12 Cara Merawat Wajah Saat Puasa: Kulit Tetap Terhidrasi Maksimal

Puasa selalu menjadi momen istimewa bagi kaum muslim. Namun, hampir 13 jam tidak makan dan minum, membuat tubuh kekurangan cairan, sehingga bisa menyebabkan dehidrasi, termasuk pada kulit wajah. Dehidrasi ini bisa mempercepat tanda-tanda penuaan dini, membuat kulit kusam, serta muncul jerawat.
Tak heran, jika kamu ingin tahu bagaimana cara merawat wajah saat puasa agar tetap sehat, terhidrasi, dan mencegah berbagai permasalahan pada kulit. Langkah ini menjadi modal penting kamu agar kulit wajah tetap sehat, meskipun menjalankan puasa selama satu bulan. Jadi, tidak akan menjadi masalah, karena kamu sudah tahu tips merawat wajah yang efektif.
Masalah Kulit yang Bisa Muncul Saat Puasa
Kekurangan cairan saat berpuasa, dapat menyebabkan berbagai masalah pada kulit wajah, di antaranya:
Kulit Kasar dan Bersisik
Kulit kering akan membawa yang cukup buruk, yakni teksturnya menjadi kasar dan bersisik. Tak heran, jika puasa pasti kulit wajahmu sering terasa ketarik. Ini disebabkan karena cairan yang kurang sehingga kulit pun menjadi sangat kering.
Oleh karena itu, untuk menutupinya dengan menggunakan lotion atau pelembab. Sebab dengan menggunakan skincare tersebut, membuat kulit kasar saat sedang berpuasa akan mudah teratasi.
Kulit Kering
Ketika berpuasa kita akan menahan makan dan minum selama hampir 13 jam, dari matahari terbit hingga terbenam kembali. Kondisi ini akan membuat kulit terlihat semakin kering. Sebab, tubuh akan menyerap banyak asupan cairan, sehingga membuat kulit menjadi tampak semakin kering. Oleh karena itu, sangat diperlukan untuk minum yang cukup setelah berbuka puasa nanti.
Baca Juga: 8 Cara Mengatasi Kulit Kering saat Puasa dengan Aman dan Sehat
Kusam
Tak hanya kasar dan bersisik, ketika puasa kulit juga akan tampak semakin kusam. Hal ini bukan dipengaruhi oleh kurangnya asupan cairan saja. Namun tingkat stress yang cukup tinggi juga menjadi pemicu kekusaman pada kulit.
Selain itu, faktor makanan ketika berbuka dan sahur juga harus sangat diperhatikan. Mengkonsumsi gorengan untuk berbuka dan sahur juga akan membuat resiko kulit kusam semakin tinggi.
Sebab, makanan yang digoreng akan cenderung terhidrogenasi oleh panas, sehingga memiliki kandungan asam lemak tinggi yang mendorong produksi radikal bebas dan memicu oksidasi. Alhasil, kulit akan tampak semakin kusam dan tidak sehat.
Kulit Tampak Lelah
Masalah ini dipicu oleh pola tidur yang berubah. Ketika puasa, kita dituntut untuk bangun lebih awal untuk sahur. Apabila tidurmu tidak lebih awal, maka jam tidur pun akan kurang, sehingga menjadi pemicu kulit tampak lelah. Oleh karena itu, usahakan tidur cukup selama delapan jam sehari.


13 Tips dan Cara Merawat Wajah Saat Puasa
Agar kulit wajah tetap sehat dan terhidrasi maksimal saat puasa, kamu perlu melakukan beberapa hal, di antaranya:
Penuhi Kebutuhan Air pada Tubuh
Cara merawat wajah saat puasa yang utama dan tidak boleh kamu abaikan adalah memenuhi kebutuhan air yang cukup pada tubuh. Minum air putih dua liter dapat membantu mengembalikan cairan tubuh yang hilang ketika sedang berpuasa. Jika asupan air pada tubuh terpenuhi, kulit juga akan tampak semakin lembab dan ternutrisi.
Selain itu, memilih makanan yang banyak mengandung mineral juga sangat dianjurkan, yakni dengan makan buah-buahan dan sayur yang banyak. Buah dan sayur mengandung antioksidan yang cukup tinggi, sehingga sangat baik untuk menyehatkan kulit dan menangkal radikal bebas yang gampang masuk ketika puasa.
Jauhi Soda dan Kafein
Sebisa mungkin ketika puasa kamu harus menjauhi makanan yang mengandung soda dan kafein. Meskipun sama-sama cairan seperti air putih, nyatanya soda dan kafein tidak bisa menghidrasi tubuh.
Alih-alih memberi asupan mineral yang cukup bagi tubuh, soda dan kafein justru akan menyerapnya. Jika mineral banyak diserap, maka tubuh akan mudah mengalami dehidrasi. Kulit pun akan tampak semakin kering dan kasar.
Pakai Pelembab
Kulit kering menjadi masalah utama saat puasa, sehingga kamu bisa melembapkan wajah dengan pakai moisturizer. Pelembap wajah ini diformulasikan khusus untuk mencegah kulit menjadi kering, sehingga tetap terhidrasi sepanjang hari, meskipun sedang berpuasa. Kamu bisa pakai pelembap wajah setiap pagi dan malam hari.
Jangan Sering Mencuci Wajah
Banyak yang sering salah, bahwa terlalu sering mencuci wajah justru dapat membuat kulit kering. Sebab, kelembapan alami pada wajah akan hilang tersiram oleh air, sehingga justru semakin membuat kulit tidak memiliki cairan yang cukup.
Tak hanya itu, pemakaian sabun pada wajah yang berlebihan akan menyerap minyak alami yang berfungsi untuk melembabkan. Jika minyak alami tersebut hilang, kulit akan semakin kering. Bahkan, kulit akan merasa tertarik karena elastisitasnya semakin berkurang.
Kurangi Produk Hewani
Asupan protein hewani saat puasa memang sangat diperlukan. Tapi jangan juga berlebihan. Seperti minum susu atau makan telur berlebih. Kedua jenis makanan tersebut dipercaya rentan menimbulkan jerawat. Dengan mengkonsumsinya secara berlebih saat puasa, akan memicu tumbuhnya jerawat pada wajah.
Rutin Memakai Masker
Untuk mengurangi resiko kulit kering saat puasa, kamu perlu memberinya asupan yang lebih. Salah satu cara merawat wajah saat puasa adalah memakai masker secara rutin karena bisa membantu menghidrasi, memberikan nutrisi, serta membuat kulit lebih kenyal. Gunakan masker seminggu dua atau tiga kali sebelum tidur. Namun, pastikan jenis masker yang kamu pilih pun harus disesuaikan dengan kulitmu.
Tabir Surya
Paparan sinar UV secara berlebihan dapat membuat kulit dehidrasi, hiperpigmentasi, dan munculnya tanda-tanda penuaan. Jadi, agar kulit tetap terhidrasi, kamu wajib memakai tabir surya setiap hari. Melansir dari Nulook, kamu bisa pilih sunscreen minimal SPF 30 dan selalu oleskan setiap 2-3 jam sekali, terutama bila sedang berada di luar ruangan.
Baca Juga: Tak Takut Sunburning, Berikut Ini Jenis Tabir Surya yang Perlu Kamu Ketahui
Pakai Serum
Selain menggunakan masker dan tabir surya, menggunakan serum juga menjadi salah satu tips dan cara merawat wajah saat puasa. Serum akan sangat membantu menghidrasi kulit kering akibat dehidrasi saat puasa. Jadi kulitmu bisa semakin lembab.
Gunakan serum dengan kandungan vitamin E, minyak argan, gliserin, dan asam hialuronat. Kandungan tersebut dapat membantu kulit wajahmu tetap lembab dan elastis. Sehingga meskipun kamu sedang berpuasa, kulit akan tetap ternutrisi.
Tidur Cukup
Tips penting merawat wajah yang tidak boleh kamu lewatkan adalah tidur dengan cukup. Usahakan agar tetap tidur selama 6-8 jam setiap harinya agar tidak mengganggu metabolisme pada tubuh, sehingga mengakibatkan munculnya berbagai masalah kulit, seperti kusam dan kering.
Konsumsi Buah dan Sayur
Cara merawat wajah saat puasa bisa kamu lakukan dengan mengonsumsi buah dan sayur. Kandungan antioksidan dan mineral yang tinggi dalam buah dan sayur akan sangat membantu untuk menutrisi kulit.
Selain itu, juga efektif untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas inilah yang menjadi pemicu utama timbulnya berbagai permasalahan pada kulit.
Perhatikan Pola Makan
Dengan kesempatan makan saat berbuka puasa dan sahur saja, pastikan kamu memilih makanan yang sehat. Melansir dari BLP Beauty, mengonsumsi makanan sehat, seperti sayur dapat mendukung kesehatan sistem pencernaan, sehingga membuat kulit tampak lebih bercahaya. Hindari makanan berlebihan saat malam hari, karena bisa membuat kulit wajah lebih kusam.
Jaga Kebersihan Kulit
Cara merawat wajah saat puasa selanjutnya adalah jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan kulit. Kebersihan kulit wajah membuat kuman-kuman, bakteri, polusi dan make up tidak akan menumpuk. Dengan begitu, bisa mencegah berbagai permasalahan pada wajah karena kulit sudah dibersihkan dari dalam. Kamu bisa membersihkan wajah dua kali sehari, dengan memakai double cleanser dan sabun cuci muka.


Panduan Membuat Skincare untuk Bisnis dengan Jasa Maklon
Memahami cara merawat wajah saat puasa bisa menjadi modal awal kamu untuk menjaga kulit tetap sehat. Namun, bila kamu juga tertarik untuk membuat skincare brand sendiri dengan inovasi terbaru sesuai tren, maka berpartner dengan jasa maklon PT Mash Moshem Indonesia menjadi solusi terbaik. Dengan dukungan fasilitas produksi standar CPKB Grade A, produk skincare yang kamu buat dijamin aman untuk kulit wajah, termasuk saat konsumen sedang berpuasa. Untuk mewujudkannya, ikuti tahapannya yang melalui:
Diskusi Konsep dan Ide Produk
Saat pertama kali kamu melakukan konsultasi, hal pertama yang akan dibahas adalah bagaimana konsep dan ide produk skincare. Mulai dari jenis produk hingga target pasar bisnis kamu. Semua proses akan didampingi langsung oleh tim profesional, sehingga akan dibantu sampai konsep sesuai identitas brand.
Menentukan Komposisi Bahan Skincare
Bila konsep dan ide sudah ditentukan, tim PT Mash Moshem Indonesia akan mengajak kamu untuk menentukan komposisi bahan yang digunakan. Mulai dari formula, aroma, tekstur, hingga warna pada produknya. Proses ini sudah sesuai dengan prosedur mutu yang ketat, sehingga aman dan risiko iritasi bisa diminimalisir. Selanjutnya, baru masuk tahap uji sampel sesuai keinginan kamu.
Merancang Desain Kemasan
Tim multimedia PT Mash Moshem Indonesia akan membantu kamu untuk merancang desain kemasan sesuai identitas brand. Mulai dari pemilihan warna, font, karakter, maupun elemen lain akan dilakukan oleh tim profesional. Tahapan ini juga akan dilakukan penentuan desain label kemasan agar informasinya bisa terbaca dengan jelas.
Mendaftar Izin Edar dan Legalitas
Produk skincare kamu akan didaftarkan pada izin edar dan legalitas terlebih dahulu untuk memastikan keamanan, sehingga legal dipasarkan secara domestik maupun luar negeri. Tim akan membantu kamu untuk mengurus dokumen dan mendaftarkan pada sertifikat Halal MUI, BPOM, HKI, hingga HSA Singapore.
Pembuatan Produk Secara Massal
Jika semua tahapan telah dilalui, maka dilanjutkan masuk pada proses produksi massal dengan fasilitas standar CPKB Grade A, sehingga skincare yang dibuat sudah pasti aman dan teruji klinis. Terlebih, setiap prosesnya dilakukan pengawasan secara ketat oleh tim ahli untuk memastikan kestabilan dan konsistensi produk.
Pemasaran Produk Skincare
Tahap terakhir, PT Mash Moshem Indonesia akan membantu mendampingi kamu untuk memasarkan produk sesuai target pasar. Kami juga akan membantu kamu untuk menyusun strategi pemasaran yang tepat, termasuk penentuan ide konten dan pemilihan channelnya. Dengan begitu, produk skincare kamu bakal lebih mudah dikenal dan ditemukan oleh konsumen, meskipun baru pertama kali diluncurkan.
Yuk, Ciptakan Produk Skincare yang Berkualitas untuk Brand Sendiri Bersama PT Mash Moshem Indonesia!
Sekarang, saatnya kamu miliki produk skincare berkualitas dengan bahan-bahan humektan untuk membantu menghidrasi kulit wajah selama puasa. Bersama PT Mash Moshem Indonesia, kamu akan didampingi sejak awal menyusun konsep hingga proses distribusi sampai di tangan konsumen.
Berpengalaman sejak 2011, PT Mash Moshem Indonesia telah dipercaya oleh 1.972+ brand dan menghasilkan 6.080+ produk kosmetik. Pencapaian ini sebagai bukti, bahwa kami berhasil menjadi jasa maklon kosmetik terbaik dan bisa menghadirkan produk berkualitas dengan satu formula untuk satu brand. Jadi, tunggu apalagi? Langsung saja tekan banner di bawah ini untuk konsultasi lebih lanjut!













