orang yang sedang berpuasa. Artinya, selama lipstik hanya berada di permukaan bibir dan tidak masuk ke dalam tubuh, puasanya tetap sah.
Hal yang perlu diperhatikan adalah rasa atau sisa produk yang mungkin masuk ke mulut. Selama hanya terasa di bibir dan tidak ditelan hingga sampai ke lambung, maka hal tersebut tidak berpengaruh pada puasa. Syeikh Ibnu Utsaimin rahimahullah pernah ditanya tentang hukum orang berpuasa yang menggunakan pelembap untuk mengatasi bibir kering.
Ia menjawab, “Tidak masalah jika seseorang menggunakan sesuatu untuk menjadikan kedua bibir dan hidungnya menjadi lembap dengan pelembap, atau ia basahi dengan air, atau dengan secarik kain dan lain sebagainya. Akan tetapi perlu hati-hati agar tidak sampai masuk ke perut dari bahan pelembab tersebut, jika sampai masuk karena tidak sengaja maka tidak masalah, seperti halnya jika berkumur lalu airnya sampai ke masuk ke perut tanpa sengaja, maka tidak membatalkan puasanya.” (Majmu’ Al Fatawa: 19/224).
Dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa apakah memakai lipstik membatalkan puasa bergantung pada kondisi pemakaiannya. Selama lipstik tidak tertelan dengan sengaja dan hanya digunakan di permukaan bibir, puasa tetap sah. Oleh karena itu, penggunaan lipstik saat berpuasa diperbolehkan, asalkan tetap berhati-hati dalam pemakaiannya.
Baca Juga: Rutinitas Skincare Pagi dan Malam saat Puasa: Kulit Sehat & Tidak Kering
5 Tips Memakai Lipstik Saat Puasa yang Tepat
Sekarang sudah paham mengenai persoalan apakah memakai lipstik membatalkan puasa, kan? Namun, agar lebih aman dan nyaman sepanjang hari, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih dan mengaplikasikan lipstik. Berikut beberapa tips memakai lipstik saat puasa yang bisa diterapkan:
Pilih Tekstur Lipstik yang Ringan
Pertama-tama, pastikan Anda memilih lipstik dengan tekstur ringan. Selain terasa kurang nyaman, lipstik dengan formula sangat tebal lebih mudah menumpuk di bibir. Sebaliknya, tekstur yang ringan biasanya lebih nyaman dipakai, tidak mudah menggumpal, dan meminimalkan risiko produk masuk ke dalam mulut.
Gunakan Lip Balm Terlebih Dahulu
Sebelum memakai lipstik, aplikasikan lip balm untuk menjaga kelembapan bibir. Bibir yang lembap membuat lipstik lebih menempel dengan baik, sehingga tidak mudah pecah atau mengelupas yang bisa masuk ke mulut.
Pilih Lipstik yang Mengandung Pelembap
Meski sudah pakai lip balm, tetap disarankan untuk memilih lipstik yang mengandung bahan pelembap agar bibir tetap terasa nyaman selama berpuasa. Formula yang melembapkan juga membantu menjaga kondisi bibir tetap halus, sehingga lipstik terlihat rapi dan tidak mudah retak.
Aplikasikan Secukupnya dan Ratakan
Gunakan lipstik secukupnya, lalu ratakan dengan lembut menggunakan jari atau tisu. Cara ini membantu menghilangkan kelebihan produk, sehingga lipstik tidak terasa tebal dan tentunya lebih aman dipakai saat berpuasa.
Hindari Menjilat Bibir
Kebiasaan menjilat bibir bisa membuat lipstik masuk ke dalam mulut. Selain berpotensi mengganggu puasa, hal ini juga membuat lipstik cepat pudar. Maka, usahakan untuk menjaga bibir tetap kering tanpa menjilatnya. Dengan memilih produk yang tepat dan mengaplikasikannya secara bijak, Anda tak perlu khawatir lagi apakah memakai lipstik membatalkan puasa.


Panduan Membuat Lipstik yang Aman & Berkualitas
Memulai bisnis lipstik tidak cukup hanya menentukan warna yang menarik, tetapi juga memastikan produk aman, nyaman, dan sesuai kebutuhan konsumen. Banyak calon pengguna yang bahkan mencari informasi seperti apakah memakai lipstik membatalkan puasa, sehingga aspek keamanan dan kandungan produk menjadi hal penting yang perlu diperhatikan sejak awal. Agar proses pengembangan produk lebih praktis, Anda bisa bekerja sama dengan jasa maklon PT Mash Moshem Indonesia yang siap mendampingi mulai dari tahap awal hingga produk lipstik siap edar. Berikut langkahnya:
Perencanaan Konsep Lipstik yang Sesuai Target Pasar
Tahap awal dimulai dengan diskusi untuk menentukan konsep lipstik, mulai dari karakter warna, hasil akhir, hingga manfaat tambahan seperti melembapkan atau transferproof. Konsep yang jelas membantu brand owner menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan konsumen dan membuat proses pengembangan berikutnya lebih terarah.
Memilih Formula dan Uji Sampel
Setelah konsep disepakati, tim formulator akan merancang komposisi lipstik yang nyaman di bibir, memiliki warna stabil, dan aman digunakan. Beberapa sampel produk juga akan dibuat untuk diuji dari segi tekstur, pigmentasi, daya tahan, serta kenyamanan pemakaian, sehingga hasil akhirnya sesuai dengan standar kualitas yang diinginkan.
Pengurusan Legalitas dan Sertifikasi Produk
Produk lipstik yang akan dipasarkan perlu memiliki legalitas resmi, seperti izin edar BPOM dan sertifikasi pendukung lainnya. PT Mash Moshem Indonesia akan membantu proses pengurusan dokumen hingga produk memenuhi standar keamanan yang berlaku, sehingga Anda dapat memasarkan produk dengan lebih percaya diri.
Desain Kemasan yang Menarik
Kemasan menjadi salah satu faktor penting dalam menarik perhatian konsumen. Pada tahap ini, Anda dapat menentukan bentuk kemasan, warna, desain label, hingga informasi produk yang ingin ditampilkan. Desain yang tepat akan membantu memperkuat identitas brand sekaligus membuat produk terlihat lebih profesional.
Produksi Massal Sesuai Standar Industri
Setelah semua tahap sebelumnya selesai, lipstik akan masuk ke proses produksi massal di pabrik PT Mash Moshem Indonesia yang sudah berstandar CPKB Grade A. Proses ini juga diawasi oleh tim ahli untuk memastikan setiap batch memiliki kualitas yang konsisten, mulai dari warna, tekstur, hingga keamanan produk.
Strategi Pemasaran yang Relevan dengan Konsumen
Terakhir, penyusunan strategi pemasaran sesuai karakter produk. Tim PT Mash Moshem Indonesia dapat mendampingi dalam perumusan konsep promosi, pemilihan channel penjualan, hingga pembuatan konten edukatif yang menjawab pertanyaan seperti apakah memakai lipstik membatalkan puasa sembari memperkenalkan keunggulan produk Anda. Pendekatan ini membantu brand tampil lebih informatif dan dekat dengan kebutuhan pasar.
Yuk, Ciptakan Produk Lipstik yang Aman, Halal, & Legal untuk Brand Bersama PT Mash Moshem Indonesia!
Yuk, ciptakan produk lipstik yang aman, halal, dan legal untuk brand Anda bersama PT Mash Moshem Indonesia. Dengan dukungan tim profesional, fasilitas produksi berstandar, serta pendampingan dari tahap konsep hingga pemasaran, Anda bisa menghadirkan lipstik berkualitas tanpa harus repot mengurus proses teknis sendiri. Kolaborasi ini membuat langkah membangun brand kecantikan terasa lebih praktis, terarah, dan siap bersaing di pasar. Tekan banner di bawah untuk konsultasi dengan tim!













