Deodorant Alami – Alternatif Natural untuk Menghilangkan Bau Badan

deodorant alami (4)

Siapa sih yang bakal pede dengan bau tubuh tak sedap? Pastinya salting banget kalau bau badan, apalagi kalau pas deket sama doi. Duh, enggak kebayang deh!

Untuk mencegah hadirnya bau badan yang berlebih, kebanyakan dari kita masih lebih memilih menggunakan jenis deodoran jenis sentiperspirant.

Nah, tapi apakah kamu tahu, kalau sebenarnnya jenis deodoran tersebut sangat enggak disarankan untuk kulit. Sebab, hal tersebut nantinya akan berakibat tidak baik bagi kesehatan kulit karena kandungan berupa alumunium di dalamnya akan bekerja menutup pori-pori kulit.

Wah jika sudah begitu, nantinya si keringat yang harusnya keluar justru akan terjebak di dalam kulit. Yang kemudian bisa berubah menjadi toxin dalam tubuh dan membuat bau badan lebih parah dari sebelumnya.

Hal lain yang perlu kamu tahu juga, bahwa penggunaan deodorant dengan jenis ini dalam jangka waktu yang panjang hanya akan menyebabkan munculnya penyakit kulit tertentu, lho!

Nah, lho! Sudah bau badan enggak kunjung selesai, segala masalah kesehatan kulit ketiak pun bisa saja kamu alami. Lalu bagaimana cara menghilangkan bau badan tidak sedap ini denga naman?

Untuk menjawab kegelisahanmu itulah kali ini kita akan membahas soal natural deodorant alias deodorant alami!

Yap! Deodorant alami ini biasanya bekerja dengan memasukan jenis bahan yang sifatnya antibakteri jahat dan tidak mengandung alumunium di dalamnya, sehingga dapat melawan setiap bakteri jahat yang menyebabkan bau berlebih di kulit kita.

Apakah kam mau tahu apa keunggulan dari deodorant alami dibanding deodorant antiperspirant? Kemudian apa saja jenisnya dan bagaimana cara pembuatannya?

Well, baca artikel tentang deodorant alami ini sampai habis untuk tahu jawaban pastinya, ya!

Alasan Kenapa Kamu Harus Coba Pakai Deodorant Alami

deodorant alami (2)

Kamu mungkin bertanya-tanya, mengapa kita perlu beralih dari deodorant antiperspirant ke deodorant alami? Yang mungkin efektivitasnya enggak akan sebagus dengan deodorant tradisional tersebut.

Sebenarnya banyak alasan mengapa kamu harus mencoba menggunakan deodorant alami alih-alih antiperspirant, seperti yang dijelaskan dalam ulasan berikut ini:

Deodorant Alami Tidak Akan Menyumbat Kelenjar Keringat

Hal pertama yang membuat deodorant alami patut dipertimbangkan penggunannya adalah kemampuannya yang enggak akan bikin kelenjar keringat tersumbat, karena dalam formulanya tidak terkandung aluminum.

Kalau memibacarakan secara biologis bagaimana keringat itu terbentuk, mungkin terdengar agak menjijikkan. Tapi kamu bisa membayangkan sebuah ruang hangat yang lembap akan membuat bakteri berkembang secara cepat.

Dan disaat kita berkeringat, para bakter-bakteri ini pada dasarnya akan memakan kelembapan yang ada di ketiak kita. Dari sinilah setiap limbah kelembapan dijadikan makanan para bakteri, yang kemudian menciptakan bau yang sering kali kita kaitkan dengan keringat.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, deodorant alami memiliki peran untuk mencegah hadirnya bau ketiak yang berlebih. Deodoran alami memiliki kekuatan anti bakteri yang menggunakan agen antimikroba atau etanol, yang mana agen ini dapat membunuh bakteri yang menyebabkan bau ketiak.

Berbeda dengan deodorant alami, antisepiran mengatasi bau badan dengan menyumbat kelenjar sebaceous dan mencegah produksi keringat. Akhirnya bakteri tidak akan memiliki ruang untuk berkembang biak.

Namun apakah car aini sehat? Tentu tidak, karena penyumbatan kelenjar minyak hanya akan menyebabkan masalah kesehatan kulit ketiak lainnya.

Antirespiran Berpotensi Menambah Bakteri Bau Badan

Telah disinggung sebelumnya bahwa deodorant antisepirant bekerja mengatasi bau badan dengan menyumbat kelenjar keringat.

Kerjanya ini didukung oleh kandungan garam berbahan dasar alumunium yang berfungsi untuk menyumbat kelenjar keringat di ketiak, sehingga membuat kutu ketiak tidak bisa meggigitinya dan juga membuat bau.

Mungkin selama ini diantara dari kalian ada yang belum memahami efek dari jenis deodoran antiperspiran ini. Yang ternyata lama kelamaan akan menyebabkan penumpukan dan membuat bakteri penyebab bau badan bisa tumbuh lebih banyak, lho.

Dilansir dari Healthline, dikatakan bahwa para pengguna produk antiperspiran ini mendapati efek di ketiaknya, di mana kandungan alumunium tersebut mengubah ekosistem bakteri di dalam kulitnya, yang akan memberikan efek tidak baik pada kesehatan kulit.

Kemudian Secara tidak langsung efek barunya adalah bakteri baru tersebut akan menimbulkan bau badan lagi dan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Kemudian beberapa peserta yang tidak menggunakan produk deodorant jenis antiperspiran mendapati hasil yang berbeda.

Deodorant Alami akan Menjaga Bakteri Baik di Ketiak

Lebih lanjut, dikutip dari Healthline, deodorant alami ini akan membantu melawan bakteri jahat dan juga mencegah infeksi pada kulit ketiak.

Meski begitu, penggunaan deodorant alami tidak akan membuat Coynebacterium menghilang dari kulit ketiak? Hah, apa itu Coynebacterium?

FYI, Guys, Corynebacterium adalah sebuah bakteri yang membentuk rumah diketiak kita bersamaan dengan Staphylococcus,Propionibacterium, dan Micrococcus.

Jenis bakteri ini adalah bakteri baik, dimana nantinya akan memberikan keseimbangan di dalam kulit ketiak kalian yang membuat bakteri menjadi normal dan juga mensterilkan bau.

Kok bisa sih? Tentu saja bisa dong! Ibaratnya seperti usus yang ada di perut kita, yang mana di dalamnya terdapat jenis bakteri jahat dan juga jenis bakteri baik. Kedua bakteri ini berjalan seimbang dan membuat usus di dalam perut kita menjadi sehat.

Antiperispiran akan Berpotensi Mengiritasi Kulit

Selain menyumbat kelenjar keringat, kandungan aluminium dalam deodorant atiperspiran ini akan menyebabkan masalah lain pada kulit.

Tak hanya itu, bahan lain yang digunakan dalam deodorant jenis ini pun bisa membuat kulit teriritasi. Misalnya alcohol, pewangi sitetis yang bikin kulit kering, dan juga membuat kulit ketiak jadi lebih mudah teriritasi.

Nah, peradangan yang terjadi di kulit ketiak ini pun akan membuat bakteri berkembang biak. Kemudian akan menciptakan bau badan yang tidak sedap.

Karena itu, ada baiknya sekarang kalian beralih menggunakan dodorant yang menggunakan deodorant alami yang sifatnya lebih ramah pada kulit serta juga tidak mengandung alumunium yang berbahaya untuk kesehatan kulit kalian.

Aroma Alami dari Berbagai Jenis Essential Oil

Satu lagi keuntungan menggunakan deodorant alami adalah kamu bisa memilih aroma menyenangkan dan menenangkan dari berbagai tumbuhan alami.

Meski begitu, kamu pun harus hati-hati dalam memilih jenis essential oil dan menggunakannya dengan bijak. Sebab, beberapa jenis minyak alami  ini justru dapat bersifat iritatif dan membuat kulit mudah mengalami peradangan.

Baca soal Segala Hal tentang Essential Oil dan Cara Penggunaannya dengan Aman

Cara Kerja Deodorant Alami dan Berapa Lama Efeknya Akan Muncul

Hal yang perlu kamu tahu adalah ketika beralih menggunakan deodorant alami, cara kerja dan efeknya bisa saja tidak langsung muncul seperti kamu menggunakan deodorant antiperispiran.

Setidaknya butuh waktu beberapa hari atau bahkan seminggu, hingga ketiak kamu bisa menyeimbangkan kembali ekosistem dan pH alaminya.

Untuk mempercepat prosesnya, kamu bisa mencoba mendetoks ketiak terlebih dahulu. Perlu diingat, bahwa penggunaan deodorant alami ini enggak akan bikin ketiakmu memberhentikan keringat. Sebaliknya, produk ini akan bekerja untuk meminimalkan bau saat keadaan memanas.

Menemukan deodoran alami yang tepat untuk Anda dapat melibatkan sedikit trial and error, seperti mencari skincare favorit dan bisa cocok untuk kulit. Itu karena kita semua tidak hanya mencium bau yang berbeda tetapi kita semua juga mencium bau yang berbeda.

Cara Membuat Deodorant Alami Sendiri di Rumah

deodorant alami (3)

Setelah mengetahui berbagai manfaat deodorant alami dan keunggulannya dibandingkan deodoran antiperspirant, kamu pasti udah enggak tahan ingin membuatnya sendiri di rumah bukan?

Well, sebenarnya selain menghindari menghindari penggunaah bahan sintetis dan kimiawi, deodoran ini umumnya juga memiliki komponen seperti berikut ini

  • Bahan yang bersifat sebagai antibakteri ataupun disinfektan, misalnya yang dapat ditemukan di minyak kelapa ataupun minyak pohon teh.
  • Penggunaan bahan-bahan alami yang bisa memberi aroma menyenangkan, didapat dari berbagai macam minyak esensial.
  • Dan yang terakhir menggunakna bhan penyerap alami, kamu dapat menggunakan tepung maizena, soda kue, dan lainnya.

Sebenarnya resep untuk membuat deodorant alami di internet tersebar dan sangat mudah utnuk kamu temukan. Namun, tidak semuanya akan memberikan hasil yang kamu inginkan dan bisa saja malah menimbulkan masalah lain pada kulit.

Ya, ini karena kita enggak bisa asal begitu saja dalam mencampurkan bahan-bahan yang diperlukan. Lain halnya kalau kamu berkonsultasi dengan ahlinya dan membuatnya bersamaan dengan saran formulator professional

Cara membuat deodorant alami ini bisa kamu dapatkan lewat maklon deodorant Mash Moshem Indonesia. Formulator kami akan membantumu meracik deodorant alami yang aman dan efektif menghilangkan bau badan.

Tak hanya satu atau dua produk, kamu bisa memproduksi massal deodorant apapun yang kamu inginkan bersama tim kami.

About Author

Renny Ambar Sari

An author, content writer and editor.

Related posts

Leave a Comment