Insight Kosmetik

Apa Itu Clean Beauty Skincare & Kenapa Semakin Populer?

clean beauty skincare

Kepedulian konsumen terhadap produk skincare yang dipakai bukan sekadar aman untuk kulit saja, tetapi juga berdampak positif terhadap lingkungan. Dari sinilah, muncul istilah “clean beauty skincare” yang semakin populer dan banyak diminati oleh konsumen. 

Konsep tersebut bukan hanya merujuk pada penggunaan bahan alami saja, melainkan juga tidak mengandung bahan berbahaya untuk kulit. Kehadiran skincare clean beauty semakin menjawab kebutuhan akan konsumen yang ingin memakai produk berkualitas dan tidak mengancam kesehatan tubuh karena terbebas dari toxin.

Penasaran dengan manfaat pemakaian clean beauty skincare dalam perawatan harianmu? Mari, cari tahu informasi selengkapnya di bawah ini.


Gambar Banner CTA Desktop MMI - Keuntungan pakai jasa maklon kosmetik PT Mash Moshem Indonesia
Gambar Banner CTA Mobile MMI - Keuntungan pakai jasa maklon kosmetik PT Mash Moshem Indonesia

Apa Itu Clean Beauty Skincare?

Clean beauty skincare adalah konsep kecantikan yang merujuk pada klaim produk bebas dari bahan berbahaya dan memiliki keamanan tingkat lanjut untuk kulit. 

Ada beberapa ciri-ciri produk skincare yang termasuk clean beauty, di antaranya meliputi:

  • Ramah lingkungan karena terbuat dari bahan alami
  • Terbebas dari bahan kimia berbahaya, seperti SLS, paraben, hingga silikon
  • Tidak memakai bahan yang menyebabkan iritasi
  • Sudah terbukti aman
  • Pengemasan menggunakan bahan yang mudah didaur ulang, sehingga minim limbah

Beda Clean Beauty Skincare dengan Tren Lainnya

Meskipun merujuk pada pemakaian bahan alami dan tidak berbahaya, sebenarnya clean beauty skincare yang populer ini berbeda dengan tren dalam kosmetik lainnya, seperti organik dan vegan kosmetik. Perbedaannya meliputi:

Memakai Bahan yang Aman Digunakan

Banyak dari kita yang hingga kini masih bingung dan kadang menyalahpahami clean beauty sama dengan kosmetik organik dan vegan. Karena dalam clean beauty digunakan juga berbagai bahan-bahan kimia dan yang berasal dari hewan.

Clean beauty memiliki kesamaan konsep dengan clean eating, yang mendorong kita untuk meninggalkan bahan-bahan olahan berbahaya dan fokus pada nutrisi, vitamin dan antioksidan yang berguna untuk memelihara kesehatan tubuh dan kecantikan kulit kita. Oleh sebab itu dalam pembuatannya, clean beauty skincare menggunakan elemen anti toxin sebagai bahan dasar.

Pada formulanya, clean beauty juga masih menggunakan bahan-bahan yang dihasilkan oleh hewan, yakni madu, susu, lanolin, lemak hewani, beeswax, dan lain sebagainya.

Tidak Melulu Menggunakan Bahan Organik

Telah disinggung sebelumnya bahwa clean beauty skincare mengutamakan keamanan penggunanya dan cenderung menggunakan bahan-bahan nabati.

Namun hal ini bukan berarti clean beauty benar-benar hanya menggunakan bahan organic yang berasal dari tumbuh-tumbuhan saja. Sebab banyak pula bahan-bahan kosmetik yang didapat dari tanaman juga dapat berisiko menimbulkan iritasi. Misalnya penggunaan minyak esensial dan lain sebagainya.

Justru clean beauty akan menghindari kandungan organik apapun kalau dia berpotensi besar menimbulkan iritasi kulit. Biasanya produk dengan label clean beauty juga menggunakan bahan-bahan sintetik.

Bahan kimia yang dihindari dalam produk clean beauty skincare adalah yang dinilai berbahaya. Misalnya paraben, triclosan, pewangi, pewarna sintetis dan banyak lainnya. Pada intinya, tidak harus organik, melainkan yang sudah pasti aman digunakan.

Mampu Menjaga Kelestarian Lingkungan

Salah satu nilai unggul lainnya dari clean beauty skincare adalah komitmennya yang tetap menjaga kelestarian lingkungan. Bukan hanya penggunaan bahan alami saja, melainkan juga proses pembuatan hingga bagaimana produk tersebut dikemas diformulasikan agar ramah lingkungan.

Clean beauty adalah salah satu tren kecantikan yang juga turut mengusung konsep ini. Pokoknya selain sehat dan cantik, melalui clean beauty kamu juga akan menjaga lingkungan tetap aman.

Kandungan yang Dihindari Dalam Clean Beauty

Sesuai dengan definisinya, clean beauty merupakan kategori skincare atau kosmetik yang tidak menggunakan senyawa kimia berbahaya dalam setiap produknya. Biasanya dalam produk-produk kosmetik dengan label clean beauty akan menghindari bahan-bahan tertentu. Yang ketika dipakai enggak hanya aman di kulit, tapi juga ramah lingkungan.

 Berikut beberapa kandungan yang dihindari dalam produk-produk clean beauty skincare.

Paraben

Paraben tergolong bahan aktif yang sering digunakan dalam formulasi produk-produk perawatan kecantikan. Paraben digolongkan dalam bahan pengawet dan anti-mikroba yang mampu mencegah pertumbuhan bakteri jahat dan jamur.

Namun tahukah kamu kalau praben rupanya dapat memberikan efek buruk pada kesehatan? Yap, sebab paraben rupanya mampu memicu tumbuhnya sel kanker dan dapat merusak organ reproduktif perempuan.

Sodim Laureth Sulafte (SLES)

SLS atau SLES adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam formula shampoo, sabun mandi, dan facial foam. Senyawa ini dapat menciptakan buih atau busa pada produk perawatan kulit dan tubuh. Fungsinya pun dapat mengangkat minyak dan kotoran dalam tubu kita.

Sayangnya penggunaan SLES dalam formula produk kecantikan bisa dibilang kurang baik. Sebab senyawa ini dapat membuat kulit jadi kering dan menimbulkan iritasi, baik pada kulit dan mata kita.

Baca Juga: Wajib Tahu! 5 Perbedaan SLS dan SLES pada Shampoo

Phthalates

Pewangi merupakan salah satu bahan aktif yang digunakan dalam berbagai produk kecantikan. Mulai dari parfum, make up, body care, hingga skincare.

Pemberian pewangi dalam berbagai produk ini dimaksudkan untuk memberikan ciri khas dari skincare tersebut. Agar harum tersebut dapat bertahan lama, phtalates pun akhirnya sering digunakan sebagai pewanget.

Sayangnya, penggunaan produk berkandungan phthalates dinilai kurang baik bagi tubuh. Sebab kandungan ini dapat mempengaruhi kestabilan hormon, menyembabkan masalah kulit, pernapasan, bahkan dapat menimbulkan resiko pada organ reprouduksi.

Compound

Compound atau aluminium sering ditemukan pada produk antiperspirant, seperti deodoran. Bahan kimia satu ini dapat bekerja untuk mengurangi produksi keringat dan menghilangkan bau badan.

Sayangnya, compound rupanya tidak begitu baik untuk kesehatan kita. Sebab senyawa ini dapat memicu kemunculan sel kanker.

Ethoxylated Agents

Bahan lain yang dihindari dalam tren clean beauty adalah ethoxylated agents. Salah satu jenis ethoxylated agents yang paling sering digunakan dalam produk perawatan tubuh adalah sulfat.

Sulfat biasanya digunakan untuk menciptakan gelembung atau busa, seperti dalam sampo, sabun tubuh dan wajah, dan lain sebagainya.

Formaldehyde

Sering digunakan sebagai pengawet, penghilang bau, dan mengatasi berbagai masalah kecantikan lainnya. Ternyata formaldehyde digolongkan sebagai bahan yang ditentang dalam clean beauty skincare.

Hal ini disebabkan formaldehyde dapat menimbulkan iritasi kulit, kemerahan, dan memunculkan reaksi alergi pada penggunanya. Bahkan pada beberapa kasus, bisa menimbulkan perubahan tekstur kulit.

Refined Petroleum

Senyawa ini berjenis mineral oil, yang seringnya digunakan dalam formula pelembap wajah, lip balm, dan banyak lainnya.

Hydroquinone

Hydroquinone acap kali disebut sebagai kandungan dalam kosmetik yang harus kamu waspadai. Sebab penggunaan senyawa ini sebagai formula kosmetik sangat diawasi oleh Badan POM.

Pada banyak kasus krim wajah berbahaya, hydroquinone termasuk jadi bahan yang paling banyak disalah gunakan.

Baca Juga: 10 Bahan Karsinogenik dalam Kosmetik yang Perlu Dihindari

Tale

Bahan lainnya yang dilarang dalam clean beauty skincare adalah penggunaan tale. Kandungan ini merupakan jenis mineral, yang terbentuk dari magnesium, silikon, hidrogen, dan oksigen.

Bahan ini sering digunakan pada berbagai produk kecantikan yang berbentuk bubuk atau powder, seperti bedak, eye shadow, blush on, dan lain sebagainya.

Tricolosan

Tricolosan umumnya ditemukan dalam komposisi produk perawatan kecantikan, seperti sabun mandi, pasta gigi, deodoran, dan facial foam. Senyawa kimia satu ini bersifat antibakteri, yang cukup membantu melawan bakteri penyebab masalah kulit dan bau pada tubuh.

Sayangnya, penggunaan tricolosan secara berlebihan dapat memicu reaksi negatif pada kesehatan. Sebab akumulasi tricolosan dalam tubuh dapat menimbulkan iritasi dan mengganggu keseimbangan hormon.

Silica

Silica atau yang lebih kita kenal dengan sebutan silikon adalah kandungan lain yang termasuk dihindari dalam clean beauty skincare.

Meski sangat berguna sebagai zat penyerap, abrasif, dan anti-caking dalam berbagai produk perawatan kecantikan, hingga dekoratif. Penggunaan silica masih harus diawasai dan diwaspadai, lho. Hingga kini hanya ada satu jenis silica yang aman digunakan dalam produk kecantikan, yakni silika amorf.

Oxybenzone

Satu lagi bahan kimia yang dihindari dalam clean beauty skincare adalah oxybenzone. Sering ditemukan dalam formula tabir surya, bahan ini rupanya memiliki efek berbahaya yang justru bisa merusak sel kulit kita.

Kamu telah mengetahui konsep dari clean beauty skincare, yakni dengan tidak menggunakan bahan-bahan yang berisiko membahayakan kesehatan tubuh dan kulit kita



Potensi Bisnis Produk Skincare Clean Beauty

Pemakaian bahan alami dalam produk clean beauty, menjadi bukti bahwa brand ingin menghadirkan skincare yang aman dan ramah lingkungan. Pendapatan pasar global produk kosmetik clean beauty dari hasil riset Grand View Research pada 2025 mencapai USD 10,49 miliar dan diproyeksikan naik menjadi USD 35,30 miliar pada 2033. Peningkatan pendapatan ini dikarenakan ekspektasi konsumen yang bergeser ke arah transparasi, keamanan, dan keberlanjutan dalam memakai produk perawatan kulit, termasuk skincare.

Dari data tersebut menjadi bukti bahwa potensi bisnis produk skincare clean beauty sangat menjanjikan. Sebab, 63% dari total survei tersebut menyoroti bahwa konsumen semakin sadar untuk memakai produk clean beauty. Bagi mereka, pemakain produk alami mencerminkan perubahan gaya hidup lebih sehat karena pemakaian bahan yang lebih aman.

Dengan begitu, kamu bisa memanfaatkan celah tersebut dengan membuat produk skincare clean beuaty dan menjualnya atas nama brand sendiri. Dijamin, banyak konsumen yang tertarik dan mencoba memakai produk kamu. Tak perlu punya pabrik sendiri, kamu bisa berkolaborasi dengan jasa maklon skincare di PT Mash Moshem Indonesia untuk membuat produknya.

Yuk, Bikin Produk Skincare Clean Beauty untuk Brand Sendiri dengan Maklon di PT Mash Moshem Indonesia!

Dengan dukungan fasilitas produksi standar CPKB Grade A, produk skincare yang kamu ciptakan dijamin aman dan berkualitas, terlebih memakai komposisi bahan alami yang ramah lingkungan. Bersama PT Mash Moshem Indonesia, kamu bisa merancang formulasi produk sendiri dengan tim ahli untuk membuat clean beauty skincare sesuai kebutuhan pasar.

Kamu juga akan didampingi langsung oleh tim ahli secara sistematis dan terstruktur mulai dari penyusunan konsep produk hingga skincare siap edar di pasar. Pendampingan ini juga akan membuat kamu lebih mudah menuliskan manfaat yang ditonjolkan dalam produk clean beauty-nya, sehingga semakin menambah daya tarik bagi konsumen. Terlebih, tim juga akan membantu menyusun strategi promosi yang tepat, sehingga produk akan lebih mudah diterima pasar dan dikenal konsumen.

Tunggu apalagi? Sudah saatnya miliki brand skincare sendiri dengan maklon di PT Mash Moshem Indonesia. Tekan banner di bawah ini untuk mulai konsultasi bersama tim ahli kami, Gratis!


Gambar Banner CTA Desktop MMI - Statistik product & brand
Gambar Banner CTA Mobile MMI - Statistik product & brand

author-avatar

About PT Mash Moshem Indonesia

PT. Mash Moshem Indonesia merupakan perusahaan jasa pembuatan kosmetik private label yang telah beroperasi sejak tahun 2011