Leads Generation: Inilah Pengertian, Manfaat, dan Proses Marketingnya!

Saat kamu telah menjadi seorang marketer, kamu harus mengerti salah satu strategi dari digital marketing yang satu ini, yaitu lead generation. Istilah ini tentunya sudah gak asing lagi bukan, tapi mungkin kamu perlu mengetahuinya secara lebih menyeluruh.

Strategi leads generation ini tentunya sudah sering dipakai saat kamu melakukan pemasaran secara digital. Hal ini tentunya akan memberikan dampak positif untuk menaikkan bisnis ataupun meningkatkan penjualan produkmu nih!

Nah, untuk mengetahui lebih lengkap tentang leads generation ini, kamu perlu mengerti terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan istilah tersebut. Kemudian, kamu bisa menilai sendiri manfaat yang akan kamu dapatkan, serta bagaimana proses pengerjaannya.

Gak perlu basa-basi lagi, yuk simak penjelasan leads generation ini di tulisan berikut!

Pengertian dari Lead Generation

Pemabahasan yang pertama yang perlu kamu pahami yaitu kamu harus tahu apa itu leads generation. Berawalan dari kata lead, kata tersebut memiliki arti sebagai mereka yang tertarik pada produk atau jasa yang ditawarkan oleh sebuah perusahaan.

Pengertian yang paling sederhana yaitu lead adalah calon customer atau seorang pelanggan potensial yang tertarik dengan produkmu. Nah, untuk mendapatkan lead tersebut, kamu memerlukan lead generation agar konsumen potensial ini bisa kamu konversi menjadi konsumen atau pelangganmu.

Nah, sebelum membahas hal yang lebih jauh, ketahui jenis-jenis leads generation terlebih dahulu ya! Penjelasannya sebagai berikut:

Jenis-Jenis Lead yang Perlu Kamu Tahu

Pada dasarnya lead memiliki empat macam jenis, antara lain:

Marketing Qualified Lead (MQL)

Nah, jenis dari lead yang pertama adalah Marketing Qualified Lead (MQL). Jenis lead ini biasanya melakukan interaksi dengan materi promosi yang sebelumnya sudah kamu lakukan dengan brand kamu.

Umumnya, Marketing Qualified Lead (MQL) sudah melakukan akses landing page di dalam situs website kamu. Jadi, mereka nyatanya sudah mengenal produk atau jasa yang kamu tawarkan, akan tetapo belum siap melakukan pembelian atau pemesanan.

Jika kamu bandingkan dengan jenis lead yang lainnya. Maka Marketing Qualified Lead (MQL) ini merupakan kelompok konsumen yang paling siap menjadi pelangganmu. Karena mereka telah memiliki ketertarikan pada produk atau jasa yang sedang kamu tawarkan.

Sales Qualified Lead (SLQ)

Jenis lead yang kedua adalah Sales Qualified Lead (SQL). Jenis lead ini konsumen sudah jelas memiliki ketertarikan untuk menjadi konsumen atau pelanggan yang mau membelanjakan uangnya untuk membeli produkmu. Ataupun mereka yang telah tertarik untuk menggunakan jasa yang kamu tawarkan.

Contoh dari Sales Qualified Lead (SQL) ini adalah konsumen yang telah mengisi formulir atau yang telah megajukan pertanyaan terkait produk atau jasa dari brandmu. Sehingga, mereka akan lebih memastikan apakah produk atau jasa tersebut memang hal yang mereka cari atau tidak.

Product Qualified Lead (PLQ)

Selanjutnya, jenis lead yang ketiga adalah Product Qualified Lead (PQL). Jenis lead ini adalah konsumen yang telah mencoba produk dari brandmu secara gratis. Yang kemudian memiliki ketertarikan untuk melakukan pembayaran atau pembelian yang premium.

Jadi, saat kamu menawarkan kepada konsumen produk brand tersebut, dan mereka telah mencobanya. Kemudian merasa cocok maka konsumen tersebut tidak akan merasa keberatan untuk membayar atau membeli produkmu.

Service Qualified Lead

Jenis lead yang terakhir adalah Service Qualified Lead. Jenis dari lead ini sama dengan Product Qualified Lead (PQL), karena calon konsumen telah mencoba pelayananmu terlebih dahulu. Biasanya calon konsumen ini telah mencoba sebuah layanan secara gratis yang sering kita sebut sebagai free trial.

Nah, dari pelayanan yang kamu berikan sebagai free trial tersebut, kemudian mereka memiliki ketertarikan untuk menggunakan atau memiliki fitur lengkap dari layanan tersebut.

Jenis-Jenis dari Lead Generation

Setelah mengetahu jenis dari lead itu sendiri, sekarang kamu harus tahu jenis dari lead generation ini. Nah, sekarang simak baik-baik penjelasannya di bawah ini:

Telepon

Kamu tentunya bisa melakukan salah satu metode yang satu ini. Meski memerlukan tenaga dan penuh tantangan, kamu bisa mengumpulkan nomor telepon setiap calon konsumen, kemudian memberikan penawaran terbaik pada mereka.

Mungkin kamu akan mengalami kendala seperti pemutusan telepon ketika memberikan informasi terkait produk, dan lainnya.  Nah, untuk mencegah hal tersebut terjadi, kamu bisa membuat anji terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan telepon tersebut.

Sehingga calon konsumenmu tidak akan merasa terganggu dan tentunya memberikan rspon yang lebih baik kedepannya. Jika kamu bisa memberikan penawaran menarik, kemudian sesuai dengan keinginan mereka, tidak menutup kemungkinan mereka akan melakukan pembelian.

Lakukan Pameran dari Produkmu

Jenis lead generation yang satu ini merupakan konsep yang sangat baik untuk memberikan peluang mencari calon konsumenmu. Karena pada jenis lead generation ini kamu melakukan pemasaran melalui pameran atau acara yang dilakukan di outdoor.

Dengan adanya pameran tersebut, penawaran akan terkesan lebih santai dan tidak memaksa. Pameran produk, kolabirasi event, ataupun promosu tententu akan menjadi lebih cepat dalam mengkatkan rating dari pengunjung terhadap produkmu.

Selain itu, konsumen yang datang juga memiliki potensi pembelian produk yang lebih banyak. Namun perlu kamu ingat jika jenis lead generation ini memiliki biaya penyewaan yang cukup tinggi.

Akan tetapi, tidak perlu khawatir ya! Karena pengeluaran tersebut bisa tertutupi dengan adanya relasi yang semakin bertambah, keuntungan secara langsung, dan juga bisa memperoleh resseler!

 Melakukan Sistem Online

Jenis lead generation yang terakhir adalah melalui layanan marketing lewat online. Kamu bisa melakukan marketing via blog, website, media sosial, atau melakukan promosu iklan online. Beberapa perusahaan yang melakukan digital marketing bisa mencapai prmosi digital yang sesuai dan memperoleh target yang diharapkan.

Dengan melakukan aktovitas pemasaran melalui online ini, kamu memiliki investasi jangka panjang untuk bisnismu. Karena pemasaran secara digital memiliki jangkauan yang lebih luas dan tidak terbatas pada area-area tertentu.

Selain itu, tingkat pengguna yang semakin tinggi di Indonesia sudah sangat banyak, terutama pengguna media sosial. Dan juga, kamu bisa lebih menghemat biaya promosi, tenaga, dan waktu saat mengurus iklan tersebut.

Pentingnya Lead Generation untuk Usaha

Lead generation telah menjadi hal penting dalam strategi pemasan yang dilakukan secara digital, terutama untuk kamu yang bekerja sebagai marketer. Karenanya, tanoa adanya lead generation ini, maka penjualan pada sebuah bisnis bisa menjadi sangat sulit untuk dikembangkan.

Inilah alasan mengapa lead generation sangat berpengaruh terhadap digital marketing. Karena seluruh bisnis yang dijalankan akan memperoleh konsumen dan memastikan produk atau layanan tersebut bisa dikembangkan dengan baik.

Saat ini, kamu bisa menemukan banyak sekali bisnis yang berfokus pada pengembangan strategi lead generation. Karena strategi ini akan memastikan usahamu tidak sia-sia. Usaha digital marketing tersebut bisa berupa pemasangan iklan di media sosial, SEO, ataupun melakukan kerjasama dengan influencer.

Setiap traffict dari pemasaran iklan tersebut diharapkan mampu memperoleh hasil yang baik, dan tentunya memperbaiki usahamu agar bisa lebih sukses kedepannya.

Proses dari Lead Generation

Pembahasan selanjutnya yaitu mengenai proses dari lead generation itu sendiri. Kamu bisa mengetahui prosesnya sebagai berikut:

Memperoleh Lead

Lead generation memiliki serangkaian proses yang diawalo dengan mengindang lead ke pada situ wesitemu. Hal ini bisa kamu lakukan dengan cara membuat konten menarik, yang kemudian kamu upload ke sosial media. Konten tersebut bisa berupa blog, foto, infografik, ebook, dan lainnya.

Konten yang kamu uat haruslah sesuai dengan bisnis dan tipe dari audiens yang kamu inginkan. Kamu harus memaksimalkan penggunaan media sosial untuk mendatangkan lead ke dalam situs websitemu.

Saat lead sudah memiliki ketertarikan setelah melihat konten tersebt, maka arahkan mereka untuk melakukan pengisian formulir atau pendaftaran. Hal ini dilakukan untuk memperoleh informasi kontak serta kamu juga telah memperoleh lead baru.

Membangun Hubungan dengan Lead

Setelah kamu memiliki informasi kontak ataupun memiliki list email dari lead tersebut. Maka proses kedua dari lead generation adalah membangun hubungan yang baik dengan lead. Hal ini dilakukan agar lead tersebut menjadi mau dan bersedia untuk melakukan pembelian.

Upaya dalam proses ini, bisa memakan waktu satu bulan hingga satu tahun lebih. Sehingga kamu memang harus bersabar untuk membangun hubungan yang baik dengan lead ini.

Nilai Lead

Proses lead generation yang selanjutnya adalah memberikan penilaian terhadap lead, sehingga kamu bisa lebih memahami apa saja yang perlu diprioritaskan dari pada yang lainnya. Lead yang memiliki interaksi paling bagus dengan bisnismu, memiliki nilai lebih dan di dorong untuk menjadi pelangganmu.

Kamu bisa melakukan analisis tambahan ataupun pengurangan pada setiap lead selama lead generation ini dilakukan. Hal ini membantu proses dari lead generation menjadi lebih baik dan mampu memperbaiki strategi dari lead generation.

Jangan Lupa Sampaikan Lead Kepada Tim Marketing

Proses selanjutnya dari lead generation adalah meneruskan lead yang kamu dapatkan pada tim marketing atau sales. Dimana mereka akan berfokus untuk menggerakkan minat dari lead agar bisa berubah menjadi pelangganmu.

Saat lead telah selesai dikonversi, maka tim marketing atau tim sales memiliki tanggung jawab dalam mempertahankan mereka setiap waktu. Sehingga, kerja sama yang dilakukan oleh kedia tim ini sangat penting untuk meningkatkan penjualan produkmu.

Melakukan Evaluasi dari Lead Generation

Nah, proses dari lead generation yang terakhir adalah kamu bisa melakukan evaluasi, sehingga lead generation bisa berjalan dengan seefektif mungkin dalam melakukan lead baru. Evaluasi ini juga ppenting untuk dilakukan saat perusahaanmu memperoleh lead generation atau tidak memperolehnya.

Kamu harus mengembangkan dan terus memperbaiki sistemmu agar lead generation bisa menjadi lebih efektif dan edfisien. Evaluasi yang kamu bisa lakukan yaitu pemantauan pada beberapa aspek tertentu, seperti traffict, waktu yang diperlukan konsmen di dalam situs, tingkat konversi, dan lainnya.

Nah, demikian penjelasan singkat mengenai lead generation yang perlu kamu tahu. Semoga penjelasan dari lead generation ini bisa bermanfaat untuk menaikkan lead terhadap usaha yang sedang kamu lakukan ya! Terima kasih telah membaca tulisan ini, simak tips bisnis dan digital marketing lainnya di Berita Terkini! See you guys!

About Author

Retno Ayu Wulandari

Seorang yang suka tidur, makan, dan menulis.

Related posts

total quality management adalah

Kenali Sistem Total Quality Management (TQM) dan 8 Elemen Pokoknya

Apakah kamu pernah mendengar istilah total quality management? Konsep awal total quality management awalnya diciptakan untuk sektor manufaktur, tetapi konsep tersebut sudah banyak digunakan untuk berbagai macam industri. Dalam penerapannya, konsep total quality management adalah meningkatkan budaya kerja, sistem,...

Continue Reading

Leave a Comment