Formula dan Bahan

11 Bahan Skincare Berbahaya Buat Wajah, Waspadai Efeknya! 

bahan skincare berbahaya buat wajah

Banyak orang menggunakan skincare dengan harapan mendapatkan kulit yang sehat dan glowing. Namun, tidak semua produk aman untuk digunakan setiap hari. Tanpa disadari, beberapa kandungan dalam skincare justru bisa menimbulkan iritasi, jerawat, bahkan kerusakan kulit dalam jangka panjang. 

Oleh karena itu, memahami dan mengenali bahan skincare berbahaya buat wajah perlu kamu lakukan agar bisa lebih selektif dalam memilih produk. Dengan begitu, kamu bisa merawat kulit wajah tanpa takut menimbulkan masalah baru.


Gambar Banner CTA Desktop MMI - Keuntungan pakai jasa maklon kosmetik PT Mash Moshem Indonesia
Gambar Banner CTA Mobile MMI - Keuntungan pakai jasa maklon kosmetik PT Mash Moshem Indonesia

11 Daftar Bahan Skincare Berbahaya Buat Wajah 

Belakangan, ada berbagai cara curang yang dilakukan oleh sebagian BeautyPreneur demi mendapatkan profit besar, salah satunya adalah memakai bahan aktif berbahaya ke dalam produk skincare yang mereka jual. 

Cara ini dinilai lebih cepat dan instan dalam menghasilkan profit, karena formulasi bahan yang digunakan jauh lebih terjangkau daripada bahan-bahan alami seperti peptide atau centella asiatica. Walaupun dari segi profit bisa menguntungkan owner, tetapi praktik curang semacam ini justru sangat merugikan konsumen. 

Nggak mau ‘kan jadi korban selanjut skincare  abal-abal berbahaya selanjutnya? Artikel kali ini akan membahas rinci seputar kandungan berbahaya dalam skincare. Yuk, perhatikan baik-baik! 

Sodium Lauryl Sulfate

Umumnya, sulfat terkenal sebagai agen pembersih yang ampuh. Bahan aktif ini bisa kamu jumpai dalam berbagai produk skincare seperti sabun, shampoo, dan produk-produk pembersih wajah lainnya. 

Walaupun terkenal efektif untuk membersihkan kulit dari minyak dan kotoran, ternyata kandungan sulfat bisa menyebabkan kulit menjadi kering dan iritasi. Kalau tipe kulit kamu sensitif, coba deh hindari produk-produk skincare berbahan sulfat. 

Bahan Skincare Berbahaya Buat Wajah: Merkuri 

Nah, kalau kandungan yang satu ini mungkin sudah familiar terdengar di telinga kamu. Merkuri merupakan salah satu dari sekian bahan aktif yang dilarang digunakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

Sebenarnya, kandungan merkuri terkenal ampuh untuk mencerahkan kulit secara instan. Sebab, kandungan ini akan bekerja dengan cara menyerap ke dalam epidermis kulit, dan menghentikan produksi melanin dalam tubuh. 

Bila dilakukan dalam jangka panjang, zat ini sangat merusak kulit dan bisa menyebabkan penyakit kanker. Nggak jarang kandungan ini menyerang dan meracuni organ hati. 

Karena efek sampingnya yang berbahaya, merkuri termasuk ilegal. Jadi, kalau kamu mau punya kulit cerah dan mulus, hindari skincare dengan kandungan merkuri di dalamnya. 

Baca jugaCara Mengatasi Wajah yang Terlanjur Kena Merkuri, Simak Baik-Baik!

Hidroquinon 

Beberapa negara seperti Australia, Jepang, dan beberapa negara di Eropa sudah melarang pemakaian bahan aktif hidrokuinon produk skincare mereka. Kenapa? Salah satu alasannya adalah karena memicu penyakit kanker. 

Padahal, kandungan ini terkenal ampuh untuk memutihkan kulit secara instan. Sama seperti merkuri, pemakaian hidroquinon juga sudah terlarang oleh BPOM. menurut dr. Arini Widodo, Sp.KK, memakai skincare dengan kandungan hidrokuinon secara rutin bisa menyebabkan berbagai masalah kulit. 

Memakai skincare berbahan hidrokuinon dalam jangka pendek bisa menyebabkan iritasi, sensasi kulit terbakar, dan sensitif terhadap sinar matahari. Sementara itu, pemakaian dalam jangka panjang bisa menyebabkan okronosis eksogen dan kanker kulit. 

Phthalates

Asing mendengar kandungan aktif yang satu ini? Phthalates merupakan senyawa kimia yang berfungsi sebagai plasticizer agar fleksibilitas plastik dalam skincare meningkat dan nggak gampang rapuh. 

Nggak jarang, kandungan phthalates berfungsi sebagai pewangi dalam beberapa jenis produk kecantikan seperti shampoo, parfum, cat kuku, sabun, hair spray, dan lotion. Sayangnya, kandungan bahan ini memiliki resiko berbahaya buat ibu hamil.

Melansir dari situs web Mama’s Choice, kandungan phthalates dalam skincare bisa mengganggu perkembangan otak janin. Makanya, ibu hamil nggak disarankan memakai skincare berbahan phthalates. 

Paraben 

Salah satu kandungan berbahaya yang berperan sebagai pengawet dalam produk perawatan kulit adalah paraben. Sebagian dari kamu mungkin sudah tahu kalau bahan aktif ini tergolong berbahaya dan sudah BPOM melarang penggunaannya. 

Lantas, kenapa paraben nggak boleh dipakai sebagai formulasi dalam produk skincare dan kosmetik? Melansir dari laman web Halodoc, paraben bisa mengganggu hormon dan reproduksi laki-laki maupun perempuan. 

Fragrance 

Fragrance umum dipakai dalam berbagai produk skincare, kosmetik, dan parfum. Sesuai namanya, kandungan aktif ini berperan penting untuk memberi aroma wewangian ke setiap produk skincare yang kamu pakai. 

Lalu, di mana letak bahayanya? Sebenarnya, bagi pemilik kulit normal kandungan fragrance dalam skincare nggak akan menimbulkan efek berbahaya apapun. Namun, bagi pemilik kulit sensitif, kandungan fragrance dalam skincare bisa memicu reaksi alergi dan iritasi seperti kulit kemerahan dan gatal-gatal. 

Terlepas dari itu, kandungan fragrance cukup aman dipakai dalam produk skincare, asalkan dosisnya tepat dan nggak berlebihan. 

Oxybenzone 

Sering pakai produk perlindungan kulit seperti sunscreen dan sunblock? Secara umum, produk-produk semacam ini kenapa memakai dua kandungan bahan yang berbeda, yaitu kandungan alami dan kimia. 

Salah satu senyawa kimia yang umum dipakai dalam berbagai produk sunscreen adalah oksibenzon. Zat ini berfungsi untuk mengganggu endokrin, lalu mengubah tiroid, sehingga memicu gejala alergi seperti ruam, gatal-gatal, dan pusing. 

Selebihnya, kandungan oxybenzone dalam skincare terbilang cukup aman, asalkan kamu nggak punya riwayat alergi terhadap bahan ini sebelumnya. Tapi, kalau kamu mau tetap memakai sunscreen dengan kandungan oxybenzone, hindari dosis di atas 6%. 

Propylene Glycol

Tahu nggak apa itu propylene glycol? Senyawa aktif ini berfungsi sebagai pelembab dan pengemulsi di berbagai produk skincare maupun kosmetik. Bahan aktif ini gampang kamu temukan di produk-produk perawatan kulit seperti facial wash, shampoo, sunscreen, dan krim wajah. 

Lalu, mengapa propylene glycol tergolong berbahaya buat  kulit wajah? Salah satu alasannya adalah karena zat ini rentan menyebabkan iritasi kulit seperti kulit kemerahan, sensasi panas, dan gatal-gatal. 

Pemakaian propylene glycol dalam jangka waktu panjang juga bisa membuat  kulit menjadi kering dan rawan bersisik. Kalau kamu punya alergi terhadap bahan aktif ini, sebaiknya kamu lebih teliti lagi setiap kali memilih skincare. 

Toluene

Pemakaian zat toluene dalam skincare ternyata berpotensi mendatangkan masalah kulit yang serius, loh. Apalagi kalau kamu terpapar kandungannya dalam jangka waktu lama, tentu bisa memicu penyakit kulit yang lebih parah, misalnya kanker kulit. 

Di samping itu, senyawa toluena disinyalir bisa merusak lapisan epidermis yang berperan melindungi kulit dari efek kering dan bersisik. Kalau nggak segera dihentikan, bisa merembet ke masalah kesehatan lainnya. 

Triclosan

Selanjutnya, ada senyawa triclosan yang termasuk salah satu bahan skincare berbahaya buat kulit. Senyawa aktif ini bisa kamu temui pada produk-produk perawatan harian seperti pasta gigi dan sabun. 

Sayangnya, triclosan sudah banyak dilarang pemakaiannya karena terbukti berbahaya buat kesehatan. 

Triclosan, bahan antimikroba yang sering digunakan dalam produk-produk personal care seperti sabun dan pasta gigi, telah menjadi perhatian karena potensi bahayanya terhadap kesehatan kulit. Penelitian telah menunjukkan bahwa triclosan dapat mengganggu keseimbangan bakteri alami pada kulit, yang dapat menyebabkan iritasi, kering, dan bahkan reaksi alergi. 

Penggunaan triclosan yang berlebihan juga bisa menyebabkan resistensi bakteri terhadap bahan antimikroba, mengakibatkan munculnya super bakteri yang sulit teratasi. Selain itu, triclosan dapat berinteraksi dengan sinar UV, membentuk senyawa yang berpotensi merusak kulit dan menyebabkan peningkatan risiko kerusakan sel.  

Timbal

Bahan aktif berbahaya lain yang sering ditemukan dalam produk-produk kosmetik adalah timbal. Ternyata, logam beracun ini sering dipakai sebagai formulasi bahan pembuatan produk lipstik, loh. 

Lipstik yang mengandung timbal bisa mengakibatkan berbagai masalah kesehatan yang cukup parah seperti kerusakan ginjal, otak, hati, bahkan tulang. Sedangkan resikonya buat ibu-ibu hamil adalah berpotensi menyebabkan keguguran, melahirkan secara prematur, atau bobot bayi yang rendah. 

Baca jugaKandungan Bisabolol dalam Skin Care, Apa Saja Manfaat da Efek Sampingnya untuk Kulit?

Efek Samping Memakai Kandungan Skincare Berbahaya

Sudah tahu apa saja bahan skincare berbahaya buat wajah? Bahan-bahan skincare dan kosmetik berbahaya seperti penjelasan di atas punya beberapa efek samping yang harus kamu waspadai. 

Sayangnya, beberapa zat kimia berbahaya yang ada dalam skincare berpotensi menyebabkan iritasi, kemerahan, atau reaksi alergi. Bahkan, pemakaian dalam jangka waktu panjang bisa berpotensi merusak kulit dan organ tubuh lainnya.   

Itu sebabnya, kamu perlu mengecek komposisi bahan sebelum memakai skincare. Cek juga legalitas BPOM untuk memastikan keamanannya. Kalau produk skincare yang kamu pakai sudah terdaftar di BPOM, maka kandungan bahan-bahannya sudah dijamin aman. 



Alasan Mulai Bisnis Skincare Brand Sendiri Sekarang

Industri skincare global saat ini menunjukkan pertumbuhan yang sangat kuat dan konsisten, menjadikannya peluang bisnis yang menarik untuk dimulai sekarang. Berdasarkan laporan dari Grand View Research, nilai pasar skincare dunia mencapai sekitar USD 155,84 miliar pada 2025 dan diproyeksikan terus tumbuh hingga USD 202,77 miliar pada 2033.

Data ini menunjukkan bahwa permintaan skincare tidak hanya besar, tetapi juga terus meningkat, sehingga membuka peluang luas bagi brand baru untuk masuk ke pasar.

Selain itu, meningkatnya kesadaran konsumen terhadap perawatan diri dan kesehatan kulit menjadi pendorong utama pertumbuhan ini. Skincare bahkan menjadi kategori terbesar dalam industri kecantikan dengan pangsa hampir 40% pada 2024 berdasarkan laporan dari Statista.

Kenapa Harus Maklon Skincare di PT Mash Moshem Indonesia?

Sekarang kamu sudah tahu kalau bisnis skincare semakin menjanjikan. Terlepas dari bahan skincare berbahaya buat wajah, kamu tetap bisa mengembangkan produk yang aman sesuai regulasi industri kosmetik, loh! Hal ini karena kamu bisa mulai maklon skincare di PT Mash Moshem Indonesia. Meskipun belum punya pengalaman di industri kecantikan, kamu akan mendapatkan dampingan dari awal penyusunan konsep hingga produk siap edar bersama tim ahli.

Berkolaborasi dengan maklon PT Mash Moshem Indonesia, kamu bisa merasakan beberapa manfaat di antaranya:

  • Minimum order quantity yang ditawarkan sangat fleksibel, sehingga bisa disesuaikan kebutuhan kamu
  • Sudah menggunakan fasilitas produksi standar CPKB Grade A, sehingga kualitas dan keamanan tetap terjaga
  • Bisa kustom formula sesuai kebutuhan maupun tren pasar dengan bahan premium setiap brand
  • Didukung layanan pengurusan sertifikat seperti izin edar BPOM, Halal MUI, HaKI, hingga kebutuhan ekspor 
  • Tersedia dukungan after sales yang akan mendampingi kamu dalam memasarkan dan menjualkan produk.

Yuk, Bikin Skincare Kandungan Aman untuk Brand dengan Maklon di PT Mash Moshem Indonesia! 

Di tengah maraknya produk skincare dan kosmetik berbahan aktif ilegal, ada peluang bisnis yang bisa kamu manfaatkan, salah satunya membuat brand skincare dari kandungan bahan-bahan organik karena bisa memiliki unique selling point serta lebih unggul dibanding kompetitor. Bersama jasa maklon PT Mash Moshem Indonesia, kamu bisa mengembangkan produk skincare kandungan aman, terutama dari bahan-bahan organik.

Seluruh tahap produksi, sudah dilakukan dengan teknologi modern dan berstandar CPKB Grade A, sehingga dipastikan kualitasnya terjaga. Jadi, yuk, langsung saja hubungi kami untuk konsultasi lebih lanjut. Kamu bisa tekan banner di bawah ini untuk diskusi bersama tim ahli kami, Gratis!


Gambar Banner CTA Desktop MMI - Statistik product & brand
Gambar Banner CTA Mobile MMI - Statistik product & brand

author-avatar

About PT Mash Moshem Indonesia

PT. Mash Moshem Indonesia merupakan perusahaan jasa pembuatan kosmetik private label yang telah beroperasi sejak tahun 2011